Detail Program

Kesehatan

Bantu 20 Desa Rawan Kesehatan di Jawa Barat

Terkumpul
Rp 7.466.719
Target
Rp 100.000.000
Rp
, - 
PERIODE WAKTU:
537 hari

BERAKHIR PADA:
30 September 2018
Penerima Manfaat:
5.000 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
11 Juli 2018

Ratusan Masyarakat Desa Sadawangi Datangi Posko Pengobatan Gratis Rumah Yatim

11-Juni-2018, RY Area Jabar

Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Pengobatan ini diadakan di Kampung Sadawangi, Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, Rabu (11/7). Kegiatan ini diadakan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kesehatan.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat, Solehudin, kegiatan pengobatan gratis ini dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini menyasar wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari fasilitas kesehatan yang ada. Di samping itu, kegiatan ini juga untuk memberikan dukungan, agar masyarakat bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lancar.

"Sebelumnya dari mitra kita yang ada di sini. Lokasi juga jauh dari Puskesmas," paparnya.

Kegiatan pengobatan gratis ini sudah dimulai sejak pukul 08.00 pagi waktu setempat. Bahkan, kata Solehudin, masyarakat sudah berdatangan sebelum kegiatan dimulai. Sampai berita ini naik jumlah pasien yang datang sudah hampir mencapai 200 orang. Akan tetapi, kata Solehudin, dirinya menargetkan bisa 500 orang hingga sore nanti.

Ia berharap, kegiatan pengobatan gratis ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Apalagi, sebagian besar yang datang merupakan lansia yang sudah mengeluhkan sakit. Sehingga, dengan adanya kegiatan tersebut bisa memberikan dorongan semangat kepada masyarakat.

"Mudah-Mudahan warga yang di Sadawangi bisa terbantu dalam segi kesehatan. Mereka jarang sekali untuk berobat. Mereka bersyukur adanya kegiatan ini," tuturnya.


Deskripsi Program


Mewujudkan tatanan masyarakat yang sehat secara berkeadilan merupakan tanggung jawab bersama,melalui pengelolaan dana zakat yang diberikan oleh para muzaki,

Rumah Yatim memiliki upaya untuk menyediakan fasilitas kesehatan murah dengan kualitas terjamin bagi masyarakat Indonesia, melalui fasilitas layanan konsultasi dan pemberian obat bebas biaya, bagi para mustahik yang termasuk kedalam delapan asnaf zakat.

Tidak terbatas oleh jarak, demi memeratakan penanganan rawan kesehatan di setiap daerah, Rumah Yatim berupaya menjangkau daerah – daerah terpencil untuk mengadakan kegiatan pengobatan gratis, yang secara massif menjangkau daerah yang jauh dari akses kesehatan.

Pada tahun 2016 tidak kurang dari 47.917 mustahik di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, yang telah merasakan manfaat dari program bantuan kesehatan Rumah Yatim. Sampai akhir tahun ini Rumah Yatim berencana untuk membantu 20 Desa lain agar kemudahan fasilitas kesehatan dapat dirasakan tidak hanya bagi masyarakat perkotaan saja, akan tetapi sampai ke masyarakat kurang mampu di pelosok negeri.

 

UPDATE #32
11 Juli 2018

Ratusan Masyarakat Desa Sadawangi Datangi Posko Pengobatan Gratis Rumah Yatim

11-Juni-2018, RY Area Jabar

Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Pengobatan ini diadakan di Kampung Sadawangi, Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, Rabu (11/7). Kegiatan ini diadakan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kesehatan.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat, Solehudin, kegiatan pengobatan gratis ini dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini menyasar wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari fasilitas kesehatan yang ada. Di samping itu, kegiatan ini juga untuk memberikan dukungan, agar masyarakat bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lancar.

"Sebelumnya dari mitra kita yang ada di sini. Lokasi juga jauh dari Puskesmas," paparnya.

Kegiatan pengobatan gratis ini sudah dimulai sejak pukul 08.00 pagi waktu setempat. Bahkan, kata Solehudin, masyarakat sudah berdatangan sebelum kegiatan dimulai. Sampai berita ini naik jumlah pasien yang datang sudah hampir mencapai 200 orang. Akan tetapi, kata Solehudin, dirinya menargetkan bisa 500 orang hingga sore nanti.

Ia berharap, kegiatan pengobatan gratis ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Apalagi, sebagian besar yang datang merupakan lansia yang sudah mengeluhkan sakit. Sehingga, dengan adanya kegiatan tersebut bisa memberikan dorongan semangat kepada masyarakat.

"Mudah-Mudahan warga yang di Sadawangi bisa terbantu dalam segi kesehatan. Mereka jarang sekali untuk berobat. Mereka bersyukur adanya kegiatan ini," tuturnya.

UPDATE #31
2 Juli 2018

Pelayanan Keseharan Gratis Rumah Yatim Tunjang Kegiatan Masyarakat Manggahang

30-Juni-2018, RY Jawa Barat

Masyarakat prasejahtera di Kelurahan Manggahang mendapat bantuan kesehatan gratis dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Laswi No. 132 RT 06 RW 04, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/6). 

Pada kegiatan tersebut, antusias warga begitu besar. Apalagi, kegiatan ini dilaksanakan setelah libur panjang Idul Fitri. Namun, mayoritas yang datang ke posko pengobatan merupakan masyarakat prasejahtera dan lansia. Kegiatan ini juga merupakan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat untuk bisa menunjang aktivitas sehari-hari.

Menurut informasi yang didapatkan dari Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin, kegiatan kesehatan gratis itu diutamakan menyasar masyarakat prasejahtera dan wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan. Sehingga, kata dia, masyarakat bisa tetap memiliki kondisi yang prima dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

"Kami kembali mengadakan program ini (kesehatan gratis). Agar mereka tetap sehat," papar Solehudin, kepada jurnalis Rumah Yatim dalam kesempatan yang berbeda.

Di samping itu, kegiatan ini juga turut mendapat dukungan penuh dari aparatur pemerintahan setempat. Serta, mendapat apresiasi dari pasien yang datang berobat ke posko kesehatan Rumah Yatim. Di hari itu juga, Rumah Yatim turut menyalurkan bantuan biaya hidup di wilayah yang berbeda.

"Masyarakat mengucapkan terima kasih. Semoga kata mereka bisa ada lagi kegiatan seperti ini," jelasnya.

UPDATE #30
15 Mei 2018

Kepala Desa Pasirkupa Apresasi Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Pemerintahan Desa Pasirkupa mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Pasirkupa, Kecamatan Kalang Anyar, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut diberikan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat prasejahtera di daerah tersebut.

Menurut Kepala Desa Pasirkupa, Jainal Abidin, kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim Regional Jabodetabek sangat baik. Selain itu, sambung dia Rumah Yatim pula sering melakukan kegiatan sosial lain di daerah pimpinannya. 

"Saya merasa bersyukur sudah di bantu dan masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial tersebut," ujar Jainal.

Kegiatan pengobatan gratis ini juga, kata dia, merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dengan kondisi masyarakat kurang mampu di Desa Pasirkupa. Apalagi, sejumlah bantuan lainnya sangat dirasakan oleh masyarakat yang menerima. 

"Alhamdulillah, dan masyarakat juga merasa terbantu dan mengucapkan terima kasih," ungkapnya.

Selain itu, kegiatan pengobatan gratis ini juga dilakukan rutin di sejumlah daerah di Provinsi Banten maupun DKI Jakarta. Hal ini guna memberikan perhatian kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Sehingga, masyarakat bisa melaksanakan kegiatan harian dengan kondisi sehat.

UPDATE #29
7 Mei 2018

Pengobatan Gratis Dukung Aktivitas Masyarakat Desa Iwul Jelang Ramadhan

Masyarakat prasejahtera di Desa Iwul mendapat pengobatan gratis Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Iwul, Lengkong Barang RT 01 RW 03, Parung, Bogor, Minggu (6/5). Pengobatan gratis ini diberikan atas dasar kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung keseharian masyarakat.

Menurut penjelasan Kasie Pendayagunaan Regional Jabodetabek, Muslihudin, masyarakat sangat antusias dalam menjalani pemeriksaan. Apalagi, pada kegiatan tersebut kurang lebih ada 100 orang menerima bantuan kesehatan. Kegiatan ini juga dilaksanakan guna mendukung aktivitas di bulan Ramdhan yang sesaat lagi tiba.

Ke depannya menurut Muslihudin, akan ada lanjutan program lain di daerah tersebut. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan itu juga, berbarengan dengan kegiatan keagamaan jelang Ramadhan. Sejumlah kalangan dari lansia masih menjadi mayoritas pasien pada kegiatan tersebut.

"Yang hadir banyaknya para lansia. Kebanyakan mereka mengeluhkan sakit persendian, asam urat dan darah tinggi," ungkapnya.

UPDATE #28
2 Mei 2018

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Tunjang Pekerjaan Warga Desa Wanasuka

Tanggapan positif datang dari Kepala Desa Wanasuka, Ade Jaenal, atas kegiatan pengobatan gratis untuk masyarakat prasejahtera. Pada kegiatan tersebut ratusan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan gratis dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Wanasuka, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Ade mamaparkan, antusias masyarakat sudah terlihat saat dirinya memberikan informasi terkait kegiatan kesehatan gratis tersebut. Bahkan, kata dia, masyarakat secara langsung mengucapkan terima kasih lewat dirinya kepada Rumah Yatim. Selain itu, kegiatan kesehatan gratis seperti ini baru kali pertama diadakan di wilayah tersebut. "Kecuali dari program kesehatan keliling dari pemerintah," ujarnya.

Menurut Ade, pekerjaan masyarakat yang mayoritas bekerja di perkebunan ini membuat pelayanan kesehatan sangat diperlukan. Apalagi akses kegiatan sehari-hari masyarakat membutuhkan kualitas stamina tubuh yang sehat. Sehingga, kata dia, kegiatan ini sangat menunjang kebutuhan masyarakat.

Ia berharap, kegiatan ini juga bisa berlangsung di lain waktu yang akan datang. Sehingga, bisa mencapai daerah lain yang masih belum sempat mendapatkan bantuan kesehatan saat ini. Karena, menurut dia ada beberapa RW yang belum tersentuh dengan kegiatan kesehatan gratis kali ini. "Menyambut sekali, karena kesehatan juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat," paparnya.

UPDATE #27
23 April 2018

Masyarakat Kelurahan Kebonwaru Terima Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat di RW 07, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Sabtu (21/4). Pengobatan gratis ini merupakan salah satu kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kondisi aktivitas masyarakat yang memasuki musim hujan.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat, Solehudin, pemilihan daerah tersebut merupakan hasil pertimbangan tim pemberdayaan. Hal ini dikarenakan, wilayah tersebut sangat padat penduduk. Sehingga, dirasa perlu untuk memberikan bantuan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. 

"Ke depannya bisa lebih meningkatkan lagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jawa Barat," ujarnya.

Solehudin menambahkan, pemberian bantuan layanan kesehatan gratis ini akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah Kota Bandung. Harapannya, agar masyarakat di Kota Bandung pada khususnya bisa merasakan layanan kesehatan Rumah Yatim. Selain itu, kegiatan ini juga akan terus digencarkan di seluruh daerah yang ada di Jawa Barat. "Pengobatan gratis ini bukan hanya di RW ini saja, sehingga bisa merata," paparnya.

Ia berharap, dengan program bantuan kesehatan gratis Rumah Yatim ini bisa memberikan efek positif bagi masyarakat. Khususnya untuk menunjang kondisi fisik agar bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lancar. Apalagi, saat ini Kota Bandung sudah memasuki musim hujan. "Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung," ungkapnya.

UPDATE #26
19 April 2018

Nenek Mini Berjuang Melawan Penyakit Jantung di Usia Hampir Seabad

Nada bicaranya tidak lagi sejelas dulu. Kerudung putih sederhana menyerupai mukena, dikenakannya mendatangi posko layanan kesehatan gratis Rumah Yatim di Kantor Kelurahan Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, beberapa hari yang lalu. 

Nenek Mini, lansia berusia 86 tahun ini harus berjuang dan hidup sendiri setelah sang suami meninggal belum lama ini. Apalagi, penyakit jantung yang dideritanya memaksa Nenek Mini untuk tetap menjaga kesehatan dengan baik. Siapa sangka, di usianya yang sudah kepala delapan ini, Nenek Mini sudah menyandang status haji.

Sebelum sepeninggal suaminya, saat masih muda. Dia beserta sang suami bekerja dengan gigih. Setiap tetes hasil keringat dirinya yang hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga disisihkan untuk membeli sepetak lahan sawah. Ditabungnya dengan sabar, digarapnya musim demi musim lahan sawah miliknya.

Namun, pada 2006 silam sebagian lahan sawahnya dijual untuk modal berangkat haji bersama sang suami. Niat baiknya ini menjadi motivasi dan memberi kemudahan bagi dirinya untuk menjalankan salah satu rukun Islam. Dijalankannya haji di tahun tersebut. Kini, Nenek Mini merasa bersyukur di usianya yang hampir se-abad ini sudah bisa menginjakan kaki di tanah suci.

Pengobatan gratis yang diberikan Rumah Yatim Jadobetabek menjadi pelipur lara bagi Nenek Mini. Sakit jantung yang dideritanya bisa sedikit teratasi dari obat yang diberikan tim kesehatan Rumah Yatim. Walaupun, tidak menyembuhkan akan tetapi Nenek Mini bersyukur bisa memeriksakan kondisi badannya yang tidak lagi sesehat dulu.

"Alhamdulilah dengan adanya pengobatan ini bisa membantu nenek, jadi gak usah berobat jauh-jauh," ujarnya kepada Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek, Muslihudin.

Nenek Mini bersyukur atas pengobatan gratis Rumah Yatim dirinya bisa menyisihkan uang. Sehingga, tidak mengeluarkan uang lebih untuk berobat. Uang tersebut, kata Nenek Mini, bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

"Biasanya nenek kalau mau berobat jauh dan bayar, sekarang Alhamdulillah bisa meringankan," ungkapnya.

UPDATE #25
17 April 2018

Masyarakat Ciampea Udik Terima Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Ratusan orang mendatangi Kantor Kelurahan Ciampea Udik untuk mendapatkan pengobatan gratis dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Bertempat di Kantor Kelurahan Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, masyarakat yang datang begitu antusias. Kegiatan tersebut pula berlangsung tertib dan lancar.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Nurul Fitri, pada kegiatan kesehatan gratis hari itu sebanyak 190 orang datang untuk berobat. Rumah Yatim Jabodetabek pula pada kegiatan tersebut menyediakan sejumlah dokter dan perawat serta obat gratis untuk masyarakat yang datang.

Pelaksanaan kegiatan kesehatan di Kelurahan Ciampea Udik ini diluar agenda yang direncanakan. Seharusnya, kata Nurul, kegiatan kesehatan gratis ini dilaksanakan di Desa Banyuasih. Namun, karena terkendala medan cukup berat untuk memasuki permukiman warga. Kegiatan kesehatan gratis tersebut dialihkan ke kelurahan lain. "Karena kendala dan akses ke sana cukup berat," ungkapnya.

Namun, dengan kegiatan yang kondisional tersebut pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis tetap berjalan dengan lancar. Bahkan, kata Nurul, daerah Kelurahan Ciampea Udik pula membutuhkan bantuan tersebut. Sehingga, pemindahan lokasi tidak menjadi masalah bagi tim Rumah Yatim Jabodetabek.

Sejumlah temuan penyakit dijumpai tim kesehatan Rumah Yatim pada kegiatan layanan kesehatan gratis tersebut. Di antaranya, masyarakat banyak yang mengeluhkan kolesterol, serta darah tinggi. Sehingga, bantuan kesehatan gratis ini dirasa tepat diberikan bagi masyarakat Kelurahan Ciampea Udik.

UPDATE #24
10 April 2018

Masyarakat Kampung Pangodokan Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Kampung Pangodokan, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini merupakan program rutin Rumah Yatim dalam memberikan pelayanan akan kebutuhan kesehatan pada masyarakat.

Menurut salah seorang tim Markom Rumah Yatim Regional Jabodetabek Nurul Fitri, pada kegiatan tersebut dibuka dua posko pelayanan kesehatan di lokasi yang berbeda. Hal ini dilakukan agar bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi. Posko pertama, kata dia, dibuka di kantor kelurahan. Sedangkan posko selanjutnya dibuka di Kantor RW 03. "Target kita kali ini 250 pasien," paparnya.

Sebelumnya, sambung Nurul, kegiatan ini hasil dari survei yang dilakukan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Hasil itu, memberikan gambaran sehingga bisa melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kelurahan Kutabumi. Sebelumnya, kata dia, pemerintah setempat memberikan data bahwa wilayah Kampung Pangodokan menjadi daerah yang sangat jarang mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia berharap, dengan pelayanan kesehatan tersebut bisa memberikan efek positif bagi masyarakat. Agar, warga sekitar bisa lebih memperhatikan kesehatan pada diri mereka. Selain itu, kata dia, hadirnya Rumah Yatim bisa memberikan efek manfaat bagi penerima layanan pengobatan.

Selain itu, ia menambahkan, pasca pengobatan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan melakukan pemantauan dan evaluasi di daerah tersebut. Sehingga, nantinya akan terlihat progres untuk kondisi masyarakat. Apalagi, kata dia, sebagian besar pasien merupakan dari kalangan ibu-ibu.

UPDATE #23
6 April 2018

Rumah Yatim Akan Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kutabumi

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan koordinasi dengan pihak pemerintahan Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, di Kantor Kelurahan Jalan Raya Kutabumi, Kamis (5/4). Koordinasi ini untuk mengadakan program layanan kesehatan gratis di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan salah seorang dari Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek Rusmanto, koordinasi tersebut membahas mengenai teknis dan lokasi pelaksanaan kegiatan. Rencananya kegiatan yang akan diselenggarakan pada Minggu, 8 April 2018 mendatang akan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 250 mustahik.

Koordinasi ini pula merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya. Apalagi, kata dia, sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih membutuhkan pelayanan pengobatan. Hal ini guna memenuhi kebutuhan kesehatan para mustahik. Untuk, dapat beraktivitas secara maksimal. "Tindak lanjut program sebelumnya yang pernah di gelar di daerah tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan koordinasi tersebut, tim Rumah Yatim Jabodetabek disambut oleh bagian pemerintahan, Indrus. Dikarenakan, Lurah Kutabumi sedang tidak berada di tempat. Namun, koordinasi yang dijalin berjalan lancar. Bahkan, pemerintah setempat mendukung penuh kegiatan yang akan di laksanakan oleh Rumah Yatim Jabodetabek tersebut.

UPDATE #22
3 April 2018

Masyarakat Banyuasih Akan Terima Bantuan Kesehatan dan Bazar Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan menyalurkan bantuan kesehatan dan bazar gratis. Kali ini daerah yang mendapat bantuan tersebut di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeng, Bogor. Perjalanan yang panjang menuju lokasi tidak menyurutkan semangat tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Menurut salah seorang tim pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto, jalanan yang dilalui menuju lokasi kegiatan tidak mendukung. Akhirnya, kata dia, dirinya bersama tim hanya singgah di Kantor Kecamatan Cigudeg. Kegiatan pemberian bantuan kesehatan dan bazar gratis ini merupakan agenda awal di bulan April 2018.

"Sesuai dengan arahan dari Ibu Ipah Kesos Kecamatan Cigudeg, daerah yang terisolir masyarakatnya prasejahtera," jelas Rusmanto.

Ia menjelaskan, akses jalan menuju lokasi yang disarankan pihak kecamatan sangat terjal. Bahkan, kata dia, jalanan yang hanya muat satu buah mobil itu di dominasi lumpur, batu serta genangan air di beberapa sisi. Rencananya, kegiatan yang dilaksanakan di Desa Banyuasih itu akan digelar dua hari, Jumat-Sabtu, 6-7 April mendatang.

"Belum sampai lokasi, medannya susah dilewati mobil, harus pakai mobil dobel gardan," tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, sambung Rusmanto, survei ke lokasi kegiatan diurungkan. Hanya saja, kata dia, pelaksanaan kegiatan besok tetap dilaksanakan sesuai arahan dan masukan dari pihak kecamatan setempat. Rencananya program kesehatan gratis dan bazar tersebut diberikan bagi masyarakat prasejahtera di daerah tersebut. "Kita ditunjukin Desa Banyuasih, desa tertinggal di pedalaman," paparnya.

UPDATE #21
29 Maret 2018

Dokter Rumah Yatim Harap Ada Perhatian Kesehatan Bagi Warga Cilincing

Pelayanan kesehatan gratis Rumah Yatim Jabodetabek untuk masyarakat Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, beberapa hari yang lalu sukses diadakan. Namun, di samping itu menunjukan banyaknya warga yang mengeluhkan sejumlah penyakit. Hal itu disampaikan oleh dokter tim kesehatan Rumah Yatim. Jauhnya fasilitas layanan kesehatan menjadi salah satu faktor utama di wilayah tersebut.

Menurut Dokter Ipsyana Kemala Andriani, masyarakat Cilincing begitu antusias dalam memeriksakan diri pada kegiatan tersebut. Apalagi, kata dia, sebagian dari pasien yang datang merupakan satu keluarga. Hal ini, menunjukan respon positif dari masyarakat atas pelayanan kesehatan dari Rumah Yatim Jabodetabek.

Menurut Ipsyana,  keluhaan penyakit rata-rata masih dalam tensi kewajaran. Akan tetapi, kata dia, sejumlah ibu banyak yang dalam kondisi darah tinggi. Namun, untuk anak-anaknya sendiri sebagian besar hanya mengeluhkan gatal-gatal. "Terparah ada gula atau diabetes dan darah tinggi," ujarnya.

Ia berharap, ada perhatian secara khusus dari segi kesehatan bagi warga Cilincing. Perhatian ini, kata dia, bisa dilakukan oleh semua pihak. Di antaranya, Ketua RT, RW maupun aparatur kelurahan setempat. Hal ini, kata dia, melihat kondisi masyarakat yang datang sangat banyak.

"Karena cukup banyak sekali lansia dan ibu-ibu, bahkan anak-anak juga yang tidak terjaga kesehatannya," jelasnya.

Dia pula menambahkan, agar ada pantauan secara khusus dari Rumah Yatim dalam segi kesehatan. Menurutnya, pemantauan ini guna melihat sejauhmana kondisi kesehatan masyarakat Kelurahan Cilincing. "Kegiatan ini tetap berlanjut, entah itu tiga bulan maupun empat bulan harus rutin ke daerah ini," tutupnya.

UPDATE #20
27 Maret 2018

200 Masyarakat Cilincing Dapat Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan pengobatan gratis untuk masyarakat di Bilak Cabe Barat RT 05 RW 09, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (25/3). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Sedikitnya sebanyak 200 orang menerima pengobatan gratis pada kesempatan kali ini. Selain itu, kegiatan ini pula disambut antusias oleh masyarakat setempat. Hal ini terlihat, menurut pantauan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek, suasana ramai saat dimulainya acara pengobatan gratis. "Suasana sangat ramai kegiatan berlangsung dengan lancar," papar Rusmanto.

Menurutnya, wilayah tersebut dipilih atas rujukan dari Lurah Cilincing, Sugiman. Hasil survei sebelumnya, kata dia, mayoritas pekerjaan penduduk merupakan buruh lepas. Serta, kawasan tersebut termasuk padat penduduk. Sehingga, pelayanan pengobatan gratis ini bisa sedikit membantu kebutuhan masyarakat.

Rencana ke depan, kata Rusmanto, akan mengadakan penyaluran kembali ke lokasi yang berbeda. Hal ini, guna memberikan pemerataan penerima manfaat untuk semua masyarakat. Sehingga, kehadiran Rumah Yatim  bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Rencananya akan mengadakan penyaluran kembali dengan program yang berbeda dan tempat yang berbeda," jelas Rusmanto.

UPDATE #19
26 Maret 2018

Dua Pekan Sakit, Sunarto Dapat Layanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim

Pelayanan kesehatan gratis Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk masyarakat prasejahtera di Kampung Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (25/3), mendapat banyak respon. Salah satunya datang dari Sunarto, kakek berusia 69 tahun.

Sudah sejak dua minggu, Sunarto mengeluhkan kesehatannya. Maklum, diusianya saat ini, menjadi faktor utama dirinya sering sakit-sakitan. Selama dua minggu, dirinya belum pernah memeriksakan diri. Hal ini, diakui Sunarto, layanan kesehatan di wilayah tersebut cukup jauh untuk ukuran kakek seperti dirinya.

"Kalau mau ke Puskesmas jauh, terus harus naik turun angkot itu juga kalo punya uang buat ongkosnya," paparnya, kepada tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Sunarto merasa bersyukur adanya kegiatan kesehatan gratis di daerahnya. Hal ini, kata dia, bisa membuat dirinya berobat. Sehingga, dirinya tidak harus berjalan jauh untuk ke tempat pengobatan. "Kesehatan gratis yang di selenggarakan oleh Rumah Yatim ini yang terjun langsung ke lapangan sangat membantu sekali," jelasnya.

Ia menyampaikan, pelayanan kesehatan Rumah Yaim Regional Jabodetabek sangat sesuai seperti pada umumnya. Apalagi, kata dia, pelayanan kesehatan gratis ini bisa dilakukan rutin di daerah tersebut. Sehingga, masyarakat bisa merata mendapatkan palayanan kesehatan dari Rumah Yatim. "Jadi saya tidak perlu jauh-jauh kalo mau periksa," ujarnya.

UPDATE #18
23 Maret 2018

Layanan Kesehatan Rumah Yatim Bagi Korban Banjir Bandang Bandung

Pasca banjir bandang yang menerjang empat kecamatan di Kota Bandung. Tim Rumah Yatim Area Jawa Barat datang mengunjungi lokasi korban banjir di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Kamis (22/3). Kunjungan ini guna memberikan bantuan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Sejumlah keluhan penyakit datang dari para korban banjir bandang. Sebagian besar masyarakat mengeluhkan penyakit gatal, luka-luka, serta penyakit kulit lainnya. Hal ini, karena warga korban banjir bandang tetap memilih untuk bertahan di rumah. Untuk membersihkan sisa genangan lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat Solehudin, pemberian layanan kesehatan ini merupakan hasil survei sehari setelah kejadian. Temuan di lapangan, kata Solehudin, bukan hanya bantuan pokok saja yang dibutuhkan.

"Bantuan pokok memang diperlukan, tetapi mereka sangat butuh pelayanan kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk tahap awal ini Rumah Yatim Jawa Barat baru bisa menjangkau satu kelurahan dari empat kecamatan yang dilanda banjir bandang. Hal ini karena, kata dia, masyarakat di wilayah tersebut terbilang cukup parah dan banyak masyarakat yang mengeluhkan penyakit. "Tidak menutup kemungkinan di daerah lain juga ada, tapi kami akan laksanakan di sini dulu," paparnya.

Selain itu, hasil pantauan jurnalis Rumah Yatim, dari sejumlah pasien yang berobat. terdapat anak-anak dan balita yang terkena penyakit kulit. Hal ini karena, anak-anak di daerah tersebut tetap beraktivitas walaupun genangan lumpur masih ada di sekitaran rumah.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#BantuanKesehatan
#BantuanBencana

UPDATE #17
19 Maret 2018

Rumah Yatim Akan Beri Pengobatan Gratis Bagi 300 Orang di Cilincing

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan survei guna melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Cilincing, Jakarta Utara. Survei ini dilakukan guna memastikan layak atau tidaknya program tersebut disalurkan di daerah tersebut.

Pada kegiatan survei tersebut, tim Rumah Yatim Jabodetabek ditemani langsung oleh petugas kelurahan setempat. Hal ini guna memperlancar akses dan lebih terarahnya setiap penerima manfaat. Menurut salah seorang tim Pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto, wilayah tersebut dipilih sesuai arahan awal dari Lurah Cilincing.

Rencananya, sambung Rusmanto, kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini akan diberikan untuk 300 masyarakat prasejahtera. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 25 Maret 2018 mendatang. Selain itu, Rusmanto beserta tim Rumah Yatim Jabodetabek ini turun langsung menyapa warga di Cilincing.

Selain itu, pada saat survei ke lokasi program pelaksanaan kesehatan gratis. Ada sejumlah temuan yang nantinya akan ditindak lanjuti oleh Rumah Yatim Jabodetabek. Temuan tersebut, kata Rusmanto, bisa masuk pada program bantuan renovasi masjid dan bantuan Alquran.

UPDATE #16
16 Maret 2018

Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim Bagi Korban Banjir di Cingised

Banjir akibat tanggul jebol Sungai Cironggeng di Cingised, Kelurahan Cisaranten Endah, menyisakan sejumlah penyakit pada masyarakat. Melihat kondisi ini, Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan pengobatan gratis untuk para korban di Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (15/3). Sejumlah keluhan penyakit diungkapkan para korban banjir tersebut.

Salah satunya ialah Dede Minar, dirinya merupakan korban tanggul jebol yang menerjang permukiman warga di Cingised. Menurut Dede, kondisi rumahnya yang berada di kawasan cekungan mengakibatkan air sulit untuk hilang. Bahkan, kini dirinya beserta keluarga mengalami gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya.

Namun, Dede bersyukur dengan bantuan kesehatan yang diberikan Rumah Yatim Jawa Barat. Karena, menurut dia, dirinya dan keluarga tidak repot lagi untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Sehingga, bisa tertolong secara cepat. Rumah Dede sendiri jaraknya hanya tiga rumah dari tanggul sungai Cingised. "Sangat bahagia, dikasih pelayanan kesehatan dan obat," ujarnya.

Dirinya menyampaikan, ucapan syukur atas bantuan yang diterima dirinya. Selain itu, pada kegiatan kali ini Rumah Yatim Jawa Barat beserta elemen pemerintahan dan organisasi sosial memberikan sejumlah bantuan untuk para korban banjir.

Kegiatan ini pula terselenggara atas dukungan sejumlah pihak. Di antaranya, Dinas Sosial Kota Bandung, Baznas Kota Bandung, Polri, TNI, Pemadam Kebakaran dan BNPB.

UPDATE #15
15 Maret 2018

Klinik Sehati Rumah Yatim Selalu Ramai Dikunjungi Pasien

Aktivitas Klinik Sehati Rumah Yatim setiap harinya tidak pernah sepi. Berlokasi di Jalan Cisaranten Kulon No. 113, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, klinik sehati strategis bagi masyarakat. Sejumlah dokter mengisi jam praktek di Klinik Sehati.

Menurut pemaparan Apoteker Nurdini Adawiyah, setiap harinya tidak kurang dari 20 pasien memeriksakan diri.  Selain itu, diakui Dini, ramainya klinik saat hari-hari tertentu saat jam praktek dokter spesialis. 

Sejumlah dokter yang mengisi jam kerja di Klinik Sehati ialah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, serta dokter umum. Di samping itu, Klinik Sehati pula menyediakan pelayanan terapi oksigen (Oxybaric Therapy). 

Ia menambahkan, untuk pelayanan terapi oksigen dibuka setiap Senin sampai Sabtu di waktu jam kerja. Namun, tambah dia, pasien harus melakukan booking terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan, sudah mulai padatnya yang ingin melakukan terapi.

"Untuk minggu sekarang udah padat, jadi harus menentukan jadwal dulu,"  papar Dini, kepada jurnalis Rumah Yatim, Rabu (14/3).

Bukan hanya itu, pelayanan apotek Klinik Sehati pula selalu ramai dikunjungi masyarakat. Klinik Sehati selalu memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Serta, menyediakan ambulans gratis bagi mereka yang membutuhkan.

UPDATE #14
14 Maret 2018

Rumah Yatim Jabar dan Dinsos Kota Bandung Bantu Korban Banjir Cingised

Rumah Yatim Area Jawa Barat dan Dinas Sosial dan Penanggulan Kemiskinan Kota Bandung akan mengadakan pengobatan gratis untuk korban banjir di Cingised, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Rencana ini telah disepakati pada saat pertemuan antara keduanya, di Kantor Dinsos Kota Bandung, Jalan Cipamokolan No.109, Cipamokolan, Rancasari, Kota Bandung, Selasa (13/3).

Pada pembahasan di pertemuan tersebut ada beberapa poin yang telah disepakati. 

Di antaranya ialah, membantu langsung ke lokasi banjir akibat tanggul jebol Cingised pada Kamis (15/3) mendatang. Selanjutnya, memberikan pelayanan pengobatan gratis, serta memberikan sejumlah peralatan sekolah, dan pakaian layak pakai.

Menurut Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung Tono Rusdiantono, pemberian bantuan ini merupakan tahap lanjutan. Setelah sebelumnya, Dinsos, telah menyalurkan kebutuhan pokok sembako kepada korban banjir Cingised.

"Karena obat-obatan belum maksimal untuk korban banjir, jadi kami Rumah Yatim dan Dinsos Kota Bandung akan ke sana," papar Tono, kepada jurnalis Rumah Yatim.

Sebanyak 155 kepala keluarga terendam air bercampur lumpur pada Minggu (11/3) malam. Banjir ini akibat meluapnya air dari Sungai Cironggeng (Cisanggarug). Sehingga mengakibatkan tanggul di daerah Cingised jebol dan menerjang pemukiman warga.

Selain itu, Tono menyampaikan, akan selalu mendukung program sosial yang dilaksanakan oleh Rumah Yatim Jawa Barat. Sehingga, keberadaan Rumah Yatim Jawa Barat bisa terasa dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Bandung khususnya.

"Kami akan mendukung, untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial yang ada di Kota Bandung," ujarnya.

UPDATE #13
12 Maret 2018

Layanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim Bagi Warga Teluknaga

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan program pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat prasejahtera di Kantor Kelurahan Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Kota Tangerang, Banten, Minggu (11/3). Program tersebut guna membantu masyarakat prasejahtera yang ingin memeriksakan kesehatannya. 

Staf Pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto mengatakan, kegiatan tersebut lebih kepada pemeriksaan dan pengobatan secara gratis untuk membantu warga yang ingin berobat, tetapi terkendala biaya. Ada sekitar 300 warga yang memeriksakan kondisi kesehatannya, terutama lansia. 

“Seperti cek kesehatan dan pengobatan gratis untuk warga yang punya keterbatasan biaya,” ungkapnya. 

Sambung dia, kesadaran akan kondisi kebersihan lingkungan yang kurang diperhatikan, membuat sebagian warganya terjangkit beberapa penyakit. Di antaranya demam berdarah, pola hidup yang tidak sehat, asam urat, darah tinggi, serta penyakit pencernaan lainnya, yang berhubungan dengan sarana MCK yang kurang memadai serta sulitnya air bersih.

“Kondisi kesehatan masyarakat kurang terperhatikan, di antaranya MCK masih di sungai yang keruh,” tambahnya, Minggu (11/3).

Menanggapi hal itu, kata Rusmanto, pada pemeriksaan kesehatan ini juga sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan pola hidup sehat serta menghindari penggunaan air keruh di sungai untuk mandi, mencuci dan buang air. 

Kendati demikian, ia berharap warga setempat bisa lebih sadar lagi akan betapa pentingnya arti hidup sehat. Karena menurutnya kesehatan merupakan sesuatu yang mahal. Oleh karena itu, lebih baik mencegah sedini mungkin, dari pada mengobati yang sudah terjadi.

UPDATE #12
8 Maret 2018

Rumah Yatim Kunjungi Lurah Cilincing untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengunjungi Kantor Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, terkait survei kondisi kesehatan masyarakat prasejahtera, di wilayah Cilicing, Rabu (7/3). Survei tersebut, rencananya Rumah Yatim akan mengadakan pelayanan dan pengobatan kesehatan gratis di wilayah tersebut pada 25 Maret 2018 mendatang. 

Relawan Rumah Yatim Jabodetabek Ali Ridwan menjelaskan, pihaknya menemui Lurah Cilincing Sugiman, untuk meminta arahan terkait kondisi ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat setempat. Karena di wilayah tersebut banyak dihuni masyarakat tidak mampu. Adapun tujuan survei tersebut untuk membantu masyarakat pinggiran ibu kota dalam hal pengobatan gratis. 

“Kita menemui lurah setempat yang mana di daerah 'kebon' masih banyak masyarakat yang tidak masuk di administrasi kelurahan. Mereka tinggal di tanah milik perusahaan swasta di Indonesia,” jelasnya pada jurnalis Rumah Yatim,Rabu (7/3)

Kemudian, sambung dia, angka penduduk prasejahtera di wilayah tersebut masih sangat tinggi. Serta dari segi kondisi kesehatan, banyaknya lansia yang memiliki penyakit asam urat dan darah tinggi. Dalam hal ini, Rumah Yatim akan memberikan pelayanan kesehatan, berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis. 

Kini, kata Ali, untuk ke depannya, pihaknya akan lebih memberikan perhatian kepada warga yang berprofesi sebagai nelayan dan pedagang asongan. Terlebih mayoritas ekonomi di kelurahan tersebut berada di garis kemiskinan. 

“Rencananya kita lebih membidik perhatian kepada saudara kita yang bekerja sebagai nelayan dan pedagang asongan kecil,” pungkasnya.

UPDATE #11
26 Februari 2018

Rumah Yatim Adakan Layanan Kesehatan Gratis di Pangandaran

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan ratusan paket sembako dan menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat Pangandaran, di Kantor Desa Pangkalan, Jalan Raya Desa Pangkalan No. 99 RT 07 RW 05, Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kec. Langkaplancar, Kab. Pangandaran.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat Solehudin, pada kegiatan ini menyalurkan 200 paket sembako dan pengobatan gratis bagi 500 orang prasejahtera. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 25 Februari 2018.

Ia menambahkan, daerah tersebut dipilih karena salah satu faktornya ialah akses kesehatan yang kurang bagi masyarakat. Sehingga, dirinya bersama tim Rumah Yatim Jawa Barat, akan memenuhi salah satu kebutuhan untuk menunjang kesehatan masyarakat Desa Pangkalan.

Selain itu, kata Solehudin, di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain menggelar pengobatan gratis, Rumah Yatim Jawa Barat juga akan memberikan bantuan berupa paket sembako. Guna meringankan beban harian masyarkat di wilayah tersebut.

Ke depannya, kata Solehudin,  bersama tim Rumah Yatim Jawa Barat akan ada evaluasi untuk kegiatan ini. Kurun waktu evaluasinya, sambung dia, akan dilaksanakan per tiga bulan. Hal ini guna melihat sejauh mana perkembangan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Selain itu, rencananya, sambung dia, Rumah Yatim Jabar akan bermitra dengan yayasan yang ada di wilayah ini.

UPDATE #10
26 Februari 2018

3 Program Bantuan untuk 190 Mustahik di Medan

Rumah Yatim Cabang Medan kembali menunjukkan eksistensinya. Pada Sabtu (24/2) kemarin, Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini kembali menyalurkan tiga bantuan sekaligus di wilayah Dwikora, Medan Helvetia, Kota Medan. Kegiatan yang juga dibantu oleh para relawan dari USU ini berjalan dengan tertib.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, Harun kagiatan kali ini akan menyalurkan sekaligus tiga program bantuan kepada 190 Mustahik terpilih. Tiga jenis program bantuan tersebut terdiri dari bantuan sembako kepada 150 warga, biaya hidup kepada 25 warga dan santunan kepada 15 dai.

Diharapkan dengan adanya program penyaluran bantuan ini dapat membantu para mustahik yang mana dalam kehidupan sehari-harinya masih kekurangan. Ini terjadi akibat dari semakin tingginya harga kebutuhan dasar dan juga penghasilan sebagian besar masyarakat sekitar yang masih dibawah batas mencukupi.

Harun mengatakan, penyaluran ini digelar di Kantor Kelurahan Dwikora, Medan Helvetia. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan dibantu para relawan Rumah Yatim dari USU. Kegiatan penyaluran ini berjalan lancar dan masyarakat sekitar menyambut dengan antusias kegiatan ini. Rumah Yatim berharap kedepannya bisa selalu memberikan konstribusi terbaik bagi masyarakat kurang mampu di Medan, dan juga seluruh Indonesia tentunya.

UPDATE #9
19 Februari 2018

Ratusan Masyarakat Sukaasih Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan layanan kesehatan gratis bagi ratusan masyarakat RT 03 RW 05 Desa Sukaasih, Kecamatan Suka Tani, Bekasi, Sabtu (17/2). Pemberian layanan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim Jabodetabek dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Pada pelaksanaannya sebanyak 500 masyarakat Desa Sukaasih mendapat pelayanan kesehatan dan obat gratis dari Rumah Yatim. Antusias masyarakat cukup besar untuk mengikuti kegiatan kesehatan gratis ini. Karena, wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan seperti klinik maupun Puskesmas.

Menurut pemaparan Manager Regional Jabodetabek Sani Ramdani, sebelum melaksanakan kegiatan, tim Rumah Yatim Jabodetabek telah mensurvei lokasi. Hasilnya, pada survei tersebut layanan kesehatan bagi masyarakat Sukaasih memang masih terbilang kurang. Jarak tempuh yang cukup jauh ke tempat layanan kesehatan seperti Puskesmas pun menjadi salah satu hambatan masyarakat sekitar. "Satu lagi sama akses jalan yang jelek dan jauh dari perkotaan," paparnya.

Selain itu, pada kesempatan yang berbeda Muslihudin memaparkan, pemberian layanan kesehatan gratis ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat sekitar. Sehingga, hal ini menjadi dorongan kesadaran masyarakat akan pentingnya untuk hidup sehat.

Ia berharap, dengan pelayanan tersebut bisa tercipta lingkungan sehat yang dimulai dari masyarakatnya. Rencananya, kata dia, selain program kesehatan ini, ada program lain yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, pelaksanaannya dilakukan di wilayah yang berbeda. Hal ini bertujuan, agar masyarakat lainnya bisa terbantu seperti daerah tersebut. "Akan ada bantuan peduli sesama, bantuan biaya hidup, bantuan beasiswa dhuafa dan lainnya," tutupnya.

UPDATE #8
9 Februari 2018

Rumah Yatim Akan Beri Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi 500 Jiwa

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan survei untuk kegiatan pelayanan kesehatan di Kampung Baru RT 03 RW 05, Desa Suka Asih, Kecamatan Suka Tani, Kabupaten Bekasi. Survei ini guna meninjau lokasi dan kondisi masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut.

Menurut pemaparan salah seorang dari Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek, Rusmanto, daerah tersebut dipilih karena lokasi jauh dari faslitas kesehatan. Sehingga masyarakat di wilayah tersebut harus menempuh jarak yang jauh untuk sampai ke fasilitas kesehatan. "Seperti klinik maupun puskesmas itu jaraknya jauh," papar Rusmanto, lewat pesan singkat, Rabu (7/2).

Pada mulanya, ia menerima informasi dari salah seorang masyarakat sekitar. Informasinya itu merupakan keluhan masyarakat akan kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Melihat kondisi itu, Rumah Yatim Jabodetabek lantas melakukan tahapan survei lokasi. Agar bantuan yang diberikan sesuai dengan harapan yang ditargetkan.

Ia menambahkan, terget penerima manfaat penyaluran kesehatan gratis ini sektar 500 jiwa. Target ini nantinya untuk semua kalangan. Namun, sambung dia, prioritas utama layanan kesehatan ini untuk masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Rencananya Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan melaksanakan kegiatan penyaluran kesehatan gratis ini pada 17 Februari 2018 mendatang. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang datang secara langsung. Rumah Yatim pula akan mengunjungi masyarakat yang tidak bisa datang ke lokasi penyaluran karena kondisinya terbilang parah.

UPDATE #7
22 Januari 2018

Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Bubulak

Minggu (21/1) kemarin Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan pelayanan kesehatan gratis yang juga dilaksanakan berbarengan dengan penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat Desa Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 500 orang penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut. Serta 200 orang diantaranya menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Pelayanan kesehatan ini pun meliputi pengecekan gula darah, asam urat, dan lain sebagainya.

Lokasi tersebut dipilih, menurut relawan Rumah Yatim, Bang Ali -sapaan akrabnya adalah kepedulian rumah yatim yang mengacu kepada hasil survei yang sebelumnya dilakukan oleh tim Rumah Yatim Jabodetabek.

"Survei sebelumnya daerah itu masih terdapat sekitar 800 Kepala Keluarga," papar Bang Ali.

Ia berharap, ke depannya bisa membantu masyarakat lebih banyak lagi dengan program-program yang ada di Rumah Yatim. Selain itu, sambung dia, dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang diberikan ini dapat membantu kesehatan warga sekitar.

 

#LayananKesehatanUntukSesama
#BerbagiSemangatKebaikan

UPDATE #6
11 Januari 2018

Layanan Kesehatan Rumah Yatim Sudah Dirasakan 7386 Warga

Memberi pelayanan kesehatan cuma-cuma kepada masyarakat prasejahtera di wilayah kota, desa sampai pelosok desa adalah tujuan utama program Rumah Yatim di bidang kesehatan. 

Untuk merealisasikan program tersebut, setiap minggunya Rumah Yatim bersama klinik binaannya yakni Klinik Sehati, selalu mengadakan kegiatan bakti sosial layanan kesehatan di beberapa wilayah yang notabene kumuh, miskin, tertinggal dan sulit mendapat layanan kesehatan.

Mulai dari wilayah kumis (kumuh dan miskin) yang tersebar di pusat kota dan kawasan industri sampai wilayah pelosok desa telah mendapatkan pelayanan tersebut. Untuk sementara, layanan ini hanya ditujukan bagi wilayah Jabodetabek.

Sepanjang tahun 2017, Rumah Yatim bersama Klinik Sehati telah memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma di 37 wilayah Jawa Barat. Ada sebanyak 7.386 warga prasejahtera dari berbagai usia telah menerima layanan ini. 

“Alhamdulillah di tahun 2017 sudah ribuan warga prasejahtera telah merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim, mereka merasa sangat nyaman dan cocok dengan layanan dan pengobatan yang diberikan,” ungkap Sinu Tontori selaku Manajer Kesehatan Rumah Yatim. 

Ia mengungkapkan bahwa layanan kesehatan cuma-cuma yang diberikan terdiri dari, pemeriksaan tensi darah, berat badan, konsultasi kesehatan, cek kesehatan, gula darah asam urat dan diberi obat dengan kualitas terbaik. Selain itu, Rumah Yatim pun memberikan fasilitas ambulance.

Sinu berharap, aksi Rumah Yatim dan Klinik Sehati ini bisa memberikan manfaat besar untuk masyarakat, juga bisa membantu pemerintah dalam menjadikan masyarakat Indonesia sehat. Ia pun berharap di tahun ini semakin banyak wilayah dan warga yang menerima layanan ini.

“.....Tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran,”. QS Al Maidah : 2

#InfaqDanSedekahRefleksikanIman

UPDATE #5
30 Desember 2017

Tiga Unit Ambulans Siap Siaga untuk Para Mustahik

Rumah Yatim menyediakan tiga unit ambulans yang ditempatkan di Klinik Sehati. Klinik Sehati merupakan klinik yang dibangun Rumah Yatim bagi masyarakat, khusus nya masyarakat tidak mampu yang terletak di Cisaranten Bandung Jawa Barat. Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kurang mampu. Ketiga unit ambulans tersebut memberikan pelayanan antar jemput pasien yang sakit dan layanan antar jenazah.

Menurut Sinu, Manajer Pemberdayaan Kesehatan Rumah Yatim, keberadaan ketiga unit ambulans tersebut sangat membantu masyarakat yang kebanyakan meminta layanan melalui Front Office Rumah Yatim. Hampir setiap hari ambulans yang beroperasi 24 jam ini tidak pernah menganggur, selalu saja ada pasien yang membutuhkan jasanya. 

Ambulans ini pun dilengkapi dengan armada yang siap siaga mengantarkan pasien ke tempat tujuan. Salah satunya Dadang, pria ini sudah bertahun-tahun lamanya menjadi supir ambulans. Menurut pengalamannya, dia sudah menempuh ribuan kilo untuk mengantar jenazah dan pasien, berbagai medan sudah dia jajal, dan berbagai keadaan sudah dia rasakan dari pasien yang kritis, bencana alam, pengalaman menarik dan membahayakan lainnya. Dengan pengalaman yang luar biasa tersebut, ia merasakan hikmahnya melayani masyarakat khususnya para mustahik yang benar-benar membutuhkan layanannya.  

“Kami merasa bahagia bisa membantu mereka,” ujarnya.

Untuk lebih memberikan pelayanan yang lebih luas, selaku Penanggung Jawab, Sinu merasa perlu menambah kembali unit ambulans. Apalagi ditambah kebutuhan masyarakat yang kian hari semakin banyak saja yang membutuhkan layanan tersebut. “InsyaAllah kami berencana menambah kembali ambulans," ungkapnya.


#sedekahRefleksikanIman

UPDATE #4
28 Desember 2017

RY Jabar Berpartisipasi dalam Baksos Hari Ibu Lansia

Ikatan lansia Kota Bandung bekerjasama dengan Rumah Yatim Jawa Barat dalam kegiatan Bakti Sosial Hari Ibu Lansia, di Pasar Palasari, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (27/12). Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi Rumah Yatim area Jawa Barat dalam memperingati hari lansia. 

Rangkaian kegiatan di hari ibu lansia ini di antaranya pelayanan kesehatan gratis dan hiburan untuk lansia.

Menurut tim kesehatan Rumah Yatim, Anida memaparkan tujuan dari adanya kegiatan ini yaitu agar lansia tetap beraktivitas secara produktif dengan tidak berdiam diri di rumah. 

“Agar tidak berdiam diri di rumah serta jangan hanya makan, dan di dapur saja,” ucapnya saat diwawancarai tim jurnalis. 

Selain produktivitas lansia, ia menambahkan agar lansia tetap bahagia dan ceria, dengan menghadirkan keceriaan lansia, maka tingkat kejenuhan lansia akan berkurang, sehingga dapat mencegah timbulnya setres. 

“Lansia diajak refreshing keliling Bandung sama dibuatkannya taman lansia di Taman Turangga,” papar Anida, Rabu, (27/12). 

Lebih lanjut ia menambahkan, mayoritas lansia memeriksakan kesehatannya terkait penyakit darah tinggi dan asam urat. 

“Yang periksa kebanyakan darah tinggi sama asam urat,” ujarnya.

Anida berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan di seluruh kabupaten maupun Kota Bandung. Agar terasa manfaatnya untuk orang banyak, terutama dibidang kesehatan.

 

#SedekekahRefleksikanIman
#BersamaMenjagaKesehatanMasyarakat

 

UPDATE #3
20 Desember 2017

Pengobatan Rumah Yatim Tanggulangi Pasien Hipertensi

Cuaca yang tidak menentu, menyebabkan masyarakat alami kondisi kesehatan yang buruk. Dalam hal ini Rumah Yatim hadir ditengah-tengah masyarakat. Salah satunya memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat prasejahtera di Komplek Permata Biru, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/11).

Kegiatan ini merupakan bentuk respon Rumah Yatim dalam kepeduliannya terhadap sesama. Sejumlah tahap pengecekan kesehatan dilakukan oleh tim dokter Rumah Yatim.

Menurut Koordinator Direktorat Pemberdayaan Rumah Yatim area Jawa Barat, Budi, pemberian bantuan kesehatan gratis ini diterima oleh 250 orang. Terdiri dari masyarakat prasejahtera, serta masyarakat sekitar diselenggarakannya kegiatan tersebut.

"Masyarakat yang hadir yang menerima bantuan kesehatan itu menengah ke bawah," papar Budi.

Menurut salah seorang dokter, Gianti Yulia (24), pengobatan yang diberikan merupakan upaya Rumah Yatim dalam menanggulangi masyarakat yang sakit.

"Kami melakukan pemeriksaan fisik, cek gula darah dan tensi," jelas Gianti.

Sejumlah keluhan yang dirasakan pasien pengobatan gratis ini. Menurut Gianti, kebanyakan pasien mengidap hipertensi dan Flu.

UPDATE #2
19 Desember 2017

Layanan Kesehatan Rumah Yatim Bantu Pasien Lansia


Usia yang tidak lagi muda, menyebabkan masyarakat alami kondisi kesehatan yang menurun, terutama masyarakat lanjut usia. Dalam hal ini Rumah Yatim hadir ditengah masyarakat. Salah satunya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di acara zakat akhir tahun, di Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (10/12).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan zakat akhir tahun Rumah Yatim dan sebagai salah satu bentuk tanggapan Rumah Yatim dalam kepeduliannya terhadap sesama.

Menurut salah seorang bidan, Zulfa (24) mengatakan pelayanan yang diberikan merupakan upaya Rumah Yatim dalam menangani kesehatan masyarakat, khususnya lansia.

“Kebanyakan lansia yang datang kesini untuk pemeriksaan gula darah.” Pungkas Zulfa.

Sejumlah keluhan yang dirasakan pasien pelayanan kesehatan gratis ini, menurut Zulfa, kebanyakan pasien lanjut usia, yang memeriksakan gula darah, asam urat, kolesterol dan tensi darah.

“Biasanya yang udah punya riwayat, seperti riwayat darah tinggi, kolesterol dan asam urat.” Ungkap Zulfa saat diwawancarai, Minggu (10/12)

Selain pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis, masyarakat juga diberikan resep obatnya. Kemudian pelayanan pemeriksaan kesehatan ini, kerap dilakukan satu minggu sekali di acara-acara Car Free Day.

UPDATE #1
19 Desember 2017

Mustahik Sebut Layanan Kesehatan RY Sangat Membantu

Mustahik berusia 75 tahun asal Jalan Astana Anyar mengaku layanan kesehatan Rumah Yatim sangat membantu. Maka dari itu, operasional layanan kesehatan gratis ini bisa beroperasi maksimal dan berjalan lancar. Tanggapan tersebut merupakan bentuk apresiasi mustahik terhadap Program layanan kesehatan Rumah Yatim.

Salah satu Mustahik asal Astana Anyar, Rohim mengatakan dirinya sangat terbantu dengan adanya pelayanan tersebut. Karena dirinya bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi sakit asam uratnya.

“Alhamdulillah bapak senang sekali, Kebetulan kaki bapak ini sakit.” Ungkap Rohim saat diwawancarai tim jurnalis, Sabtu (16/12)

Seperti yang diungkapkan pria 75 tahun itu, Rohim mengaku belum pernah berobat sebelumnya, namun hanya menjalani pengobatan ketika ada pengobatan gratis saja, karena kendala biaya.

“Berobat juga hanya ada ketika pengobatan gratis saja.” Imbuh pria yang berjualan dengan berjalan kaki sejauh 15 KM.

Kondisi ekonomi yang kurang baik, membuat pria yang sehari harinya harus berkeliling untuk berjualan, terpaksa harus menunda pemeriksaan kesehatannya.

Rohim berharap masyarakat banyak yang tahu tentang layanan kesehatan gratis Rumah Yatim. Selain itu, rohim juga berharap layanan kesehatan gratis ini bisa tersebar dimana-mana, mengingat masih banyak masyarakat yang kurang mampu tidak bisa berobat karena kendala biaya yang begitu mahal.

“Alhamdulillah, semoga lancar, semoga masyarakat tahu, dan lebih banyak lagi dalam melayani masyarakat kurang mampu.” Harap Rohim

 

Tanggal Nominal
Sani Ramdanj
9 Desember 2017
Rp 25.413
Hamba Allah
15 Januari 2018
Rp 150.800
Hamba Allah
15 Januari 2018
Rp 25.978
Hamba Allah
25 Januari 2018
Rp 150.223
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 20.708
Hamba Allah
6 Maret 2018
Rp 1.000.915
Hamba Allah
9 Maret 2018
Rp 100.641
Megaloman
9 Maret 2018
Rp 200.222
Hamba Allah
28 Maret 2018
Rp 50.976
Hamba Allah
2 April 2018
Rp 50.356
Diyan Said
11 April 2018
Rp 1.000.747
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 400.755
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 50.548
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 60.943
Angga Azkardha
11 Mei 2018
Rp 400.736
Hamba Allah
21 Mei 2018
Rp 1.500.980
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 50.375
Hamba Allah
11 Juni 2018
Rp 100.671
Dian Wahyu Hidayat
11 Juni 2018
Rp 300.383
Hamba Allah
29 Juni 2018
Rp 20.554
Hamba Allah
29 Juni 2018
Rp 500.991
Hamba Allah
30 Juni 2018
Rp 500.508
Hamba Allah
1 Juli 2018
Rp 100.151
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 350.992
Hamba Allah
7 Juli 2018
Rp 150.188
Hamba Allah
8 Juli 2018
Rp 200.965

Total donatur : 26 orang