Detail Program

Pendidikan

Bimbel Dhuafa

Terkumpul
Rp 4.323.436
Target
Rp 1.700.000.000
Rp
, - 
PERIODE WAKTU:
356 hari

BERAKHIR PADA:
31 Desember 2018
Penerima Manfaat:
840 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
21 April 2018

Anak Asuh Tingkat SD Mulai Dikenalkan Perangkat Komputer

Sudah satu pekan, anak asuh Rumah Yatim Tegal tingkat Sekolah Dasar mengikuti bimbel komputer. Selama satu minggu ini, anak-anak belajar teori komputer.

“Untuk saat ini, anak-anak belajar pengenalan komputer hardware dan softhwarenya,” ungkap Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal Jajang Khoeruman.

Kegiatan yang diselenggarakan di asrama ini sangat disukai anak-anak. Karena selama ini anak-anak belum mendapatkan pelajaran tersebut di sekolah. Ini pertama kalinya anak-anak tahu mengenai perangkat komputer dan cara kerjanya. Di samping itu, pelajaran yang menggunakan infokus sebagai media pembelajaran membuat anak-anak lebih memahami semuanya. 

Jajang menuturkan, setelah anak-anak mengerti tentang teori komputer itu sendiri, maka akan segera melakukan praktik langsung. “Untuk saat ini pengetahuan mereka sangat minim, mereka belum tahu ini mouse atau ini keyboard maka harus dikenalkan terlebih dahulu,” ujar Jajang.


Deskripsi Program


  • Masih tinggi angka anak putus sekolah di Indonesia, dimana disampaikan kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia beberapa waktu yang lalu, bahwa di Indonesia setiap 1 menit 4 anak putus sekolah dan faktor utamanya adalah lemahnya ekonomi keluarga.
  • Bimbel hanya dinikmati sebagian besar mereka yang memiliki kecukupan finansial, sehingga peluang mendapatkan pendidikan berkualitas bagi dhuafa masih terbatas ruang.
  • Mayoritas pembelajaran di sekolah formal masih menganut sistem kolosal, bukan fokus terhadap potensi individu anak.
  • Pendampingan belajar oleh guru BP/ BK masih belum sebanding dengan kebutuhan dan jumlah peserta didik.
  • Mahalnya biaya konsultasi pendidikan terutama di bimbel-bimbel profit, sehingga kegiatan Bimbel hanya bisa dirasakan oleh kalangan tertentu saja.
  • Persaingan antar pelajar yang semakin ketat di kelas-kelas akhir, membutuhkan penguasaan mata pelajaran yang lebih. Hal ini sangat penting bagi anak-anak Yatim dan anak-anak yang berasal dari kalangan keluarga tidak mampu untuk modal mereka, agar bisa mengubah masa depan dan bisa memutus mata rantai kemiskinan di keluarganya.

Tujuan  Program

  • Membangun rasa kepercayaan diri anak (bagi mereka yang dhuafa)
  • Memberikan pelayanan pendidikan terpadu dalam hal aspek akademik dan aspek psikologis
  • Memberikan fasilitas extra learning dalam pembelajaran materi di sekolah
  • Memberikan fasilitas konsultasi pendidikan dan bimbingan untuk memasuki PTN
  • Menyaring siswa grade A dan B sedini mungkin dan memberikan persiapan secara intensif
  • Memberikan wawasan dunia perkuliahan
  • Mempersiapkan mampu bersaing dan berkompetisi di PTN dan dunia kerja

 

 

 

Penerima Manfaat Program

  • 12 Provinsi di Indonesia
  • 960 Anak Dhuafa

 

Bantu memutus rantai Kemiskinan melalui Pendidikan

“Hanya pendidikan yang berkualitas mata rantai kemiskinan itu dapat terputus”

Salurkan donasi terbaik anda untuk membantu pendidikan mereka,

Semoga Allah selalu memberkahi kita semua dan juga keluarga atas niat mulia dan kepedulian kita kepada sesama.

UPDATE #26
21 April 2018

Anak Asuh Tingkat SD Mulai Dikenalkan Perangkat Komputer

Sudah satu pekan, anak asuh Rumah Yatim Tegal tingkat Sekolah Dasar mengikuti bimbel komputer. Selama satu minggu ini, anak-anak belajar teori komputer.

“Untuk saat ini, anak-anak belajar pengenalan komputer hardware dan softhwarenya,” ungkap Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal Jajang Khoeruman.

Kegiatan yang diselenggarakan di asrama ini sangat disukai anak-anak. Karena selama ini anak-anak belum mendapatkan pelajaran tersebut di sekolah. Ini pertama kalinya anak-anak tahu mengenai perangkat komputer dan cara kerjanya. Di samping itu, pelajaran yang menggunakan infokus sebagai media pembelajaran membuat anak-anak lebih memahami semuanya. 

Jajang menuturkan, setelah anak-anak mengerti tentang teori komputer itu sendiri, maka akan segera melakukan praktik langsung. “Untuk saat ini pengetahuan mereka sangat minim, mereka belum tahu ini mouse atau ini keyboard maka harus dikenalkan terlebih dahulu,” ujar Jajang.

UPDATE #25
7 April 2018

Dua Pekan Berjalan, Anak Bimbel Gratis Rumah Yatim Aktif dalam Kelas

Dua pekan berjalan, bimbingan belajar (Bimbel) gratis Rumah Yatim memperlihatkan hasil yang baik. Bertempat di Kantor Kas Pondok Kelapa, Jalan Pondok Kelapa Raya No. 20, Jakarta Timur. Puluhan anak yatim dan dhuafa nonmukim di sekitaran kantor kas mengikuti Bimbel tersebut.

Pelaksanaan Bimbel yang diselenggarakan setiap hari, membuat anak merasa terbantu jelang USBN dan UNBK mendatang. Dari hasil pantauan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek, antusias anak terlihat saat waktu belajar dimulai. Namun, menurut tim Markom Rumah Yatim Regional Jabodetabek Nurul Fitri, setengah jam sebelum waktu belajar anak-anak sudah berada di ruang kelas.

"Alhamdulillah anak-anak semangat belajarnya luar biasa, terbukti setengah jam sebelum mulai masuk anak-anak sudah datang bersiap untuk manyambut pelajaran," ujarnya.

Sebenarnya, kata Nurul, untuk pendaftaran siswa Bimbel gratis ini sudah ditutup jauh-jauh hari. Akan tetapi antusias anak untuk mengikuti Bimbel masih terus berdatangan. Bahkan, beberapa anak melakukan pendaftaran saat Bimbel sudah berjalan beberapa hari.

"Meskipun pendaftaran sudah ditutup beberapa waktu lalu tetapi masih ada beberapa anak yang mau mendaftar untuk bisa ikut Bimbel," paparnya.

Nurul menambahkan, untuk perkembangan anak yang mengikuti Bimbel belum terlihat perkembangan yang signifikan. Akan tetapi beberapa dari anak sudah bisa berkembang secara perlahan. Perubahan  tersebut, kata dia, terjadi pada anak yang duduk di kelas lima dan enam. 

"Mereka aktif bertanya dan mereka juga cepat menyerap pelajaran yang diberikan oleh pengajar, terutama pelajaran Matematika," tutupnya.

UPDATE #24
27 Maret 2018

Rumah Yatim Kembali Buka Bimbel Gratis di Pondok Kelapa

Rumah Yatim Regional Jabodetabek kembali membuka tempat bimbingan belajar (Bimbel) gratis bagi yatim dan dhuafa. Bimbel gratis ini dibuka di Jalan Pondok Kelapa Raya No. 20, Jakarta Timur. Bimbel ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim untuk mendukung pendidikan anak yatim dan dhuafa.

Menurut Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Rusmanto, antusias masyarakat sekitar lokasi Bimbel sangat antusias. Hal ini, kata dia, terbukti dengan diantarkannya siswa pada pembukaan perdana Bimbel gratis tersebut. Selain itu, Bimbel ini pula guna mendukung pemenuhan materi tambahan bagi anak jelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mendatang. "Bukan hanya anak-anak, antusiasme para orang tua juga sangat terlihat," ujarnya.

Sebanyak 30 anak yang tinggal di sekitaran lokasi Bimbel mengikuti kegiatan ini. Siswa yang mengikuti Bimbel juga dari sejumlah tingkatan. Antara lain, dari siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Materi yang disampaikan meliputi Matermatika, Bahasa Indonesia, IPA, dan Bahasa Inggris.

Ia berharap, dengan dibukanya Bimbel gratis ini bisa membantu anak yatim dan dhuafa dalam pemenuhan pengajaran tambahan. Sehingga, kata dia, dapat membantu anak untuk menghadapi ujian mendatang.

"Harapannya anak-anak bisa mengikuti Bimbel dengan baik sehingga lulus dengan nilai yang bagus," jelasnya.

UPDATE #23
20 Maret 2018

80 Anak Yatim dan Dhuafa Aceh Ikuti Bimbel Gratis Rumah Yatim

Pendidikan merupakan aspek yang selalu diperhatikan Rumah Yatim dalam menyejahterakan dan memandirikan anak yatim dan dhuafa. Banyak sekali upaya dilakukan lembaga amil zakat ini untuk menyukseskan program. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas bimbingan belajar (bimbel) secara gratis untuk anak yatim dan dhuafa dari tingkat sekolah dasar sampai menengah atas.

Bimbel ini diadakan di seluruh cabang Rumah Yatim di Indonesia. Satu di antaranya bimbel ini digelar di Rumah Yatim Cabang Aceh. Dipaparkan Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh Maman, ada sebanyak 80 anak yatim dan dhuafa yang mengikuti bimbel ini.

Delapan puluh anak tersebut mengikuti bimbel di dua lokasi yang berbeda, yakni 40 anak bimbel di gedung PPPA Rumah Yatim Aceh Jln. Daud Beureuh no 177 Kuta alam Bandar baru dan 40 anak lainnya bimbel di asrama Rumah Yatim  Jl. Residen Danubroto, Geuceu Komp., Banda Raya, Kota Banda Aceh.

Maman menuturkan, 80 peserta bimbel ini ditempatkan sesuai dengan tempat tinggalnya, seperti peserta bimbel yang tinggal di wilayah Syiah Kuala, Alue naga, Lamdingin, Kaju, Neuhen, Darussalam, Bait mereka mengikuti bimbel di gedung PPPA. Sedangkan peserta bimbel dari wilayah Lambung, Blang Oi, Punge Blang cut, Neusu, Lhoknga, Lampeneurut, mengikuti bimbel di asrama Rumah Yatim.

Untuk pengajarnya, Rumah Yatim sudah menyediakan para pengajar profesional dalam bidang pelajaran tertentu. Sedangkan untuk waktu pelaksanaannya, kegiatan ini digelar setiap hari Jumat dan Minggu. 

“Kami memilih hari Jumat dan Minggu, dikarenakan di kedua hari tersebut, anak-anak mempunyai banyak waktu luang, sedangkan di hari lainnya mereka disibukan dengan kegiatan sekolah dan keagamaan yang sangat padat,” paparnya, Selasa (20/3).

Ia menambahkan jika dalam bimbel ini mereka tidak hanya belajar mata pelajaran akademik saja, melainkan pelajaran keagamaan. Di antaranya baca tulis Alquran, akidah maupun akhlak pun mereka pelajari.

Ia berharap, bimbel ini dapat menjadi penunjang prestasi dan cita-cita para peserta bimbelnya. Juga dapat menjadikan mereka generasi yang taat pada agama. Maman pun berharap semakin banyak lagi anak yatim dan dhuafa yang mengikuti bimbel ini.

UPDATE #22
19 Maret 2018

Bimbel Gratis Bagi Anak Yatim dan Dhuafa di Bubulak Bogor

Bimbingan belajar (Bimbel) gratis diselenggarakan perdana Rumah Yatim Regional Jabodetabek di Jalan Raya KH. Abdullah Bin Nuh No. 89, Bubulak, bogor, Jumat (16/3). Bimbel ini merupakan program Rumah Yatim untuk mendukung pemberian pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa.

Pelaksanaan Bimbel perdana ini merupakan bentuk perhatian Rumah Yatim Regional Jabodetabek di lingkungan sekitar kantor cabang. Sebanyak 20 anak mengikuti Bimbel perdana di Bubulak kali ini. Seluruhnya merupakan siswa sekolah dasar kelas dua, empat, serta enam.

Menurut pemaparan salah seorang dari Tim Pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto, Bimbel gratis ini bertujuan untuk membantu anak-anak prasejahtera di wilayah tersebut. Sehingga, anak prasejahtera bisa mendapatkan tambahan materi akademik lebih baik.

Selain itu, Bimbel gratis ini pula guna mendukung persiapan siswa kelas enam yang akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mendatang. Sehingga, siswa kelas enam bisa mempersiapkan ujian lebih maksimal. Agar, mendapatkan nilai yang memuaskan.

"Supaya anak-anak lebih siap lagi menghadapi Ujian Nasional di sekolah," ujarnya.

 

UPDATE #21
14 Maret 2018

Bimbel Gratis Rumah Yatim Bagi Yatim dan Dhuafa Beringin Raya

Bimbingan belajar (Bimbel) gratis telah dijalankan Rumah Yatim Regional Jabodetabek di Beringin Raya, Tangerang. Bimbel gratis ini diperuntukan bagi anak yatim dan dhuafa. Pelaksanaan Bimbel sendiri disesuaikan dengan jadwal siswa yang notabene menjalankan full day school. 

Menurut pemarapan salah seorang dari tim Pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto, pelaksanaan Bimbel ini memanfaatkan ruangan yang ada di kantor cabang Rumah Yatim Jabodetabek. Sasaran utama Bimbel ini merupakan masyarakat yang berada di sekitaran kantor cabang.

"Tapi tidak semua kantor cabang Rumah Yatim ada fasilitas Bimbelnya. Hanya cabang tertentu yang memungkinkan untuk bisa dilaksanakan Bimbel gratis ini," paparnya.

Ia menambahkan, seluruh siswa yang mengikuti Bimbel akan diberikan bahan ajar yang mendukung jelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mendatang. Meliputi, mata pelajaran Matermatika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.

Dia pula berharap, dengan adanya Bimbel gratis ini anak-anak yang kurang mampu bisa mendapatkan porsi yang maksimal dalam belajar. Sehingga, mereka semua bisa mendapatkan fasilitas yang sama seperti anak-anak pada umumnya.

Pada pelaksanaan Bimbel ini, diikuti sekitar 30 anak. Seluruhnya, kata Rusmanto, dibagi menjadi tiga kelompok belajar. Sehingga, dalam mendapatkan asupan materi bisa maksimal. Bimbel seperti ini pula, sambungnya, akan dibuka di Kantor Cabang Bubulak Bogor minggu ini.

UPDATE #20
8 Maret 2018

Bimbel Gratis Bagi Yatim dan Dhuafa Digelar di Gedung PPPA Medan

Rumah Yatim Cabang Medan menggelar kegiatan bimbingan belajar (Bimbel) gratis untuk anak yatim dan dhuafa di wilayah Medan. Kegiatan ini digelar setiap sore di gedung Pusat Pengembangan Potensi Anak (PPPA) di Jl. Kapten Muslim No.7, Dwikora, Medan Helvetia, Kota Medan.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Medan Harun, tujuan dari program Bimbel ini adalah untuk memberikan fasilitas penunjang pendidikan anak yatim dan dhuafa. Untuk menyukseskan program ini, pihak Rumah Yatim telah bekerjasama dengan beberapa guru profesional dan anggota Sahabat Rumah Yatim Medan. 

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan beberapa pengajar profesional dan anggota Sahabat Rumah Yatim, insya Allah mereka siap membantu kami menyukseskan program ini,” ungkapnya, Rabu (7/3).

Ada 20 anak yatim dan dhuafa dari berbagai tingkatan yang telah mengikuti Bimbel ini. Dalam kegiatannya, mereka mendapat bimbingan seputar materi pembelajaran sekolah, tugas sekolah dan bimbingan materi pembelajaran UN maupun SBMPTN. 

Ia mengatakan, peserta Bimbel ini didominasi oleh siswa dari tingkat sekolah dasar. Ada 12 anak dari tingkat SD mengikuti kegiatan ini, sisanya ada lima anak dari tingkat SMP dan tiga anak dari tingkat SMA. Ia pun mengatakan jika Rumah Yatim akan terus menambah jumlah peserta Bimbel ini. 

“Ini adalah salah satu langkah kami untuk memandirikan mereka, semoga Bimbel ini bisa menjadi salah satu jalan mereka untuk meraih kesusksesan,” ujar Harun.

UPDATE #19
6 Maret 2018

Rumah Yatim Kalimantan Buka Bimbel Gratis Perdana

Upaya mengentaskan banyaknya anak putus sekolah, Rumah Yatim Kalimantan membuka bimbingan belajar (Bimbel) reguler gratis secara perdana untuk anak yatim dan dhuafa, guna membantu anak nonmukim mendapatkan pembelajaran tambahan, di Kantor Kas Layanan Zakat Banua Anyar, Sabtu (3/3). Bimbel ini merupakan salah satu program Potensi Pengembangan Anak (PPA) di Area Kalimantan.

Bendahara Area Kalimantan Utari menjelaskan, kegiatan ini mayoritas untuk pelajaran tingkat SMP dan SMA. Adapun yang dipelajari seperti pelajaran IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa inggris. Rencananya pembelajaran Bahasa Arab akan dimunculkan dalam program PPA ini. Adapun pengadaan kegiatan tersebut, agar anak-anak nonmukim khususnya yang kurang mampu dapat menambah ilmu melalui program ini. 

“Alhamdulillah dari Rumah Yatim bisa menyalurkan bantuan untuk Bimbel gratis ini, kita memprioritaskan yang gak mampu, supaya merasa percaya diri dengan teman-teman yang ikut Bimbel di lembaga yang sudah terkenal,” jelasnya, saat dihubungi jurnalis Rumah Yatim, Senin (5/3).  

Kendati demikian, menurutnya anak-anak sangat antusias dan senang. Karena di Bimbel itu, mereka bisa mendapat pelajaran tambahan. Ketika ada tugas sekolah, maka di Bimbel itulah dibahas dan dipelajari. Agenda Bimbel yang sudah dibuat yakni Sabtu pukul 16.00, sedangkan Minggu, pukul 11.00 waktu setempat.

Bahkan dalam program itu, kata Utari, sarana prasarana untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Agar nantinya memberikan kenyamanan bagi anak-anak dalam belajar. Ada sekitar 17 anak nonmukim yang mengikuti Bimbel ini. Selain itu, pihaknya juga sudah mempromosikan program yang sudah berjalan itu, kepada para donatur, agar nantinya dapat meluangkan waktu untyk ikut berpartisipasi dalam Bimbel itu. 

“Alhamdulillah sudah dipromosikan langsung ke donatur. Barangkali berminat untuk menyumbang ataupun berpartisipasi,” ungkapnya. 

Sementara itu, lanjut dia, pemenuhan tenaga pengajar merekrut dari Mahasiswa Universitas Lambumangkurat Kalimantan, yang berkompeten dan ahli di bidangnya. Kemudian ia menambahkan, pihaknya mengusahakan agar proses belajar mengajar Bimbel ini, untuk setara dengan program Bimbel pada umumnya.

“Insya Allah Rumah Yatim bisa mengusahakan dengan baik, Bimbel yang ada di luar sana, kita berusaha untuk setara dengan lembaga Bimbel terkenal lainnya,” paparnya.  

Ia berharap, melalui Bimbel ini, anak-anak bisa menggali potensi yang dimilikinya melalui program ini, serta ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat untuk orang lain. Sedangkan untuk para orangtuanya bisa memfasilitasi pendidikan anak-anaknya dengan mengikutsertakan. Karena hal itu demi membentuk masa depan anak-anak.

UPDATE #18
28 Februari 2018

Rumah Yatim Buka Bimbel Gratis Bagi Yatim dan Dhuafa di Jawa Barat

Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan bimbingan belajar (Bimbel) gratis bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Bimbel gratis ini, perdana dibuka di Kantor Layanan Rumah Yatim, Jalan Terusan Jakarta No. 241 Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (27/2).

Bimbel gratis ini rencananya akan dibuka di dua lokasi berbeda. Lokasi kedua akan dibuka di Pusat Pengembangan Potensi Anak, Jalan Buah Batu No. 296, Cijagra, Lengkong, Kota Bandung. Menurut pemaparan Manager Area Jawa Barat, Deni Rustandi, Bimbel ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim Jawa Barat kepada siswa kurang mampu di Jawa Barat.

"Ini untuk menunjang kemampuan akademik siswa, selain pelajaran dari sekolah," jelasnya.

Apalagi, sambung Deni, siswa yang Bimbel tersebut merupakan siswa yang akan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Selain itu, kata dia, Bimbel ini pula akan didampingi guru profesional yang ahli dalam mata pelajaran yang akan di ujikan. 

Bimbel ini pula didukung oleh salah satu bank swasta nasional, CIMB Syariah. Dukungan CIMB di antaranya untuk memberikan fasilitas dan operasional pelaksanaan Bimbel gratis ini. Selain itu, sambungnya, Bimbel ini akan dijalankan hingga siswa memasuki masa ujian. "Kami prioritaskan siswa yang kurang mampu dan yatim," ujarnya.

Namun, ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan ada Bimbel gratis untuk siswa yang berencana akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini, akan diterapkan Rumah Yatim Jawa Barat untuk memberikan fasilitas latihan ujian masuk perguruan tinggi.

"Insya Allah ke depannya jika memungkinkan akan kami buka untuk mereka yang akan lanjut kuliah," tutupnya.

UPDATE #17
24 Februari 2018

Kantor Baru Rumah Yatim Surabaya Gelar Bimbel Perdana

Program bimbingan belajar (Bimbel) mulai digiatkan oleh Rumah Yatim Surabaya untuk membina anak-anak asuh di kantor barunya yang berada di Jl. Klampis Jaya No. 37, dijadwalkan setiap pada Senin dan Jumat.

Kehadiran tempat Bimbel ini merupakan langkah Rumah Yatim Surabaya memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar dan membuktikan bahwa kantor tersebut benar-benar ada kegiatannya. Sehingga diharapkan dapat menambah kepercayaan masyarakat bahwa Rumah Yatim Surabaya hadir untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa yang kurang mendapatkan perhatian dalam belajarnya.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya Agus Muhammad Yusuf , program ini adalah program satu tahun di mana dengan maksud untuk membantu anak-anak yatim dan dhuafa untuk mempersiapkan Ujian Nasional (UN) dengan mata pelajaran yang dikuasai yakni Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Karena itu di prioritaskan anak-anak yang hadir adalah anak-anak yang duduk di tingkat akhir yakni kelas 6 SD, 9 SMP dan 12 SMA. Hal itu bertujuan untuk menunjang keberhasilan mereka memasuki jenjang sekolah berikutnya, baik itu menuju SMP dan SMA maupun perguruan tinggi. 

Meski begitu Agus pun tidak melarang anak-anak di bawah tingkat tersebut untuk mengikuti Bimbel. Terbukti pada Senin (19/2) Agus pun terjun langsung membimbing anak-anak untuk mengawali hadirnya Bimbel ini menerima anak-anak kelas 4 SD. 

“Ini program satu tahun, tapi bila ada anak di bawah anak-anak di tingkat akhir, maka tahun depannya mereka akan lebih dimantapkan belajarnya,” ungkap Agus.

UPDATE #16
23 Februari 2018

Bimbel Alquran Gratis untuk Masyarakat Sleman

Selain memberikan fasilitas bimbingan belajar akademik untuk anak yatim dan dhuafa di wilayah Sleman, Rumah Yatim Area Yogyakarta juga memberikan fasilitas bimbingan belajar (Bimbel) Alquran gratis untuk masyarakat di wilayah Sleman. Berbeda dengan Bimbel akademik yang dikhususkan untuk anak yatim dan dhuafa, Bimbel Alquran ini diperuntukan untuk semua usia.

Bimbel akademik digelar di kantor kas Jl. Palagan Tentara Pelajar, Ruko Palagan, Sariharjo, Ngalik, Sleman. Sedangkan, Bimbel Alquran Rumah Yatim digelar di gedung Rumah Quran, Jl. Wahid Hasyim Gg. Jodipati no. 8 Condongcatur, Depok, Sleman, atau terletak sekitar 5 km dari Asrama Kaliurang dan Monjali.

Menurut pengelola Bimbel Alquran Faizin, Bimbel ini digelar setiap hari Selasa, Rabu, Jumat, pukul 18:30-19:30 WIB. Ada banyak kegiatan yang digelar di Rumah Quran. Di antaranya belajar baca tulis Alquran, tajwid, menghafal Alquran, hadits, doa shalat, dan doa sehari-hari. Peserta bimbelnya pun beragam, ada dari kalangan anak-anak, remaja, mahasiswa sampai orang tua.

Faizin mengatakan, tujuan Rumah Yatim mengadakan Bimbel Alquran ini adalah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Yogyakarta. Tidak hanya itu, tujuan lain didirikan Rumah Quran ini adalah untuk mencetak generasi pecinta Alquran dan hafidz di wilayah Yogyakarta khususnya Sleman. 

Ia pun mengatakan bahwa persyaratan menjadi peserta didik Bimbel ini sangatlah mudah. Calon peserta didik tinggal mengunjungi asrama Rumah Yatim Kaliurang atau Monjali untuk mengisi formulir pendaftaran dan mengatur jadwal bimbingan. "InsyaAllah bimbingan ini tidak dipungut biaya,” tutupnya.

UPDATE #15
22 Februari 2018

Rumah Yatim Buka Bimbel Gratis Bagi Yatim dan Dhuafa Yogyakarta

Rumah Yatim Area Yogyakarta buka fasilitas bimbingan belajar (Bimbel) gratis untuk anak yatim dan dhuafa di wilayah Sleman, Yogyakarta.

Bimbel ini digelar di kantor kas Rumah Yatim Jl. Palagan Tentara Pelajar, Ruko Palagan, Sariharjo, Ngalik, Sleman, setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu pukul 19:00-21:00 WIB.

Menurut Manajer Area Rumah Yatim Yogyakarta, saat ini sudah ada sebelas anak dari tingkat SMA dan SMP yang mengikuti Bimbel ini. Ke sebelas peserta Bimbel diajari oleh lima pengajar yang  profesional di berbagai pelajaran. 

"Bimbel ini merupakan salah satu upaya kami  dalam memberikan perhatian kepada anak yatim dan dhuafa di wilayah Yogyakarta khususnya Sleman. Insya Allah ke depannya kami akan  menambah peserta bimbelnya," ujar Arifin, Rabu (21/2).vIa berharap, Bimbel ini bisa menjadi penunjang prestasi peserta Bimbel.

Semoga Allah memudahkan segala niat bagi kita semua. Agar kami bisa mewujudkan bimbel gratis bagi yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia, kami membutuhkan bantuan dan juga partisipasi dari masyarakat semua. Tanpa adanya bantuan dari para donatur dan juga para pejuang kebaikan maka misi kami dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui bidang pendidikan tidak dapat terwujud.

UPDATE #14
21 Februari 2018

Bekal Masa Depan, Anak Asuh NTB Bimbel Bahasa Arab

Bahasa Arab merupakan bahasa resmi internasional yang dipelajari oleh masyarakat Indonesia, khususnya muslim. Namun pada praktiknya, mempelajari Bahasa Arab memiliki tingkat kesulitan yang tinggi apalagi tanpa dukungan dari pihak lingkungan sekitar yang asing dengan bahasa tersebut.

Hal itu pun dirasakan anak-anak asuh NTB yang cukup kesulitan mempelajari bahasa tersebut. Hingga kini, anak-anak sudah mempelajari Bahasa Arab lebih dari satu tahun. Masih belum juga menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Karena mereka tidak bersekolah di sekolah yang berbasis Islam. Lingkungan sekitar pun tidak menggunakan bahasa tersebut menjadi bahasa sehari-hari.

Namun, Kepala Cabang Rumah Yatim NTB Amir Sumarna, tidak berkecil hati. Dirinya sudah memberikan yang terbaik bagi anak-anak, meski belum terlalu mahir dalam berbahasa Arab. Tapi mereka cukup memiliki bekal untuk masa depan.

Melihat itu semua, Amir pun akan mengkaji ulang bimbingan belajar (Bimbel) Bahasa Arab dengan gurunya. Hal ini untuk ditindak lanjuti dengan mencari metode pengajaran yang berbeda dan lebih efektif atau mengganti dengan Bimbel lain yang akan jauh lebih bermanfaat untuk anak-anak kelak. 

“Saya akan mendiskusikan lagi dengan gurunya, jika ada metode efektif agar anak-anak bisa mahir maka akan dilanjut. Jika tidak, maka mungkin kita ganti dengan Bimbel lain, salah satunya Bahasa Inggris yang selama ini sudah berjalan,” ungkapnya.

UPDATE #13
17 Februari 2018

Bimbel Gratis untuk Persiapan Menjelang UN

Menjelang Ujian Nasional 2018, Asrama Rumah Yatim Kedaton Lampung, mengadakan bimbingan belajar (Bimbel) reguler gratis untuk anak asuh mukim asrama dan anak asuh nonmukim. Kegiatan ini digelar di Asrama Kedaton, Jalan Sultan Agung No 37, Kedaton, Bandar Lampung, Rabu (14/2). Bimbel ini merupakan upaya para pengurus asrama dalam memperdalam kemampuan anak-anak dalam menghadapi Ujian Nasional. Bimbel ini dilaksanakan setiap hari Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu pukul 14.00 hingga 16.00 waktu setempat.

Kepala Asrama Kedaton Hendi mengungkapkan, Bimbel ini diperuntukkan bagi siswa tingkat SD dan SMP, namun yang lebih diutamakan adalah tingkat SD. Bimbel yang sudah ada sejak tahun 2014 ini, dipersiapkan kembali dalam menghadapi Ujian Nasional, dengan mempelajari kisi-kisi.

“Insya Allah kita akan mempersiapkan, dalam menghadapi UN dengan mempelajari kisi-kisi mata pelajaran berupa rangkuman, di sekolah mereka juga ada jam tambahan, khawatirnya jam tambahan itu hanya tinggal capeknya saja, maka kita fokuskan di asrama,” jelasnya.

 

Sementara itu, kata Hendi, pelajaran yang sudah dipelajari di sekolah, maka di asrama akan diperdalam kembali, dengan memberikan kiat-kiat jitu. Agar anak-anak bisa menyelesaikan soal-soal dengan rumus yang tepat. Adapun mata pelajaran yang menjadi fokus dalam Bimbel ini di antaranya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk pengajarnya, pihak asrama merekrut dua guru SD dan satu mahasiswa. 

“Gak lama lagi kan mau menghadapi UN, ngasih ancang-ancang persiapan supaya mereka tidak kaget, yaitu dengan dipelajari kisi-kisi, dan cara-cara penyelesaiannya. Karena mereka masih banyak yang kurang, maka harus banyak dilatih lagi,” paparnya. 

Oleh karena itu, sambungnya, berbagai kesulitan dan minimnya pengetahuan anak-anak terhadap rumus penyelesaian soal matematika dan IPA, akan dibantu oleh para pengajar di Bimbel tersebut. Agar nantinya anak asuh bisa mengerjakan soal-soal UN dengan tepat. 

“Semua persoalan di UN yang akan keluar, untuk saat ini kita akan fokus bantu menerapkan untuk anak-anak. Contoh, otomatis kita harus cari rumus, mereka dikenalkan dengan rumusnya dulu, sebelum mereka mengetahui soalnya,” ungkapnya, Kamis (15/2). 

Bukan hanya anak mukim, ia berharap, dengan adanya Bimbel di Rumah Yatim ini, bisa juga dirasakan oleh anak nonmukim di sekitar asrama. Selain itu, adanya Bimbel ini dapat menjadi jembatan bagi anak-anak dalam menghadapi UN 2018. Ia berharap minimnya sarana prasarana yang ada saat ini di asrama, dapat segera terpenuhi.

UPDATE #12
14 Februari 2018

Rumah Yatim Jabodetabek Buka Bimbel Gratis di 14 Kantor Cabang

Rumah Yatim Regional Jabodetabek membuka fasilitas bimbingan belajar (Bimbel) gratis. Bimbel ini rencananya akan buka di 14 kantor cabang Jabodetabek. Salah satu cabang yang sudah membuka ialah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (12/2). Program Bimbel gratis merupakan pemberian bimbingan belajar kepada anak-anak, terutama anak yatim dan dhuafa.

Menurut pemaparan, Tim Pendayagunaan Regional Jabodetabek Rusmanto, Bimbel tersebut memang tidak dipungut biaya. Akan tetapi, tidak mengurangi dari kualitas pendidikan dalam Bimbel tersebut. Program ini, tambah dia, bertujuan agar anak-anak yatim dan dhuafa mendapatkan kesetaraan dalam mendapatkan fasilitas pendidikan. Salah satunya, dengan memberikan pendidikan tambahan di luar sekolah.

"Karena kita tahu bahwa untuk mendapatkan pendidikan tambahan di luar sekolah terutama para orang tua harus mengeluarkan biaya tambahan," jelasnya.

Ia menambahkan, apalagi sebagian besar masyarakat yang nantinya akan diberikan fasilitas Bimbel gratis ini merupakan berekonomi lemah. Berangkat dari situlah, tambah dia, salah satu tujuan dari program ini diadakan. Agar orangtua anak tidak lagi merasa terbebani dengan mengeluarkan biaya tambahan. Untuk pelaksanaan Bimbel itu sendiri akan dibuka dalam waktu dekat ini. 

"Insya Allah dalam waktu dekat ini, setelah formulir pendaftaran semuanya terkumpul dan kita bisa mengetahui jadwal hari yang mereka isi di formulir yang telah kita sediakan," paparnya.

Selain itu, bimbingan belajar gratis ini akan dibuka untuk siswa sekolah dasar hingga siswa menengah atas. Untuk pelaksanaannya sendiri akan dilakukan setiap hari. Hal ini guna mendukung tambahan materi, apalagi beberapa bulan lagi siswa kelas 6, 9, dan 12 akan menjalani Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). "Kita adakan setiap Hari kecuali hari minggu," ujarnya.

Rusmanto berharap, dengan Rumah Yatim membuka program Bimbel gratis ini, anak-anak menjadi generasi penerus yang berprestasi. Selain itu, program Bimbel gratis ini bisa membantu anak-anak kurang mampu. Sehingga tetap bisa mendapatkan bimbingan belajar dan mengejar cita-cita yang mereka harapkan seperti anak-anak pada umumnya.

 

UPDATE #11
5 Februari 2018

Jelang USBN 2018, Anak Asuh Gencar Bimbel Bahasa Asing

Menjelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2018, anak asuh Rumah Yatim Banjarbaru Kalimantan, gencar melaksanakan Bimbel Bahasa Inggris di Asrama Banjarbaru, Minggu (4/1). Kegiatan ini rutin dilaksanakan seminggu sekali ketika weekend, untuk mengasah kemampuan anak asuh dalam berbahasa asing. 

Menurut Manajer Area Kalimantan, Indra Abdullah menjelaskan, hal itu dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, karena merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki. Hal itu untuk memudahkan anak-anak dalam memahami Bahasa Inggris

Selain Bahasa Inggris. Indra mengungkapkan keterampilan bahasa yang ditekankan harus dikuasai anak asuh ialah Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Dikarenakan Bahasa Arab merupakan Bahasa Alquran  yang harus dipahami maknanya, dan Bahasa Indonesia juga merupakan mata pelajaran yang akan masuk di USBN mendatang. 

“Keterampilan bahasa yang harus dikuasai, yang jelas Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Indonesia ini adalah mata pelajaran yang akan di USBN kan,” jelasnya kepada jurnalis Rumah Yatim, Minggu (4/1).

 

Perkembangan anak asuh dalam menjalani Bimbel yang sudah berdiri sejak tahun 2017 itu, lanjutnya, sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Terbukti ketika dirinya menguji anak asuh dengan pertanyaan menggunakan Bahasa Inggris, anak-anak langsung menjawabnya dengan respon yang baik dan mengerti. Bahkan 10 menit sebelum dimulai, anak-anak sudah antusias dalam mempersiapkannya.

“Alhamdulillah perkembangannya sudah ada, jadi ketika mereka ditanya sudah nyambung, kadang sama saya juga suka ditanya dengan Bahasa Inggris mereka langsung connect, so far so good lah, ga ada masalah,” terangnya. 

Ia berharap dengan adanya Bimbel ini, dapat membantu dan memudahkan mereka dalam keterampilan berbahasa, sehingga hal itu dapat lebih mudah anak asuh fahami. Kemudian banyak manfaatnya ketika anak asuh memiliki kemampuan berbahasa. 

“Mudah-mudahan mereka menjadi anak-anak yang hebat dan pintar, bisa mahir berbahasa Inggris, sehingga nanti kalau ada olimpiade, dan kalau bule datang, mereka bisa Bahasa Inggris,” pungkasnya.

UPDATE #10
1 Februari 2018

Gedung PPPA Medan, Wadah Baru Anak-anak Belajar

Rumah Yatim Cabang Medan resmi membuka kantor kas dan gedung PPPA baru di Jl. Kapten Muslim No.7, Dwi Kora, Medan Helvetia, Kota Medan. Peresmian ini mendapat apresiasi dan respon positif dari pihak pemerintah, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Kepala Cabang Rumah Yatim Medan Harun mengungkapkan, selain menyediakan kantor layanan zakat, Rumah Yatim pun akan menyediakan tempat bimbingan belajar (Bimbel) untuk mewadahi anak yatim dan dhuafa belajar. “Kegiatan Bimbel ini gratis, tidak dipungut biaya apapun,” ungkapnya, Senin (31/1).

Ia mengaku, pihak Rumah Yatim sudah bekerjasama dengan pihak professional yang nantinya menjadi guru atau mentor anak-anak. Ada sekitar 40 anak yatim dan dhuafa akan mengikuti Bimbel ini.

Ia menjelaskan, lepas dari soft opening, Rumah Yatim masih membenahi sarana prasarananya. Rencananya, Bimbel dilakukan di lantai 2, dan ruangan yang cukup luas ini akan disekat menjadi 3 kelas. 

“Rumah Yatim ingin menjadi bagian dari elemen yang membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. Terutama bagi anak-anak yang sangat membutuhkan, mengingat biaya Bimbel saat ini cukup mahal. Alhamdulillah, respon warga cukup antusias mendengar akan diadakannya Bimbel ini,” ucapnya. 

Harun menegaskan fokus utamanya bertahap mengadakan sarana dan fasilitas. Mengenai kegiatan-kegiatan berikutnya akan menyusul ditentukan kemudian melihat perkembangan dari apa yang anak-anak butuhkan.


"Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula". (HR. Bukhari dan Muslim)

UPDATE #9
31 Januari 2018

Latih Bahasa Asing, Asrama Bintaro Rutin Gelar Bimbel

Asrama Rumah Yatim Bintaro yang berada di Jalan Cut Mutia II Blok FG2 No. 38 Bintaro Tangerang memiliki jadwal khusus untuk melakukan tes dan melatih kemampuan berbahasa anak-anak asuh mukimnya. 

Kepala Asrama Rumah Yatim Bintaro Dedi Jimah memaparkan, kegiatan bimbingan belajar (Bimbel) Bahasa Inggris ini merupakan salah satu upaya dalam melakukan edukasi berbahasa asing. Agar anak asuh terbiasa dan bisa digunakan dalam kegiatan keseharian.

“Biasanya anak-anak Bimbelnya setiap sehabis ashar sampai menjelang magrib. Semuanya senang dan antusias, Alhamdulillah. Ini termasuk salah satu cara agar anak asuh mampu berbahasa dan tidak hanya belajar di sekolah saja tapi Bimbel di asrama juga," jelas Dedi ketika diwawancarai jurnalis Rumah Yatim, Kamis (26/1).

Ia menambahkan, kegiatan Bimbel ini bermula dari salah satu program yang digencarkan Rumah Yatim dan merupakan bentuk pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Kepala Asrama yang patuh dan mengikuti SOP Rumah Yatim.

“Alhamdulillah setelah terlaksana, Bimbelnya benar-benar bermanfaat. Ada perbedaan yang signifikan kepada anak-anak asuh, terlebih kepada siswa yang SMP, karena mereka sangat membutuhkan Bimbel ini,” tutupnya mengakhiri wawancara.

UPDATE #8
29 Januari 2018

Bimbel Gratis Bagi Yatim dan Dhuafa Februari Mendatang

Rumah Yatim Jawa Barat berencana akan membuka bimbingan belajar (Bimbel) gratis bagi anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini rencananya akan dilakukan di Asrama Antapani serta kantor layanan zakat Rumah Yatim yang berada di Buah Batu. Kegiatan ini, merupakan upaya Rumah Yatim untuk mendukung pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar, Solehudin, pelaksanaan kegiatan Bimbel tersebut akan dimulai pada Februari mendatang. Sasaran kegiatan ini merupakan siswa yang duduk di bangku sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas.

"Nanti kegiatan ini untuk siswa kelas enam, sembilan, dan 12," paparnya, saat diwawancarai di sela-sela kegiatan santunan sembako di Antapani, Minggu (28/1).

Sejumlah mata pelajaran yang akan di Bimbelkan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, serta Matematika. Mata pelajaran ini, tambah dia, dipilih agar siswa bisa mendapatkan tambahan materi menjelang ujian mendatang. Sehingga siswa bisa mempersiapkan kemampuan akademiknya menjelang pelaksaaan ujian.

Rencananya, kata Solehudin, kegiatan Bimbel ini akan diadakan dua shift setiap harinya. Untuk shift pertama akan dilaksanakan pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan untuk shift kedua akan dilaksanakan pada pukulb16.00 hingga 19.00 WIB. Namun, kata dia, penyesuaian jadwal ini bisa berubah. Hal ini akan dilihat dari kegiatan full day school yang sudah berlanjut di beberapa wilayah. "Jadwal ini bisa berubah, nanti dilihat dari jadwal sekolah pada biasanya," jelasnya.

Ia menambahkan, prioritas utama siswa yang mengikuti Bimbel ini merupakan dari kalangan kurang mampu dan anak yatim. Hal ini guna memberikan ruang akademik lebih yang selama ini belum bisa didapatkan oleh anak-anak tersebut. Selain itu, tambah dia, anak-anak yang berada di sekitaran wilayah asrama Rumah Yatim menjadi sasaran utama. "Jumlahnya hanya akan ada sekitar 60 siswa untuk Bimbel, dan kita pecah di dua lokasi tersebut," ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan, sambung Solehudin, hasil dari masukan sejumlah masyarakat yang berada di setiap wilayah Asrama Rumah Yatim Jabar. Hal itu lantas, menggugah Rumah Yatim untuk memberikan ruang bagi mereka. Sehingga, anak-anak yang mempunyai kemampuan lebih tetapi berekonomi lemah bisa terbantu. "Kebanyakan di luar sana biaya Bimbel cukup mahal, jadi di sini kami berikan gratis," pungkas Solehudin.

UPDATE #7
24 Januari 2018

Anak Asuh Cinere Giat Bimbel Setiap Selasa Malam

Anak asuh Asrama Rumah Yatim Cinere giat mengikuti bimbingan belajar (Bimbel) matematika di Asrama Cinere, Jalan Karang Tengah No.9, Jakarta Selatan, Selasa (23/1) malam. Kegiatan ini merupakan rutinitas asrama guna mendukung dan mematangkan ilmu yang didapatkan anak asuh dari sekolah.

Semangat itu terlihat saat Rivan Febrian Zulfahmi, mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) memberikan materi. Materi yang disampaikan Rivan meliputi hitungan dasar untuk anak asuh yang duduk di bangku sekolah dasar. Sedangkan untuk anak asuh lainnya, tetap mengikuti proses Bimbel dengan materi yang didapatkan dari sekolah.

Pertanyaan demi pertanyaan, keluar dari sejumlah anak asuh yang belum paham dengan pola matematika yang diberikan. Rivan dengan cekatan dan sabar menjelaskan tahap demi tahap perhitungan yang disampaikannya.

"Butuh kesabaran untuk mengajari anak-anak, karena mereka cepet mengantuk," paparnya.

Selain itu, Rivan merupakan pengajar Bimbel di Asrama Cinere yang sudah memberikan ilmunya sejak lama. Bahkan, menurut Kepala Asrama Cinere, Imanudin, Rivan sudah seperti keluarga bagi penghuni asrama. Sebelumnya, Rivan memberikan pelatihan kepada anak asuh untuk mengoperasikan komputer. Akan tetapi kali ini, ia bersedia pula membagikan ilmu matematikanya. 

Proses pembelajaran matematika di Asrama Cinere pada Selasa malam dan dimulai setelah shalat isya. Hal ini dikarenakan menghindari waktu belajar diniyah yang dilakukan anak asuh. Sesaat sebelumnya, anak asuh memang difokuskan untuk murojaah ayat Alquran maupun hadist yang sudah dihafal.


“Sedekah yang paling utama adalah orang islam yang belajar suatu ilmu kemudian diajarkan ilmu itu kepada orang lain.”(HR. Ibnu Majah)

UPDATE #6
22 Januari 2018

Les Tambahan Tingkatkan Kemampuan Bahasa Asing Anak Asuh

Anak asuh Asrama Rumah Yatim Tanjung Karang Lampung, rutin melaksanakan les Bahasa Inggris, yang dilakukan dua kali dalam seminggu. Hal itu merupakan salah satu keinginan anak asuh, untuk meningkatkan kemampuan lancar berbahasa Inggris, agar bisa bersaing, karena sebelumnya kegiatan tersebut sempat tertunda.   

“Sebenarnya sudah lama, hanya saja kegiatan les ini untuk siswa yang akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Untuk tahun ini kita mengadakan lagi les Bahasa Inggrisnya, mulai bulan Januari,” papar Pengurus Asrama, Dwi.

Adapun tujuan dari diadakannya les tersebut, kata Dwi, untuk membantu anak asuh dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Terlebih seiring berkembangnya jaman, hal ini dapat menambah wawasan anak asuh. Terutama Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. 

“Untuk belajar agar dapat berbahasa Inggris dan menambah wawasan anak dalam berbahasa asing,” imbuhnya. 

Berawal dari keinginan yang besar untuk bisa lancar berbahasa, ia mengungkapkan anak asuh mengusulkan kepada Kepala Asrama untuk dilaksanakan kembali kegiatan tersebut. Karena anak asuh mulai merasakan betapa pentingnya belajar Bahasa Inggris, terutama untuk mereka yang akan menghadapi USBN. 

Dihadirkannya pengajar dari luar yang merupakan permintaan langsung dari para anak asuh, ia mengaku hal itu membuat anak asuh senang dan bersemangat. Terlebih hal itu dapat membantu mereka dalam memahami setiap kosa kata dan struktur Bahasa Inggris. 

“Alhamdulillah selama les mereka senang, dan enjoy,” ujarnya. 

Dwi berharap, dengan adanya kegiatan rutin tersebut, kelak anak asuh dapat lebih percaya diri dalam berbicara menggunakan Bahasa Inggris, untuk bisa bersaing di dalam negeri hingga di kancah internasional. Terlebih ia mengatakan, dapat lebih baik lagi dalam pembelajaran yang diberikan gurunya, tentunya untuk pendidikan yang lebih baik.


#BimbelDhuafaUntukMendukungPendidikanMerekaYangTakMampu

UPDATE #5
18 Januari 2018

Dukung Anak Pandai Berbahasa, Asrama Fasilitasi Bimbel

Anak asuh Rumah Yatim Duren Sawit mendapatkan bimbingan belajar (Bimbel) Bahasa Inggris. Kegiatan Bimbel diberikan oleh salah seorang donatur di Asrama Duren Sawit, Jalan Kolonel Sugiono, Blok O No.16A, Jakarta Timur, Rabu (17/1).

Menurut pemaparan Kepala Asrama, Yana, Bimbel ini guna mendukung kemampuan akademik anak asuh dalam segi penguasaan bahasa asing. Pemberian materi ini, meliputi materi dasar dan pengucapan kata yang baik dan benar. "Kebetulan anak-anak belum terlalu mengerti pelajaran tersebut," paparnya.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin di asrama. Untuk waktu pelaksanaannya, tambah Yana, akan dilakukan pada Rabu sore pukul 15.00 WIB. Hal ini guna memperlancar kemampuan Bahasa Inggris anak asuh Duren Sawit. "Agar anak -anak menguasai Bahasa Inggris yang baik dan benar," jelasnya.

Yana berharap, kegiatan tersebut akan terus berjalan, serta anak-anak tidak terlalu buta Bahasa Inggris. Sehingga, bisa berprestasi di sekolah maupun masyarakat. Selain itu, ia menambahkan, supaya anak asuhnya tidak kesulitan dalam ujian yang akan dihadapinya nanti.

"Tidak terlalu kesulitan dalam mengisi soal ujian yang di berikan," pungkas Yana.

 

UPDATE #4
17 Januari 2018

Anak Asuh Ikuti Bimbel Persiapan Masuk PTN

Rumah Yatim bidang Pendidikan Nonformal rutin mengadakan Bimbingan Belajar (Bimbel) terhadap 69 anak asuh dari berbagai wilayah, di antaranya Jawa Barat, Jakarta dan Aceh. Bimbel ini, merupakan salah satu cara membantu siswa kelas 12 untuk lebih siap dalam melanjutkan jenjang studi ke tingkat yang lebih tinggi. 

Manajer Pendidikan Nonformal Rumah Yatim Ucu Marlina mengatakan, kegiatan Bimbel ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan serangkaian tes untuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), tes masuk perguruan tinggi, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri. 

“Sejauh ini bidang pendidikan nonformal ngebantu di ranah situ,” jelas Ina -sapaan akrabnya saat ditemui di sela-sela waktu senggangnya di SD El Fitra, Jumat (12/1).

Ia juga memaparkan, kegiatan Bimbel tahun 2018 ini berbeda dari satu tahun sebelumnya. Tahun ini banyak program dan metode yang digencarkan dalam memfokuskan kegiatan Bimbel, guna meningkatkan pengetahuan dan melatih kebiasaan para siswa. 

“Sistem Bimbel kita diubah. Kalau di sekolah lain pembahasan itu BAB per BAB. Kalau dari kita, BAB tersebut harus diselesaikan dalam satu bulan. Gurunya yang harus pintar menyampaikan kepada anak, pembahasannya tidak jauh dari soal USBN dan soal SBMPTN,” jelasnya. 

Bimbel tersebut diharapkan mampu meningkatkan prestasi siswa serta manjaring siswa untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Harapannya seluruh siswa bisa lolos 100% masuk ke PTN,” harap Ina.

Mari bersama mewujudkan masa depan mereka yang lebih cerah melalui pendidikan.

UPDATE #3
13 Januari 2018

Jelang USBN 2018, Anak Asuh Cemara Rutin Bimbel

Anak asuh Rumah Yatim Cemara sedang gencar mendalami beberapa mata pelajaran menjelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mendatang. Kegiatan bimbingan belajar (bimbel) ini dilaksanakan di Asrama Cemara, Jalan Cemara No. 23, Cipaganti, Kota Bandung, Kamis (11/1). Bimbel sendiri merupakan salah satu program yang dilaksanakan SMP IT Bina Insan Unggul.

Menurut pemaparan Kepala Asrama, Safitri, bimbingan belajar tersebut dikhususkan untuk anak asuhnya yang duduk di kelas sembilan. Sejumlah mata pelajaran disajikan setiap harinya dalam kegiatan bimbel tersebut.

"Sudah rutin suka bimbel, itu dari sekolahannya langsung," paparnya.

Ia menambahkan, kegiatan bimbel ini dilaksanakan setiap Senin sampai dengan Jumat. Pelaksanannya, tambah Safitri, dimulai dari pukul tujuh hingga 10 malam. Selain itu, ia mengapresiasi kegiatan bimbel tersebut. Menurutnya, kegiatan bimbel yang dilaksanakan sekolah bisa memaksimalkan potensi akademik anak asuhnya.

"Sangat mengapresiasi, karena untuk melaksanakan ujian-ujian terutama USBN harus di maksimalkan," jelasnya.

Selain itu, kegiatan bimbel tersebut menjadi salah satu penentu kemampaun anak asuh Cemara dalam bidang akademik formal. Hal ini guna menunjang kemampuan belajar mereka selama di sekolah. Sehingga, tambah Safitri, anak asuhnya bisa optimis dalam menghadapi USBN.


Tubuh dibersihkan dengan air. Jiwa dibersihkan dengan air mata. Akal dibersihkan dengan pengetahuan. Dan jiwa dibersihkan dengan cinta. – Ali bin Abi Thalib

#BimbelDhuafaUntukMendukungPendidikanMerekaYangTakMampu

UPDATE #2
11 Januari 2018

Yatim Duren Sawit Antusias Ikuti Les Bahasa Asing

Antusias begitu besar dari sejumlah anak asuh Rumah Yatim Duren Sawit, saat mengikuti les Bahasa Inggris di Asrama Jalam Kolonel Sugiono Blok O No 16 A, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/1). Kagiatan ini merupakan bentuk dukungan Rumah Yatim dalam menunjang kemampuan berbahasa anak asuh.

Menurut pemaparan Kepala Asrama, Yana Supriatna, dalam pembelajarannya anak asuh dimulai dengan belajar cara pengucapan huruf yang baik dan benar. Selain itu, anak asuh pula diberikan teori dasar dalam Bahasa Inggris.

"Karena kebetulan anak-anak Asrama Duren Sawit itu bisa dibilang standar, baik bacaan, cara pengucapan apalagi artinya, untuk pelajaran Bahasa Inggris," ungkapnya.

Kegiatan ini, tambah Yana, merupakan perdana dilakukan di Asrama Duren Sawit. Apalagi khususnya les Bahasa Inggris yang secara langsung diberikan oleh orang yang profesional di bidangnya. Selain itu, ia sangat bersyukur dan bahagia atas antusias yang diperlihatkan oleh anak asuhnya.

"Semoga bisa jadi kegiatan rutin, supaya dapat memberikan dampak kepada anak-anak," paparnya.

Yana berharap, dengan kegiatan les seperti ini anak asuhnya mampu membaca, menulis, serta berkomunikasi dengan baik. Sehingga nantinya anak asuh bisa bersaing di tengah masyarakat secara luas. Selain itu, menurut dia, respon anak asuhnya sangat baik. Hal ini diperlihatkan dari antusias anak asuh saat pembelajaran.

"Respon anak-anak alhamdulillah bagus, mereka senang dengan adanya kegiatan ini," pungkasnya.


Langkah pertama dalam mencari ilmu adalah mendengarkan, lalu diam dan penuh perhatian, lalu menjaganya, lalu mengamalkannya dan kemudian menyebarkannya. – Sufyan bin Uyainah

Mari memutus rantai kemiskinan melalui Ilmu dengan membantu mereka mendapatkan lebih banyak lagi ilmu lewat program bimbingan belajar.

UPDATE #1
9 Januari 2018

Rumah Yatim Siapkan Bimbel Gratis untuk Yatim dan Dhuafa

Tidak semua anak dapat menikmati fasilitas persiapan UN. Bimbel dan try out kebanyakan hanya dapat dinikmati anak dengan perekonomian orangtua kelas menengah ke atas, karena biaya yang harus dikeluarkan untuk ikut kelas bimbel tidak lah sedikit.

Bagaimanapun, anak yang dapat mengikuti bimbel dan try out adalah anak yang dapat membayar biaya yang cukup mahal. Dalam satu pertemuan mereka harus membayar mentor dengan nominal puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Tentu dengan kenyataan ini tidak semua anak dapat membayarnya.

Melihat permasalahan tersebut, Rumah Yatim yang telah resmi menjadi Lembaga Amil Zakat  (LAZ) Nasional berupaya mendirikan layanan bimbingan belajar (bimbel) cuma-cuma untuk anak-anak yatim dan dhuafa di Indonesia. Rencananya Rumah Yatim akan mendirikan tempat bimbel di seluruh cabang Rumah Yatim yang tersebar di Indonesia.

Menurut Ucu Marlina selaku Manajer Pendidikan Nonformal Rumah Yatim, bimbel ini di prioritaskan untuk anak yatim dan dhuafa yang sudah memasuki kelas akhir dan akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Adapun untuk anak yang masih di kelas awal dan menengah, tetap bisa mengikuti bimbel ini.

Untuk pengajarnya, Ucu menerangkan bahwa Rumah Yatim telah menyediakan pengajar dari kalangan mahasiswa dan guru profesional di bidang mata pelajaran masing-masing.

Tidak hanya memberikan tambahan belajar, di bimbel ini pun akan disediakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, memberikan pelayanan pendidikan terpadu dalam hal aspek akademik dan aspek psikologis, fasilitas konsultasi pendidikan dan bimbingan untuk memasuki PTN, memberikan wawasan dunia perkuliahan, mempersiapkan anak agar  mampu bersaing dan berkompetisi di PTN dan juga dunia kerja.

“Insya Allah di tahun ini kami berencana mendirikan puluhan tempat bimbel gratis untuk ribuan anak yatim dan dhuafa  di berbagai wilayah di Indonesia, Alhamdulillah di tahun 2017 Rumah Yatim telah mendirikan tempat bimbel di Aceh, Bali dan Bandung," paparnya.

Ia berharap dengan adanya bimbel ini dapat membantu dan memberikan kemudahan anak yatim dan dhuafa untuk menambah pengetahuan pelajaran sekolah, menyelesaikan tugas dan mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian sekolah maupun ujian nasional.

“Mohon doanya, semoga program ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar, semoga langkah kami ini dapat membantu menggapai mimpi mereka," tutup Ucu.

_"Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan, tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan."_ Ali bin Abu Thalib

Mari bersama bantu memutus rantai kemiskinan melalui ilmu dan pendidikan mereka. Untuk masa depan mereka yang lebih baik.

 

Tanggal Nominal
Hamba Allah
16 Januari 2018
Rp 500.111
Hamba Allah
9 Maret 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
16 Maret 2018
Rp 200.525
Hamba Allah
28 Maret 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
3 April 2018
Rp 200.753
Hamba Allah
13 April 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
21 April 2018
Rp 15.252
Hamba Allah
1 Mei 2018
Rp 1.500.562
Hamba Allah
3 Mei 2018
Rp 25.287
Hamba Allah
4 Mei 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
21 Mei 2018
Rp 1.500.946

Total donatur : 11 orang