Detail Program

Pendayagunaan

Bantuan Pangan untuk 60.000 Dhuafa

Terkumpul
Rp 9.565.800
Target
Rp 100.000.000
Rp
, - 
PERIODE WAKTU:
226 hari

BERAKHIR PADA:
30 Juni 2018
Penerima Manfaat:
60.000 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
20 Februari 2018

Rumah Yatim Lampung Salurkan Bantuan Sembako untuk 164 Mustahik

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan santunan sembako kepada 164 mustahik di Desa Sungai Langka Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Sabtu (17/2). Penyaluran ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera terkait harga kebutuhan pokok yang semakin meningkat tiap tahunnya. 

Terkait hal itu, Kepala Asrama Kedaton Hendi mengungkapkan, kondisi ekonomi masyarakat setempat, berada pada kategori ekonomi ke bawah. Karena mayoritas pekerjaan masyarakatnya sebagai petani, kuli bangunan dan serabutan. Terkait kondisi tersebut, Rumah Yatim Lampung peduli terhadap ekonomi masyarakat yang serba kekurangan.  

“Penyaluran ini kami tujukan untuk mustahik khususnya kaum dhuafa, untuk ekonomi ke bawah,” ungkapnya, saat diwawancarai, Senin (19/2). 

Sementara itu, kata Hendi, perkembangan harga bahan pokok di wilayah Lampung, saat ini sedang melonjak terutama beras. Sehingga untuk ukuran masyarakat prasejahtera hal itu dirasa sulit. Setidaknya bantuan dari Rumah Yatim ini, sedikitnya dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat selama beberapa hari ke depan.

Kemudian untuk teknis pelaksanaan, ia menjelaskan, terbatasnya dana penyaluran, maka penyaluran tersebut dibagi ke dalam beberapa program. Tahap pertama, disalurkan terlebih dulu santunan dhuafa untuk 132 mustahik. Tahap kedua santunan biaya hidup untuk 24 mustahik, bantuan sembako untuk 164 mustahik dan diakhiri dengan bantuan sarana publik dan wakaf 50 Alquran. 

“Ini kan sangat terbatas, kita gulirkan ke beberapa item, seperti santunan dhuafa, bantuan biaya hidup, dan wakaf Alquran. Berhubung santunan sembako ini tidak cukup, maka dialihkan ke santunan biaya hidup dan santunan dhuafa,” jelasnya. 

Menanggapi hal itu, Hendi mengakui, penyaluran berjalan dengan kondusif, masyarakat sangat tertib dan disiplin untuk mendapatkan bantuan itu. Tidak ada kericuhan apapun, sehingga kegiatan berlangsung sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. 

“Jadi untuk teknisnya, tertib dan disiplin sesuai jadwal yang kami kondisikan.” pungkasnya.


Deskripsi Program


Tidak kurang dari 15 ton setiap bulannya Rumah Yatim menyalurkan bantuan berupa beras dan bahan pokok makanan lainnya yang di berikan kepada para mustahik zakat.

Penerima manfaat program ini terdiri dari mustahik perseorangan dan mustahik kelembagaan pra sejahtera. Adapun bantuan paket sembako yang diberikan kepada mustahik berupa Beras 5Kg, 1 liter minyak goreng, 5 mie instan, dan 1 Kg gula pasir. Mustahik kelembagaan terdiri dari pesantren,madrasah dinniyah dan lembaga sosial yang masih berada dibawah garis kemiskinan.

Salah satu prioritas penerima manfaat program ini adalah 60.000 anak Yatim dhuafa dan 150 lembaga pra sejahtera di 14 Provinsi di Indonesia.

 

UPDATE #26
20 Februari 2018

Rumah Yatim Lampung Salurkan Bantuan Sembako untuk 164 Mustahik

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan santunan sembako kepada 164 mustahik di Desa Sungai Langka Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Sabtu (17/2). Penyaluran ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera terkait harga kebutuhan pokok yang semakin meningkat tiap tahunnya. 

Terkait hal itu, Kepala Asrama Kedaton Hendi mengungkapkan, kondisi ekonomi masyarakat setempat, berada pada kategori ekonomi ke bawah. Karena mayoritas pekerjaan masyarakatnya sebagai petani, kuli bangunan dan serabutan. Terkait kondisi tersebut, Rumah Yatim Lampung peduli terhadap ekonomi masyarakat yang serba kekurangan.  

“Penyaluran ini kami tujukan untuk mustahik khususnya kaum dhuafa, untuk ekonomi ke bawah,” ungkapnya, saat diwawancarai, Senin (19/2). 

Sementara itu, kata Hendi, perkembangan harga bahan pokok di wilayah Lampung, saat ini sedang melonjak terutama beras. Sehingga untuk ukuran masyarakat prasejahtera hal itu dirasa sulit. Setidaknya bantuan dari Rumah Yatim ini, sedikitnya dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat selama beberapa hari ke depan.

Kemudian untuk teknis pelaksanaan, ia menjelaskan, terbatasnya dana penyaluran, maka penyaluran tersebut dibagi ke dalam beberapa program. Tahap pertama, disalurkan terlebih dulu santunan dhuafa untuk 132 mustahik. Tahap kedua santunan biaya hidup untuk 24 mustahik, bantuan sembako untuk 164 mustahik dan diakhiri dengan bantuan sarana publik dan wakaf 50 Alquran. 

“Ini kan sangat terbatas, kita gulirkan ke beberapa item, seperti santunan dhuafa, bantuan biaya hidup, dan wakaf Alquran. Berhubung santunan sembako ini tidak cukup, maka dialihkan ke santunan biaya hidup dan santunan dhuafa,” jelasnya. 

Menanggapi hal itu, Hendi mengakui, penyaluran berjalan dengan kondusif, masyarakat sangat tertib dan disiplin untuk mendapatkan bantuan itu. Tidak ada kericuhan apapun, sehingga kegiatan berlangsung sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. 

“Jadi untuk teknisnya, tertib dan disiplin sesuai jadwal yang kami kondisikan.” pungkasnya.

UPDATE #25
15 Februari 2018

500 Paket Nasi Akan Disalurkan untuk Korban Banjir Tegal

Banjir di Kabupaten Tegal semakin meluas, menurut beberapa sumber sekitar lima kecamatan terendam banjir yang kebanyakan diakibatkan karena pencemaran lingkungan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, menyatakan banjir pada musim hujan tahun ini merupakan yang terparah dibanding tahun sebelumnya. 

Sebagai aksi kepedulian Rumah Yatim terhadap para korban, Rumah Yatim membuka posko peduli banjir di depan asrama untuk mengumpulkan dana yang akan disalurkan kepada para korban. Sebelumnya pun Rumah Yatim telah menyalurkan sembako untuk korban banjir di Sidekaton, dan selanjutnya Rumah Yatim akan menyalurkan bantuan kepada korban Banjir di Margandana dan Pasar Krandon.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman telah mensurvei tempat tersebut, Selasa (13/2). Menurut pengamatan Jajang, kondisinya masih sangat memprihatinkan. Air banjir masih di atas lutut bahkan hingga ada yang masih sedada orang dewasa. Setelah melakukan wawancara ke beberapa korban dan aparat setempat, Jajang menyimpulkan bahwa kebutuhan yang paling mendesak dan sangat dibutuhkan adalah makanan siap saji. Karena itu, rencananya pada Rabu (14/2) sorw dan Kamis (15/2) Rumah Yatim Tegal akan menyalurkan bantuan tersebut.

“Mereka tak bisa kemana-mana, karena itu yang paling mereka butuhkan adalah makanan siap saji,” tuturnya.

Rencananya, Rumah Yatim akan menyalurkan 500 paket nasi, di mana 500 paket itu akan disalurkan pada sore hari sekitar 250 paket dan 250 paket untuk pagi hari. “Saat ini kami sedang mengumpulkan dana, insya Allah sudah siap 400 paket mudah-mudahan sebelum berangkat kami bisa menambahnya jadi 500 paket,” ujarnya.

UPDATE #24
14 Februari 2018

Paket Sembako untuk Arif Penarik Becak di Surabaya

Rumah Yatim Surabaya berikan santunan sembako untuk penarik becak yang sering melewati asrama, Kamis (8/2).  

Dia bernama Arif, seorang penarik becak asal Jember yang mengadu nasib di Kota Surabaya. Meski kini pamor becaknya tidak lagi menjadi primadona jalanan. Tergeser oleh angkutan umum berbaasis online. Namun Arif mempertahankan pekerjaannya demi menghidupi anak istrinya dan kedua cucunya yang turut dia tanggung di kontrakanya di Tambak Asri. 

Jarak tempuh tempat mangkal becak dan rumahnya cukup jauh. Setiap hari seusai shalat subuh dia berangkat dari Tambak Asri menuju Pasar Manukan. Meski lelah, namun Arif tidak pernah menyerah dan dia senantiasa bersyukur karena Allah SWT masih memberikan rezeki kepadanya. Setiap harinya, dia dapat penghasilan sekitar Rp. 30.000 dan itu pun tidak tetap. 

“Syukuri saja,” ungkapnya kepada Pengurus Rumah Yatim Agus Kurnia yang memberi paket sembako kepadanya. Paket sembako dari Rumah Yatim tersebut, Arif tambah bersyukur. Dia merasa senang karena selama ini tak ada yang memperhatikannya secara langsung. Tak lupa, pria yang berusia 50 tahun ini pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Rumah Yatim dan para donatur yang selalu peduli terhadap orang-orang seperti dirinya.

 “Terima kasih banyak untuk semuanya,” ujar Arif tersenyum.

UPDATE #23
13 Februari 2018

20 RW di Kelurahan Kemirimuka Depok Akan Terima Paket Sembako

Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek sedang melakukan persiapan untuk kegiatan penyaluran paket sembako. Penyaluran ini rencananya akan meliputi 20 RW yang ada di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok. Penyaluran tersebut akan diberikan kepada 300 masyarakat prasejahtera.

Menurut pemaparan salah seorang relawan, Ali Ridwan, penyaluran tersebut bekerjasama dengan pemerintah setempat. Penyaluran sembako itu, tambah dia, akan dilaksanakan pada 14 Februari 2018 mendatang.

"Alhamdulillah kita kerjasama dengan kelurahan setempat, mengadakan bantuan sembako untuk warga prasejahtera," papar Ali Ridwan.

Rencana Rumah Yatim Jabodetabek untuk penyaluran paket sembako tersebut mendapat tanggapan Lurah Kemirimuka, Dzulkarnaen. Dia mengapresiasi rencana kegiatan untuk dilaksanakan di wilayahnya. Bahkan dia, akan mengajak tim Rumah Yatim Jabodetabek untuk keliling di wilayah kelurahan setempat. "Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, baik itu dari segi pangan atau kesehatan," jelas Dzulkarnaen.

Ia menambahkan, walaupun Kelurahan Kemirimuka merupakan teras Kota Depok. Akan tetapi di wilayah tersebut masih banyak saudara kita yang memerlukan bantuan. "Saya berharap Rumah Yatim terus membantu warga saya," pungkasnya.

UPDATE #22
5 Februari 2018

Cidomo Antarkan 100 Paket Sembako ke Karang Kemong

Rumah Yatim NTB memanfaatkan alat transportasi cidomo (andong) untuk mengantarkan 100 paket sembako kepada mustahik di Karang Kemong, Rabu (31/1).

Cidomo berangkat dari pukul 09.00 WITA, untuk mengangkut 100 paket sembako. Jarak sekitar satu km tersebut ditempuh dengan dua kali jalan. Setelah semua paket terkumpul di rumah salah satu warga, santunan pun dimulai pada pukul 11.00 WITA. Pengurus Rumah Yatim, Salma Hasanah, menuturkan saat dirinya dan tim datang, para mustahik sudah menunggu mereka dengan antusias.

“Senang sekali melihat antusiasme warga, mereka menyambut kami dengan bahagia,” ungkapnya.

Melihat antusiasme warga tersebut, tim pun langsung membagikan sembako kepada warga yang memiliki ragam mata pencaharian dan ragam usia itu. Untuk menyukseskan acara ini, Rumah Yatim bekerjasama dengan pihak aparat setempat yakni tujuh Rukun Tetangga. Biasanya untuk daerah ini, Rumah Yatim datang sendiri ke tempat-tempat warga karena selain keberadaannya dekat dengan asrama, daerah Karang Kemong pun sudah terbiasa mendapatkan bantuan lainnya seperti nasi kotak, daging qurban, dan zakat fitrah. 

“Alhamdulillah, masyarakat sekitar semakin merasakan adanya Rumah Yatim,” tutur Salma.

Karena rasa senang itu, mereka pun menganggap pemberian santunan tersebut sebagai keberkahan pada hari itu. “Terima kasih, hari barokah nih, sukses buat Rumah Yatim, semakin maju,” ungkap mustahik dengan kompak.

Selain kepada para mustahik, tak lupa sang pengendara cidomo pun kebagian berkahnya, dengan mendapatkan santunan sembako dari Rumah Yatim. “Selain ongkos, kami pun memberikan sembako kepada pengendara cidomo,” ujarnya.

UPDATE #21
31 Januari 2018

200 Masyarakat Prasejahtera di Payung Sekaki Terima Paket Sembako

Rumah Yatim Cabang Riau membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera yang berada di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Paket sembako tersebut dibagikan di Kantor Kecamatan yang berada di Jalan Pajar Ujung RT 03 RW 01, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Selasa (30/1). 

Menurut Kepala Cabang Riau Ramdan Burhanudin, sebanyak 200 orang dari kalangan fakir, miskin dan jompo menerima paket sembako. Wilayah Kecamatan Payung Sekaki dipilih karena lokasinya tidak jauh dengan kantor Rumah Yatim. Selain itu, masyarakat di wilayah tersebut masih tergolong ekonomi bawah. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengurangi beban hidup masyarakat. "Membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini pula dihadiri oleh Camat Payung Sekaki Zarman Chandra, dan Lurah Labuh Baru Barat Peri Susanto. Kegiatan yang berlangsung hingga siang ini berlangsung lancar dan ramai. Ratusan masyarakat terlihat antusias saat mengambil sejumlah paket sembako yang telah disiapkan. 

Ia berharap, dengan keberadaan Rumah Yatim di Pekanbaru bisa sedikit mengurangi beban kehidupan masyarakat. Sehingga, manfaat adanya kantor Rumah Yatim bisa dirasakan masyarakat secara langsung. Selain itu, dia menambahkan, akan terus bersinergi dengan pemerintah sekitar. Agar, segala bentuk kegiatan sosial bisa tersalurkan dengan baik. "Apa yg diberikan Rumah Yatim bisa bermanfaat," paparnya.

Selain aktif dalam santunan sembako bagi masyarakat prasejahtera, Rumah Yatim turut andil dalam mengelola zakat, infak, sedekah, serta melakukan kegiatan sosial lainnya. Hal ini, dikarenakan hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan manfaat secara langsung.

UPDATE #20
30 Januari 2018

Kegiatan Penyaluran Bantuan Januari 2018 untuk 2295 Mustahik

Rumah Yatim Area Lampung menyalurkan program santunan sembako kepada 470 Kepala Keluarga (KK) di tiga Desa, yakni di Desa Sukajaya Lempasing, Gedong Tataan, dan Kedaton, Kec. Padang Cermin, Kab. Pesawaran Lampung, Selasa (23/1). Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk sikap kepedulian Rumah Yatim terhadap kondisi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. 

Menurut Kepala Asrama Rumah Yatim Kedaton Hendi menjelaskan, program ini berlangsung selama tiga hari. Melihat kondisi ekonomi masyarakat yang tidak mencukupi, sehingga penyaluran ini diharapkan terasa manfaatnya. Selain itu, Rumah Yatim juga ikut bersinergi dalam menyejahterakan masyarakat.

Sebelum penyaluran, pihaknya mengaku sosialisasi terlebih dulu kepada aparat desa, masyarakat maupun instansi. Survei kondisi masyarakat dilakukan,  serta mendata per kepala keluarga yang termasuk kategori tidak mampu. Kegiatan ini akan dilaksanakan di tiga wilayah dalam hari yang berbeda. “Insya Allah kehadiran Rumah Yatim dapat dirasakan manfaatnya,” imbuhnya. 

Selain penyaluran, kata Hendi, pihaknya turut serta menyosialisasikan keberadaan Rumah Yatim kepada masyarakat. Sebab kini ini Rumah Yatim menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional yang mengelola dana zakat umat. “Sosialisasi ini agar lebih di kenal oleh masyarakat Lampung,” ujarnya.

Pada awal tahun 2018 ini tepat nya di bulan Januari, Rumah Yatim mentargetkan program penyaluran bantuan sembako sejumlah 2295 KK di 13 cabang yang berada di beberapa kota Indonesia. Kegiatan penyaluran pun dilaksanakan dan di tujukan pada warga yang memang benar-benar membutuhkan. Selain itu diharapkan pula penyaluran ini bisa lebih baik lagi dalam penyelenggaraannya, mengingat masih banyak kekurangannya. Sehingga penyaluran ini dapat lebih banyak dan merata untuk disalurkan kepada mustahik.


#LAZNas
#BantuanSembakoJanuari2018

 

UPDATE #19
29 Januari 2018

Paket Sembako dan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Antapani

Setelah membagikan paket sembako di wilayah Arcamanik. Kini Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis dan pembagian ratusan paket sembako untuk masyarakat prasejahtera RW 01, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Minggu (28/1).

Kegiatan ini merupakan upaya Rumah Yatim Jabar dalam mendekatkan diri pada masyarakat. Apalagi salah satu asrama Rumah Yatim berada di wilayah tersebut. Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar, Solehudin, kegiatan ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat yang kurang dalam segi ekonomi. "Wilayah ini dipilih karena berdekatan dengan kantor dan asrama kami," paparnya.

Selain wilayahnya yang berdekatan dengan kantor pusat dan asrama Rumah Yatim. Wilayah RW 01 termasuk daerah yang padat penduduk. Serta, hampir keseluruhan warga di daerah tersebut bekerja sebagai buruh bangunan. Solehudin berharap, dengan adanya bantuan ini bisa sedikit meringankan beban harian masyarakat sekitar.

Selain itu, ia menambahkan, selain pembagian paket sembako kepada sekitar 175 masyarakat prasejahtera. Pada kegiatan tersebut berlangsung pula pengobatan gratis. Fasilitas yang disiapkan Rumah Yatim Jabar, sambungnya, meliputi dokter umum, bidan, serta obat gratis untuk masyarakat.

"Masyarakat bisa langsung berkonsultasi dan mendapatkan obat gratis. Selain itu, jika ada yang tidak bisa ke lokasi ini, nanti kami datang ke rumahnya," tuturnya.

Selain Arcamanik dan Antapani, rencananya Rumah Yatim Jawa Barat akan melakukan kegiatan serupa di beberapa wilayah kecamatan yang ada di Kota Bandung. Hal ini guna membantu kebutuhan sosial maupun ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Solehudin berharap, untuk ke depannya dukungan dan sinergitas antara Rumah Yatim dan pemerintah setempat bisa berjalan semakin baik. "Sehingga setiap program dan agenda untuk membantu sesama bisa terlaksana tepat sasaran," jelasnya.


#BantuanSembakoBagiWargaPrasejahtera
#RumahYatimJABAR

UPDATE #18
23 Januari 2018

100 Paket Sembako untuk Ringankan Beban Warga Parlor

Kenaikan harga sembako dan beberapa komoditi pangan akhir-akhir ini, membuat sebagian besar masyarakat terutama kaum menengah ke bawah menjerit. Adapun mereka yang berpenghasilan minim dan tak menentu harus memutar otak untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup. 

Warga Dusun Nglipar Lor atau sering disebut Parlor, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul misalnya, mereka yang mayoritasnya bekerja sebagai petani palawija dan buruh tani harus bekerja ekstra untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup, beberapa di antara mereka rela mengonsumsi nasi di campur jagung agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

Menangani hal tersebut, Rumah Yatim Area Yogyakarta yang dimotori Ecep sebagai ketua pelaksana, berkunjung ke wilayah tersebut untuk menyalurkan 100 paket sembako kepada warga di sana. Kegiatan ini digelar pukul 09:30 sampai 11:30 WIB di Kantor Balai Desa Parlor. 

Kegiatan ini disambut antusias Suharyanto selaku Kepala Dusun Parlor dan warga sekitar. Mereka merasa bersyukur karena Rumah Yatim telah memberikan bantuan sembako di saat harga sembako sedang melonjak.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Rumah Yatim yang telah membantu meringankan beban warga kami dalam segi pangan, semoga Rumah Yatim semakin maju, meluas dan lebih dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya sembako, dalam kegiatan ini pun Rumah Yatim menyalurkan ratusan pakaian dan tas layak pakai.

UPDATE #17
22 Januari 2018

500 Paket Sembako untuk Masyarakat Bubulak Bogor

Rumah Yatim Regional Jabodetabek menyerahkan bantuan sembako dan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Desa Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (21/1). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Menurut penjelasan Relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan, sebanyak 500 orang penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut. Serta 200 orang diantaranya menjalani pemeriksaan kesehatan gratis.

Lokasi tersebut dipilih, sambung Bang Ali -sapaan akrabnya, karena bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat sekitar kantor kas Rumah Yatim di Bubulak. Serta, mengacu kepada hasil survei yang sebelumnya dilakukan oleh tim Rumah Yatim Jabodetabek.

"Survei sebelumnya daerah itu masih terdapat sekitar 800 Kepala Keluarga," papar Bang Ali.

Ia berharap, ke depannya bisa membantu masyarakat lebih banyak lagi dengan program-program yang ada di Rumah Yatim. Selain itu, sambung dia, bantuan ini upaya untuk meringankan kebutuhan pokok masyarakat prasejahtera. Selain itu, dengan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan dapat membantu kesehatan warga sekitar.

"Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan membantu keadaan masyarakat Bubulak," jelasnya.


#BantuanSembakoUntukDhuafa
#BerbagiSemangatKebaikan

UPDATE #16
17 Januari 2018

500 Paket Sembako Disiapkan Rumah Yatim untuk Warga Bubulak

Rumah Yatim regional Jabodetabek sedang melakukan persiapan untuk kegiatan pembagian sembako dan pengobatan gratis di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (16/1). Persiapan ini meliputi perdaftaran dan penyerahan formulir untuk para mustahik.

Menurut pemaparan, salah seorang relawan, Nurul Fitri, jumlah penerima bantuan sembako di wilayah Bubulak sebanyak 500 masyarakat prasejahtera. Kelurahan Bubulak dipilih karena di wilayah tersebut padat penduduk.

"Warga Kelurahan Bubulak kurang lebih 15.000 jiwa, prasejahtera 691 jiwa," papar Nurul.

Antusias warga pada kegiatan penyerahan formulir ini sangat baik. Sejumlah warga merasa terbantu dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh Rumah Yatim. "Tertib dan lancar," harapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan pembagian sembako dan pengobatan gratis ini, akan dilaksanakan pada 20 Januari 2018 mendatang di Kelurahan Bubulak. Kegiatan ini pula merupakan rutinitas Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat umum.

Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, selain mengolah zakat, infak dan sadaqah, aktif pula dalam kegiatan sosial lainnya. Kegiatan tersebut guna menunjang kesejahteraan umat.


#BerbagiDanSedekahRefleksikanIman

UPDATE #15
10 Januari 2018

Ratusan Sembako Dibagikan pada Pembukaan Kantor Kas Cipinang

Rumah Yatim Jabodetabek kembali membuka kantor kas baru di jalan Cipinang Jaya No. 11, Cipinang Besar Selatan RT 08/07 Jatinegara, Jakarta timur, Selasa (9/1). Pembukaan kantor kas ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam mendukung penerimaan, pengelolaan, dan penyaluran zakat.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam pembukaan kantor kas baru ini. Salah satunya ialah pemberian bantuan sembako kepada 160 masyarakat prasejahtera, serta santunan untuk 50 anak yatim.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jabodetabek, Muslihudin. Pada kesempatan lainnya Kasie Front Office Jabodetabek, Agus Hermawan memaparkan, rasa syukur atas karunia yang telah Allah berikan khususnya untuk Rumah Yatim.

"Semoga dengan adanya kantor layanan zakat ini kita bisa lebih banyak memberikan untuk penerima manfaat," paparnya.

Selain itu Agus berharap, bantuan yang diberikan Rumah Yatim dalam pembukaan kantor kas baru ini bisa bermanfaat untuk warga sekitar. Walaupun jumlahnya tidak sebesar yang diharapkan, tambah dia, setidaknya bantuan tesebut bisa mengurangi beban harian warga.

Ia juga menambahkan,  dengan adanya kantor layanan zakat ini bisa mempermudah masyarakat yang sudah mencapai nisabnya untuk berzakat dan semoga Rmah Yatim bisa menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang amanah.

Menurut Agus, tanggapan datang dari salah seorang warga, dia mengatakan masyarakat berharap ada bantuan susulan lagi setelah kegiatan ini. Sehingga masyarakat bisa terbantu secara berkesinambungan.

"Semoga Rmah Yatim semakin sukses dan semoga Allah membalas kebaikan Rumah Yatim dan para donatur," jelasnya, menirukan salah seorang masyarakat.


#ZakatUntukPerubahan

Ketika Allah berbicara tentang memberi kepada orang-orang yang membutuhkan uang, makanan, pakaian, dan lain-lain dalam Surah al-Isra, Dia tidak menyebutnya sebagai "menolong orang miskin" atau "memberikan sedekah kepada orang miskin.", Allah mengacu pada tindakan ini sebagai memberikan kepada mereka apa yang memang menjadi hak mereka dan apa yang layak mereka dapatkan. Ini adalah hak mereka atas diriku dan juga kalian, dan Allah sedang melihatnya. - Nouman Ali Khan

UPDATE #14
8 Januari 2018

Rumah Yatim Lodaya Bagikan 70 Paket Sembako

Rumah Yatim Lodaya Bandung memberikan bantuan paket sembako kepada 70 mustahik di Asrama Yatim Apartemen Lodaya, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Bandung Sabtu (6/1). Bantuan ini diberikan kepada 40 mustahik rutin dan 30 mustahik non rutin.

“Ada untuk mustahik rutin dan non rutin, yang non rutin adalah mereka bukan warga Keluarahan Lingkar Selatan, tetapi suka datang ke Rumah Yatim untuk meminta bantuan sembako. Kemudian saya arahkan mustahik non rutin ini ke RT setempat untuk didata administratif,” papar Kepala Asrama Rumah Yatim Lodaya, Dhian Risdhian.

Kegiatan ini, berlangsung tertib dan lancar. Tidak ada kendala ketika berlangsungnya bantuan sembako tersebut. Dhian menambahkan tujuan utama diadakan kegiatan tersebut adalah untuk saling berbagi dan membantu meringankan kebutuhan para mustahik. 

“Sekaligus ini merupakan bentuk amanah dan penyaluran dari para muzzaki yang telah menyalurkan amanahnya kepada Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim,” ujarnya.

Selain itu, Dhian berharap, kelak kegiatan ini dapat berjalan terus-menerus dan sejalan dengan program serta target dari Rumah Yatim.

“Insya Allah kita akan adakan event untuk penyaluran yang lebih banyak dari pada yang sekarang, insya Allah akan dilaksanakan di Apartemen Jalan Lodaya dan sekaligus bersamaan dengan pembagian santunan non mukim/beasiswa pendidikan,” pungkasnya.

 


“Amal yang dicintai oleh Allah adalah amalan dilakukan terus menerus walaupun sedikit”


#ProgramBantuanSembakoUntukRingankanBebanMereka
#BersamaKamiMenjadiPejuangKebaikan

UPDATE #13
3 Januari 2018

100 Lansia Gunung Kidul Terima Sembako dari Rumah Yatim

Dinas Sosial Kota Yogyakarta memprediksikan jumlah masyarakat kelompok lanjut usia atau lansia di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan. Tahun 2017 saja, jumlah lansia Yogyakarta mencapai 13-15 persen dari total jumlah penduduk Yogyakarta, padahal di wilayah lain rata-rata hanya mencapai tujuh persen dari populasi penduduk.

Seiring dengan meningkatnya jumlah lansia, jumlah lansia prasejahtera pun ikut meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari keberadaan lansia di berbagai daerah yang hidup sebatang kara dan dilingkari dengan jeratan kemiskinan.

Salah satu wilayah yang dihuni lansia terlantar adalah Gunung Kidul. Meski tidak dinobatkan lagi sebagai wilayah termiskin di Yogyakarta, namun masih terdapat warga prasejahtera khususnya lansia terlantar di wilayah tersebut Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional hadir dan memberikan berbagai jenis bantuan, diantaranya bantuan peduli sesama, sembako, biaya hidup, sarana publik, kesehatan dan renovasi masjid/madrasah. 

Kali ini, Sabtu (30/12) lalu, Rumah Yatim area Yogyakarta yang dimotori Arifin selaku Kepala Cabang mengunjungi wilayah Sumberejo, Nglipar, Gunung Kidul untuk menggelar penyaluran sembako kepada lansia prasejahtera di sana. 

Menurut Arifin, ada sebanyak 100 lansia prasejahtera di Nglipar mendapat santunan tersebut. Dengan perasaan haru bercampur bahagia mereka menerima bantuan tersebut. “ Alhamdulillah, bantuan 100 paket sembako telah diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa menjadi manfaat dan berkah kepada mereka. Terima kasih kepada tim relawan dan para donatur yang telah ikut terlibat dalam kegiatan ini,” paparnya.


#ZakatUntukPerubahan
#TebarSembakoUntukMeringankanBebanHidupMereka
#JadiBagianDariPejuangKebaikanBersamaKami

UPDATE #12
2 Januari 2018

Rumah Yatim Rutin Beri Sembako pada 2 Janda di Tegal

Membesarkan anak seorang diri bukan perkara mudah. Ditinggal oleh suami, dengan memiliki anak lebih dari satu, menambah beban yang dirasakan dua ibu asal Kota Tegal ini. Ervina (35) dan Purchoti (45) yang menanggung beban seorang diri tatkala suami mereka meninggal dunia. 

Ervina, seorang ibu muda dengan 4 anak. Usia anak sulung Ervina seharusnya sudah masuk SMA. Namun, karena melihat kondisi ibunya yang bekerja sebagai buruh lepas, membuatnya tak tega meneruskan sekolah karena beban di pundak ibunya harus dia ringankan. Ia membantu ibunya dengan pekerjaan yang serupa. Sama halnya dengan Ervina, si sulung Purchoti pun memilih membantunya ketimbang meneruskan pendidikan. Tak ada pilihan karena ibunya harus membesarkan dirinya dan kedua adiknya seorang diri tanpa bantuan dari tangan seorang laki-laki. Putri Purchoti menyadari betul jika dirinya sekolah malah menambah beban ibunya.

Penghasilan mereka perhari hanya bekisar Rp. 15.000 sampai Rp. 35.000, tak sepadan dengan pengeluaran mereka yang sangat banyak. Anak-anak mereka masih kecil, ketiga anak Ervina lainnya masih duduk di bangku SD. Sedangkan, Purchoti masih memiliki bayi yang berusia 3 tahun dan satu anak lainnya masuk sekolah tingkat dasar. 

Menurut Jajang Khoeruman, Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, harga beras termurah di tegal itu sekitar Rp. 12.000, bisa diartikan penghasilan mereka hanya mampu mencukupi untuk memberli beras saja tanpa lauk dan kebutuhan lainnya. Karena itu Rumah Yatim pun memberikan santunan sembako rutin kepada mereka. 

“Santunan ini rutin diberikan kepada mereka tiap tiga bulan sekali," ujarnya.

Karena itu, setiap 3 bulan sekali mereka datang ke Rumah Yatim Tegal dari rumahnya yang berada di Jl. Rogo Jampi Kelurahan Sumur Panggang, Kecamatan Marganda dengan mengayuh sepeda selama 30 menit perjalanan. Jarak yang cukup jauh itu pun mereka tempuh demi anak-anak mereka. Jajang mengungkapkan, ini merupakan pemberian sembako ke empat kalinya dan mereka sangat bahagia karena sampai detik ini baru Rumah Yatim lah yang memberikan bantuan nyata untuk mereka.

“Terima kasih banyak ini sangat membantu kami,” ungkap Ervina. 

 

#BersamaBantuMerekaDapatkanHidupYangLebihBaik

UPDATE #11
31 Desember 2017

Dinsos Mataram dan RY NTB Sinergi Berantas Kemiskinan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram bersama Rumah Yatim NTB kembali memberikan santunan untuk warga prasejatera yang ada di wilayah Kota Mataram. Kunjungan sekaligus pemberian sembako tersebut dilakukan di empat lokasi yakni Kelurahan Dasan Cereme, Dasan Belatung, Sela Galas dan Karang Jangkong. 

Menurut Salma Hasanah, salah satu dari tim penyaluran sembako Rumah Yatim, mengungkapkan untuk santunan kali ini Rumah Yatim memberikan 110 paket sembako dengan jumlah 16 sembako untuk daerah Dasan Cereme, 37 paket sembako di Dasan Belatung, 37 paket sembako di Sela Galas dan terakhir di Karang Jangkong dengan 22 paket sembako.

“Data yang didapat dari Dinas Sosial kota hanya 100 mustahik saja, tapi sesuai pengalaman kami, biasanya selalu ada  yang dadakan meminta santunan, untuk itu kami pun melebihkan 10 paket, dan alhamdulillah dengan kelebihan yang dibawa, kami dapat memenuhi kebutuhan mustahik di tempat-tempat tersebut,” paparnya. 

Sesampainya di lokasi, Salma dan pihak Dinas Sosial yang diwakili Swanti dan Fatma, melihat kondisi masyarakat secara langsung, dimana banyak sekali masyarakat yang layak untuk mendapatkan bantuan, sedangkan mustahik yang terpilih hanya lansia dan anak yatim saja. Bahkan di lokasi pertama yakni Dasan Cereme ada banyak lansia tidak mampu dan 35 anak yatim yang layak mendapat bantuan. Kondisi tersebut, membuat Rumah Yatim pun berencana akan melakukan survei ulang tempat-tempat tersebut agar ke depannya dapat memberikan bantuan lebih banyak lagi, baik untuk mustahik atau pun anak yatim yang akan menjadi prioritas utama.

Kegiatan ini meruapakan kerjasama kali kedua, Dinsos sangat mengapresiasi Rumah Yatim, apalagi kepekaan Rumah Yatim kepada warga masyarakat prasejatera tersebut sangat membantu tugas Dinas Sosial untuk memberantas kemiskinan di Kota Mataram, yang cukup memprihatinkan. Karena itu Swanti pun memaparkan rasa terima kasihnya kepada Salma selaku perwakilan dari Rumah Yatim, begitu pun sebaliknya.

“Terima kasih atas kepercayaan Dinas Sosial kota kepada kami, semoga kerjasama ini semakin erat dan dapat lebih luas lagi membantu masyarakat Kota Mataram, karena masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) kita untuk memberantas kemiskinan di kota ini," ujar Salma. 

 

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #10
29 Desember 2017

RY Medan Akhiri Tahun dengan Bagi-Bagi Sembako

Di momen pergantian tahun 2017 menuju 2018 nanti, Rumah Yatim Medan akan menyalurkan bantuan paket sembako kepada 200 warga prasejahtera wilayah Medan Helvetia. Penyaluran bantuan akan digelar di kediaman M. Yusuf selaku Kepala Lingkungan X, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.

Menurut Harun selaku Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, bantuan akan diserahkan kepada warga prasejahtera yang terdiri dari lansia, yatim, buruh cuci, buruh tani, kuli bangunan dan pedagang kecil yang sebelumnya telah disurvei dan dipilih oleh Kepala Lingkungan dan pihak Rumah Yatim.

“InsyaAllah di momen penghujung tahun ini tepatnya ditanggal 31 Desember mendatang, kami akan menyalurkan 200 paket sembako. Mohon do’anya semoga kegiatan berjalan dengan lancar,” katanya.

Medan Helvetia merupakan wilayah yang masih didominasi oleh warga prasejahtera. Wilayah ini menjadi salah satu wilayah yang selalu mendapat bantuan berupa bantuan biaya hidup, peduli sesama, sembako sampai bantuan renovasi masjid dari Rumah Yatim.

Harun berharap dengan hadirnya Rumah Yatim di wilayah tersebut dapat membahagiakan dan membantu meringankan beban warga di sana.


#sedekahRefleksikanIman

UPDATE #9
28 Desember 2017

RY Akan Salurkan Sembako untuk 100 Lansia Nglipar

Dalam upaya mensejahterakan lansia dan mendukung salah satu program pemerintah yakni menjadikan Yogyakarta sebagai kota ramah lansia. Rumah Yatim dengan program kemanusiaannya akan menyalurkan santunan 100 paket sembako untuk lansia prasejahtera di wilayah Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. 

Penyerahan santunan akan digelar di Balai Desa Sumberejo, Nglipar, Gunung Kidul, Sabtu (30/12) mendatang. Santunan ini hanya akan diberikan kepada 100 lansia Nglipar yang sudah tidak produktif dan hidup di bawah garis kemiskinan.

Menurut Arifin selaku Manager Area Rumah Yatim Yogyakarta, jumlah lansia di Yogyakarta dari tahun ke tahun semakin meningkat. Seiring dengan meningkatnya jumlah lansia, jumlah lansia terlantar pun ikut meningkat. 

Sebagai lembaga amil zakat, Rumah Yatim mempunyai kewajiban untuk menyalurkan amanah dari masyarakat untuk menyalurkan kepada mustahik salah satunya lansia miskin.

Ia berharap, agenda penyaluran santunan ini dapat berjalan dengan sukses, lancar, dapat membahagiakan serta membantu kebutuhan sehari-hari para lansia.


#SedekahRefleksikanIman

UPDATE #8
28 Desember 2017

295 Kepala Keluarga Terima Santunan Sembako

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat prasejahtera di Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Selasa (26/12). Berjumlah 295 Kepala Keluarga yang menerima bantuan sembako dari Rumah Yatim. 

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap masyarakat prasejahtera yang berada di wilayah pelosok desa. Selain itu, Kepala Asrama Rumah Yatim Lampung, Hendi menuturkan kegiatan tersebut ditargetkan rutin dilaksanakan per tiga bulan untuk santunan sembako.

“Tergantung stok yang kita punya, kalau bisa ditargetkan per tiga bulan untuk santunan sembako, " ungkapnya, saat diwawancarai tim jurnalis. 

Ia juga mengatakan kunjungannya ke Desa Batu Menyan bukan sekedar penyaluran santunan, tetapi agar masyarakat tahu akan keberadaan Rumah Yatim, bukan hanya untuk menampung anak yatim. Lebih dari itu, Rumah Yatim juga memiliki program-program lain untuk membantu masyarakat prasejahtera. 

“Kita ingin kampung ini merasakan keberadaan Rumah Yatim, memberitahu tidak hanya menampung anak yatim, tetapi juga ada program lain, salah satunya santunan sembako ini,” papar Hendi.

Ia berharap program bantuan yang diberikan Rumah Yatim dapat dirasakan manfaatnya oleh para mustahik. Serta bisa lebih baik dan lebih banyak lagi dalam menolong sesama. Agar para donatur bisa memercayai program yang diluncurkan Rumah Yatim ini. 

“Manfaatnya, niat kami bisa dirasakan mustahik, bisa rutin, bisa lebih baik lagi dan lebih banyak lagi,” harapnya.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #7
27 Desember 2017

Rumah Yatim NTB Ajarkan Berbagi Sejak Dini

Pengurus Asrama Rumah Yatim NTB, Salma Hasanah menyadari betul pentingnya mengajarkan anak-anak tentang empati terhadap sesama, dan pengajaran selama ini sudah cukup berhasil dilakukannya. Terbukti, anak asuhnya dengan spontan meminta dirinya untuk memberikan sembako kepada pemulung yang melewati asrama. 

Dengan rasa haru dan bangga akan kesadaran anak-anak, Salma pun mengambil sembako di gudang dan meminta anak-anak memberikannya langsung kepada mereka. Dengan sigap anak-anak pun pergi menuju pemulung yang membawa dua putri yang seumuran dengan mereka. Anak-anak memberikannya langsung dan disambut gembira oleh mereka. Salma yang menyaksikan anak-anak dibalik pintu tak hanya melihat kebahagian dalam wajah keluarga pemulung itu tapi juga kebahagiaan pada diri anak-anaknya. Sehingga, Salma merasa senang karena selama ini yang selalu dia sampaikan dapat dicerna oleh anak asuhnya.

“Saya selalu mengajarkan anak-anak untuk berbagi, ada hak orang lain dalam rezeki kita, tangan mereka tak harus selalu di bawah tapi mereka harus belajar memberi kepada orang lain, saat ini atau pun pada saat mereka sudah besar nanti,” ungkapnya. 

Selain dengan motivasi kata-kata, rasa empati terhadap sesama tersebut selalu Salma dan Amir Sumarna selaku Kepala Cabang Rumah Yatim NTB contohkan dengan mengajak anak-anak terlibat langsung dalam penyaluran sembako. Bila ada nasi kotak lebih, anak-anak pun selalu diajak berkeliling memberikannya kepada fakir miskin sembari senantiasa menanamkan kepada anak-anak tentang makna dan pentingnya berbagi. 


#SedekahRefleksikanIman

UPDATE #6
21 Desember 2017

Respon Positif Mustahik Cisaranten

Rumah Yatim area Jawa Barat menyalurkan bantuan sembako untuk 150 masyarakat pra sejahtera, di pemukiman Cisaranten Kulon RW 07, kota Bandung, Kamis (21/12). Aksi tersebut mendapat respon positif dari masyarakat prasejahtera di pemukiman tersebut.

Salah seorang masyarakat pra sejahtera, Mulyati mengungkapkan bantuan yang diberikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dimana rata-rata pekerjaan di permukiman tersebut hanya sebagai kuli bangunan, dengan penghasilan tidak menetap.

"Alhamdulillah santunan ini bisa memenuhi kebutuhan kami." Terang Mulyati saat di wawancarai, Kamis (21/12).

Mulyati sendiri mengaku pekerjaan suami nya sendiri hanya menjadi kuli bangunan. Dimana seorang kuli bangunan harus menghidupi 4 orang anaknya. Jadi sangat bermanfaat sekali bantunan tersebut.

Hal senada juga diakui Ibu 55 tahun ini, Rumah Yatim sudah dua kali menyalurkan santunan tersebut. Hal ini membuat masyarakat setempat senang.

"Alhamdulillah dari Rumah Yatim sudah dua kali memberikan santunan." Imbuh Mulyati

Mulyati berharap Rumah Yatim mendapat limpahan rezeki yang berkah, karena semakin banyak membantu, semakin besar pula rahmat yang diberikan tuhan untuk Rumah Yatim.

 

#SedekahRefleksikanIman

UPDATE #5
20 Desember 2017

Rumah Yatim Santuni Lansia Terlantar Asal Sleman

Dilansir okezone.com, angka lanjut usia (lansia) yang terlantar di negeri ini cukup tinggi. Dimana 2,1 juta lansia terlantar. Bahkan sebanyak 1,8 juta lansia juga berpotensi terlantar. Kondisi tersebut harus mendapat perhatian serius supaya angka lansia terlantar bisa ditekan.

Rumah Yatim yang telah resmi menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) skala nasional atau LAZNAS dengan program kemanusiaan berupaya membantu para lansia terlantar untuk bisa menikmati hidup dengan layak.

Ratusan lansia terlantar di berbagai wilayah mulai dari kota sampai desa sudah diberi bantuan oleh Rumah Yatim, mereka ada yang diberi bantuan tunai peduli sesama, biaya hidup, sembako ada pula yang mendapat pelayanan kesehatan cuma-cuma.

Salah satu lansia yang telah mendapatkan manfaat dari Rumah Yatim adalah Giyanti (81), wanita renta asal Desa Sanggrahan Mlati Sleman Yogyakarta ini sudah puluhan tahun hidup di gubuk reyot tak terawat. Tak sendiri, ia hidup bersama cucu kecilnya yang sudah piatu dan telah ditinggal pergi ayahnya entah kemana.

Menurut penuturan Giyanti kepada Tosin Koswara salah satu tim relawan Rumah Yatim, untuk memenuhi kebutuhan hidup ia hanya mengandalkan uluran tangan tetangga. Usia rentannya sudah tak kuat lagi diajak mencari sesuap nasi. Untuk biaya sekolah cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun mengandalkan kebaikan para tetangga.

"Alhamdulillah banyak tetangga yang peduli kepada kami, mereka secara bergantian mengirimkan makanan ke rumah. Kadang mereka pun selalu memberikan uang jajan atau buku tulis kepada cucu saya, Alhamdulillah," papar Giyanti.

Tubuh kurus tak terawat, itulah perawakan dari Giyanti.

Sudah tahunan Giyanti menderita penyakit gondok yang menimbulkan benjolan besar di lehernya. Sudah tahunan pula ia menahan rasa sakit yang mengakibatkan ia sulit makan, minum, menelan dan berbicara.

Meski dilanda berbagai cobaan, Giyanti tak pernah mengungkapkan keluhan kepada tetangga maupun kepada Rumah Yatim Yogyakarta yang tengah berkunjung ke kediamannya.

Ketegaran Giyanti menjalani hidup di hari tuanya telah mendorong Rumah Yatim untuk memberikan santunan tunai biaya hidup.

" Semoga bermanfaat ya Bu, semoga santunan ini bisa digunakan untuk berobat dan membeli kebutuhan sehari-hari," ungkap Tosin

Betapa bahagianya Giyanti ketika menerima santunan tersebut, tak henti ia mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada ia dan cucunya.

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #4
20 Desember 2017

Ungkapan Senang Penerima Baksos Rumah Yatim

Bandung – Direktorat Pemberdayaan area Jawa Barat Rumah Yatim, mendapat tanggapan positif dari beberapa Kaum dhuafa dalam acara bakti sosial yang diselenggarakan Rumah Yatim dan gabungan Majelis taklim Al-intisabi, Sabtu (25/11) di Komplek Permata Biru, Cileunyi Kabupaten Bandung. Acara bakti sosial merupakan rangkaian program berupa layanan kesehatan, pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada 100 kaum dhuafa.

Salah satu warga prasejahtera lingkungan permata biru, Nunung Hasanah mengungkapkan rasa senang nya atas bantuan yang diterimanya dari rumah yatim berupa sembako.

“Alhamdulillah ke bantu, rasanya tak bisa diungkapkan. Senang alhamdulillah.” Ungkap wanita 42 tahun ini kepada Tim Jurnalis rumah yatim, Sabtu (25/11).

Nunung juga mengungkapkan kegiatan sehari-harinya hanyalah membantu suami ikut mencari barang rongsokan.

“Suami hanya pemulung rongsok dan ga tentu penghasilannya. Terkadang sehari mendapat 30-50 ribu.” Terang Ibu 3 anak ini.
Kemudian harapan Nunung untuk rumah yatim ini bahwa dirinya sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, sehingga dirinya merasa terbantu. Serta Nunung mendoakan untuk program rumah yatim ke depannya bisa sukses dan lancar.

Selain itu, nunung menambahkan dengan lebih banyak nya membantu kepada sesama dan orang-orang tidak mampu, akan menjadi lahan pahala dan rezeki yang terus mengalir.

UPDATE #3
20 Desember 2017

Bantuan Sembako untuk 100 Mustahik

Rumah Yatim area Kalimantan cabang Balikpapan tuntas melaksanakan misi membagikan santunan sembako kepada 100 mustahik di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Damai Kota Kampung Nelayan, Sabtu (25/11). Para mustahik terdiri dari lansia, yatim dan dhuafa.

 

Masyarakat terlihat begitu antusias menyambut kedatangan tim relawan RY yang gotong royong membagikan setiap santunan sembako pada mereka yang hak. Ekspresi bahagia terwakili dari wajah mereka saat mereka menerima paket sembako. Namun dibalik wajah bahagia para mustahik, ada sebagian yang justru meneteskan air mata.

 

“Saat kita membagikan sembako, ada beberapa lansia yang menangis, seperti pak Abdurrahman (46). Beliau sudah 3 tahun sakit stroke bahkan beliau sudah tidak bisa lagi berbicara. Setelah menerima sembako beliau langsung menangis bahagia”, ungkap Deni Kepala Asrama Area Kalimanta, menjelaskan ekspresi bahagia seorang lansia penderita stroke (25/11).

 

Melalui perwakilan Yamani, Ketua RT setempat juga menyampaikan ucapan terima kasihnya pada Rumah Yatim yang tanggap memberikan bantuan sembako pada masyarakatnya.

“Terimakasih Rumah Yatim sudah memberikan kami bantuan. Semoga Rumah Yatim terus menerus memberikan manfaat yang terbaik kepada masyarakat seluas-luasnya”, uangkap Yamani dalam sambutannya (25/11).

 

#ZakatuntukPerubahan

UPDATE #2
19 Desember 2017

Rumah Yatim NTB akan Salurkan Sembako di Lombok Utara

Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada tanggal 20 Desember mendatang, Rumah Yatim NTB akan menggelar kegiatan penyaluran ratusan paket sembako untuk warga prasejahtera Kabupaten Lombok Utara.

Kegiatan ini akan digelar Kamis (07/12) besok di halaman kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara.

Rumah Yatim siap menyalurkan 150 paket sembako berisi minyak goreng, mie instan, gula pasir, kecap dan teh.

Amir selaku Kepala Cabang Rumah Yatim NTB mengatakan bahwa keterlibatan Rumah Yatim di acara tersebut itu atas undangan dari pihak Dinsos provinsi NTB.

"Mohon doanya semoga kegiatan besok berjalan dengan sukses dan lancar," ujar Amir

 

UPDATE #1
19 Desember 2017

RY Jakarta Sambut Tahun Baru dengan Kantor Baru

Menyambut tahun baru 2018 yang tinggal menghitung hari, Rumah Yatim Jakarta sibuk mempersiapkan acara Launching Kantor Kas baru. Rencanannya kantor kas baru ini akan ada di Tambun Bekasi, Cawang Baru, Cipinang Jaya Raya dan Gandaria.

“Hari ini kami sedang konsen untuk pengepakan sembako yang akan disalurkan pada acara Opening Kantor Kas baru mendatang,” ujar salah seorang Relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan (41) yang akrab disapa Bang Ali saat tengah bertugas mengepak sembako (11/12).

Kantor Kas baru ini diharapkan mampu memperluas manfaat keberadaan Rumah Yatim bagi warga sekitar, khususnya untuk para mustahik. Selain itu para donatur sekitar lokasi kantor kas baru Rumah Yatim juga lebih mudah mengakses kegiatan-kegiatan Rumah Yatim dengan berkunjung ke Kantor Kas Terdekat.

“Tujuan pengadaan kantor kas baru adalah untuk meningkatkan fasilitas pelayanan Rumah Yatim khusunya area Jakarta, yaitu bagi para donatur dan mustahik,” terang Dadan, Manajer Area Rumah Yatim Jakarta.

Dadan beserta segenap pengurus Rumah Yatim area Jakarta berharap agar Rumah Yatim menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional yang mampu mewujudkan peningkatan IPM umat dan terunggul dalam penerimaan, pengadministrasian dan penyaluran dana ZISWAHIB di Indonesia. Tentunya hal itu tak mungkin tercapai tanpa dukungan dari para donatur

Tanggal Nominal
khairun
12 Desember 2017
Rp 50.618
Hamba Allah
19 Desember 2017
Rp 25.488
aulia rio phasa
23 Desember 2017
Rp 1.000.351
Hamba Allah
23 Desember 2017
Rp 1.000.470
Hamba Allah
25 Desember 2017
Rp 25.879
Ibrahim galih akbar
29 Desember 2017
Rp 1.000.995
Usni Candra
1 Januari 2018
Rp 500.000
Hamba Allah
1 Januari 2018
Rp 200.218
Hamba Allah
1 Januari 2018
Rp 1.000.663
Hamba Allah
2 Januari 2018
Rp 25.334
Hamba Allah
3 Januari 2018
Rp 100.744
Hamba Allah
5 Januari 2018
Rp 1.000.782
Hamba Allah
8 Januari 2018
Rp 25.102
Hamba Allah
10 Januari 2018
Rp 25.466
Hamba Allah
11 Januari 2018
Rp 170.000
Hamba Allah
11 Januari 2018
Rp 170.000
Hamba Allah
11 Januari 2018
Rp 200.752
Hamba Allah
18 Januari 2018
Rp 25.120
Hamba Allah
19 Januari 2018
Rp 100.336
Hamba Allah
19 Januari 2018
Rp 200.000
Hamba Allah
19 Januari 2018
Rp 100.781
Hamba Allah
20 Januari 2018
Rp 50.856
Hamba Allah
24 Januari 2018
Rp 100.263
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 135.195
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 70.162
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 20.699
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 350.796
Hamba Allah
29 Januari 2018
Rp 100.428
Hamba Allah
31 Januari 2018
Rp 50.300
Hamba Allah
31 Januari 2018
Rp 100.997
Hamba Allah
2 Februari 2018
Rp 70.180
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 30.916
Hamba Allah
2 Februari 2018
Rp 150.909
Mustika Hayati
6 Februari 2018
Rp 500.484
Hamba Allah
6 Februari 2018
Rp 20.287
Hamba Allah
8 Februari 2018
Rp 100.184
Hamba Allah
9 Februari 2018
Rp 200.870
Hamba Allah
12 Februari 2018
Rp 300.469
Hamba Allah
14 Februari 2018
Rp 200.772
Hamba Allah
16 Februari 2018
Rp 11.590
Hamba Allah
16 Februari 2018
Rp 50.344

Total donatur : 41 orang