Detail Program

Kemanusiaan

Bantu Anak Yatim Terbebas dari Leukimia

Terkumpul
Rp 2.355.195
Target
Rp 100.000.000
Rp
, - 
PERIODE WAKTU:
121 hari

BERAKHIR PADA:
31 Maret 2018
Penerima Manfaat:
1 orang

Lingkup wilayah:
Banjarmasin, Kalsel
UPDATE LAPORAN TERBARU
21 Mei 2018

Cahaya Berkunjung Ke Asrama Rumah Yatim untuk Menerima Bantuan

Rumah Yatim memberikan bantuan kepada Cahaya (7) Minggu (20/05). Pemberian bantuan tersebut diberikan di asrama Rumah Yatim Jl. A. Yani No. 43 KM 34 Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Indra Abdullah dan juga Utari tim relawan Rumah Yatim menyerahkan bantuan kepada Cahaya yang ditemani oleh keluarganya. Kegiatan ini juga disertai dengan penandatanganan beberapa surat perjanjian dan juga surat pertanggungjawaban untuk dana tersebut. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.

Cahaya merupakan anak Yatim yang telah mengidap Leukimia selama kurang lebih 1 tahun.

Sebelumnya Cahaya ditempatkan di rumah singgah selama 2 minggu untuk menjalani serangkaian pengobatan. Atas rekomendasi dokter dan rumah singgah ini Cahaya diperbolehkan pulang kerumahnya. Sebelumnya Cahaya dijadwalkan selama 5 minggu di rumah singgah tetapi menjadi hanya 2 minggu saja karena hasil tes darahnya baik.

Tetapi apabila setelah 3 minggu kemudian Cahaya wajib melakukan cek darah dan apabila hasil tes darah kurang baik maka Cahaya harus kembali lagi ke Kota Banjarmasin untuk melakukan cek darah dan pengobatan seperti biasanya. Keluarga Cahaya yang diwakili sang Paman pun mengucapkan terimakasih kepada Rumah Yatim dan para donatur atas bantuan yang diberikan.

“Terimakasih banyak Rumah Yatim dan donatur atas bantuannya. Mohon do’a juga agar Cahaya bisa segera sembuhh dan sehat 100%,” ujar Agus, paman Cahaya.

Bantuan ini tidak langsung sekaligus diberikan sesuai dengan dana yang telah Rumah Yatim berhasil himpun. Menurut Indra selaku kepala cabang Rumah Yatim Kalimantan, bantuan akan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan yang Cahaya butuhkan. Dan juga ketika dana yang telah diberikan sudah dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak keluarga maka akan kami salurkan kembali sesuai dengan kebutuhan selanjutnya hingga seluruh dana bisa tersalurkan semua.

“Harapannya dengan bantuan ini, semoga bisa mempermudah proses penyembuhan bagi Cahaya baik itu perawatan medis, operasional dan juga kebutuuhan lainnya.” Ucap Indra.


Deskripsi Program


1. Kronologis

Sekitar 1 Tahun yang lalu, Cahaya mengalami sakit yang membuatnya harus dibawa ke Rumah Sakit dan ternyata  saat diperiksa Cahaya mengalami penyakit Leukimia ( Kanker Darah ).

Penyebab dari penyakit ini adalah karna dari makanan yang dikonsumsi Ibu saat hamil, maupun kondisi udara yang dihirup pada saat ibu hamil maupun menyusui.

Semenjak divonis Leukimia, Cahaya harus berobat ke Rumah Sakit Daerah Ulin Banjarmasin dan tinggal di Rumah Singgah maupun Rumah teman pamannya.

 

2. Berapa biaya yang di butuhkan

Jika Cahaya kondisinya tidak sering sakit, maka pengobatan bisa dilakukan ± 2 Tahun untuk mengurangi sel Kanker di dalam darahnya. Namun, jika Cahaya sering sakit bisa lebih dari 2 tahun untuk pengobatannya.

diperkirakan untuk membantu Cahaya adalah sekitar Rp 100.000.000, biaya ini digunakan untuk kontrol ke Rumah Sakit sesuai jadwal dari RSUD Banjarmasin dan untuk membeli obat-obatan herbal serta vitamin untuk membantu agar cahaya tidak mudah sakit dan membuatnya dirawat kembali.

3. Mengapa kita perlu membantunya

  1. Cahaya Aulia Yatim sejak usia 8 bulan
  2. Kondisi ekonomi keluarganya yang belum mandiri
  3. Cahaya diasuh oleh pamannya, dan pamannya tidak bekerja. Untuk kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan dari bantuan keluarga, teman, dan menjual beberapa harta yg masih ada. Awalnya beliau adalah seorang Guru di Kotabaru.
  4. Cahaya masih berusia 7thn dan sekolahnya pun masih belum stabil. Terkadang seminggu hanya sekali bersekolah.
  5. Dan penyakit Cahaya sangat serius, karna Kanker Darah.

 

UPDATE #2
21 Mei 2018

Cahaya Berkunjung Ke Asrama Rumah Yatim untuk Menerima Bantuan

Rumah Yatim memberikan bantuan kepada Cahaya (7) Minggu (20/05). Pemberian bantuan tersebut diberikan di asrama Rumah Yatim Jl. A. Yani No. 43 KM 34 Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Indra Abdullah dan juga Utari tim relawan Rumah Yatim menyerahkan bantuan kepada Cahaya yang ditemani oleh keluarganya. Kegiatan ini juga disertai dengan penandatanganan beberapa surat perjanjian dan juga surat pertanggungjawaban untuk dana tersebut. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar.

Cahaya merupakan anak Yatim yang telah mengidap Leukimia selama kurang lebih 1 tahun.

Sebelumnya Cahaya ditempatkan di rumah singgah selama 2 minggu untuk menjalani serangkaian pengobatan. Atas rekomendasi dokter dan rumah singgah ini Cahaya diperbolehkan pulang kerumahnya. Sebelumnya Cahaya dijadwalkan selama 5 minggu di rumah singgah tetapi menjadi hanya 2 minggu saja karena hasil tes darahnya baik.

Tetapi apabila setelah 3 minggu kemudian Cahaya wajib melakukan cek darah dan apabila hasil tes darah kurang baik maka Cahaya harus kembali lagi ke Kota Banjarmasin untuk melakukan cek darah dan pengobatan seperti biasanya. Keluarga Cahaya yang diwakili sang Paman pun mengucapkan terimakasih kepada Rumah Yatim dan para donatur atas bantuan yang diberikan.

“Terimakasih banyak Rumah Yatim dan donatur atas bantuannya. Mohon do’a juga agar Cahaya bisa segera sembuhh dan sehat 100%,” ujar Agus, paman Cahaya.

Bantuan ini tidak langsung sekaligus diberikan sesuai dengan dana yang telah Rumah Yatim berhasil himpun. Menurut Indra selaku kepala cabang Rumah Yatim Kalimantan, bantuan akan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan yang Cahaya butuhkan. Dan juga ketika dana yang telah diberikan sudah dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak keluarga maka akan kami salurkan kembali sesuai dengan kebutuhan selanjutnya hingga seluruh dana bisa tersalurkan semua.

“Harapannya dengan bantuan ini, semoga bisa mempermudah proses penyembuhan bagi Cahaya baik itu perawatan medis, operasional dan juga kebutuuhan lainnya.” Ucap Indra.

UPDATE #1
22 Februari 2018

Cahaya Aulia, Ingin Segera bisa Bersekolah Kembali

Cahaya merupakan anak nonmukim Rumah Yatim Banjarbaru. Ayahnya meninggal dunia karena sakit jantung ketika ia berumur delapan bulan. Sedangkan, ibunya berada jauh dari pengasuhannya. Kini ia tinggal dan dirawat oleh pamannya, Agus Risman. Dulu ia bekerja sebagai guru, namun saat ini telah berhenti karena harus mengurus Cahaya dan saat ini hanya bekerja serabutan.

Atas kondisinya tersebut, sudah setahun ini, ia terpaksa harus berhenti sekolah. Karena kondisinya yang mengharuskan cahaya tidak bisa banyak beraktivitas, serta tidak boleh makan makanan sembarangan. Maka dari itu ia harus fokus dalam pengobatan.

Terkait hal itu, ia menjelaskan, kini Cahaya hanya menjalani perawatan setiap minggunya ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk melakukan kemoteraphy dan transfusi darah dengan holongan darah O. Selain itu, transfusi tulang sumsum belakang sangat diperlukan jika ia ingin sembuh total. Biaya yang dibutuhkan sekitar 100 juta rupiah. Dana yang cukup besar itulah, membuat keluarganya tidak mampu untuk melakukan perawatan lebih lanjut.  

“Kalau misalkan ada yang donor tulang sumsum belakang, Cahaya bisa sembuh total. Dan itupun harus tulang sumsum yang cocok dengan Cahaya, seperti ayahnya atau keluarganya,” jelasnya, Selasa (20/2). 

Ketika tim Rumah Yatim datang ke kediaman pamannya, di Jalan Mustika 2, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Kata Tari, perkembangan kondisi Cahaya saat itu, sudah mulai menunjukkan kemajuan yang positif, namun tetap harus rutin kontrol ke rumah sakit. Jika tidak rutin, maka kondisinya akan kembali lemah seperti semula.

“Kondisi terkini Cahaya, Alhamdulillah sudah membaik, rambut cahaya pun berangsur lebat, tidak rontok lagi, hanya saja setiap harinya masih merasakan lemas, muntah-muntah, dan demam,” ungkapnya.

Agus Arisman sebagai paman dari Cahaya yang membiayai pengobatan setiap minggu, hanya bekerja serabutan dan dapat bantuan dari yayasan. Dalam satu minggu, Cahaya harus melakukan pengobatan rutin rawat inap selama tiga hari, dalam enam bulan, dan biaya yang dibutuhkan setiap minggunya berkisar 2,5 juta rupiah.

Menanggapi hal itu, Manager Area Rumah Yatim Kalimantan Indra Abdullah berharap, Cahaya bisa segera mendapat bantuan agar bisa di operasi serta melanjutkan pengobatan dalam tahap selanjutnya. Hal senada juga disampaikan Cahaya, jika ia sehat kembali, dirinya ingin cepat-cepat masuk sekolah.

"Semoga Cahaya bisa segera mendapat bantuan untuk bisa operasi dan penyembuhan ke tahap lanjutan, sehingga bisa sembuh dan sehat kembali serta bisa sekolah seperti anak-anak yang lainnya,," pungkas Indra.

Tanggal Nominal
Hamba Allah
18 Desember 2017
Rp 10.444
Hamba Allah
23 Desember 2017
Rp 375.478
Hamba Allah
8 Januari 2018
Rp 800.757
Hamba Allah
13 Januari 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
17 Januari 2018
Rp 75.404
Hamba Allah
27 Januari 2018
Rp 100.111
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 20.801
Hamba Allah
6 Februari 2018
Rp 500.122
Hamba Allah
24 Februari 2018
Rp 50.237
Hamba Allah
25 Februari 2018
Rp 200.432
Hamba Allah
5 Maret 2018
Rp 50.882
Hamba Allah
8 Maret 2018
Rp 50.323
Hamba Allah
15 Maret 2018
Rp 25.204

Total donatur : 13 orang