Detail Layanan

infaq/sedekah terikat

Fidyah

Dana Terhimpun : Rp 25.384.859


Rp


UPDATE LAPORAN TERBARU
21 Mei 2018

Anak Asuh Bergantian Tampil Sampaikan Materi Islami di Bulan Ramadhan

Ramadhan menjadi bulan yang senantiasa dimanfaatkan bagi umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Melalui sejumlah kegiatan keagamaan dan pelaksanaan amalan setiap orang berhak menjemput hasil yang akan diraihnya. Hal inilah yang coba diterapkan oleh anak asuh Asrama Kiaracondong, Jalan Kiaracondong No. 465, Kebon Kangkung, Kiaracondong, Kota Bandung

Menurut pemaparan Kepala Asrama Rumah Yatim Kiaracondong, Nurul Bayan, salah satu kegiatan yang ditanamkan kepada anak asuh di Ramadhan ini, ialah dengan memberikan ruang untuk berbagi ilmu. Kegiatan ini lebih familiar dengan istilah berdakwah. Akan tetapi, materi yang disampaikan tersebut merupakan apa yang anak asuh pahami.

"Untuk melatih dalam menyampaikan materi dan sejauhmana pemahaman diniyah anak," papar Bayan.

Selain itu, kegiatan penyampaian materi tersebut saat ini dilaksanakan pada ba'da shalat isya. Sejumlah anak setiap harinya bergantian menyampaikan materi yang berbeda. Selain membuat anak asuh lebih aktif dan berani. Kegiatan ini juga untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan seputar keagamaan.

Bayan, selaku kepala asrama merasa bangga. Kegiatan positif yang dijalankan anak asuhnya bisa membuat mereka memiliki karakter yang berbeda dari anak seusianya. Ditambah lagi kegiatan positif ini dijalankan rutin dan bergantian.

"Alhamdulillah sangat positif dan luar biasa. Semoga senantiasa selalu upgrade ilmu dan istiqomah dalam menjalankan ibadah. Ya walau bergantian tampilnya," lanjutnya.

Ia berharap, kegiatan berdakwah di depan rekan sebayanya ini bisa memberikan manfaat untuk mereka pribadi. Apalagi kegiatan ini bisa digunakan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. 

"Harapannya sih bisa bermanfaat untuk dirinya dan semakin dekat dengan Yang Maha dari Segala Maha, dengan menjadikan Alquran yang ada dalam dada mereka," ungkapnya.

 


Deskripsi Layanan


Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin” (QS. Al Baqarah: 184)

Definisi Fidyah
Fidyah adalah memberikan makanan kepada fakir miskin setiap hari, dengan takaran sebanyak 1 mud (lebih dari 6 ons) bahan makanan pokok.

Orang yang Harus Membayar Fidyah
Berikut ini adalah orang yang harus membayar fidyah, karena tidak bisa berpuasa:

  1. Orang yang sakit dan secara umum ditetapkan sulit untuk sembuh lagi,
  2. Orang tua atau lemah yang sudah tidak kuat lagi berpuasa,
  3. Wanita yang hamil dan menyusui apabila ketika puasa mengkhawatirkan anak yang dikandung atau disusuinya.

Kadar pemberian Fidyah
Tidak disebutkan di dalam nash Al Qur`an atau As Sunnah tentang kadar dan jenis fidyah yang harus dikeluarkan. Sesuatu yang tidak ditentukan oleh nash maka kita kembalikan kepada ‘urf (kebiasaan yang lazim). Oleh karena itu, dikatakan sah dalam membayar fidyah, apabila kita sudah memberikan makan kepada seorang miskin, baik berupa makan siang atau makan malam, ataupun memberikan kepada mereka bahan makanan sehingga mereka memilikinya.

UPDATE #17
21 Mei 2018

Anak Asuh Bergantian Tampil Sampaikan Materi Islami di Bulan Ramadhan

Ramadhan menjadi bulan yang senantiasa dimanfaatkan bagi umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. Melalui sejumlah kegiatan keagamaan dan pelaksanaan amalan setiap orang berhak menjemput hasil yang akan diraihnya. Hal inilah yang coba diterapkan oleh anak asuh Asrama Kiaracondong, Jalan Kiaracondong No. 465, Kebon Kangkung, Kiaracondong, Kota Bandung

Menurut pemaparan Kepala Asrama Rumah Yatim Kiaracondong, Nurul Bayan, salah satu kegiatan yang ditanamkan kepada anak asuh di Ramadhan ini, ialah dengan memberikan ruang untuk berbagi ilmu. Kegiatan ini lebih familiar dengan istilah berdakwah. Akan tetapi, materi yang disampaikan tersebut merupakan apa yang anak asuh pahami.

"Untuk melatih dalam menyampaikan materi dan sejauhmana pemahaman diniyah anak," papar Bayan.

Selain itu, kegiatan penyampaian materi tersebut saat ini dilaksanakan pada ba'da shalat isya. Sejumlah anak setiap harinya bergantian menyampaikan materi yang berbeda. Selain membuat anak asuh lebih aktif dan berani. Kegiatan ini juga untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan seputar keagamaan.

Bayan, selaku kepala asrama merasa bangga. Kegiatan positif yang dijalankan anak asuhnya bisa membuat mereka memiliki karakter yang berbeda dari anak seusianya. Ditambah lagi kegiatan positif ini dijalankan rutin dan bergantian.

"Alhamdulillah sangat positif dan luar biasa. Semoga senantiasa selalu upgrade ilmu dan istiqomah dalam menjalankan ibadah. Ya walau bergantian tampilnya," lanjutnya.

Ia berharap, kegiatan berdakwah di depan rekan sebayanya ini bisa memberikan manfaat untuk mereka pribadi. Apalagi kegiatan ini bisa digunakan untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta. 

"Harapannya sih bisa bermanfaat untuk dirinya dan semakin dekat dengan Yang Maha dari Segala Maha, dengan menjadikan Alquran yang ada dalam dada mereka," ungkapnya.

 

UPDATE #16
14 Mei 2018

Puluhan Janda dan Dhuafa Pamulang Dapat Paket Sembako Rumah Yatim

Masyarakat prasejahtera di sekitaran Asrama Rumah Yatim Pamulang, di Jalan R.E. Martadinata Ciputat, No. 58, Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan. Pemberian bantuan sembako ini merupakan upaya Rumah Yatim memberikan bantuan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut pemaparan Kepala Asrama Pamulang, Mustofa, pada kegiatan tersebut sedikitnya sebanyak 50 orang prasejahtera menerima bantuan paket sembako. Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang akan datang. Seluruh penerima merupakan janda dan dhuafa yang sudah tidak memiliki dan kuat untuk bekerja.

"Kegiatan ini menyambut bulan suci Ramadhan. Alhamdulillah berjalan dengan lancar," ujarnya.

Selain itu, pemberian bantuan sembako tersebut bisa memberikan keringanan dan kegembiraan bagi masyarakat. Apalagi, kata dia, bantuan ini bisa sedikit memenuhi kebutuhan pokok jelang bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan secara rutin oleh Rumah Yatim. 

Mustofa berharap, kegiatan semacam ini bisa dilakukan kembali. Agar, masyarakat kurang mampu khususnya di sekitaran asrama Pamulang bisa terbantu secara ekonomi hariannya. Selain itu, dengan hadirnya Rumah Yatim di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan dampak positif, baik bagi mustahik maupun muzzaki. "Semua tambah maju," jelasnya.

UPDATE #15
11 Mei 2018

Ringankan Beban Harian Jelang Ramadhan, Rumah Yatim Beri Bantuan

Jelang bulan Ramadhan, Rumah Yatim Regional Jabodetabek gencar memberikan bantuan di seluruh daerah sekitaran kantor kas. Salah satunya paket sembako diberikan untuk masyarakat prasejahtera di sekitaran Kantor Kas Radio Dalam, Jalan Radio Dalam No. 47 A, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/5).

Staf Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, kegiatan penyaluran sembako disalurkan secara estafet di setiap kantor kas. Di Radio Dalam, sebanyak 50 orang prasejahtera menerima bantuan paket sembako.

Kondisi masyarakat yang prasejahtera menjadi sasaran utama Rumah Yatim dalam memberikan bantuan sembako. Apalagi, di wilayah tersebut terdapat kantor kas. Sehingga, kehadiran Rumah Yatim bisa memberikan manfaat bagi setiap orang yang berada di wilayah tersebut. 

"Warga sangat antusias dengan adanya bantuan sembako, mereka sudah datang dari jam 11.00, padahal pembagian jam 12.30," papar Rusmanto, kepada jurnalis Rumah Yatim.

Ia berharap, bantuan sembako tersebut bisa memberikan manfaat bagi para mustahik yang menerima bantuan. Selain itu, bisa meringankan beban harian jelang bulan Ramadhan. Ke depannya, sambung dia, akan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini, akan dilaksanakan melalui program yang berbeda.

"Harapannya bisa membantu masyarakat dan bermanfaat untuk para mustahik," ungkapnya.

UPDATE #14
4 Mei 2018

Bantuan Sembako Upaya Silaturahmi Kepada Masyarakat Jelang Ramadhan

Asrama Rumah Yatim Kedaton memberikan bantuan paket sembako kepada anak asuh nonmukim di sekitaran asrama, Jalan Sultan Agung No. 37, Kedaton, Kota Bandar Lampung. Penyaluran sembako ini sekaligus bentuk silaturahmi asrama dengan masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut penjelasan Kepala Asrama Kedaton, Hendi, pembagian sembako tersebut disasarkan kepada anak-anak dan masyarakat prasejahtera di sekitaran asrama. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya mendekatkan diri Rumah Yatim kepada masyarakat. Apalagi, kata dia, jelang bulan Ramdhan mendatang. "Bentuk silaturahmi anak nonmukim kepada Asrama Rumah Yatim Kedaton," kata dia. 

Hendi mengatakan, silaturahmi ini sengaja ia laksanakan dengan kegiatan pemberian bantuan logistik kepada anak-anak dan masyarakat. Hal ini untuk mempersiapkan agenda lain yang akan dilaksanakan saat Ramadhan mendatang. Karena, sambung dia, saat Ramadhan dirinya akan melibatkan anak asuh nonmukim dalam sejumlah kegiatan di Asrama Rumah Yatim.

"Intinya dalam mendekati bulan Ramadhan ini akan ada pembinaan dari saya bagi anak-anak untuk persiapan," jelasnya.

Ia berharap, dengan bantuan sembako ini bisa memberikan manfaat bagi penerima. Sehingga, ke depannya bisa merasakan pula. Apalagi, kata dia, sudah cukup lama tidak ada bantuan bagi anak-anak nonmukim yang ada di sekitaran Asrama Kedaton. "Mengawali bulan Mei dan mendekati Bulan Ramadhan," papar Hendi.

UPDATE #13
23 April 2018

Petugas Keamanan dan Kebersihan Dapat Bantuan Sembako Rumah Yatim

Puluhan orang dari sejumlah kalangan menerima bantuan paket sembako dari Rumah Yatim. Pembagian paket sembako ini dilakukan di Asrama Rumah Yatim, Jalan Kolonel Sugiono Blok O No 16A, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pemberian bantuan ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam membantu masyarakat prasejahtera.

Menurut Kepala Asrama Duren Sawit, Yana, kurang lebih penerima bantuan sembako tersebut sebanyak 25 orang. Seluruh penerima merupakan para pekerja yang berada di sekitaran lingkungan asrama. Di antaranya, penjaga parkir, petugas kebersihan jalan, serta petugas keamanan lingkungan sekitar.

Ia berharap, pemberian bantuan sembako tersebut bisa meringankan beban penerima manfaat. Walaupun, kata dia, bantuan itu tidak sebesar yang diharapkan para penerima. Akan tetapi, sambung Yana, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan dipergunakan dengan sebaiknya.

"Harapannya bisa membantu mereka untuk kebutuhan harian, walaupun mungkin bantuan yang kami berikan tidak terlalu banyak," ujarnya.

Kegiatan pemberian bantuan sembako ini selalu disalurkan secara rutin setiap bulannya. Sehingga, masyarakat yang berada di sekitaran Rumah Yatim Duren Sawit bisa merasakan manfaatnya. "Kegiatan ini sudah beberapa kali kami lakukan, mudah-mudahan bisa menjadi rutinitas kegiatan kami seterusnya," jelas Yana.

UPDATE #12
19 April 2018

Rutin Setiap Senin Malam, Anak Asuh Tingkatkan Hafalan Hadits

Anak asuh Asrama Rumah Yatim Kiaracondong terus memperdalam hafalan Alquran. Bahkan saat kesibukannya untuk beraktivitas antara asrama dan sekolah. Kegiatan hafalan yang selalu dilakukan ini tidak terlepas dari usaha dan motivasi yang diberikan oleh Kepala Asrama Kiaracondong, Nurul Bayan.

Nurul Bayan merupakan kepala asrama sementara yang ditugaskan untuk mengaping anak asuh Kiaracondong. Di sela kesibukannya sebagai Kasie Sarana dan Upgrading Kemandirian Yatim dan Dhuafa (KYD), dirinya masih sempat memantau dan memberikan motivasi kepada anak asuhnya.

Menurut pemaparan Bayan, rutinitas muroja'ah ini meliputi hadits arba'in dan ayat Alquran. Kegiatan muroja'ah hadits tersebut dilakukan setiap Senin malam selepas shalat magrib. Ada dua tahap yang dilakukan dalam melakukan hafalan tersebut. Sebelumnya, kata Bayan, anak asuh terlebih dahulu melakukannya dengan cara bersamaan. Kemudian, anak asuh akan melakukannya secara perseorangan. "Itu seminggu satu hadits dan mengulang kembali yang sudah hafal," ungkap Bayan.

Kegiatan muroja'ah dan hafalan hadits ini sudah dilakukan sejak sebelum Bayan menjadi kepala asrama. Bahkan, rutinitas ini tidak terlepas dari sejumlah pengasuh yang ada di Asrama Kiaracondong. Sehingga, anak asuh bisa terus berkembang dalam segi hafalannya.

Ia berharap, anak asuh bisa memanfaatkan hafalan tersebut untuk menyampaikan hal kebenaran dan kebaikan. Namun, dalam pencapaian anak asuh yang saat ini, ia masih merasa belum maksimal dalam memberikan bimbingan kepada anak asuhnya. Hal inilah, yang menjadi motivasi Bayan beserta pengasuh lainnya untuk terus memberikan bimbingan dan arahan yang baik.

"Semoga bisa terus menggali ilmu Islam dan semoga bermanfaat nantinya untuk diri mereka dan orang lain," ujarnya.

UPDATE #11
10 April 2018

Anak Asuh Arcamanik Diajarkan Cara Bersyukur Lewat Menanam Kangkung

Banyak cara yang diberikan agar kemandirian bisa tumbuh sejak dini. Hal inilah yang coba diterapkan oleh Asrama Rumah Yatim Arcamanik. Di sela-sela kegiatan asrama dan sekolah, anak asuh Arcamanik dilibatkan dalam memanen sayuran kangkung. Terlihat sederhana, namun bisa menumbuh kembangkan pengetahuan dan pengalaman anak.

Menurut pengasuh asrama Siti Nur Azizah, kegiatan sederhana ini sengaja melibatkan anak asuh. Agar, bisa memberikan pengetahuan tentang rasa syukur. Rasa syukur ini, kata dia, tidak hanya dilakukan melalui ucapan lisan semata. Namun, harus melalui perbuatan yang memberikan efek positif.

"Dengan memelihara, merawat dan bagaimana cara memperoleh makanan yang halal dan toyyib," jelas Azizah.

Tidak hanya itu, ia juga menambahkan, sayuran kangkung yang dipanen anak asuhnya akan diolah untuk di makan. Apalagi, kata dia sayuran kangkung yang di rawat oleh anak asuh tersebut biasa dikonsumsi pula oleh tamu yang kebetulan ikut makan bersama di Asrama Arcamanik.

Ia menyampaikan, kegiatan ini pula merupakan bentuk tadabur alam di lingkungan asrama. Sehingga, kata dia, anak asuh dapat mentadaburi alam yang menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Selain itu, untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Sang Kholiq melalui ciptaan-Nya.

"Anak memiliki pengetahuan bagaimana cara memanen kangkung, dan anak dapat mengetahui cara mengolah kangkung," papar Azizah.

UPDATE #10
3 April 2018

Asrama Arcamanik Beri Perhatian Khusus pada Anak Asuh Jelang Ujian

Aktivitas yang padat jelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), membuat anak asuh Arcamanik mendapat perhatian khusus dari pengasuh asrama. Perhatian ini guna memberikan kesegaran bagi anak asuh. Apalagi, sejumlah anak asuh Arcamanik masih duduk di bangku sekolah dasar yang saat ini sedang mendalami sejumlah materi untuk ujian mendatang.

Menurut Pengasuh Asrama Arcamanik Siti Nur Azizah, perhatian itu guna memberikan kesegaran secara emosional bagi anak asuh. Karena, kata dia, setiap harinya anak asuh harus menjalani aktivitas yang padat jelang ujian mendatang. Sejumlah aktivitas yang selalu dijalani anak asuh Arcamanik di antaranya, pemantapan materi ujian, bimbingan belajar di asrama, hafalan Alquran, serta kegiatan lainnya.

"Kalau dari kami sendiri itu lebih pada refresh pikiran anaknya, seperti mengajak anak-anak jalan kaki, berenang, games cerdas cermat," jelas Azizah -sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, lewat kegiatan sederhana itu pula dirinya memberikan asupan pada diri anak asuh. Sehingga, kemampuan anak asuh Arcamanik secara kognitif dan spiritualnya tetap terasah. Pemberian kegiatan refresh ini, kata dia, merupakan keseimbangan dari materi pelajaran yang didapatkan anak asuh saat di sekolah.

"Karena kalau dari segi materi akademik sudah banyak diberikan dari sekolah dan bimbel,"  ujarnya.

Dia berharap, lewat kegiatan sederhana jalan kaki menyusuri sawah bisa memberikan dampak positif. Sehingga, aktivitas anak asuhnya bisa terdukung dan tidak mengalami kebosanan dalam menjalani kegiatan sekolah dan asrama. "Jadi khawatirnya kalau sama saya ada tambahan materi UN juga, nanti anaknya menolak," ungkap Azizah.

UPDATE #9
2 April 2018

Rumah Yatim Beri Hadiah untuk Anak Yatim Lembar NTB

Anak yatim menjadi prioritas utama Rumah Yatim NTB. Setiap ada kegiatan santunan yang digelar di daerah-daerah, data anak yatimlah yang pertama dicari. Di Dusun Gunung Gundil Lembar, diadakan pembagian santunan sembako kepada 100 mustahik. Tapi sebelum mencari data fakir miskinnya, anak  yatim lebih didahulukan.

Menurut Kepala Dusun Gunung Gundil Sapawardi, ada sekitar 13 anak yatim di dusunnya yang mendapat santunan. Kondisi perekonomian walinya pun serba kekurangan. Karena itu, sembari memberikan mereka sembako, Rumah Yatim NTB pun menyiapkan hal lainnya untuk memberikan keceriaan pada anak yatim. Paket perlengkapan sekolah ini sebagai hadiah untuk para anak yatim.

Namun sayang, tidak semua anak yatim bisa hadir ke tempat penyaluran. Menurut tim Rumah Yatim NTB Salma Hasanah, hanya ada lima orang saja yang dapat hadir. Selebihnya, tidak datang karena mereka masih bersekolah. Karena itu semua hadiah pun tidak langsung diberikan kepada mereka. Rencananya akan dibagikan oleh Kepala Dusun.

Senyuman pun terlihat dari wajah anak yatim. “Mereka tersenyum bahagia, namun mereka belum bisa mengungkapkan kebahagiaanya dengan kata-kata,” tutur Salma.

UPDATE #8
30 Maret 2018

Setiap Hari Anak Asuh Kaliurang Rajin Setor Hafalan Alquran

Menghafal Alquran merupakan salah satu kegiatan wajib bagi anak asuh Rumah Yatim. Setiap harinya anak asuh harus menyetorkan hafalannya kepada para pengurus asrama masing-masing. Jumlah setoran hafalan dari anak asuh pun beragam, ada yang mampu menghafal satu ayat satu hari, adapula yang mampu menghafal tiga ayat dalam satu hari.

Salah satunya, anak asuh di Rumah Yatim Kaliurang Yogyakarta, dalam satu hari mereka mampu menghafal tiga sampai lima ayat. Setiap selepas kegiatan murojaah hafalan subuh, mereka selalu menambah hafalannya. Supaya hafalannya bisa terus diingat, anak-anak selalu murojaah hafalannya di sekolah. 

Kepala Asrama Rumah Yatim Kaliurang Tohsin mengungkapkan, kegiatan setor hafalan dilakukan setiap malam sebelum kegiatan belajar dimulai. “Alhamdulillah anak-anak selalu menyetorkan hafalan dengan fasih. Untuk anak asuh tingkat SD mampu menghafal sebanyak dua ayat. Sedangkan untuk anak asuh tingkat SMP dan SMA sudah mampu menghafal sebanyak tiga sampai lima ayat,” paparnya, Kamis (29/3).

Tohsin mengatakan, jika sampai saat ini anak asuhnya sudah mampu menghafal sebanyak dua hingga empat juz Alquran. Anak asuh SD sudah hafal juz 30 dan juz 1, sekarang sedang melanjutkan hafalan di juz 29. Sedangkan anak asuh  SMP dan SMA sudah hafal di juz 30, 29, 28, dan juz 1, sekarang mereka sedang menghafal ayat di juz 2. 

“Semoga kegiatan ini bisa diterapkan sampai mereka dewasa nanti, semoga kelak mereka bisa menjadi seorang hafidz dan bisa menerapkan pembiasaan ini kepada keluarga, teman dan saudara mereka,” pungkas Tohsin.

UPDATE #7
29 Maret 2018

Bentuk Karakter Anak Asuh Lodaya Lewat Doa Pagi Bersama

Menjalani aktivitas sehari-hari harus dibarengi dengan berdoa dan bersyukur. Hal inilah yang diterapkan di sejumlah asrama Rumah Yatim. Salah satunya di Asrama Lodaya, Jalan Lodaya No.91, Lingkar Selatan, Lengkong, Kota Bandung. Pembiasaan berdoa ini selalu diajarkan kepada anak asuh setiap akan melakukan aktivitas.

Keramaian pagi ini terlihat saat anak asuh Lodaya akan berangkat sekolah. Apalagi, saat ini Asrama Lodaya dihuni dari gabungan asrama Antapani. Sehingga, setiap pagi pelataran Apartemen Lodaya selalu ramai oleh anak asuh yang bersiap untuk sekolah.

Menurut Kepala Asrama Lodaya, Dhian, sebagai pembiasaan dan pembentukan karakter positif bagi anak-anak. Sehingga, kata dia, anak asuh senantiasa mengawali segala bentuk kegiatan di pagi hari dengan melibatkan Allah di dalamnya. Karena kata dia, setiap langkah kaki saat meninggalkan rumah yang diiringi doa akan bernilai kebaikan.

"Insya Allah semua akan bernilai kebaikan atau ridha Allah, sehingga aktivitas akan dimudahkan serta dijauhkan dari hal-hal yang merugikan, insya Allah," ujarnya.

Dhian berharap, dengan pembiasaan doa pagi yang dilakukan anak asuh bisa menanamkan pembiasaan yang baik sebagai modal dasar dalam menjalani aktivitas.

Sehingga, kata dia, nantinya anak asuh bisa memiliki rasa empati terhadap sesama untuk saling membantu dan mendoakan. "Menjadi salah satu modal dasar mereka dalam menggantungkan hidupnya hanya untuk Allah," paparnya.

UPDATE #6
27 Maret 2018

Rumah Yatim Surabaya Tanggap Beri Bantuan Renovasi Masjid

Saldo kami tinggal 150 ribu lagi," kats Ketua Panita Renovasi Masjid Mathlabul Huda, Muhaimin. Ia mengakui, dirinya saat ini cukup kebingungan atas renovasi  masjid secara keseluruhan itu, yang mengakibatkan pengeluaran melebihi pemasukan. Untuk mendirikan mesjid tersebut dirinya mengumpulkan uang dari masyarakat sekitar dan kas masjid. Selama enam bulan pembangunan baru kali ini pihaknya mendapatkan bantuan dari luar. 

“Kami sempat kebingungan untuk meneruskan pembangunan masjid ini, Alhamdulillah ini semua rezeki dari Allah ada bantuan dari Rumah Yatim,” paparnya kepada Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya Agus Muhammad Yusuf. 

Santunan berupa bantuan renovasi masjid, agar sesuai dengan kebutuhan, Agus pun menyerahkan uang tunai untuk perbaikan masjid. Meski memberikan santunan tunai, rencananya Agus akan mendampingi pihak DKM saat pembelian perlengkapan pembangunan tersebut. “Allah yang melangkahkan kaki kami untuk menuju masjid ini, Alhamdulillah kehadiran kami rupanya sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Masjid ini berdiri di Jl. Kalijaran Sambikerep Surabaya, Agus dan tim Rumah Yatim menemukan masjid ini pada saat pembagian sembako bulan Februari. Untuk renovasi, pihak panitia mengakui membutuhkan dana sekitar 2 miliar lebih. Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya sedang membuat kencleng dan juga bersegera menyebarkan proposal. 

Panitia mengakui, masjid ini sangat urgent untuk diselesaikan karena masjid ini menjadi pusat peribadatan masyarakat Kalijaran yang saat ini sementara menggunakan mushola untuk dijadikan pengganti sementara selama proses renovasi.

UPDATE #5
26 Maret 2018

Anak Asuh Tanjung Karang Biasakan Antre Tes Hafalan Hadits

Budaya antre merupakan salah satu budaya yang diterapkan Rumah Yatim dalam setiap kegiatan anak asuhnya. Mulai dari berwudhu, shalat, menyetrika sampai makan dilakukan dengan cara antre. Namun hal berbeda terjadi di Rumah Yatim Cabang Tanjung Karang Lampung.

Di Rumah Yatim Jl. Wolter Monginsidi No.45, Gotong Royong, Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, ini menerapkan budaya antre saat melakukan tes hafalan hadits. Setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu sore, anak asuh selalu siap-siap berbaris untuk di tes hafalan haditsnya oleh Kepala Asrama, Weli.

Menurutnya, antrean ini disesuaikan dengan presensi asrama. Jika hafalan anak asuh terbata-bata, maka ia diharuskan berbalik ke antrean paling belakang untuk kembali menghafal. Dalam satu hari, anak asuh mampu menghafal satu hadits pendek beserta artinya. 

Weli pun mengungkapkan, jika metode yang ia gunakan ini cukup efektif untuk meningkatkan semangat anak asuh menghafal dan meningkatkan kesabaran anak asuh. “Alhamdulillah meskipun mereka sudah fasih menghafal, mereka bisa bersabar menunggu antrean tesnya. Semoga dengan metode ini bisa semakin meningkatkan kesabaran mereka,” ungkapnya, Sabtu (24/3).

UPDATE #4
19 Maret 2018

Asrama Medan Biasakan Anak Asuh Puasa Senin Kamis

Banyak manfaat dan keutamaan bagi orang-orang yang membiasakan diri menjalankan puasa Senin dan Kamis. Kedua hari itu adalah hari yang penuh dengan kemuliaan; hari Senin adalah hari kelahiran Rasulullah SAW, juga Senin maupun Kamis merupakan hari di mana amalan-amalan seorang hamba diangkat. 

Keutamaan-keutamaan tersebut telah Rumah Yatim ajarkan kepada anak asuhnya. Bahkan anak asuh pun menjadikan puasa Senin Kamis ini sebagai suatu kebiasaan. Menurut Kepala Asrama Rumah Yatim Medan Iwan Gunawan, anak asuh sudah tidak perlu diingatkan atau bahkan diminta untuk berpuasa. Mereka sudah menjadikan aktivitas berpuasa tersebut sebagai kewajiban bagi diri sendiri. “Alhamdulillah anak-anak sudah tidak perlu diingatkan lagi untuk berpuasa,” ungkap Iwan.

Ia mengungkapkan, pembiasaan puasa Senin Kamis adalah salah satu langkah Rumah Yatim dalam mendidik serta menciptakan kader umat yang cerdas secara spiritual. Diharapkan pembiasaan ini bisa terus berlangsung sampai anak asuh dewasa nanti. Sehingga dengan pembiasaan ini mereka bisa membentengi diri dari hal-hal yang dapat menjerumuskan pada sesuatu yang bertentangan dengan agama.

UPDATE #3
8 Maret 2018

Ratusan Balita di Kelurahan Balekambang Dapat Bebelac Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek kembali menyalurkan susu formula kepada masyarakat Kelurahan Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (6/3). Kegiatan pembagian susu formula ini bekerjasama dengan Bebelac. Serta, pembagiannya untuk anak usia satu sampai tiga tahun. 

Menurut pemaparan salah seorang dari tim Pendayagunaan Rusmanto, pembagian susu Bebelac ini dilakukan di dua lokasi berbeda. Pertama, pembagian dilakukan di wilayah RW 06, serta lokasi kedua pembagian ialah RW 03. Lokasi ini dipilih, sambung dia, karena termasuk ke dalam lokasi padat penduduk.

Selain itu, sambung Rusmanto, lokasi itu pula merupakan kawasan langganan banjir. Sehingga pemenuhan gizi bagi balita dan anak masih diperlukan di daerah tersebut. Menurutnya, sebanyak 250 kotak susu Bebelac diserahkan di Kelurahan Balekambang.

"Kebetulan di daerah tersebut juga padat penduduknya dan banyak anak usia balita," paparnya.

Selain itu, ia menambahkan, kegiatan pembagian susu formula ini bekerjasama dengan Kader PKK serta aparatur pemerintah setempat. Hal ini, guna memastikan data penerima manfaat susu Bebelac tepat sasaran. Sehingga, bantuan program pemenuhan gizi bagi balita ini bisa terealisasikan dengan baik.

Rusmanto berharap, dengan kegiatan penyaluran ini balita dan anak di wilayah tersebut bisa terpenuhi secara gizinya. Sehingga, sambungnya, tumbuh kembang anak bisa semakin sehat. Namun disisi lain, kata dia, dalam kegiatan ini pula diberikan edukasi kepada orangtua anak.

"Sekaligus edukasi kepada orangtua betapa pentingnya asupan gizi yang seimbang pada masa-masa tumbuh kembang anak. Agar masa pertumbuhannya bisa optimal," tutup Rusmanto.

UPDATE #2
28 Februari 2018

Kepala Asrama BSD Motivasi Anak Asuh Menghafal Hadits

Selepas isya, anak asuh Asrama Rumah Yatim BSD Tangerang, rutin melaksanakan hafalan hadits guna meningkatkan kualitas hafalan hadits Arba’in, di Asrama BSD, Jalan Villa Melati Mas Raya, Blok P1, No. 9 Jelupang Serpong Utara Kota Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan tersebut merupakan program yang sudah ditetapkan Rumah Yatim Pusat yang rutin setiap minggunya. 

Kepala Asrama BSD Syahid menuturkan, anak-anak diberitahu dan dilatih untuk terbiasa menghafal hadits dan Alquran. Tujuannya dengan hafalan hadist ini, kehidupan anak asuh dapat terarah dengan menjalankan sunah-sunah yang dicontohkan Rasulullah SAW melalui hadits.

Lebih lanjut ia menambahkan, karena hadits merupakan pedoman hidup kedua umat Islam setelah Alquran. Oleh karena itu, menghafal hadits itu perlu dilakukan. Syahid menargetkan anak asuh hafal 42 hadist pilihan dalam kurun waktu tertentu.

“Supaya anak-anak tahu menghafal hadist Arba’in itu seperti apa, dan apa manfaatnya,” ungkapnya saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim, Selasa (27/2). 

Menanggapi hal itu, kata Syahid, dirinya memberikan motivasi dalam menghafal hadits, untuk selalu semangat dalam menghafal. Karena hadits Arba’in marupakan awalan untuk memulai hafalan hadist Nabi sebelum beralih ke kitab-kitab. “Agar mereka bisa termotivasi dalam menghafal hadist,” imbuhnya. 

Perkembangan anak asuh dalam menghafal hadits, sambung dia, masih dalam tahap proses, dikarenakan kegiatan hafalan dilaksanakan hanya seminggu sekali dari jadwal pembelajaran kediniyahan. Namun hal itu sudah menunjukkan perkembangan yang baik, walupun belum menunjukkan angka yang signifikan. 

“Alhamdulillah, sudah ada perkembangan, tapi berjalan tidak cepat. Masih proses, soalnya untuk hadits gak setiap hari di pelajari, paling satu minggu sekali jadwal pelajarannya,” pungkas Syahid.

UPDATE #1
25 Februari 2018

Rumah Yatim Medan Siap Salurkan Tiga Bantuan Sekaligus

Rumah Yatim Cabang Medan kembali menunjukkan eksistensinya. Pada Sabtu (24/2) mendatang, Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini akan menyalurkan tiga bantuan sekaligus di wilayah Dwikora, Medan Helvetia, Kota Medan.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, Rumah Yatim akan menyalurkan tiga bantuan kepada 190 Mustahik terpilih.  Tiga jenis bantuan tersebut terdiri dari bantuan sembako kepada 150 warga, biaya hidup kepada 25 warga dan santunan kepada 15 dai.

Ia mengatakan, penyaluran akan datang digelar di kediaman salah satu donatur tetap Rumah Yatim yang tinggal di wilayah tersebut.

"Insya Allah penyaluran akan di gelar di halaman rumah salah satu donatur tetap Rumah Yatim. Mohon doanya semoga kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib dan sukses," ungkapnya, Jumat (23/2).

Tanggal Nominal
Bety Kusprihanti
4 Februari 2018
Rp 600.390
Citra Puspitaningrum
23 Februari 2018
Rp 520.340
Rekha maharani
27 Februari 2018
Rp 200.669
Hamba Allah
21 Maret 2018
Rp 1.000.922
Hamba Allah
29 Maret 2018
Rp 100.961
Nur Ismaliana
3 April 2018
Rp 360.733
rizki
10 April 2018
Rp 600.828
Hamba Allah
9 April 2018
Rp 60.705
Hamba Allah
16 April 2018
Rp 300.795
Hamba Allah
18 April 2018
Rp 135.985
Hamba Allah
19 April 2018
Rp 200.774
Hamba Allah
28 April 2018
Rp 1.000.511
Hamba Allah
3 Mei 2018
Rp 200.718
Hamba Allah
4 Mei 2018
Rp 150.852
Septi Wahyuni
4 Mei 2018
Rp 900.197
Hamba Allah
5 Mei 2018
Rp 450.383
Hamba Allah
6 Mei 2018
Rp 150.732
Hamba Allah
8 Mei 2018
Rp 1.500.641
Hamba Allah
8 Mei 2018
Rp 200.723
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 400.528
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 95.000
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 215.974
Hamba Allah
9 Mei 2018
Rp 1.000.872
Hamba Allah
10 Mei 2018
Rp 375.961
Hamba Allah
12 Mei 2018
Rp 250.323
Niken Novia
11 Mei 2018
Rp 140.328
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 100.501
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 660.988
Ghaida Faza Friandaputri
13 Mei 2018
Rp 200.000
Ghaida Faza Friandaputri
13 Mei 2018
Rp 10.812
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 900.864
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 300.677
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 200.974
Hamba Allah
14 Mei 2018
Rp 100.965
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 1.200.694
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 450.549
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 300.000
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 255.571
Adinda Fathimah
15 Mei 2018
Rp 750.587
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 200.430
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 100.722
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 250.799
Hamba Allah
15 Mei 2018
Rp 500.282
Angeline Melinda Primasari binti Boru Dwi Sumarna
15 Mei 2018
Rp 400.402
melly kusumarini
16 Mei 2018
Rp 225.630
Annifa Iqramitha
16 Mei 2018
Rp 180.392
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 100.569
Rina Eka Putri
16 Mei 2018
Rp 300.485
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 100.469
Iyan Hermawansyah
16 Mei 2018
Rp 500.103
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 1.350.170
Nurjanah Binti Suparman AF
16 Mei 2018
Rp 450.822
Mimin supriatin
16 Mei 2018
Rp 350.000
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 300.872
Shinta Sharifani
16 Mei 2018
Rp 700.556
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 270.232
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 1.500.233
Hamba Allah
16 Mei 2018
Rp 150.249
Hamba Allah
17 Mei 2018
Rp 750.576
Hamba Allah
20 Mei 2018
Rp 150.839

Total muzaki : 60 orang