Detail Layanan

zakat penghasilan

Zakat Penghasilan

Dana Terhimpun : Rp 44.059.511


Rp


UPDATE LAPORAN TERBARU
20 Februari 2018

Rumah Yatim Bantu Renovasi Masjid dan Madrasah Darussa'adah

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan program bantuan sarana publik berupa renovasi Masjid dan Madrasah Darussa’adah di Desa Sungai Langka, Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Sabtu (17/2). Renovasi itu dilakukan untuk menunjang keberlangsungan ibadah dan pendidikan di desa setempat, melihat dari kondisi bangunan yang sudah rapuh dan kurang layak. 

“Kami menyambangi sebuah pondok pesantren, yang menurut kami belum berkembang dan sangat membutuhkan banyak bantuan. kita ingin tempatnya lebih layak lagi, kondisi fisiknya sangat kurang, kita ingin ada perluasan dan perbaikan, karena kami survei langsung,” terang Kepala Asrama Putra Kedaton, Hendi, Senin (19/2).

Menanggapi kondisi tersebut, ia menjelaskan Rumah Yatim Lampung memberikan bantuan renovasi, bukan hanya berupa dana, tetapi juga memberikan berupa bahan material untuk bangunan agar lebih kokoh serta layak pakai untuk digunakan sebagai sarana ibadah dan pendidikan. 

Hal ini dilakukan, kata Hendi agar kondisi bangunan tersebut bisa direnovasi dengan diperluas dan perbaikan dibeberapa bagian bangunan yang sudah benar-benar rapuh. Karena dikhawatirkan akan mencelakakan orang lain. 

“Kita ingin ada perluasan dan perbaikan, karena kami melihat sendiri langsung terkait kondisi di sana,” imbuhnya. 

Ia menambahkan, Rumah Yatim mengalokasikan dana untuk masjid yang perlu mendapat perhatian, agar dapat memperindah bangunan tersebut. Terlebih saat ini Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat yang menerima, mengelola dan menyalurkan dana zakat dari masyarakat.

Selain membantu renovasi masjid dan madrasah, sambungnya, Rumah Yatim Lampung juga mewakafkan 50 Alquran untuk masjid setempat. Hal itu tentunya disambut baik oleh warga sekitar, terutama pengurus DKM.


#Fisabilillah
#ZakatUntukPerubahan
#LAZNas


Deskripsi Layanan


Zakat Penghasilan dikenal dengan istilah zakah rawatib al-muwazhaffin (zakat gaji pegawai) atau zakah kasb al-‘amal wa al-mihan al-hurrah (zakat hasil pekerjaan dari berbagai profesi). Zakat Penghasilan didefinisikan sebagai zakat yang dikenakan pada tiap pekerjaan atau keahlian profesional tertentu, baik yang dilakukan sendiri maupun bersama orang atau lembaga lain, yang mendatangkan penghasilan (uang) yang memenuhi nishab.

Zakat Penghasilan merupakan perkembangan dan Ijtihad  kontemporer, yaitu disebabkan adanya penghasilan uang. Misalnya profesi dokter, konsultan, advokat, dosen, arsitek, dan sebagainya.

Kadar Zakat
Dari berbagai pendapat dinyatakan bahwa landasan zakat penghasilan dianalogikan kepada zakat hasil pertanian yaitu dibayarkan ketika mendapatkan hasilnya, demikian juga dengan nishobnya yaitu sebesar 520 kg makanan pokok, dan dibayarkan dari pendapatan kotor. Sedangkan tarifnya adalah dianalogikan kepada zakat emas dan perak yaitu sebesar 2,5 %, atas dasar kaidah “Qias Asysyabah”.

Cara Menghitung
Terdapat 2 cara menghitung Zakat Penghasilan, yaitu:

  1. Menghitung dari pendapatan kasar (brutto)
    Pendapatan total keseluruhan (dalam sebulan) x 2,5 %
  1. Menghitung dari pendapatan Bersih
    Pengeluaran bulanan* x 2,5%

*Pengeluaran perbulan adalah pengeluaran kebutuhan sandang, pangan, papan dan cicilan hutang pribadi

UPDATE #58
20 Februari 2018

Rumah Yatim Bantu Renovasi Masjid dan Madrasah Darussa'adah

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan program bantuan sarana publik berupa renovasi Masjid dan Madrasah Darussa’adah di Desa Sungai Langka, Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung, Sabtu (17/2). Renovasi itu dilakukan untuk menunjang keberlangsungan ibadah dan pendidikan di desa setempat, melihat dari kondisi bangunan yang sudah rapuh dan kurang layak. 

“Kami menyambangi sebuah pondok pesantren, yang menurut kami belum berkembang dan sangat membutuhkan banyak bantuan. kita ingin tempatnya lebih layak lagi, kondisi fisiknya sangat kurang, kita ingin ada perluasan dan perbaikan, karena kami survei langsung,” terang Kepala Asrama Putra Kedaton, Hendi, Senin (19/2).

Menanggapi kondisi tersebut, ia menjelaskan Rumah Yatim Lampung memberikan bantuan renovasi, bukan hanya berupa dana, tetapi juga memberikan berupa bahan material untuk bangunan agar lebih kokoh serta layak pakai untuk digunakan sebagai sarana ibadah dan pendidikan. 

Hal ini dilakukan, kata Hendi agar kondisi bangunan tersebut bisa direnovasi dengan diperluas dan perbaikan dibeberapa bagian bangunan yang sudah benar-benar rapuh. Karena dikhawatirkan akan mencelakakan orang lain. 

“Kita ingin ada perluasan dan perbaikan, karena kami melihat sendiri langsung terkait kondisi di sana,” imbuhnya. 

Ia menambahkan, Rumah Yatim mengalokasikan dana untuk masjid yang perlu mendapat perhatian, agar dapat memperindah bangunan tersebut. Terlebih saat ini Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat yang menerima, mengelola dan menyalurkan dana zakat dari masyarakat.

Selain membantu renovasi masjid dan madrasah, sambungnya, Rumah Yatim Lampung juga mewakafkan 50 Alquran untuk masjid setempat. Hal itu tentunya disambut baik oleh warga sekitar, terutama pengurus DKM.


#Fisabilillah
#ZakatUntukPerubahan
#LAZNas

UPDATE #57
19 Februari 2018

Bantuan Sembako untuk 150 Kepala Keluarga Sri Meranti Pekanbaru

Rumah Yatim Cabang Riau mengadakan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat prasejahtera di Kantor Kelurahan Sri meranti, Jalan Sepakat Siak II RT 01 RW 20, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Rabu (14/2). Kegiatan ini merupakan aksi nyata Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Riau Ramdan Burhanudin, sebanyak 150 kepala keluarga menerima bantuan sembako pada kegiatan kali ini. Masyarakat yang hadir pada acara tersebut sangat antusias. Hal ini terlihat, sambung dia, walaupun cuaca hujan akan tetapi masyarakat terus berdatangan. "Alhamdulillah suasana kondusif dan tertib," ungkapnya.

Dari semua penerima tersebut merupakan masyarakat dari kalangan fakir dan miskin. Serta, kebanyakan penerima manfaat ialah yang sudah berusia di atas 50 tahun. Kegiatan ini berlangsung karena, kata Ramdan, wilayah tesebut termasuk daerah yang masih kumuh. Tentunya, dari segi pangan masyarakat layak dibantu karena masih banyak kekurangan. "Karena memang di lihat dari segi ekonomi," jelasnya.

Hasil ini, kata Ramdan, merupakan data dari survei yang dilakukan tiga minggu sebelum kegiatan dilaksanakan. Survei tersebut guna mencari tau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sehingga bantuan Rumah Yatim bisa tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ramdan berharap, bantuan yang diberikan Rumah Yatim Riau untuk masyarakat Kelurahan Sri Meranti bisa berguna dan bermanfaat. Walaupun, kata dia, masih banyak masyarakat yang belum berkesempatan menerima bantuan tersebut. Karena, jumlah kepala keluarga yang menerima bantuan kali ini, merupakan hasil data yang benar-benar membutuhkan bantuan. "Alhamdulillah kami bisa membantu sekian persennya dari warga," tutup Ramdan.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #56
17 Februari 2018

Belajar Keikhlasan dari Para Dai di Surabaya

Rumah Yatim berikan santunan dai kepada 15 dai yang sudah mengabdikan diri dan ilmunya untuk membentuk generasi agamis. Hal ini dilakukan dalam rangka mengapresiasi langkah para dai di Kota Surabaya Barat dan Surabaya Timur. Terdiri dari 10 dai Surabaya Barat, dan 5 dai dari Surabaya Timur. 

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya Agus Muhammad Yusuf, perjuangan mereka dalam membina generasi muda memang patut untuk diapresiasi. Apalagi para dai yang berada di daerah Balong Sari Surabaya Barat, mereka luar biasa berjuang tanpa pamrih sedikitpun.

Bermula dari Ketua DKM Mushola Alfatah Kamso, yang merasa prihatin akan generasi muda yang kurang memilki pengetahuan agama. Setiap hari dirinya menyaksikan banyak anak berkeliaran dan bermain-main di dekat mushola. Namun karena tidak ada tempat menuntut ilmu agama, mereka pun tidak memiliki bekal ilmu akhirat yang dapat membentengi diri mereka dari degradasi moral yang semakin memprihatinkan. Maka Kamso berinisiatif untuk menjadikan mushola yang dia kelola menjadi madrasah tempat anak-anak belajar dasar-dasar ilmu agama, belajar iqro dan Alquran.

Bersama Umi Kulsum, ia pun mendirikan taman pendidikan Alquran ini. Tanggapan masyarakat pun positif terhadap kegiatan yang dilakukan tiap sore hari. Sehingga pada tahun ajaran ini, ada 150 murid yang dari dua RW diajarkannya, dengan tingkat usia dan kemampuan yang berbeda. Karena itu agar pembelajaran efektif,Umi Kulsum yang lebih aktif mengajar pun membaginya ke dalam enam kelas. Dan karena banyaknya murid. Maka ibu-ibu setempat yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu pun menyempatkan waktu luang mereka untuk membantu Kamso dan Umi Kulsum mengajar setiap harinya.

Namun sayang meski mereka mengajar tiap hari, mereka tidak pernah mendapatkan upah sepeser pun. Adapun iuran seikhlasnya dari murid-murid. Biasanya hanya cukup untuk membeli sarana dan prasarana belajar saja. Meski mereka tidak pernah mendapatkan upah, namun mereka tulus ikhlas mengajar tanpa mengharapkan balasan apapun, yang terpenting bagi mereka anak-anak yang mereka ajari dapat menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan menjadi generasi yang berakhlakul karimah. 

Selain mereka tidak pernah mendapatkan gaji, mereka pun belum pernah mendapatkan dari pihak manapun dan Rumah Yatim lah yang pertama kali memberikan perhatian kepada mereka. Karena itu mereka pun sangat bersyukur dan berterima kasih. “Alhamdulillahirrobilalamin, terima kasih banyak atas perhatianya,” ungkap Kamso.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#Fisabilillah

UPDATE #55
15 Februari 2018

Ratusan Mustahik Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim Jabodetabek

Rumah Yatim Regional Jabodetabek menyalurkan 300 paket sembako untuk masyarakat prasejahtera di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan beji, Kota Depok, Rabu (14/2). Pembagian sembako ini bentuk kepedulian Rumah Yatim untuk meringankan beban harian masyarakat.

Acara ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kemirimuka, serta dihadiri oleh Lurah Kemirimuka Dzulkarnain, dan Camat Beji Ues Suryadi. Masyarakat penerima bantuan terlihat begitu antusias saat tim Rumah Yatim membagikan sembako. Antrian yang panjang dan kondusif tidak menyurutkan harapan masyarakat untuk bisa menerima santunan.

Menurut pemarapan salah seorang dari Tim Rumah Yatim Jabodetabek Muslih, pembagian sembako tersebut berjalan sesuai harapan. Apalagi jauh-jauh hari sebelumnya telah dilakukan survei. Survei ini untuk memastikan penerima manfaat merupakan orang yang tepat. Lokasi tersebut dipilih, sambung Muslih, karena tingkat prasejahteranya cukup tinggi. "Lokasi itu ada di wilayah Kantor Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Rumah Yatim," paparnya.

Ia berharap, pembagian sembako ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga penerima bantuan itu bisa sedikit berkurang beban hariannya. Untuk rencana selanjutnya, kata Muslih akan ada pembagian susu formula dan pelayanan kesehatan gratis di daerah lain. "Memenuhi hajat warga prasejahteta," jelasnya.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #54
14 Februari 2018

Nursaibah, Nenek Pekerja Keras Demi Nafkahi Keluarga

Di kontrakannya yang tidak begitu luas Nursaibah hidup bersama putra sulungnya yang sakit, bersama putrinya, menantu dan cucunya yang masih SMA. Kontrakan itu hanya memiliki satu kamar dan satu ruangan dengan biaya Rp.500.000 per bulan. Kondisinya cukup memprihatinkan dengan lantai semen yang sudah mulai usang. Meski begitu, Nursaibah betah tinggal di sana. Sejak 2003, Nursaibah sudah tinggal di sana dan tidak pernah pindah. 

Untuk membayar kontrakan tersebut, Nursaibah harus banting tulang. Sehari-harinya dia menjual bawang goreng titipan orang lain. Terkadang untuk menambah penghasilan, dia pun rela menjadi suruhan orang lain sebagai asisten rumah tangga dadakan dan juga sehari-hari mengumpulkan rongsokan untuk di jual ke penadah. Tak hanya Nursaibah, menantunya juga turut membantu dengan menjual rempeyek. Terkadang saat kondisi putra sulungnya agak membaik dari sakit diabetes dan struk ringannya, dia pun turut membantu mencari nafkah, meski langkahnya cukup terbatas.

Di masa tuanya, nenek yang berusia 74 tahun ini mencoba tegar meski sering kali sakit-sakitan dan tak mampu berjalan jauh. Sehingga saat dia menjajakan dagangannya, dia harus tertatih-tatih sembari menahan sakitnya yang tidak pernah dia periksakan. Dikarenakan tak memiliki uang lebih untuk pergi ke dokter. Tapi dia tak punya pilihan, dia harus terus bekerja demi keluarga tercintanya. Maka pada saat Rumah Yatim NTB datang ke kediamannya di Karang Kemong, Nursaibah sangat senang. Hingga dia menawarkan diri untuk mengangkut paket sembako dari Cidomo (andong). Kedatangan Rumah Yatim ialah untuk memberikan sembako kepadanya. Hal ini memberikan rasa lega tersendiri bagi Nursaibah.

“Alhamdulillah, bisa tenang untuk beberapa hari, dan bisa mikirin buat yang lain," ungkapnya kepada asisten logistik Rumah Yatim Sumiyati, yang juga tetangga Nursaibah.

Sumiyati mengaku, dengan beras yang didapatkan dari Rumah Yatim, uang yang Nursaibah dapatkan tidak akan dibelikan untuk beras. Tetapi akan digunakan untuk keperluan lainnya. Karena biasanya setiap mendapatkan uang dari kerja kerasnya, Nursaibah langsung membelanjakanya untuk beras dan tidak cukup untuk membeli keperluan lainnya.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#Mustahik
#NTB

UPDATE #53
13 Februari 2018

Bantuan Sembako dan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Cicaheum

Rumah Yatim Area Jawa Barat bekerja sama dengan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kecamatan Kiaracondong, mengadakan kegiatan penyaluran bantuan sembako dan kesehatan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan di RW 10, Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Sabtu (10/2).

Menurut, Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat, Solehudin, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas jawaban kebutuhan hidup yang diperlukan masyarakat Cicaheum. Apalagi, di wilayah Cicaheum ini merupakan masyarakat padat penduduk. Di mana mayoritas pekerjaan dari mereka adalah buruh serabutan.

Sebanyak 200 paket sembako diberikan kepada masyarakat kurang mampu dari berbagai kalangan. Selain itu, tambah Solehudin, pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diberikan kepada seluruh masyarakat yang hadir. 

"Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan," jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan di dekat bantaran sungai ini berlangsung ramai. Kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari ini, sedikitnya mendapat beragam respon dari masyarakat sekitar. Respon tersebut merupakan bentuk tanggapan dari masyarakat atas pelayanan yang diberikan Rumah Yatim.

Salah seorang penerima bantuan kesehatan, Elis, kegiatan bantuan kesehatan ini sangat membantu. Apalagi, menurut dia, banyak masyarakat di wilayah Cicaheum mengalami sakit. Bahkan tidak sedikit dari masyarakat di wilayah tersebut sudah berusia lanjut.

"Bagus sangat membantu, mudah-mudahan ada lagi seperti ini," pungkasnya.

 

#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#JABAR

UPDATE #52
12 Februari 2018

Masyarakat Pinggiran Rel Kereta Api Terima Bantuan Hidup

Rumah Yatim Jawa Barat memberikan bantuan peduli sesama kepada masyarakat di pinggiran rel kereta api di Jalan Parakan Saat RT 01 RW 011, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (7/2). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim Jawa Barat terhadap masyarakat yang tinggal dijalur perlintasan kereta.

Rumah Yatim Area Jawa Barat saat ini terus konsen dalam memberikan bantuan kepada masyarakat prasejahtera. Tidak hanya itu, kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim Jabar kini lebih diprioritaskan kepada masyarakat yang berada di dalam kota. Hal ini guna memberikan pelayanan maksimal dengan adanya Rumah Yatim di wilayah tersebut.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar, Solehudin, bantuan ini diberikan kepada 24 orang. Seluruhnya merupakan masyarakat yang tinggal dipinggiran rel kereta api. Termasuk di dalamnya ialah penjaga palang pintu rel. Wilayah tersebut, kata Solehudin, dipilih karena sebagian besar masyarakat di pinggiran rel tersebut berpenghasilan rendah. "Kegiatan bantuan peduli sesama di rel alhamdulillah lancar," jelasnya.

Solehudin berharap, bantuan tersebut tidak dilihat dari besar-kecilnya pemberian Rumah Yatim. Namun, diharapkan bisa meringankan beban keseharian masyarakat yang menerima bantuan tersebut. 

Rumah Yatim sendiri merupakan Lembaga Amil Zakat yang bergerak untuk mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah. Namun, Rumah Yatim sendiri tetap konsen dalam memberikan bantuan kebutuhan hidup bagi masyarakat prasejahtera. Sehingga adanya Rumah Yatim bisa memberikan efek positif bagi masyarakat yang ada di sekitar kantor.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #51
9 Februari 2018

Mbah Kromo Hidup Sebatang Kara Bersyukur Dapat Bantuan

Berkah zakat kembali dirasakan mustahik Rumah Yatim Area Yogyakarta salah satunya, Mbah Kromo, seorang lansia berusia 75 tahun asal Hargobinangun, Kec. Pakem, Sleman.

Menurut penuturan dari salah satu tim relawan Jejen Zatnika, sudah 10 tahun Mbah Kromo tinggal sebatang kara di gubuk berukuran 5 x 3 meter. Suaminya sudah lama meninggal, sedangkan semua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal berjauhan dengannya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mbah Kromo hanya bisa mengandalkan kebaikan keponakan dan tetangganya. Beruntung ketika tim berkunjung, keponakan Mbah Kromo sedang ada di tempat.

 "Alhamdulillah di kediaman Mbah Kromo ada keponakannya, jadi kami bisa menggali informasi melaluinya.  Kami tidak dapat berbicara banyak dengan Mbah Kromo dikarenakan beliau tidak bisa berbahasa Indonesia dan tidak bisa mendengar lagi,” ungkapnya, Kamis (8/2).

Diterjemahkan keponakannya, Mbah Kromo yang saat itu menangis mengucapkan syukur serta terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur karena telah peduli kepada warga tidak mampu seperti dirinya. Ia tidak menyangka jika Rumah Yatim bisa mengunjungi kediamannya. "Semoga gusti Allah membalas semuanya,” ungkap Mbah Kromo mengikuti ucapan keponakannya.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #50
8 Februari 2018

Rumah Yatim Beri Perhatian Lebih pada Lingkungan Kumuh

Usai penyaluran program pemenuhan gizi anak di Jalan Cibodas Raya RW 23, Gang Jamhari, Antapani Tengah, Kota Bandung, Senin (5/2). Rumah Yatim Area Jawa Barat menargetkan akan memberi perhatian lebih kepada warga kurang mampu di lingkungan tersebut, karena berdasarkan hasil survei, terkenal akan lingkungan yang sangat kumuh dan padat penduduk. 

Menurut Manajer Area Jawa Barat Deni Rustandi menjelaskan, RW 23 yang terkenal kumuh dan sangat padat penduduk itu, harus diberi perhatian lebih, karena mayoritas dari ekonomi bawah. Selain itu, banyak warga yang memiliki tempat tinggal jauh dari kata layak. Terlebih letaknya yang berada di tengah-tengah dan dikelilingi oleh perumahan mewah.

“Kalau menurut Walikota Bandung, RW 23 ini terkenal kumuh dan paling padat, jadi kita tuh harus memberi perhatian lebih, karena memang, dari segi penduduknya sendiri masih banyak yang tinggal di emperan, karena saking padatnya itu,” jelasnya, Senin (5/2).

Sementara itu, kata Deni, rencananya bulan ini, akan ada pelayanan kesehatan  gratis, serta bantuan sembako kepada 200 kepala keluarga. Kemudian untuk bulan selanjutnya akan disalurkan kembali bantuan sarana publik berupa keranda, dan bantuan pemberian kitab-kitab kepada masjid sekitar yang sempat hilang. Di RW 23 itu ada 6 RT yang akan mendapat bantuan. 

Ia berharap untuk ke depannya Rumah Yatim dapat memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi untuk lingkungan sekitar. Serta dalam beberapa bulan ini, Rumah Yatim Area Jawa Barat akan memfokuskan penyaluran di wilayah terdekat sekitaran Kota Bandung. 

“Gak usah jauh-jauh dulu, untuk project Rumah Yatim Jabar ini akan difokuskan dulu di wilayah Antapani dan Arcamanilk, karena masih banyak wilayah yang belum tersentuh, khususnya di Kota Bandung," tutupnya.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #49
7 Februari 2018

Sembako untuk Warga Terdekat Kantor Rumah Yatim Surabaya

Bertepatan dengan digelarnya soft opening kantor, Rumah Yatim Surabaya pun menggelar santunan sembako untuk para mustahik yang ada di sekitar kantor baru di Jl. Klampis Jaya No. 37 A Surabaya Timur.

Santunan tersebut dalam rangka kepedulian Rumah Yatim kepada warga sekitar dan untuk lebih mendekatkan diri serta awal perkenalan diri. Hal itu pun sangat disambut baik oleh masyarakat yang sudah hadir ke tempat acara jauh sebelum acara digelar. Sambutan hangat pun diberikan oleh pihak aparat setempat yang memberikan data mustahik dan juga mengungkapkan rasa bahagianya akan keberadaan Rumah Yatim berada di lingkungannya. 

“Alhamdulillah kehadiran Rumah Yatim di tengah-tengah kita bisa bermanfaat baik buat Rumah Yatim sendiri maupun bagi warga sekitar, ayo kita dukung bareng-bareng semoga makin banyak donasinya, makin banyak kegiatannya,” ungkap Ketua RW Nyoman. 

Dari data yang diberikan pihak kelurahan, ada sekitar 200 mustahik yang layak mendapat bantuan, di antaranya warga fakir miskin asli Surabaya. Karena itu Rumah Yatim memberikan santunan sembako kepada semua warga tersebut. 

Selain santunan tersebut, ke depannya Rumah Yatim Surabaya akan lebih memberikan manfaatnya dengan menjadikan sebagian anak-anak para mustahik tersebut menjadi anak non mukim dengan mendapatkan santunan yatim dan dhuafa juga bimbel gratis di kantor tersebut. 

“Insya Allah sekitar 50 anak yatim dan dhuafa di sekitar sini akan kami jadikan anak asuh non mukim,” papar Kepala Asrama Agus Kurnia.

 

UPDATE #48
6 Februari 2018

Kehadiran Rumah Yatim Dirasakan Ribuan Warga Yogyakarta

Kehadiran Rumah Yatim di wilayah Yogyakarta kini telah dirasakan ribuan warga prasejahtera di sana. Salah Satunya Pariyah (76), lansia asal Karangrejo, Kel. Purwosari, Kec. Girimulyo, Kab. Kulonprogo, ini merasa sangat bersyukur karena telah merasakan kehadiran Rumah Yatim di wilayahnya. Sebanyak 400 paket sembako disalurkan guna membantu mengurangi beban karena harga beras yang tinggi.

Menurutnya, Rumah Yatim hadir di waktu yang tepat yakni di saat warga Purwosari sedang kesulitan mendapatkan beras dikarenakan harganya yang melonjak. “Alhamdulillah ketika kita kesulitan dapat beras dikarenakan harganya mahal, Rumah Yatim datang dan memberikan kami bantuan sembako,” ungkapnya kepada salah satu tim relawan Rumah Yatim area Yogyakarta.

Ia pun mengungkapkan bahwa selain dirinya, ada 399 warga Purwosari yang merasakan hal yang sama, yakni merasa terbantu dengan bantuan sembako dari Rumah Yatim. Bersama warga lain, ia mendoakan Rumah Yatim dan para donatur supaya diberikan keberkahan dan rahmat oleh Allah SWT.

#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #47
5 Februari 2018

Tak Kuat Berjalan, Masnah Didatangi Rumah Yatim

Masnah sangat kaget, saat tim Rumah Yatim mendatangi rumah tuanya di daerah Slerok. Tujuan Rumah Yatim datang ke rumahnya adalah untuk memberikan santunan sembako yang diselenggarakan di asrama, karena sebagian warga tidak bisa hadir, salah satunya Masnah yang sudah tak mampu berjalan. 

Ada sekitar tujuh orang yang didatangi Rumah Yatim Tegal. Di antaranya mereka tidak hadir karena sakit dan kebanyakan mereka adalah lansia yang sudah tidak kuat berjalan. Pembagian sembako ini dilaksanakan di asrama pada Rabu (31/1) untuk diberikan kepada 30 warga prasejahtera yang ada di sekitar asrama.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal Rumah Yatim sebagai penggalang dana saja, tapi juga kehadiran kami dapat dirasakan dan mereka merasakan efeknya secara langsung," ungkap Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman. 

Harapan Jajang pun terlaksana, para mustahik yang mendapatkan sembako di asrama maupun yang didatangi ke rumah, sangat berterima kasih. Karena jarang sekali ada orang yang mau memberikan bantuan secara langsung khususnya datang ke rumah-rumah. Di tambah saat harga beras semakin melonjak harganya. Menurut Jajang harga beras saat ini Rp. 12.500 dan dengan harga tersebut para jompo yang sudah tidak memiliki penghasilan, cukup penghasilan.

“Mereka memang benar-benar layak dibantu, mereka sudah tua tapi hidup sendirian di rumah dan kondisi rumahnya sudah tua, banyak bocor di sana sini," paparnya.

Meski sempat kaget dan mempertanyakan, namun Masnah merasa gembira. Ia pun mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih, moga gusti Allah membalasnya,” kata Masnah.

 

UPDATE #46
2 Februari 2018

Home Visit, Cara Baru Rumah Yatim Jabodetabek Salurkan Bantuan

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan home visit kepada sejumlah mustahik yang berada di Kelurahan Marga Jaya RT 04 RW 02, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (31/1). Program home visit ini merupakan upaya untuk lebih mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.

Menurut pemaparan, Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, santunan yang diberikan berupa bantuan biaya hidup bagi masyarakat jompo dan dhuafa.  Dia menambahkan, lokasi tersebut dipilih karena dekat dengan salah satu asrama Rumah Yatim. Sehingga, keberadaan Rumah Yatim bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Lokasi tersebut kita pilih bertujuan untuk lebih dirasakan manfaatnya," papar Bang Ali, sapaan akrabnya.

Selain di wilayah Marga Jaya, sebelumnya dilakukan pula program santunan untuk da'i. Sasaran penyaluran tersebut merupakan para fisabilillah yang bergerak di bidang pendidikan maupun guru mengaji.

Bang Ali berharap, dengan kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim ini bisa membantu meringankan beban para penerimanya. Apalagi, sambung dia, saat ini masyarakat banyak yang mengeluh tingginya biaya hidup.

Ia menambahkan, untuk ke depannya Rumah Yatim Jabodetabek bisa terus menyalurkan lagi sejumlah program lainnya. Karena, tambah dia, di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan para donatur. "Banyak saudara-saudara kita yang sangat menanti bantuan selanjutnya," tutup Bang Ali.


#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#LAZNasRumahYatim

UPDATE #45
1 Februari 2018

Rumah Yatim Kedaton, Lampung Beri Santunan Pada 40 Dhuafa

Upaya membantu ekonomi masyarakat, Rumah Yatim Kedaton Lampung menyalurkan santunan paket sembako kepada 40 kepala keluarga yang termasuk yatim dan dhuafa Lingkungan Way Kandis Cempaka IV, di Asrama Kedaton Lampung, Senin (29/1). Bantuan ini merupakan salah satu bentuk peduli Rumah Yatim, terhadap anak yatim dan dhuafa. 

Menurut Kepala Asrama Kedaton Hendi menjelaskan, dalam program ini, pihaknya mengundang 20 anak non mukim yatim dan 20 kepala keluarga dhuafa untuk disalurkannya bantuan ini. Selain itu, alasannya mengundang non mukim dan dhuafa ke asrama, agar mereka mengetahui keberadaan Rumah Yatim.

“Kami ingin membedakan Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dengan panti asuhan lain, supaya tahu manfaat Rumah Yatim, bukan hanya mengayomi, di mana kita juga mengelola dana zakat dan memiliki program seperti ini,” jelasnya. 

Lebih lanjut ia menerangkan, penyaluran ini dilaksanakan dekat dengan wilayah asrama. Dikhawatirkan wilayah terdekat itu, belum merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim. Oleh karena itu, pihaknya melakukan penyaluran ke wilayah terdekat yang belum tersentuh bantuan. 

“Santunan non mukim itu khawatir yang terdekat kita tidak merasakan, sehingga kita ingin ke daerah terdekat yang belum tersentuh,” terangnya saat diwawancarai Selasa (30/1).

Selain penyaluran, kata Hendi, pihaknya juga menyampaikan sosialiasi terkait keberadaan Rumah Yatim dan persyaratan menerima santunan. Di antaranya ia menyampaikan harus ada photocopy KTP, dan Kartu Keluarga, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran kepada yang berhak menerima bantuan.

Rencananya, sambung dia, penyaluran ini akan dilaksanakan rutin setiap bulannya ke wilayah tersebut. Mayoritas di lingkungan itu, sebagai pembantu rumah tangga dan buruh cuci. Sehingga penyaluran selanjutnya, tidak bingung, karena sudah dilakukannya survei ke Kepala Desa setempat. 

“Alhamdulillah dengan rencana di rutinkan perbulan, kita udah survey mustahik ke pihak lurah, Kita ke depannya ga bingung lokasi mana nih penyaluran, tinggal kita atur jadwal,” paparnya. 

Hendi berharap dalam penyaluran selanjutnya dapat lebih baik dan lebih rapi lagi dalam hal pendataan, agar penyaluran ini bisa disampaikan tepat sasaran kepada yang lbih membutuhkan. Sehingga manfaat dari keberadaan Rumah Yatim ini dapat dirasakan.  


#LAZNas
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #44
31 Januari 2018

Bantuan Peduli Sesama, Beri Modal untuk Warga Sukateja

Rumah Yatim Tegal menyalurkan santunan di daerah Kecamatan Balapulang. Kali ini yang terpilih adalah Kelurahan Sukateja. Santunan peduli sesama ini berlangsung pada Minggu (28/1).

Kegiatan digelar dari pagi hingga siang hari. Sambutan hangat diberikan oleh mereka yang kesehariannya membuat bantal dari kapuk, yang kemuadian bantal-bantal tersebut dijual ke pasar. Jika terjual, maka hasilnya akan diserahkan kepada pemberi modal, dan sisanya untuk mereka sendiri.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman, menuturkan kehidupan masyarakat di sana adalah masyarakat menengah ke bawah. Oleh karena itu, beberapa kali Rumah Yatim memberikan santunan untuk mereka, karena memang mereka layak untuk mendapatkan bantuan. Jajang berharap dengan bantuan tunai ini dapat membantu modal usaha mereka.

“Meski mereka kurang mampu tapi mereka tetap berusaha, mudah-mudahan ke depan kita bisa kontinyu memberikan bantuan dan mudah-mudahan santunan ini bisa jadi tambahan modal mereka,” tuturnya.

Selanjutnya, ia dan tim berencana akan kembali ke kecamatan tersebut, karena menurut pengakuannya masih banyak desa yang belum tersentuh bantuan, tapi kondisi masyarakatnya layak untuk dibantu. 

“Insya Allah kami berencana akan ke sana lagi untuk menyalurkan bantuan,” ungkap Jajang. Ia menambahkan, tim Rumah Yatim pun berencana akan menyalurkan sembako untuk para tukang becak di Kota Tegal.

 

#ZakatUntukHidupYangLebihBaik
#ZakatUntukPerubahan
#LAZNas

UPDATE #43
30 Januari 2018

Bantuan Renovasi Masjid Al-Abror Diberikan Rumah Yatim

Program yang sedang digalakan Rumah Yatim Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah program renovasi masjid. Program ini dilakukan dalam upaya memperindah masjid. Salah satunya ialah Masjid Al-Abror.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim NTB, Amir Sumarna, masjid tersebut merupakan masjid utama masyarakat Broro untuk dijadikan tempat ibadah shalat Jumat, pengajian rutin dan kegiatan keagamaan lainnya. Dalam tahap pembangunan, di bagian menara dan bagian luarnya, pembangunan terhenti akibat kekurangan dana. Oleh sebab itu, pihak renovasi masjid pun meminta kepada Rumah Yatim untuk memberikan bantuan renovasi masjid.

Dana tersebut diberikan pada, Minggu (21/1).

“Cukup lama mereka mengajukan bantuan kepada kami, tapi karena beberapa hal kami belum sempat terus dan Alhamdulillah pada bulan ini, kami bisa memenuhi permintaan mereka,” kata Amir. 

Setelah melakukan survei lokasi, Amir pun memutuskan memberikan bantuan renovasi berupa semen sebanyak 13 sak. Karena menurut Amir, kalau melihat kebutuhan dari masjid tersebut banyak sekali yang harus dibantu. Namun, ia mencoba bijak dengan memberikan kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh masjid tersebut.

“Kalau dilihat dari kebutuhan, banyak sekali yang harus diberikan, tapi kami pun harus melihat yang paling penting dan dapat menunjang semuanya, serta kami pun tidak mungkin memberikan sedikit-sedikit," ungkapnya.

Pemilihan bahan bangunan tersebut, memang hal itu yang paling dibutuhkan. Pihak DKM Al-Abror pun mengungkapkan terima kasihnya kepada Rumah Yatim,  atas bantuan ini. Karena sudah sangat lama pembangunan terhenti dan dengan ini pembangunan akan dilakukan kembali. “Terima kasih untuk Rumah Yatim dan para donaturnya,” ujar salah satu pihak DKM.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#Fiisabilillah

UPDATE #42
29 Januari 2018

Penyaluran di 7 Kota, 7 Cabang untuk 219 Mustahik pada Januari 2018

Rumah Yatim Cabang Riau melaksanakan kegiatan bantuan peduli sesama, kepada masyarakat prasejahtera di Jalan Nelayan Gg. Sepakat RT 02 RW 05, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Kamis (25/1). Bantuan ini diberikan kepada kalangan lansia yang tidak bisa bekerja lagi.

Menurut penjelasan Kepala Cabang Riau, Ramdan Burhanudin, lokasi RW 05 dipilih karena termasuk wilayah kumuh, serta masyarakat di sana bekerja sebagai buruh serabutan. Selain itu, dia juga mengatakan, pembagian bantuan ini difokuskan kepada orang-orang terdekat. Sehingga manfaat kehadiran Rumah Yatim bisa dirasakan bersama.

Selain itu, program santunan peduli sesama ini merupakan salah satu tempat yang memang telan di bidik untuk diberikan penyaluran bantuan ini demi mensukseskan target yanb telah dicanangkan direktorat Rumah Yatim khususnya di bulan Januari ini. Diharapkan kegiatan bantuan peduli sesama ini adalah upaya dalam membantu meringankan beban ekonomi harian masyarakat, khususnya lansia prasejahtera. Sehingga kebutuhan tersebut bisa sedikit terbantu dengan bantuan itu. 

Rumah Yatim sendiri merupakan Lembaga Amil Zakat yang senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran Rumah Yatim bukan hanya sebagai lembaga pengolah zakat. Tetapi aktif pula dalam mendukung kegiatan umat yang positif, serta kegiatan sosial lainnya. Target Januari 2018 ini untuk penyaluran santunan peduli sesama, Rumah Yatim telah membidik sebanyak 219 mustahik yang tersebar di 7 provinsi yang di antaranya adalah, Lampung, Sumatera Utara, Jawa Barat, Kalimantan, Riau, Bali dan Jawa Tengah.

Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran untuk kita semua dalam melakukan segala niatan baik. Dan terimakasih juga kepada para donatur yang telah mempercayakan titipan zakat nya kepada Rumah Yatim. Semoga dengan bantuan yang di ambil dari zakat yanb telah terkumpul ini bisa mengurangi kebutuhan hidup para mustahik.

 

#LAZNas
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik

UPDATE #41
26 Januari 2018

653 KK Berdaya Selama Bulan Januari

Alhamdulillah dengan dana yang telah terkumpul sampai dengan saat ini untuk bulan Januari, Rumah Yatim khususnya direktorat pemberdayaan telah mencanangkan sejumlah program penyaluran berupa santunan biaya hidup. Direktorat pemberdayaan pun telah mentargetkan beberapa wilayah di Indonesia untuk di salurkan bantuan berupa santunan biaya hidup bagi para mustahik yang ada di wilayah tersebut.

Berdasarkan data yang telah di sampaikan oleh pihak direktorat pemberdayaan, dalam Januari ini untuk program santunan biaya hidup akan berfokus di 4 provinsi di antaranya Jawa Barat, DIY, NAD dan juga Nusa Tenggara Barat. Total target sasaran penerima bantuan santunan biaya hidup berjumlah 653 kepala keluarga yang tersebar di seluruh kota di 4 provinsi tersebut. Pemberian banyuan santunan hidup ini di harapkan mampu sedikit membantu para mustahik ini.

Untuk Jawa Barat terbidik sekitar 519 KK yang di targetkan untuk menerima bantuan santunan hidup. Program penyaluran pun di laksanakan di sejumlah wilayah yang warganya dinilai sebagai masyarakat prasejahtera. Daerah Istimewa Yogyakarta pun di targetkan sekitar 81 KK yang akan diberikan bantuan juga. Kegiatan penyaluran pun di lakukan oleh tim-tim dari cabang Rumah Yatim yang tersebar di 14 provinsi di Indonesia.

Cabang Rumah Yatim di NAD dan NTB pun ikut serta membantu proses menyaluran bantuan santunan biaya hidup. Sebanyak 20 keluarga kurang mampu di Aceh dan untuk di NTB sendiri sebanyak 33 bantuan santuanan di berikan pada keluarga yang memang membutuhkan. Sebagai lembaga amil zakat, Rumah Yatim berharap dengan adanya program bantuan santunan biaya hidup ini bisa mengurangi sedikit beban bagi keluarga yang memang berada di bawah garis kemiskinan. Dengan ini pun semoga Rumab Yatim senantiasa bisa di berikan kemudahan dalam menyalurkan amanat dari para donatur di seluruh Indonesia.

 


#LAZNas
#ZakatPenghasilanSudahkahDitunaikanBulanIni?
#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #40
25 Januari 2018

Bantuan Sarana Publik Diberikan untuk Yayasan Madani

Rumah Yatim Area Jabodetabek memberikan bantuan sarana publik madrasah kepada Yayasan Madani pada Selasa (23/1), di Jalan Bojong, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini, merupakan upaya Rumah Yatim guna memberikan kenyamanan fasilitas publik.  

Ditemui jurnalis Rumah Yatim di Asrama Rumah Yatim Kemang Utara Jakarta Selatan, Ali Ridwan selaku relawan pemberdayaan Rumah Yatim mengatakan, kegiatan ini berlangsung lancar dan disambut bahagia oleh salah satu ustadz di yayasan tersebut, Qohar Aziz. 

Selain itu, Bang Ali -sapaan akrabnya menambahkan, pemberian bantuan madrasah ini, akan dimanfaatkan untuk bantuan perlengkapan madrasah dan digunakan untuk sarana dalam menunjang kebutuhan madrasah.  

Madrasah Yayasan Madani yang mendapatkan bantuan dari Rumah Yatim merupakan madrasah yang memiliki 500 anak didik. Masrasah tersebut layak mendapatkan bantuan karena beberapa sarana dan prasarana banyak yang perlu diperbaiki untuk menunjang kenyamanan yayasan.

“Mereka sangat mengapresiasi Rumah Yatim perihal bantuan madrasah ini, ustadznya juga berbicara soal program di Rumah Yatim,” jelas Bang Ali. 

Ia berpesan, bantuan yang diberikan Rumah Yatim ini dapat bermanfaat dan dapat membantu sarana prasarana yang ada di Yayasan Madani ini. “Ya kami salurkan bentuk bantuannya berupa material yang akan membantu, semoga semakin baik dan berkembang dari segala aspek," harapnya.


#Dakwah
#SaranaDanPrasarana
#LAZNas

UPDATE #39
24 Januari 2018

150 Paket Sembako untuk 150 Keluarga di 12 Kelurahan Dwikora

Bantuan sembako merupakan salah satu program bantuan unggulan yang dicanangkan Rumah Yatim untuk membantu meringankan kebutuhan warga prasejahtera di berbagai wilayah di Indonesia. Setiap bulannya, Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini menyalurkan ratusan ribu paket sembako di berbagai wilayah mulai dari pelosok desa hingga kota.

Salah satu wilayah yang telah merasakan manfaat kehadiran Rumah Yatim adalah Medan Helvetia. Pada Minggu (21/01) lalu, Rumah Yatim Cabang Medan menyalurkan 150 paket sembako untuk 150 keluarga di 12 kelurahan Dwikora, Medan Helvetia.

Penyaluran ini digelar pukul 09:00 sampai 11:00 WIB, bertempat di halaman Masjid Al-Ikhlasiyah, Jl. Amal Luhur, Lingkungan II, Kel. Dwikora, Kec. Medan Helvetia. 

Kepala Cabang Rumah Yatim Medan Harun mengatakan, bahwasannya mayoritas penerima bantuan terdiri dari lansia, anak yatim, difabel, buruh cuci, tukang becak, serabutan dan kuli bangunan. Mereka merupakan penerima terpilih yang berasal dari 12 kelurahan. Mereka datang ke lokasi memakai kendaraan umum bentor (becak motor), dan ada pula yang berjalan kaki.

Para penerima bantuan menunjukkan wajah sumringahnya tatkala menerima paket sembako. “Alhamdulillah di saat harga beras lagi naik, kami mendapatkan bantuan dari Rumah Yatim. Bantuan ini sangatlah membantu kami, terima kasih banyak, semoga Rumah Yatim semakin maju,” ungkap salah satu penerima.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #38
23 Januari 2018

Bantuan Sembako Targetkan di Seluruh Kecamatan Kota Bandung

Rumah Yatim Area Jawa Barat kembali membagikan paket sembako untuk masyarakat prasejahtera di RW 09, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (21/1). Sebanyak 100 paket sembako diberikan untuk membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat sekitar.

Bertepat di Kantor RW, masyarakat dari berbagai kalangan menerima bantuan sembako tersebut. Selain masyarakat umum, ada pula pegawai kantor RW. Di antaranya tenaga keamanan serta tenaga kebersihan. 

Menurut pemaparan Manager Area Rumah Yatim Jawa Barat, Deni Rustandi, lokasi RW 09 dipilih karena berdekatan dengan salah satu asrama Rumah Yatim. Sehingga, masyarakat yang ada di sekitarnya perlu juga diberi perhatian.

"Di sisi lain mereka perlu perhatian, karena nasibnya tidak sama dengan kita," paparnya.

Selain itu, rencananya kegiatan bantuan paket sembako ini akan dilakukan di setiap kecamatan yang ada di Kota Bandung. Hal ini, kata Deni, karena sebelumnya bantuan yang diberikan Rumah Yatim meliputi area luar Kota Bandung. "Harapannya bisa lebih berkontribusi lagi untuk di sini," jelasnya.

Semoga, sambung Deni, bantuan yang diberikan Rumah Yatim bisa memberikan manfaat bagi penerimanya. Karena, tambah dia, Rumah Yatim hanya sebagai fasilitator dari para donatur.

"Besar kecilnya bantuan dari kami, mudah-mudahan bernilai dan bermanfaat bagi mereka," tutup Deni.

 

#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan

“Tidak sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.” (HR Bukhari dan Muslim).

UPDATE #37
22 Januari 2018

Santunan Da'i Diberikan untuk Pengajar Yayasan Cahaya Taqwa

Rumah Yatim Cabang Bali melaksanakan program rutinan tiap bulan yaitu menyelenggarakan santunan kepada para da'i dan da'iyah yang ada di daerah Bali. Kali ini, Rumah Yatim Cabang Bali memberikan santunan kepada para pengajar di Yayasan Cahaya Taqwa pada Minggu (21/1) di Jalan Galuh, Pekutatan Jembrana Bali. 

Program santunan da’i ini bertujuan untuk membantu para pengajar di Yayasan Cahaya Taqwa dan memberikan semangat kepada para da’i dan da’iyah untuk menyampaikan nilai-nilai Islam kepada anak-anak didiknya. 

Diwawancarai via sambungan telepon, Kepala Asrama Rumah Yatim Cabang Bali Muhammad Abdullah mengatakan, santunan da’i ini diberikan kepada 11 orang pengajar di Yayasan Cahaya Taqwa. “Semuanya ada 11 orang, tapi yang bisa hadir hanya 8 orang,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga disambut semangat dan antusias oleh seluruh penerima santunan. Da’i dan da’iyah sangat berterima kasih penuh kepada Rumah Yatim atas bantuan yang telah diberikan untuk menunjang kehidupan sehari-hari tersebut.

“Syukur Alhamdulillah semoga dengan bantuan ini, membuat kami semakin bersemangat dalam mengajarkan anak didik kami,” kata salah satu da’i, Budiman. 

Abdullah berharap, semoga dengan bantuan ini, para donatur Rumah Yatim akan semakin percaya untuk menyalurkan dan memberikan donasinya lewat Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim. “Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban hidup yang di hadapi juga,” pungkasnya. 

 

#Fisabilillah
#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #36
20 Januari 2018

Harga Beras Ginungkidul Melonjak, Rumah Yatim Salurkan Bantuan

Di awal tahun 2018, sejumlah bahan pokok di Kabupaten Gunungkidul mengalami kenaikan. Di antaranya harga beras yang melonjak tajam. Salah satunya terjadi di Pasar Ngaliyan, Nglipar, Gunungkidul.

Kondisi ini sangat dikeluhkan seluruh warga khususnya warga prasejahtera. Tidak sedikit warga di sana yang beralih menggunakan beras Bulog. Tidak sedikit pula, warga yang mengurangi takaran beras dan mencampurkannya dengan jagung untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

Rumah Yatim kembali menunjukkan eksistensinya, pada Minggu (14/1) kemarin, Rumah Yatim area Yogyakarta menyalurkan bantuan 100 paket sembako untuk warga Ngaliyan. Penyaluran ini digelar di Kantor Balai Desa Ngaliyan.

Menurut salah satu tim relawan Rumah Yatim Ecep, alasan Lembaga Amil Zakat  ini memilih Ngaliyan dikarenakan di wilayah tersebut masih di dominasi warga kurang mampu dan  lansia terlantar. 

"Di Ngaliyan, jumlah warga kurang mampu dan lansianya masih tinggi, kami dari Rumah Yatim berkewajiban untuk membantu warga di sana," ujarnya.

Ia menuturkan bahwasannya penyaluran bantuan yang digelar dari pukul 09:00-11:40 WIB ini berjalan dengan tertib dan lancar. Para penerima tampak sangat bahagia ketika mendapat satu paket sembako.

"Alhamdulillah terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah memperhatikan warga kami, bantuan sembako di saat harga beras  sedang naik ini sangatlah berarti. Semoga Allah membalas semua kebaikan Rumah Yatim dan para donatur," papar Kepala Desa Ngaliyan Suyatmi, ketika menyampaikan sambutannya. Menurutnya kondisi tanah di sana tidak dapat ditanami padi dikarenakan tanah di sana bercampur batu kapur. 

"Kondisi tanah yang bercampur kapur membuat warga kami hanya bisa menanam palawija, jadi ketika harga beras tinggi, kami hanya bisa mengganti atau mencampur beras dengan jagung. Semoga dengan bantuan sembako ini bisa menjadi berkah dapat meringankan beban warga Ngaliyan, sekali lagi terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur," pungkasnya.

Tidak hanya menyalurkan sembako, di momen tersebut pun Rumah Yatim menyalurkan ratusan pakaian layak pakai kepada warga setempat.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan

“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”.  ( QS. Al Baqarah : 274 )

 

UPDATE #35
19 Januari 2018

Rumah Yatim Medan Siapkan Pembukaan Kantor Layanan Zakat Baru

Berbagai persiapan sedang dilakukan tim Rumah Yatim Cabang Medan untuk pembukaan kantor layanan zakat baru di Lingkungan X Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Cabang Rumah Yatim Medan Harun memaparkan, pembukaan ini akan digelar pada tanggal 28 Januari 2018 mendatang. Untuk persiapannya, ia telah membagi timnya ke beberapa bagian kepanitiaan, seperti bagian renovasi kantor kas, penyebaran undangan, acara, penyaluran bantuan, konsumsi, dan penampilan anak asuh. “Sekarang tim sedang fokus pada bagiannya,” ujarnya.

Dikarenakan kegiatan ini merupakan salah satu acara besar Rumah Yatim Medan, maka tim berencana mengundang pihak pemerintah, warga setempat dan para donatur.

“Insya Allah, di tanggal 28 nanti kami akan mendatangkan pihak Wali Kota, Dinsos Kota, Baznas, Polsek, Koramil, Camat, Lurah, RT, RW dan para donatur. Tak lupa kami pun akan mendatangkan warga prasejahtera di wilayah Medan Helvetia untuk menerima santunan dari Rumah Yatim,” ujarnya.

Harun menambahkan, selain dijadikan kantor layanan zakat, tempat tersebut akan dijadikan tempat Pusat Perkembangan Potensi Anak (PPPA) dan tempat Bimbingan Belajar (Bimbel) gratis.

Ia berharap, acara ini akan berjalan dengan sukses, tertib dan lancar.

#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #34
18 Januari 2018

Rumah Yatim Riau Tempuh Legalitas Hukum LAZ di Kemenag

Rumah Yatim Riau mengunjungi Kantor Kementrian Agama Provinsi Riau di Jalan Jenderal Sudirman No. 235 Kota Pekanbaru, Riau, Senin (15/1). Kunjungan ini dalam rangka melakukan pendaftaran Rumah Yatim Riau sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Provinsi Riau.

Kedatangan Rumah Yatim disambut baik oleh Kepala Seksi Pemeberdayaan Zakat, Zulfadli, serta Staf Perberdayaan Zakat, Tri Kasbiat. Pada kesempatannya, Zulfadli mengapresiasi niatan Rumah Yatim Riau dalam menempuh legal hukum sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Zulfadli berharap, Rumah Yatim Riau bisa memaksimalkan segala programnya. Hal ini guna membantu meringankan beban masyarakat Provinsi Riau serta mendukung  kesejahteraan masyarakat. Sehingga pendayagunaan bantuan bisa tersalurkan lebih luas.

"Rumah Yatim ke depannya bisa lebih luas minimalnya di tiga kabupaten, maksimalnya sebanyak banyaknya," paparnya.

Selain itu, ia menambahkan, dengan bertambahnya LAZ di Provinsi Riau, bisa membantu Baznas dalam mengelola zakat sebaik-baiknya. Nantinya Rumah Yatim Riau diharapkan akan bersinergi untuk mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah. "Serta dana sosial keagamaan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya.

Rumah Yatim Riau menempuh upaya legalitas hukum ke Kementrian Agama Provinsi ini guna menjadi Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Provnsi Riau. Menurut pemarapan Kepala Cabang Riau, Ramdan Burhanudin, dirinya sudah memberikan berkas persyaratan untuk memenuhi sebagai LAZ.

"Alhamdulillah sudah memberikan berkas persyaratan yg diperlukan, tinggal tunggu hasilnya," papar Ramdan.

Upaya legalitas ini ditempuh agar Rumah Yatim Riau bisa senantiasa memaksimalkan upaya dalam mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya. 

"Adanya ijin khususnya dari Kemenag Provinsi agar lebih leluasa dan diakui dalam menjalankan program," jelasnya.

Selain itu, upaya ini pula guna mempererat sinergitas dengan Kemenag Riau. Agar setiap kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim Riau bisa terus memberikan efek positif bagi masyarakat Provinsi Riau. Hal ini, tambah Ramdan, sesuai dengan visi dan misi yayasan Rumah Yatim Arrohman.


#ZakatUntukPerubahan

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Alloh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Alloh maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui." (Q.S. Al-Baqarah Ayat 261)

UPDATE #33
17 Januari 2018

10.040 Kepala Keluarga Terima Santunan Biaya Hidup Rumah Yatim

Direktorat  Pemberdayaan Rumah Yatim, sukseskan penyaluran santunan biaya hidup sebanyak 10.040 Kepala Keluarga di beberapa kota di Indonesia selama tahun 2017. Pencapaian angka tersebut merupakan upaya Rumah Yatim dalam menyejahterakan masyarakat kurang mampu. 

Timbul Yuwono selaku Direktur Pemberdayaan Rumah Yatim mengatakan bantuan yang diberikan dari Rumah Yatim berupa sejumlah uang tunai yang digunakan untuk membantu meringankan kebutuhan pokok dari para mustahik. Terlebih kata Timbul, sedang marak isu kenaikan bahan pokok seperti beras di awal tahun. Sehingga membutuhkam perhatian khusus dari Rumah Yatim terutama para mustahik di Indonesia.

"Kita berupaya meringankan kebutuhan pokok para mustahik, apalagi sedang marak isu kenaikan beras di awal tahun, sehingga membutuhkan perhatian dari kami," ungkapnya, saat diwawancarai, Minggu (15/1). 

Kemudian daerah yang paling urgent untuk menerima santunan biaya hidup, ia memaparkan Rumah Yatim memfokuskan kepada wilayah tertinggal di Nusantara, yang menjadi fokus dari pemerintah, akan disinergikan dengan Rumah Yatim, terutama daerah bagian timur Indonesia. 

"Kami tentunya fokus kepada daerah tertinggal di Nusantara, fokus dari pemerintah akan kita sinergikan," imbuhnya. 

Adapun rencana program di tahun 2018, ia mengungkapkan dipastikan akan menambah target penerima manfaat penyaluran bantuan biaya hidup hingga 300 persen. Terlebih kata Timbul, dalam setiap satu kepala keluarga biasanya memiliki lebih dari satu tanggungan yang merasakan santunan.

Terkait target, ia menuturkan akan diselaraskan dengan berkembangnya Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat yang sudah keluar izin dari Kemenag di tahun 2017. Hal itu tentunya menjadi tantangan bagi Rumah Yatim untuk memberikan lebih besar lagi kepada para mustahik, karena semua program akan difokuskan kepada mustahik. 

"Target kami tentunya selaras, hal ini menjadi tantangan bagi kami untuk memberikan manfaat yang lebih besar pada mustahik," tuturnya. 

Ia berharap bisa terus bersinergi dengan pemerintah dalam penyaluran program-program Rumah Yatim. Kemudian untuk wilayah yang belum tersentuh Rumah Yatim dapat segera tersentuh. Khusus di tahun 2018, Rumah Yatim akan fokus penanganan keluarga dan mustahik yang membutuhkan dari sisi biaya hidupnya.


#ZakatUntukPerubahanLebihBaik
#LAZ

UPDATE #32
13 Januari 2018

Lurah Cipinang Cempedak Apresiasi Kantor Kas Baru Rumah Yatim

Pembukaan kantor kas baru Rumah Yatim Regional Jabodetabek di Cawang Baru mendapat apresiasi Lurah Cipinang Cempedak. Pembukaan kantor kas dilakukan di Jalan Cawang Baru No. 30 Blok E.I Kaveling No. 639 RT 001/RW 10, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/1).

Pembukaan kantor kas pelayanan zakat ini sebelumnya dibuka oleh Kasie Pendayagunaan Regional Jabodetabek, Muslihudin. Pada kesempatan lain, Lurah Cipinang Cempedak, Ika Yuli Rahayu, memberikan apresiasi atas dibukanya kantor kas di wilayah kerjanya.

Pada pembukaan kantor kas tersebut, diberikan pula ratusan paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Cipinang Cempedak. Selain itu, diberikan pula puluhan santunan bagi anak yatim dan dhuafa.

"Terima kasih sudah bisa membantu masyarakat, ini bukan kali pertama Rumah Yatim memberikan bantuan kepada masyarakat Cipinang Cempedak," ungkap Ika.

Selain itu, ia menambahkan, dengan dibukanya kantor kas pelayanan zakat ini diharapkan Rumah Yatim dan pemerintah bisa terus bersinergi untuk menyejahterakan masyarakat. Dalam waktu dekat ini, tambah dia, kelurahan akan memberikan penghargaan tertulis kepada Rumah Yatim.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi lanjutan dari pemerintah setempat. Sebelumnya dalam menyambut tahun baru 2018, Rumah Yatim Jabodetabek mengadakan pula santunan dan beasiswa bagi ratusan anak yatim di Cipinang Cempedak.


#LembagaAmilZakat
Raih keberkahan hidup dengan berzakat ...

UPDATE #31
12 Januari 2018

Santunan Da'i Disalurkan di Tiga Pondok Pesantren

Rumah Yatim Cabang Aceh, menyalurkan santunan da'i untuk ustadz dan pengajar di tiga Pondok Pesantren, Rabu (10/1). Penyaluran ini merupakan salah satu program santunan da'i Rumah Yatim.

Program ini disalurkan melalui tiga tahap. Pertama, disalurkan kepada empat pengajar TPA Neusu Banda Aceh. Kedua, disalurkan kepada empat pengajar TPA Ruman Punge Blang Cut, dan ketiga disalurkan kepada empat ustadz  di Pesantren  Markaz Al Shiah  Aljiziyah Lueng Bata, Banda Aceh. 

Perihal penyaluran santunan dai di tiga tempat ini, Dewi selaku Pengurus Rumah Yatim Aceh menuturkan pihaknya melakukan survei terlebih dahulu untuk mendata jumlah dlai yang ada di tiga tempat tersebut, agar bantuan yang Rumah Yatim berikan tepat sasaran dan terasa manfaatnya. 

"Kami mendata dan survei, agar bantuan yang Rumah Yatim berikan tepat sasaran," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, santunan dai ini merupakan penyaluran dana zakat kepada delapan asnaf yang berhak menerimanya, salah satunya fisabilillah, dai yang berjalan hanya karena Allah SWT.

"Fisabilillah, santunan dai masuk ke Fisabilillah atau bergerak hanya karena Allah sebagai da'i," terang Dewi, Kamis (11/1).

Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ), ia berharap dapat lebih amanah dalam penerimaan ziswahib (zakat, infaq, shadaqah, wakaf, dan hibah). Banyaknya amanah dari donatur, maka jangkauannya dapat lebih luas, serta manfaatnya dapat lebih banyak dirasakan oleh umat. 

"Mudah-mudahan ke depannya dapat lebih amanah dalam penerimaan ziswahib," tutupnya.


#ZakatUntukPerubahan
Lebih mudah dalam berbuat kebaikan hanya dengan satu kali klik saja ...
www.donasionline.id

UPDATE #30
11 Januari 2018

Bangun Sinergi, Rumah Yatim Medan Bersama Kemenag

Upaya membangun sinergi dengan pihak pemerintah setempat, Rumah Yatim Cabang Medan yang diwakili Harun selaku kepala cabang berkunjung ke kantor wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Jl. Gatot Subroto No.261, Lalang, Medan Sunggal, Kota Medan.

Harun memaparkan profil dan program Rumah Yatim kepada Yasir salah satu perwakilan dari Kemenag. Selain itu, Harun pun meminta informasi mengenai persyaratan yang harus dilengkapi guna mendapat sertifikat ijin sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat provinsi. 

“Alhamdulillah kedatangan kami disambut hangat pihak Kemenag, mereka sangat mengapresiasi dengan program-program Rumah Yatim. Mereka pun memberikan banyak informasi mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendapat sertifikasi LAZ tingkat provinsi,” kata Harun.


"Islam dibangun di atas lima perkara; bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, menunaikan haji, dan melaksanakan puasa Ramadhan." (HR. Bukhari)


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #29
10 Januari 2018

Rumah Yatim Jabodetabek Buka Tiga Kantor Kas Baru

Awal tahun 2018, Rumah Yatim Jabodetabek membuka kantor kas baru, di Jalan Jati Mulya Raya No. 23 RT 05/06, Tambun Selatan, Bekasi, Senin (9/1). Pembukaan kantor kas ini guna menampung dana zakat dari masyarakat di wilayah tersebut.

Rumah Yatim memberikan sembako kepada 160 masyarakat prasejahtera, dalam pembukaan kantor kas ini. Selain itu, sebanyak 23 paket alat tulis sekolah diberikan kepada siswa di sekitar kantor kas.

"Semoga dengan adanya kantor baru ini bisa mempermudah para donatur yang akan menunaikan zakat," jelas Agus Hermawan, Kasi FO Regional.

Ia berharap dengan dibukanya kantor kas ini bisa memberikan manfaat dan efek yang baik bagi masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat prasejahtera bisa terbantu dalam segi kondisi ekonominya.

Agus menambahkan, warga sangat antusias dan berterima kasih kepada Rumah Yatim dengan diberikannya santunan dalam pembukaan kantor kas baru ini. Selain itu, dengan dibukanya kantor kas ini Rumah Yatim bisa lebih dipercayai lagi oleh donatur.

"Semoga bantuan ini berlanjut dan lebih banyak lagi membantu warga di sini," jelasnya.

Selain di Tambun Selatan, dua kantor kas lainnya akan dibuka di dua daerah berbeda dalam waktu dekat ini. Pertama, di Jalan Cawang Baru No. 30 Blok E.I Kaveling No. 639 RT 001/RW 10, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. Serta kedua, di Jalan Cipinang Jaya No. 11, Cipinang Besar Selatan RT 08/RW 07, Jatinegara, Jakarta Timur.


#ZakatUntukPerubahan

"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum datangnya hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa'at. Dan orang-orang yang kafir itulah orang-orang yang zalim." – (Q.S Al-Baqarah: 254)

UPDATE #28
10 Januari 2018

Apresiasi Pemerintah Medan Helvetia untuk Aksi Rumah Yatim

Aksi nyata Rumah Yatim Medan menyalurkan 200 paket sembako di wilayah Medan Helvetia akhir tahun lalu, mendapat respon positif dari pemerintah setempat. 

Menurut Muhammad Yusuf selaku Kepala Lingkungan X Kel.Dwi kora Kec.Medan Helvetia, melalui aplikasi pesan grup whatsapp Bupati Medan Helvetia mengungkapkan apresiasinya atas aksi Rumah Yatim Medan yang telah berbagi dengan warga prasejahtera di wilayahnya. Apresiasi tersebut diungkapkan usai Yusuf menginformasikan aksi tersebut kepada Bupati.

“Di grup whatsapp, Pak Bupati mengatakan bahwa Rumah Yatim adalah satu-satunya lembaga amil zakat yang telah berbagi dan menggelar aksi besar di wilayah ini. Ia pun sangat mengapresiasi langkah Rumah Yatim dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim yang telah memerhatikan warganya,” papar Yusuf kepada Harun selaku Kepala Cabang Rumah Yatim Medan.

Tidak hanya Bupati Medan Helvetia, warga setempat yang telah menerima bantuan dari Rumah Yatim pun mengungkapkan hal yang sama. 

“Alhamdulillah, saya mewakili warga dan pemerintah setempat mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada warga kami. Semoga Rumah Yatim semakin dipercaya oleh masyarakat Indonesia untuk menyalurkan sebagian hartanya, semoga semakin banyak lagi daerah yang merasakan manfaat kehadiran Rumah Yatim,” pungkas Yusuf.


#ZakatUntukPerubahan

"Kamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan (di jalan Allah) dari sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya." (Q.S Ali Imran: 92)

UPDATE #27
9 Januari 2018

Rumah Yatim Salurkan Bantuan di Peresmian Kantor Layanan Zakat

Rumah Yatim Area Kalimantan menyalurkan bantuan sejumlah 35 paket sembako kepada lansia dan 25 santunan donasi kepada anak asuh non mukim. Santunan ini diberikan dalam peresmian Kantor Layanan Zakat di Jalan Pangeran Hidayatullah No. 35 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (7/1). Penyaluran tersebut sebagai bentuk kepedulian Rumah Yatim Area Kalimantan terhadap sesama. 

Indra Abdullah, selaku Manajer Area Kalimantan memaparkan diawal pembukaan Kantor Layanan Zakat di Kota Banjarmasin ini, harapannya dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat setempat. Walaupun dengan jumlah yang tidak banyak, namun semoga dapat meringankan beban fakir miskin. 

“Kita ingin, di awal pembukaan kantor kas di kota ini, bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, agar Allah memberikan kemudahan dalam mengelola dana zakat untuk umat ini,” paparnya, saat diwawancarai, Senin (8/1). 

Seperti yang dipaparkan Indra, pihaknya mengundang 60 masyarakat fakir miskin, untuk hadir di peresmian Kantor Layanan Zakat sebagai langkah awalnya di tahun 2018 ini dengan penyaluran bantuan terhadap peduli sesama. 

“Ini juga sebagai upaya kita membantu fakir miskin, yatim dan dhuafa yang menjadi prioritas perlu dibantu di awal pembukaan kantor ini,” terangnya. 

Ia berharap dengan disalurkannya bantuan ini pada peresmian tersebut, dapat memberikan keberkahan dan kelancaran bagi Rumah Yatim dalam mengelola dana zakat dari masyarakat, serta bisa konsisten dan amanah dalam menerima dana umat ini untuk disalurkan kembali kepada yang berhak membutuhkan bantuan.


"Sungguh, nikmat itu bersambung dengan rasa syukur dan rasa syukuritu dapat mempengaruhi penambahan nikmat. Keduanya beriringandalam satu kurun, maka tidak akan terputus tambahan nikmat dari Allahhingga rasa syukur terputus dari seorang hamba.” (Ali bin Abi Thalib r.a.)


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #26
6 Januari 2018

Bantuan Peduli Sesama, Beri Harapan untuk Warga Banjar Anyar

Harapan untuk hidup lebih baik di tahun 2018, diharapkan oleh semua orang, salah satunya para mustahik asal Tegal. Di tengah pemberian santunan peduli sesama, Jajang khoeruman, Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal merasa terenyuh dengan kehidupan warga Desa Banjar Anyar yang berada dalam keterbatasan, bahkan nyaris mayoritas penduduknya berada dalam garis kemiskinan. 

Untuk menyaksikan langsung hasil survei yang dilakukan oleh salah satu staffnya yakni Agus, Jajang pun terjun langsung ke lapangan, mengetuk setiap pintu rumah para mustahik itu. Rumah para mustahik tersebut kebanyakan rumah tua, bahkan menurut Jajang tak sedikit dari 10 mustahik yang didatangi, memiliki rumah yang tidak layak huni. Pekerjaan mereka sebagai buruh tani, buruh lepas dan buruh serabutan. Itu tak mampu mengubah nasib mereka, yang penting bagi mereka ialah memenuhi kebutuhan anak istrinya saja, terutama makan.

Bantuan peduli sesama Rumah Yatim, menjadi secerca harapan di awal tahun 2018 ini, setidaknya bantuan itu dapat membuat mereka sedikit terbantu dan bisa mengalokasi hasil usahanya untuk keperluan penting lainnya.  

“Mereka merasa terbantu dan merasa terperhatikan, karena baru kali ini ada bantuan yang datang langsung ke rumah-rumah mereka,” ungkap Jajang.

Selain bantuan dari Rumah Yatim, ternyata mereka juga merupakan penerima bantuan beras raskin pemerintah. Para mustahik sangat berterima kasih atas bantuan tersebut, dan rasa terima kasih itu pun diungkapkan oleh pihak aparat setempat, yakni Ketua RT yang memberikan data-data mustahik layak bantu tersebut.

“Terima kasih banyak, mudah-mudahan Rumah Yatim senantiasa maju dan berkembang di Tegal ini dan lebih luas lagi menjangkau masyarakat yang membutuhkan," katanya.


Doa harusnya menjadi pembuka dipagi hari dan menjadi penutup diwaktu malam hari

#Semangat ZakatUntukPerubahan
#PejuangKebaikan

UPDATE #25
5 Januari 2018

RY Harap Santunan Da'i Lebih Tepat Sasaran di 2018

“Insya Allah pada tahun 2018 ini kami akan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang menaungi para da’i,” papar Amir Sumarna, Kepala Cabang Rumah Yatim NTB. 

Menurut pengalaman yang ia rasakan tahun lalu, tak mudah menyalurkan santunan da’i dengan tepat sasaran. Oleh sebab itu, ini menjadi salah satu resolusi untuk program memuliakan para da’i yang ikhlas di tahun 2018. Amir ingin lebih selektif, lebih luas penyalurannya dan yang paling utama memilih da’i yang benar-benar membutuhkan bantuan dana. 

Meski tak dipungkiri selama tahun 2017, ia bersama tim sudah berupaya menyalurkan santunan kepada da’i-dai terpilih sesuai dengan kriteria. Penyaluran pun berlangsung pada akhir tahun 2017, di mana Amir menyalurkan santunan untuk 5 da’i, terdiri dari 2 da’i daerah Longseran, 2 da’I dari Nyangget dan 1 da’i dari Karang Kemong.

Ia memaparkan semua da’i merupakan da’i sukarelawan yang tak berpenghasilan, dan mendapat penghasilan seikhlasnya saja dari masyarakat bahkan tidak sama sekali.

Salah satunya, Fahrudin (60), seorang buruh tani yang membagikan ilmu agamanya untuk masyarakat sekitar Nyangget, meski pun sudah cukup berumur namun ia tidak pernah pensiun. Padahal beliau sudah mampu mencetak generasi, di mana anak muridnya sudah menggantikannya mengajar bersamanya. Kecintaannya akan mengajar tetap beliau laksanakan setiap harinya. 

Semua da’i yang didapatkan merupakan da’i-da'i yang dikenal baik oleh kemitraan Rumah Yatim, karena itu mereka pun tahu betul kehidupan dan sepak terjang para da’i tersebut.

“Alhamdulillah, kami dibantu oleh kemitraan, jadi santunan da’i kali ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya. 


Indahnya kebersamaan adalah saat kita memberi tak mengharapkan balasan. Ada tawa saat dalam kesedihan.

#ZakatUntukPerubahan
#LAZNasional

UPDATE #24
4 Januari 2018

Masjid Hidayatullah Terbengkalai, RY Surabaya Bantu Pembangunannya

Tiga tahun lamanya, Masjid Hidayatullah terbengkalai. Padahal fungsinya sebagai tempat peribadatan utama masyarakat Manukan Wetan Surabaya sangat diperlukan, khususnya untuk kegiatan shalat jum’at dan kegiatan keagamaan lainnya. 

Menurut Ketua DKM Mesjid Hidayatullah, terhambatnya pembangunan masjid dikarenakan tak ada lagi pendanaan yang mencukupi. Setelah menghabiskan dana sebesar 100 juta hasil dari swadaya masyarakat hanya cukup untuk merenovasi sebagian masjid saja. Bagian atap yang rencananya mau ditingkatkan belum terbangun, bagian samping kiri dan kanan, serta lantai pun masih belum juga diselesaikan, hanya bagian depan saja yang sudah selesai pengerjaannya. Dengan bangunan setengah jadi tersebut, warga yang terdiri hampir 500 kepala keluarga ini pun menggunakan masjid itu untuk peribadatan.

Melihat kondisi masjid tersebut, Rumah Yatim Surabaya melakukan survei untuk mengetahui kebutuhan masjid tersebut. Rumah Yatim pun menawarkan bantuan dan disambut baik oleh pihak DKM yang sangat mengharapkan bantuan tersebut. 

Dari hasil survei, kebutuhan yang mendesak adalah semen, karena itu Rumah Yatim beserta ketua DKM masjid tersebut untuk langsung membelanjakan kebutuhan masjid tersebut yakni semen sebanyak 50 sak.

“Kami berharap bantuan ini akan berkelanjutan,” ungkap Ketua DKM kepada Agus Kurnia, Kepala Asrama Rumah Yatim yang menyalurkan dana program renovasi masjid.

Ia memohon do’a kepada Ketu DKM dan para jama'ah masjid, agar Rumah Yatim Surabaya semakin maju, semakin banyak donatur agar semakin banyak yang terbantu. 

“Mohon do’anya agar semakin banyak donatur yang berdonasi, agar Rumah Yatim dapat lebih banyak lagi membantu, tak hanya masjid di sini, tapi masjid-masjid lainnya yang lebih membutuhkan," papar Agus.

#ZakatUntukPerubahan
#LAZRumahYatim

Zakat untuk Kehidupan yang Lebih Baik
Link Donasi : http://donasionline.id/ziswaf?parent_category=zakat

UPDATE #23
3 Januari 2018

Santunan Penghujung Tahun untuk Warga Medan Helvetia

Medan Helvetia merupakan wilayah yang masih didominasi warga prasejahtera. Wilayah tersebut menjadi salah satu wilayah yang ditargetkan Rumah Yatim Cabang Medan dalam kegiatan penyaluran bantuan. Terhitung dari tahun 2017, Rumah Yatim telah memberikan berbagai jenis bantuan, diantaranya bantuan biaya hidup, peduli sesama, sembako sampai bantuan renovasi masjid. 

Di akhir tahun 2017, Rabu (31/12) lalu, Lembaga Amil Zakat ini menyalurkan 200 paket sembako. Penyaluran digelar di lapangan depan kediaman M. Yusuf selaku Kepala Lingkungan X Kel. Dwi kora Kec. Medan Helvetia, Kota Medan.

Menurut Harun selaku Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, kegiatan penyaluran dimulai pukul 09:00 sampai pukul 11:00 WIB, namun sekitar pukul 08:00 WIB para penerima sudah mengerumuni lapangan. Sebanyak 200 warga prasejahtera dari 10 lingkungan (RW) mendatangi lokasi dengan berjalan kaki, adapula yang datang dengan menggunakan kendaraan umum becak motor (bentor).   

Ia menuturkan, penyaluran berjalan dengan tertib dan aman. Tak hentinya tim Rumah Yatim mendapat ucapan terima kasih dari para warga terutama dari kepala lingkungan. “ Terima kasih kepada Rumah Yatim yang kembali ke sini dan kembali menyalurkan bantuan, kedatangan Rumah Yatim ke wilayah ini telah memberikan manfaat besar untuk warga sekitar, semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” pungkas M. Yusuf.

 


#ZakatUntukPerubahan
#TebarSembakoUntukMeringankanBebanHidupMereka
#JadiBagianDariPejuangKebaikanBersamaKami

UPDATE #22
3 Januari 2018

Bahagianya Nur Solihah Dapat Rezeki Tak Terduga

Betapa tertegunnya Nur Solihah (41), salah satu warga Godean, Sleman ini ketika kedatangan tim Rumah Yatim area Yogyakarta ke kediamannya, dikira akan dimintai sumbangan, ia pun langsung bergegas ke kamar untuk membawa uang seadanya untuk disumbangkan. Namun ketika akan memberikan uang tersebut, tim Rumah Yatim terlebih dahulu menyodorkan amplop bertuliskan santunan peduli sesama kepadanya.

“Ini ada sedikit rezeki untuk ibu dan keluarga semoga rezeki ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah,” ungkap Nur Arifin, Manajer Area Rumah Yatim Yogyakarta.

Kaget bercampur haru dan bahagia ditunjukkan Nur ketika menerima amplop tersebut. Ia tak menyangka bahwa lembaga sosial ini bisa memberikan santunan kepadanya. Sembari meneteskan air mata, ia meminta maaf karena telah menyangka bahwa Rumah Yatim meminta sumbangan dan ia pun tak hentinya mengucapkan terima kasih.

Arifin pun menjelaskan bahwa Rumah Yatim tidak hanya mengurus anak yatim dan menerima zakat, infak, shadaqoh dari para donatur. Rumah Yatim yang telah resmi menjadi lembaga amil zakat dan dipercaya untuk menerima zakat masyarakat Indonesia mempunyai kewajiban menyalurkannya kepada warga yang sangat membutuhkan.

Usai diberi penjelasan, wanita yang bekerja sebagai buruh tani ini langsung mengucapkan terima kasih dan syukurnya kepada Allah, ia mengatakan bahwa santunan ini akan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari yang sudah mulai mahal.

Ia pun mendoakan Rumah Yatim dan para donatur agar selalu diberikan rahmat dan kasih sayang oleh Allah.

Selain Nur Solihah, ada sembilan warga prasejahtera di Godean yang juga menerima santunan tunai peduli sesama dari Rumah Yatim area Yogyakarta.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #21
2 Januari 2018

Tutup Tahun 2017, RY Riau Beri Santunan Da'i

Menjelang pergantian tahun, Rumah Yatim Cabang Riau memberikan santunan kepada sejumlah da'i di dekat asrama, Jalan Durian, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekan Baru, Minggu (31/12). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Rumah Yatim terhadap jasa para ulama.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Riau, Ramdan Burhanudin, sebelum memberikan bantuan kepada da'i, Rumah Yatim tetap melakukan pendataan. Hal ini, guna memastikan penerima bantuan merupakan orang-orang yang layak atas jasanya yang senantiasa untuk menyiarkan ajaran Islam.

"Karena memang kami memperhatikan dulu warga setempat. Kebetulan memang ada yang termasuk kriteria layak untuk diapresiasi," ungkapnya.

Lokasi penyaluran santunan da'i ini tidak jauh dari asrama Rumah Yatim Pekanbaru. Menurut Ramdan, dimomen menjelang pergantian tahun ini ada enam orang da'i diberikan santunan dipenghujung tahun 2017 ini. 

"Pastinya kami ingin mendukung dan tentunya bisa membantu walaupun jumlahnya tidak sebesar yang diharapkan," paparnya.

Selain itu, santunan da'i yang diberikan ini merupakan bentuk apresiasi Rumah Yatim terhadap perjuangan para ulama yang senantiasa merelakan hidupnya untuk berdakwah. Ini karena, tambah Ramdan, para ulama telah memberikan pengetahuan agama serta menjadi penengah dalam masyarakat.

"Harapan saya semoga para dai yang telah ikhlas mengajar semakin besar semangatnya untuk menyampaikan sirah Nabi," jelasnya.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #20
1 Januari 2018

Lurah Cipinang Cempedak Apresiasi Kegiatan Santunan RY

Perhelatan perayaan tahun baru berlangsung meriah di sudut-sudut kota. Namun, ada yang berbeda di halaman Kantor Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/12) malam. Ratusan dhuafa dan anak yatim mendapatkan bantuan pendidikan dari Rumah Yatim.

Sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa mendapatkan bantuan pendidikan dari Rumah Yatim di malam pergantian tahun ini. Anak-anak tersebut merupakan masyarakat yang tinggal di 12 RW yang ada di Kelurahan Cipinang Cempedak.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Lurah Cipinang Cempedak. Pada kesempatannya, Lurah Cipinang Cempedak, Ika Yuli Rahayu, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan di malam penghujung tahun 2017 ini.

"Sangat bahagia dengan terlaksananya kegiatan ini, saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang turut serta," papar Ika, saat memberikan sambutannya.

Ia berharap, kegiatan serupa bisa terlaksana di tahun-tahun berikutnya. Apalagi ini merupakan kegiatan positif untuk menunjang kebutuhan anak yatim dan dhuafa.

"Semoga tahun nanti kegiatan ini bisa terselenggara lagi," jelas Ika Yuli.

Selain itu, Kepala Regional Rumah Yatim Jabodetabek, Sani, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah setempat atas sambutannya kepada Rumah Yatim. Sehingga kegiatan yang dilaksanakan dipenghujung tahun ini bisa terselenggara dengan lancar.

"Semoga dengan adanya Rumah Yatim bisa mengatasi kemiskinan yang ada di DKI," paparnya.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #19
30 Desember 2017

RY Bali Beri Santunan Biaya Hidup Untuk Komunitas Pemulung

Rumah Yatim Cabang Bali memberikan santunan biaya hidup pada komunitas pemulung, Jum’at (29/12), di  Jalan Gunung Sari 1 Gang Merpati, Kelurahan Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar Bali.

Santunan biaya hidup ini, diberikan kepada 22 kepala keluarga yang 17 diantaranya merupakan anggota dari Komunitas Pemulung di Kota Denpasar. Kegaitan ini, disambut bahagia oleh seluruh penerima santunan.

Kepala Asrama Rumah Yatim Cabang Bali Muhammad Abdullah mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan di daerah yang paling banyak komunitas pemulungnya. Sehari sebelum dilaksanakannya penyaluran, tim Rumah Yatim terlebih dahulu melakukan survei area yang akan dijadikan tempat penyaluran. 

“Tempat tinggalnya di bawah kolong rumah yang dipakai untuk menyimpan rongsok, dan dipakai untuk tinggal sehari-hari,” jelasnya.

Tidak ada hambatan dalam kegiatan pemberian santuan biaya hidup ini. Seluruh masyarakat yang menerima santunan berbahagia dan berterima kasih kepada Rumah Yatim. “Alhamdulillah lancar kegiatannya,” pungkas Abdullah.


#zakatUntukPerubahan

UPDATE #18
27 Desember 2017

RY Jakarta Beri Bantuan Hidup di Lebak Bulus

Rumah Yatim tidak hanya sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional. Namun, Yayasan yang tersebar di 14 Provinsi ini selalu memberikan perhatian khusus kepada masyarakat kurang mampu. Salah satunya adalah program rutin yang dijalankan untuk mengurangi beban hidup masyarakat kurang mampu, di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (26/12). 

Melalui Kantor Rumah Yatim yang ada di Jakarta, bantuan biaya hidup diberikan kepada sejumlah jompo dan dhuafa di Lebak Bulus dan Condet. Kegiatan ini merupakan salah satu program rutin Direktorat Kemandirian Yatim dan Dhuafa Rumah Yatim.

Menurut penjelasan salah seorang relawan Rumah Yatim, Ali Ridwan (41), pemberian bantuan hidup ini merupakan usaha Rumah Yatim untuk mengurangi beban kebutuhanmasyarakat. Selain itu, untuk meringankan biaya hidup sehari-hari.

Ada 20 penerima yang merupakan jompo dan dhuafa mendapat bantuan biaya hidup. Kuota ini terbagi menjadi dua, tambah Bang Ali -sapaan akrabnya. Satu persatu tim Rumah Yatim mendatangi rumah jompo dan dhuafa. Usaha ini untuk melihat secara langsung kondisi penerima, agar tepat sasaran dalam pemberian bantuan.

"Sebanyak 13 penerima di Lebak Bulus dan sisanya di daerah Condet," papar Bang Ali.

Ia berharap, bantuan yang diberikan Rumah Yatim bisa dimaksimalkan untuk dimanfaatkan penerimanya. Besar-kecilnya pemberian bukan menjadi hal utama. Namun, manfaat dari yang diberikan merupakan nilai utama.

 

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #17
27 Desember 2017

Rumah Yatim BSD Beri Santunan untuk 50 Mustahik

Rumah Yatim Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Banten memberikan bantuan sembako kepada anak yatim, panti jompo dan lansia pada Jumat (15/12). 

Kegiatan yang berlokasi di asrama BSD Tangerang ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Kegiatan ini, diikuti oleh lebih dari 50 mustahik dan 5 orang panitia dari Rumah Yatim.

“Alhamdulillah kegiatannya lancar, para mustahik bahagia bisa menerima bantuan dari Rumah Yatim,” ungkap Kepala Asrama Rumah Yatim BSD, Syahid, saat diwawancarai disela-sela kesibukannya.

Para mustahik berharap semoga Rumah Yatim akan tetap membantu yang kesulitan dan membutuhkan bantuan. 

“Mudah mudahan bantuan ini bisa bermanfaat. Semoga Rumah Yatim semakin maju dan bisa membantu banyak orang,” ujarnya.

Syahid juga berharap semoga dengan adanya program bantuan rutin yang dilakukan Rumah Yatim ini, dapat bermanfaat untuk jangka panjang dan semakin banyak lagi masyarakat yang terbantu.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #16
27 Desember 2017

Bantuan Biaya Hidup untuk 11 Butuh Tani Tegal

“Kalau untuk temen nasi, kami tidak kebingungan, biasanya kami minta dari para petani lainnya yang memiliki sisa-sisa sayuran yang tidak layak jual,” ungkap salah satu petani bawang. 

Penghasilan mereka hanya berkisar Rp. 500.000/bulan. Biaya hidup di Tegal memang tidak begitu mahal tapi dengan penghasilan seeperti itu tetap saja tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka yang bekerja sebagai buruh tani di Dusun Krajan, Sesepan Batupulang Tegal. Untuk itu, Rumah Yatim pun hadir ke tengah-tengah mereka untuk memberikan bantuan biaya hidup kepada 11 mustahik yang bekerja sebagai buruh tani.

Menurut Jajang Khoeruman Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, informasi banyaknya warga pra sejatera didapat dari karyawan Rumah Yatim sendiri yakni Agus yang berdomisili di sana. Dengan melihat banyak warga kurang mampu, Agus merasa tersentuh untuk membantu mereka dan menyalurkan bantuan biaya hidup yang sangat mereka butuhkan. 

Sebelas mustahik yang diberikan santunan itu di antaranya Suni, Sumirah, Slamet, Sugeng, Wasni, Sainah, Kasiah, Ramlah, Karyono, Waridin dan Sijah. Dari ke sebelas orang tersebut hanya dua orang saja yang masih muda, selebihnya adalah lansia yang masih bekerja sebagai buruh tani. Slamat (69), dia terpaksa masih bekerja di sisa-sisa usianya yang sudah renta karena dia masih harus membiayai kedua putranya yang masih duduk dibangku SD dan SMP, anak-anaknya yang sudah besar tak mampu membantunya, karena mereka pun hidup penuh kekurangan seperti dirinya. 

Melihat kondisi tersebut di awal tahun depan, Jajang pun berencana akan kembali menyambangi dusun itu untuk memberikan bantuan sembako kepada mereka.

“Insya Allah tahun 2018 kami akan merencanakan memberikan santunan sembako kesana, karena masih banyak warga disana yang membutuhkan bantuan,” ungkap Jajang.


#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #15
26 Desember 2017

Belasan Dai dan Pengajar Mendapat Santunan Rumah Yatim

Rumah Yatim Jakarta memberikan santunan kepada sejumlah da’i dan pengajar di Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/12). Santunan ini diberikan kepada belasan pengajar di mushola dan majlis ta'lim di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim, Ali, pemberian santunan ini tidak serta merta langsung diberikan. Sebelumnya telah dilakukan persiapan, termasuk pengecekan ke lokasi yang akan disantuni.

"Biasa kita terlebih dahulu mapping dulu untuk penyaluran," jelas Bang Ali, sapaan akrabnya.

Lokasi penyaluran santunan da’i ini tepatnya di Tanah 80. Menurut Ali, sebanyak 15 orang tenaga pengajar di mushola dan majelis ta'lim wilayah tersebut mendapat santunan dari Rumah Yatim. Hal ini menurut dia, lokasi tersebut dipilih karena belasan pengajar tersebut tidak mendapatkan upah yang layak.

"Maklum mereka atas dasar sukarela untuk mengajar," papar Bang Ali.

Di lokasi santunan, tim Rumah Yatim disambut salah seorang tokoh masyarakat setempat, Ustad Futani Akbar. Setelah itu, sambung Bang Ali, tim langsung menuju lokasi kedua untuk memberikan santunan kepada da’i yang berada di daerah Cipinang Muara.

Santunan ini merupakan bentuk apresiasi Rumah Yatim terhadap perjuangan para da’i dan pengajar yang ikut serta mencerdaskan bangsa. Ini karena, tambah Bang Ali, mereka para da’i dan pengajar telah memberikan pengetahuan agama serta mencetak generasi yang berakhlakul karimah.

"Harapan kami dari Rumah Yatim, bisa sedikit membantu biaya oprasional para Dai, walaupun tidak sebanding dengan pengorbanan mereka," ujar Bang Ali.

Langkah Rumah Yatim ini disambut baik oleh Futani Akbar, selaku tokoh masyarakat sekitar. Mereka juga menyampaikan terimakasih kepada para donatur yang senantiasa terus peduli terhadap sesama. Sehingga harapanya, kebaikan donatur bisa dibalas dengan pahala yang berlipat.

"Semoga Rumah Yatim tambah sukses dan menjadi Lembaga Amil Zakat yang profesional dan bisa lebih banyak lagi membantu," pungkas Futani.

UPDATE #14
22 Desember 2017

Berkah Zakat untuk Empat Ibu Tangguh

 

Primadona pariwisata Indonesia adalah sebuah julukan yang dinobatkan untuk Bali, karena keindahan dan kekayaan alamnya. Banyak sekali wisatawan domestik sampai mancanegara yang jatuh cinta dan memilih berlibur bahkan tinggal di pulau ini. Akan tetapi dibalik keindahan, kemewahan dan terkenalnya Bali, masih banyak sekali warganya yang hidup dibawah garis kemiskinan. Mereka yang asli dari Bali maupun yang sudah bertahun sampai berpuluh tahun tinggal di Bali untuk mengadu nasib, masih belum bisa menikmati keindahan kota tempat mereka berpijak.

Seperti empat orang Ibu yang telah berusia lebih dari 50 tahun, bernama Viami, Sitro, Sutini, dan Musyadah. Sudah puluhan tahun mereka hidup di pulau ini, namun mereka belum pernah menikmati bagaimana indahnya pantai Bali dan tempat wisata lainnya. Sekarang mereka tinggal disebuah kawasan pemukiman kumuh dan miskin di bilangan Gunung Sari, Denpasar bersama sumber mata pencaharian mereka yakni tumpukan barang bekas.

“Disana mereka tinggal bersama tumpukan sampah hasil pilahan mereka, mereka bercerita bahwa awalnya merasa tidak nyaman hidup bersama sampah, namun dikarenakan kondisi yang memaksa akhirnya mereka mencoba untuk menyamankan diri.” Kata Indra Abdullah salah satu tim relawan yang berkunjung ke kediaman mereka.

Mereka adalah para janda yang kuat dan tegar, meski usia mereka sudah menua namun semangat hidup mereka tidak pernah goyah. Meskipun di usia senja mereka harus tetap berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup namun tidak ada sedikit pun niat mereka untuk menjadi seorang peminta.

Semangat hidup para janda tangguh tersebut telah menjadikan mereka sebagai mustahik baru Rumah Yatim, adapun bantuan yang diberikan berupa bantuan tunai peduli sesama. Meskipun nilainya belum bisa merubah nasib mereka, akan tetapi Rumah Yatim berharap bantuan tersebut bisa membuat mereka bahagia, bertambah semangat tentunya agar bisa meringankan beban hidup mereka.

“Ibu, bantuan ini diperoleh dari zakat masyarakat Indonesia yang dititipkan ke Rumah Yatim. Mohon doanya semoga para donatur diberikan kelancaran rezekinya supaya bisa terus menitipkan amanahnya ke Rumah Yatim, agar semakin banyak lagi para ibu tangguh seperti ibu yang mendapatkan bantuan ini. Mohon doa nya agar kami bisa kembali berkunjung dan berbagi dengan ibu dan teman-teman ibu disini.” Papar Indra

“Terima kasih banyak nak sudah jauh-jauh kesini untuk memberikan bantuan ini, Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami. Semoga Rumah Yatim dan para donaturnya selalu diberikan perlindungan oleh Allah dan diberi kelancaran atas semua urusannya. Doakan agar kami sehat selalu.” Pungkas Sutini

#ZakatuntukPerubahan

UPDATE #13
22 Desember 2017

RY Jabar Salurkan Sembako di Cisaranten

Rumah Yatim Jawa Barat memberikan ratusan sembako kepada masyarakat prasejahtera di Kampung Rancakasumba RW 07, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (21/12). Pemberian bantuan ini merupakan rutinitas Rumah Yatim Jabar setiap bulannya.

Menurut pemaparan Direktorat Pemberdayaan bidang Kesehatan Rumah Yatim, Sinu Tantori, sebanyak 150 paket sembako dibagikan kepada tujuh RT yang ada di RW 07. Selain itu, pemberian sembako ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap sesama.

"Mudah-mudahan apa yang Rumah Yatim berikan bisa bermanfaat bagi masyarakat," jelas Sinu.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bukan kali pertama Rumah Yatim menyambagi kampung yang berdampingan dengan sungai ini. Namun, warga yang mendapat bantuan bergantian dengan yang lain. Karena, ada beberapa kendala diantaranya pasokan serta SDM.

"Ini kali ke lima kalo tidak salah. Jadi ini belum maksimal, karena kita keliling bergantian dengan yang lain," papar Sinu.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari aparatur pemerintah sekitar. Ketua Rukun Warga 07, Mamad Karyana (49). Dia mengatakan, Rumah Yatim menjadi lembaga yang konsisten memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

"Terimakasih banyak kepada Rumah Yatim semoga dibalas oleh Allah SWT," ujar Mamad.

UPDATE #12
21 Desember 2017

Tanggapan Mustahik Pada Event Hari Amal Bakti

Rumah Yatim area Jawa Barat menyalurkan santunan sembako untuk 60 mustahik dalam kegiatan hari amal bakti, yang bekerjasama dengan Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat, di kantor Kemenag Jawa Barat, Jalan sudirman, Kota Bandung, Rabu (20/12). Santunan sembako tersebut mendapat respon positif dari mustahik asal Soreang.

Menurut salah satu Mustahik asal Soreang, Dadang Wahidin mengapresiasi sangat positif, kerena dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kesejahteraan umat, terutama untuk kalangan mustahik

“Alhamdulillah ini kegiatan yang bagus dan positif, bermanfaat untuk kesejahteraan para mustahik.” Ujar Dadang, Rabu (20/12)

Seperti yang diakui Dadang, dirinya baru pertama kali, menerima santunan dari Rumah Yatim ini.

“Bagi saya ini santunan yang baru pertama kali, dan alhamdulillah saya dapat kesempatan untuk menerima santunan ini.

Dadang berharap kegiatan ini terus berlanjut, memiliki kesatuan rangkaian kegiatan yang berkesinambungan, sebagai lembaga amil zakat yang banyak memberi manfaat untuk orang lain khususnya yatim dan dhuafa.

Lebih lanjut, Dadang Berharap para donatur bisa terus menyumbangkan sebagian hartanya untuk Rumah Yatim ini, karena akan ada limpahan pahala yang terus mengalir dari apa yang dizakatkan, tentunya bernilai ibadah.

 

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #11
20 Desember 2017

Dinsos Kota Bandung dan RY Jabar Bagikan Ratusan Paket Sembako

Dalam Rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Kota Bandung 2017, Dinas Sosial Kota Bandung bekerjasama dengan Rumah Yatim adakan santunan sosial kepada masyarakat kurang mampu, di Gor Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu (16/12).

Pada kegiatan ini, Rumah Yatim selaku mitra kerjasama Dinsos Kota Bandung memberikan 300 sembako kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu, dalam rangkaian kegiatannya memberikan fasilitas pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat umum.

"Alhamdulillah Rumah Yatim sudah menjadi mitra dinas kota, dan kegiatannya ada pelayanan kesehatan, stan zakat dan juga pembagian sembako," papar Soleh, salah seorang panitia dalam kegiatan ini.

Selain itu, Soleh menjelaskan, tujuan kegiatan ini merupakan upaya Rumah Yatim Jawa Barat dalam mensosialisasikan program. Program tersebut ialah edukasi zakat, baik perorangan maupun instansi.

"Targetnya supaya masyarakat yang ada di Kota Bandung mengenal Rumah Yatim lebih jauh," jelas Soleh.

Sebelumnya, Soleh menambahkan, kegiatan ini telah dipesiapkan jauh-jauh hari. Hal ini dilakukan agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses.

"Karena diundang Dinas Sosial Kota Bandung, kita (Rumah Yatim) merpersiapkannya dengan baik untuk HKSN 2017 ini," tutup Soleh.

UPDATE #10
20 Desember 2017

Rumah Yatim Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir

Rumah Yatim cabang Aceh menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di 15 Kecamatan Aceh Utara yang terendam banjir, Jumat (8/12). Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap korban banjir di wilayah Aceh Utara.

Menurut pengurus Rumah Yatim cabang Aceh, Dewi mengungkapkan akan melaksanakan pengumpulan dana untuk korban banjir. Saat ini Rumah Yatim cabang Aceh masih menunggu partisipasi para donatur. Rumah Yatim akan Menyalurkan bantuan di beberapa titik posko yang ada di Aceh Utara. Sebanyak 33.110 pengungsi yang ditargetkan mendapat bantuan sembako,

“Saat ini masih menunggu partisipasi para donatur, kedepannya diharapkan ada penambahan dana dari para donatur.” Ungkap Dewi saat diwawancarai, Kamis (7/12).

Bukan hanya itu, Rumah Yatim cabang Aceh akan bekerja sama dengan dinas sosial provinsi Aceh. Kendala armada angkutan yang dimiliki Rumah Yatim kurang, maka dinas sosial provinsi Aceh mensupport armada angkutan berupa truck rescue dan perahu untuk melintasi wilayah banjir.

Menurut Dewi rencananya bantuan akan disalurkan di 15 kecamatan yang terendam banjir. Adapun bantuan yang akan disalurkan berupa sembako, baju baru, tas sekolah dan ATK.

“Untuk dana tidak bisa diprediksi, namun kebutuhan pokok yang dibutuhkan, yang disesuaikan dengan yang ada digudang kita.” Pungkas Dewi.

Seperti yang dikatakan Dewi, logistik yang akan dibawa dan tersedia ialah beras 1 ton, minyak goreng 50 kg, baju baru, tas sekolah 50 paket baru, dan ATK.

UPDATE #9
20 Desember 2017

Sukses, Bantuan Peduli Bencana untuk Korban Gempa Bumi

Pelaksanaan bantuan kepada korban bencana alam gempa bumi di Tasikmalaya pada Minggu-Senin(16-18/12) berjalan lancar dan sukses. Beberapa titik daerah yang terkena dampak terparah disambangi tim Rumah Yatim dalam dua hari berturut-turut.

Pada Minggu (17/12) Rumah Yatim membantu korban bencana didaerah Desa Jaya Ratu RT/01 RW/05 Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya. Selain kepada beberapa mustahik yang menerima bantuan, Rumah Yatim juga memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren yang mengalami kerusakan terparah.

Kemudian, pada Senin (18/12) Rumah Yatim melanjutkan perjalanan ke salah satu tempat yang menjadi target penyaluran selanjutnya. Tempat tersebut merupakan hasil koordinasi dengan BPBD Kota dan warga sekitar.

Tempat tersebut terletak didaerah Jalan Pesantren Cikul Blok Rancawiru RT/RW 03/07 Kampung Cijulangadeg Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di wilayah selatan Tasikmalaya.

Dalam prosesnya, Rumah Yatim sukses dan menjadi satu-satunya lembaga yang lebih dulu sampai di lokasi dan memberikan bantuan kepada korban bencana didaerah tersebut.

“Lembaga lain dan pihak pemerintah belum ada yang membantu daerah sini, karenanya mereka sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan” ujar Cecep salah satu relawan Rumah Yatim yang terjun langsung ke lapangan

Cecep juga menambahkan, kegiatan penyaluran bantuan peduli bencana ini sudah sesuai target dan rencana. Dan juga sistem penyalurannya sudah tepat sasaran.

UPDATE #8
20 Desember 2017

Tanggapan Positif Mustahik Untuk Rumah Yatim

Divisi Pemberdayaan area Jawa Barat Rumah Yatim, mendapat tanggapan positif dari beberapa mustahik dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan Rumah Yatim, Minggu (3/12) di Dusun Cibitung, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Kegiatan sosial ini merupakan rangkaian program pemberdayaan rumah yatim berupa layanan kesehatan, pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada 100 mustahik.

Menurut Salah satu warga mustahik dusun Cibitung Anah Hasanah menanggapi terkait kegiatan sosial tersebut merupakan kegiatan yang sangat berguna bagi masyarakat cibitung. Karena, banyak warga yang telah merasa terbantu dengan adanya program tersebut. Khususnya putri semata wayangnya bisa diobati secara gratis karena penyakit alerginya.

 

“Mudah-mudahan untuk ke depannya bisa berjalan rutin karena sangat berguna bagi masyarakat di kampung ini khusus nya dusun cibitung.” Ungkap Anah, Minggu (3/12)

Untuk kegiatan selanjutnya, Anah berharap program rumah yatim untuk kedepannya harus selalu amanah agar dalam pelaksanaan program-programnya bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

“Bagus yah, untuk Rumah yatim semoga selalu amanah dan melaksanakan program-program sosialnya dengan berkelanjutan.” Ungkap warga RT 05 RW 08 dusun cibitung, kec. Tambaksari, kabupaten tambaksari.

UPDATE #7
20 Desember 2017

Harga Sembako Naik, Rumah Yatim Bintaro Berikan Santunan

Pembagian santunan berupa paket sembako diselenggarakan di Asrama Rumah Yatim Bintaro Tangerang, Jum’at (8/12). Berjumlah 50 paket sembako yang dibagikan untuk jompo dan yatim daerah sekitar.

Ketua Asrama Rumah Yatim Bintaro Tangerang, Deddi mengatakan harga sembako di pasar mulai meningkat menjelang hari natal. Sehingga, program bantuan sembako yang diberikan ini untuk meringankan beban para mustahik.

“Ya kegiatan ini untuk meringankan biaya dapur mereka,” ungkapnya. Selain itu, pelaksanaan penyaluran bantuan ini untuk mengenalkan di sekitar daerah Bintaro Tangerang ada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rumah Yatim.

Ia mengatakan kegiatan berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah kegiatannya lancar dan para mustahik sangat antusias dengan adanya kegiatan ini,” pungkas Deddi.

UPDATE #6
20 Desember 2017

Rumah Yatim NTB, Satu-Satunya LAZ yang Berpartisipasi di Event HKSN 2017

Rumah Yatim NTB menjadi satu-satunya lembaga amil zakat yang ikut berpartisipasi menyukseskan acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2017, Kamis (07/12) kemarin.

Kegiatan ini digelar di Jl. Lapangan Supersemar, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Dihadiri ketua Dinsos Provinsi NTB H. Akhsanul Khalik, S.Sos, wakil gubernur NTB H. Muhammad Amin, SH, M.Si dan wakil bupati Lombok Utara Sarifuddin, S.H, tokoh masyarakat, beberapa perusahaan besar dan ribuan warga prasejahtera di Kabupaten Lombok Utara.

Kedatangan Rumah Yatim disambut hangat pihak dinsos dan pihak pemerintah terkait, dalam event ini pun Rumah Yatim duduk dibarisan paling depan bersamaan dengan ketua dinsos, wakil gubernur, wakil bupati dan perwakilan dari beberapa perusahaan yang juga menjadi donatur dalam event ini.

Kehadiran Rumah Yatim untuk berpartisipasi menyukseskan event besar ini pun mendapat apresiasi dari ketua dinsos, wakil gubernur NTB , wakil bupati Lombok Utara dan para penerima bantuan.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Rumah Yatim yang selalu sigap membantu memberantas kemiskinan di NTB. Rumah Yatim selalu ada untuk masyarakat prasejahtera, Rumah Yatim pun menjadi satu-satunya lembaga amil zakat yang siap membantu kami. Terima kasih telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.” Ungkap Akhsanul Khalik.

Di event Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Rumah Yatim memberikan bantuan paket sembako sebanyak 150 pcs. Bantuan tersebut ditujukan kepada warga prasejahtera Kabupaten Lombok Utara, Rumah Yatim hadir di event tersebut atas undangan spesial dari Dinsos Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

UPDATE #5
20 Desember 2017

Satu Dekade Terbaring, Rumah Yatim Datang Membantu

Berbaring tanpa daya, hanya meteskan air mata. Ungkapan non verbal itu yang keluar dari wajah Nenek Rumpi (70). Nenek dari empat orang anak ini terbaring lemas, saat Rumah Yatim datang ke rumahnya, di Kampung Pulo Jahe RT 05 RW 14, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta timur, Senin (4/12).

Sudah hampir satu dekade Nenek Rumpi terbaring lemas. Usia yang semakin bertambah mengikis memori ingatan nenek satu ini. Kedatangan tim Rumah Yatim hanya disambut isap tangis, tanpa sapa dari Nenek Rumpi.

"Saat kita datang Nenek Rumpi hanya menangis, mungkin jika bisa bicara itu ungkapan syukur dari beliau," papar Bang Ali, Relawan Rumah Yatim, lewat sambungan telefon, Senin (4/12).

Menurut Bang Ali, awal mula kedatangan tim Rumah Yatim area Jakarta hasil dari laporan masyarakat. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti secara cepat oleh Rumah Yatim. Namun sebelumnya, sambung Bang Ali, belum ada tindakan lanjutan dari pihak keluarga untuk kesembuhan Nenek Rumpi.

"Tindakan keluarga pasrah, BPJS atau fasilitas bantuan kesehatan pemerintah tidak dipakai, ini faktor ekonomi juga," jelas Bang Ali.

Bang Ali menambahkan, pemberian bantuan ini merupakan program peduli sesama Rumah Yatim. Program ini merupakan aksi cepat tanggap hasil dari laporan masyarakat."Kemudian kami langsung melihat ke lokasi dengan memberikan bantuan seadanya," ungkap Bang Ali.

Salah seorang anak Nenek Rumpi, Yanto, merasa terbantu dengan bantuan yang diberikan Rumah Yatim kepada ibundanya.

"Terimakasih Rumah Yatim sudah menengok keluarga saya," papar Yanto.

Selain pemberian bantuan ini, Rumah Yatim berharap ada tindakan lanjut dari pihak pemerintah. Agar Nenek Rumpi mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Selain itu, Rumah Yatim mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap membantu sesama.

#ZakatuntukPerubahan

UPDATE #4
20 Desember 2017

420 Mustahik Terima Santunan dari Rumah Yatim

Sebanyak 420 Kepala Keluarga menerima santunan donasi di Desa Purwodadi, Kec. Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung selatan, Rabu (29/11) . Santunan tersebut meliputi santunan sembako, logistik, santunan da’i dan santunan biaya hidup untuk masyarakat Lampung.

Kepala cabang Rumah Yatim Lampung, Herman mengungkapkan kegiatan santunan tersebut dilaksanakan sebagaimana kebutuhan di area Lampung itu sendiri. Kemudian tergantung dari beberapa masyarakat juga yang membutuhkan.

Seperti yang dikatakan Herman bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini ialah untuk membantu kebutuhan warga sekitar serta meringankan beban bagi masyarakat prasejahtera dilingkungan Desa Purwodadi.

“Sebanyak 420 KK itu kan, berada di kategori masyarakat kurang mampu.” Ungkap Herman

Herman berharap santunan yang diberikan Rumah Yatim kepada masyarakat Lampung ini dapat meringankan beban biaya hidup masyarakat prasejahtera dan menjadikan Rumah Yatim semakin dipercayai dimata para donatur.

#ZakatuntukPerubahan
#News
www.rumah-yatim.org

UPDATE #3
20 Desember 2017

Tanggapan Dai terhadap bantuan Rumah Yatim

Rumah Yatim area Jawa Barat menyalurkan santunan da'i untuk 60 orang da'i dalam kegiatan hari amal bakti, yang bekerjasama dengan Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat, di kantor Kemenag Jawa Barat, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Rabu (20/12). Santunan tersebut mendapat apresiasi positif dari Da'i asal Kebon Kalapa Kota Bandung.

Salah Satu Da'i asal Kebon Kelapa, Wati Purwanti mengungkapkan kegiatan yang diselenggarakan Rumah Yatim sangat luar biasa dan bagus. Karena bantuan yang disalurkan sangat bermanfaat untuk kehidupan umat, khususnya di bidang ekonomi.

"Alhamdulillah kegiatan ini sangat bagus, dan luar biasa." Ungkap Wati, saat diwawancarai tim jurnalis, Rabu (20/12).

Lebih lanjut, yang diakui wanita 38 tahun ini, sebelum nya belum pernah menerima bantuan yang dinamakan santunan da'i ini. Seperti yang diketahui bahwa santunan da'i ini merupakan program kepedulian sosial Rumah Yatim.

"Saya belum pernah terima santunan da'i ini selain Rumah Yatim." Imbuh Wati.

Wati mengaku ketika mengisi acara dakwah hanya dari kampung ke kampung, hanya mendapat honor seadanya.

Wati berharap untuk ke depannya program Rumah Yatim ini bisa berjalan lebih baik lagi, lebih banyak lagi penerima manfaat ini serta terus berjaya dan maju.

"Mudah-mudahan bisa berlanjut lebih baik lagi, lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu." Tambah Ibu 2 anak ini.

 

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #2
9 November 2017

Apresiasi RY untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

 

Bekasi merupakan salah satu kota besar yang ada di Indonesia khususnya Jawa Barat, dan kota besar selalu memiliki problematika tersendiri, seperti pendidikan agama dan degradasi moral yang sangat mempriatinkan. Untuk membentengi generasi-generasi muda agar tidak tergerus zaman, hal ini pun senantiasa diupayakan oleh para pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap harinya mengajarkan generasi muda pelajaran agama tanpa meminta imbalan sedikitpun.

20 da’iah yang konsisten membina generasi di daerah bekasi tersebut akhirnya mendapatkan apresiasi dari Rumah Yatim berupa santunan da’i. kedua puluh dai’ah tersebut menurut penuturan Yayan Mulyana, kepala asrama Rumah Yatim bekasi merupakan guru-guru pengajian di rumah-rumah yang belum mendapatkan legalitas negara, sehingga mereka tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah sedikitpun.

Karena kebanyakan anak - anak yang menimba ilmu tersebut adalah dari kalangan dhuafa makan mereka tidak dikenakan biaya sama sekali, mereka tidak mendapatkan apa-apa, kecuali berharap upaya ikhlas mereka diganjar oleh yang maha pemiliki ilmu yang maha luas yakni Allah SWT.

Seperti Ai, seorang janda yang memiliki 2 anak, meski suaminya telah tiada dan dia memerlukan uang lebih untuk anaknya yang sekolah namun dia tetap tidak memberikan tarif kepada anak-anak didiknya. Dia membedakan antara pengabdiannya sebagai seorang guru dan sebagai kepala keluarga yang harus membesarkan anak-anaknya seorang diri. Maka untuk memenuhi kebutuhannya dia hanya mengandalkan warung kecil-kecilannya yang dia buat didepan rumahnya.

“Mereka adalah orang-orang yang tulus ikhlas memberikan ilmu agama untuk membina generasi menjadi generasi yang berakhlak, semoga, apa yang kami berikan dapat meringankan beban mereka, dan mereka bisa terus maju membina generasi muda menjadi genrasi penerus yang islami.” Papar Yayan.

#ZakatuntukPerubahan
w
ww.rumah-yatim.org

UPDATE #1
9 November 2017

Rumah Yatim Tabur Berkah untuk Warga

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Bertaburan berkah dalam rangka peringatan HUT Kota Bandung ke-207 belum usai. Kali ini, Rumah Yatim cabang Provinsi Jawa Barat yang menabur berkah bagi warga prasejahtera melalui kegiatan sosial yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnagkis) Kota Bandung, Kamis (26/10).

Tidak kurang dari 500 warga prasejahtera tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ratusan warga prasejahtera dari 30 kecamatan di Kota Bandung itu mendapatkan bantuan paket sembako dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan sosial dibuka oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Dalam melaksanakan kegiatan itu, Rumah Yatim bekerja sama dengan Dinsosnagkis Kota Bandung. Area Manager Rumah Yatim Jabar Sani Ramdhani mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Rumah Yatim untuk Kota Bandung.

Kata Sani, Rumah Yatim sengaja memilih warga prasejahtera sebagai sasarannya. Alasannya, menurut dia, Rumah Yatim memiliki program pengentasan kemiskinan. ‘’Selain mengentaskan kemiskinan, kami juga menyiapkan program menyetak warga prasejahtera menjadi produktif dan berkualitas,’’ ujar dia, Kamis (26/10).

Sementara Wakil Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rumah Yatim atas partisipasi dalam membantu warganya. Menurut dia, kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim harus menjadi contoh bagi lembaga lain.

‘’Kami dari pihak Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih kepada Rumah Yatim,’’ ujar Oded. Dia menyatakan, program yang digulirkan Rumah Yatim sangat membantu Pemkot Bandung yang tengah gencar mengentaskan kemiskinan.

Sementara Kepala Dinsosnagkis Kota Bandung Tono Rusdiantono Hendroyono MSi menambahkan, Rumah Yatim layak menjadi contoh bagi lembaga sosial lainnya. Dia memaparkan, eksistensi Rumah Yatim yang selama ini banyak mendulang penghargaan sangat dibutuhkan kiprahnya oleh Pemkot Bandung.

Pemkot Bandung, tegas dia, secara berturut turut dalam empat tahun ini memberikan penghargaan kepada Rumah Yatim. Tono berharap, sinergitas antara Pemkot Bandung dan Rumah Yatim dapat melahirkan dampak positif yang lebih luas.

Berdasarkan data Kementerian Sosial, jumlah masyarakat miskin di Kota Bandung yang menerima Bantuan Pangan Non Tunai tahun 2017 sebanyak 63.262 kepala keluarga (KK). Sementara data masyarakat rawan miskin yang juga mendapat perhatian khusus dari Pemkot Bandung sebanyak 447.170 jiwa.

#ZakatuntukPerubahan
www.rumah-yatim.org

Tanggal Nominal
Hamba Allah
10 Desember 2017
Rp 50.879
Hamba Allah
20 Desember 2017
Rp 2.000.450
Muhammad Akbar Amiruddin
22 Desember 2017
Rp 100.928
Hamba Allah
27 Desember 2017
Rp 79.722
Hamba Allah
28 Desember 2017
Rp 120.717
Hamba Allah
28 Desember 2017
Rp 78.069
Hamba Allah
29 Desember 2017
Rp 50.635
IRMA YUNITA
29 Desember 2017
Rp 400.845
Hamba Allah
30 Desember 2017
Rp 50.164
Hamba Allah
30 Desember 2017
Rp 121.180
Hamba Allah
30 Desember 2017
Rp 50.000
Hamba Allah
30 Desember 2017
Rp 134.299
Hamba Allah
31 Desember 2017
Rp 3.043.535
Hamba Allah
2 Januari 2018
Rp 122.650
Nina Rasyid
1 Januari 2018
Rp 250.813
Hamba Allah
1 Januari 2018
Rp 117.935
Melissa fitriany
1 Januari 2018
Rp 500.000
Hamba Allah
3 Januari 2018
Rp 2.000.462
Hamba Allah
3 Januari 2018
Rp 200.816
wawan dwi kriswanto
3 Januari 2018
Rp 5.000.366
Hamba Allah
5 Januari 2018
Rp 125.528
Hamba Allah
5 Januari 2018
Rp 2.000.466
Hamba Allah
6 Januari 2018
Rp 500.777
Hamba Allah
9 Januari 2018
Rp 300.237
KIKIN KUSUMAH
11 Januari 2018
Rp 375.000
Bara Syukma
12 Januari 2018
Rp 500.665
Hamba Allah
12 Januari 2018
Rp 150.684
Hamba Allah
12 Januari 2018
Rp 70.697
Hamba Allah
16 Januari 2018
Rp 300.726
Hamba Allah
16 Januari 2018
Rp 300.865
Hamba Allah
18 Januari 2018
Rp 425.702
agus susanto
19 Januari 2018
Rp 250.547
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 110.000
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 170.000
Hamba Allah
27 Januari 2018
Rp 130.719
Hamba Allah
28 Januari 2018
Rp 200.299
Hamba Allah
28 Januari 2018
Rp 52.413
Hamba Allah
28 Januari 2018
Rp 80.597
Hamba Allah
29 Januari 2018
Rp 20.469
Hamba Allah
31 Januari 2018
Rp 25.993
Desta kristiyana
31 Januari 2018
Rp 100.698
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 120.751
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 78.935
Rekha maharani
1 Februari 2018
Rp 200.553
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 100.000
Silvia Fitriani
1 Februari 2018
Rp 100.901
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 100.594
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 230.701
Hamba Allah
1 Februari 2018
Rp 3.011.037
Hamba Allah
2 Februari 2018
Rp 75.486
Hamba Allah
2 Februari 2018
Rp 500.909
Hamba Allah
3 Februari 2018
Rp 500.000
Erwin Panigoro
6 Februari 2018
Rp 720.348
Hamba Allah
7 Februari 2018
Rp 92.256
Hamba Allah
11 Februari 2018
Rp 140.825
Hamba Allah
12 Februari 2018
Rp 325.254
Hamba Allah
12 Februari 2018
Rp 250.701
Liza Anggraini
12 Februari 2018
Rp 250.639
Hamba Allah
12 Februari 2018
Rp 500.889
Hamba Allah
12 Februari 2018
Rp 150.993
Hamba Allah
14 Februari 2018
Rp 400.967
Hamba Allah
15 Februari 2018
Rp 25.962
Hamba Allah
16 Februari 2018
Rp 15.000.615
Akbar Firdaus Adians
16 Februari 2018
Rp 500.981
Hamba Allah
18 Februari 2018
Rp 11.667

Total muzaki : 65 orang