Detail Layanan

zakat maal

Zakat Perniagaan

Dana Terhimpun : Rp 20.498.866


Rp


UPDATE LAPORAN TERBARU
4 April 2018

Belasan Da'i di Gianyar Bali Terima Santunan Rumah Yatim

Beberapa waktu lalu, Rumah Yatim Cabang Bali memberikan santunan kepada belasan da'i di Astina Selatan, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Bali. Pemberian santunan ini dilaksanakan di Majelis Forum Umat (Format).

Menurut Kepala Cabang Bali Abdullah, sebanyak 16 da'i pada kesempatan tersebut menerima santunan dari Rumah Yatim. Belasan da'i tersebut dipilih, kata dia, seluruhnya merupakan orang-orang yang mengabdikan diri untuk memberikan ilmu kepada anak-anak. Sehingga, Rumah Yatim Cabang Bali turut memberikan perhatian kepada para pengajar tersebut.

"Mereka secara sukarela mengajar anak-anak yang ada di Majelis Format," jelas Abdullah, kepada jurnalis Rumah Yatim, beberapa hari setelah kegiatan.

Ia berharap, dengan santunan yang diberikan Rumah Yatim bisa sedikit membantu dan memberi semangat para da'i tersebut. Apalagi, kata dia, seluruh pengajar tersebut merupakan orang yang mendidik generasi bangsa yang lebih baik untuk ke depannya. "Bisa menyemangati mereka dalam mencerdaskan anak-anak binaan Majelis Format," ujarnya.

Selain itu, sejumlah kegiatan pula dilaksanakan pada kesempatan yang sama. Beberapa kegiatan yang dilakukan tersebut antara lain bantuan sembako, bantuan kitab Alquran, serta bantuan biaya hidup. Sejumlah program tersebut dilaksanakan Rumah Yatim guna mendukung dan memberikan perhatian kepada masyarakat dan penerima manfaat.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#Fiisabilillah


Deskripsi Layanan


Ulama-ulama fikih menamakan zakat perniagaan dengan istilah “Harta Benda Perdagangan” (Arudz al Tijaroh), yakni: Semua yang diperuntukkan untuk dijual selain uang kontan dalam berbagai jenisnya, meliputi alat-alat, barang-barang, pakaian, makanan, perhiasan, binatang, tumbuhan, tanah, rumah, dan barang-barang tidak bergerak maupun bergerak lainnya.

Landasan Hukum

Menurut Ibnu Arabi dalam Syarh at-Turmizi Jilid 2 hal 104 bahwa ayat “pungutlah zakat dari kekayaan mereka” (QS. 9:103) itu berlaku menyeluruh atas semua kekayaan, bagaimanapun jenis, nama, dan tujuannya. Orang yang ingin mengecualikan salah satu jenis haruslah mampu mengemukakan satu landasan. (Hukum Zakat hal. 301)

Abu Dzar “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, Unta ada sedekahnya, kambing ada sedekahnya, dan pakaian juga ada sedekahnya” (Ibnu Hazm, Al-Muhalla, jilid 5: 234-235). Pakaian (al-Baz) menurut al-Qomus berarti baju, peralatan rumah tangga, dan sebagainya, yang meliputi kemeja, perabot, peralatan dapur. Dan wajib zakat atas nilai harganya apabila diinvestasikan dan diperjualbelikan

Ketentuan

  • Berlalu masanya setahun
  • Mencapai nishob 85 gr emas
  • Bebas dari hutang
  • Kadar zakat yang dikeluarkan adalah 2,5 %
  • Dapat dibayarkan dengan uang atau barang

 

Cara Perhitungan

(Modal+Keuntungan+Piutang)  – (Hutang+Kerugian) x 2,5%

Contoh:

Bapak Ahmad  seorang pedagang warung kelontong, ia memiliki aset (modal) sebanyak Rp 10.000.000,- setiap bulannya ia mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp 3.000.000,- /bulan. Usaha itu ia mulai pada bulan Januari 2010, setelah berjalan 1 tahun pada bulan tersebut ia mempunyai piutang yang dapat dicairkan sebesar Rp 5.000.000,- dan hutang yang harus ia bayar pada bulan tersebut sebesar Rp 3.00.000,-.

Jawaban:

  • Zakat dagang dianalogikan kepada zakat emas, nishabnya adalah 85gr emas, mencapai haul dan dengan tarif 2,5%
  • Aset atau modal yang dimiliki Rp 10.000.000,-
  • Keuntungan setiap bulan Rp 3.000.000,- x 12 = 36.000.000,-
  • Piutang sejumlah Rp 5.000.000,-
  • Hutang sejumlah Rp 3.000.000,-
  • Penghitungan zakatnya adalah: (Modal + untung + piutang ) – (hutang ) x 2,5%= zakat
  • (10.000.000 + 36.000.000 + 3.000.000) – (3.000.000,-) x 2,5% = Rp 1.200.000 ,-
  • Jadi zakatnya adalah Rp 1.750.000

 

UPDATE #9
4 April 2018

Belasan Da'i di Gianyar Bali Terima Santunan Rumah Yatim

Beberapa waktu lalu, Rumah Yatim Cabang Bali memberikan santunan kepada belasan da'i di Astina Selatan, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Bali. Pemberian santunan ini dilaksanakan di Majelis Forum Umat (Format).

Menurut Kepala Cabang Bali Abdullah, sebanyak 16 da'i pada kesempatan tersebut menerima santunan dari Rumah Yatim. Belasan da'i tersebut dipilih, kata dia, seluruhnya merupakan orang-orang yang mengabdikan diri untuk memberikan ilmu kepada anak-anak. Sehingga, Rumah Yatim Cabang Bali turut memberikan perhatian kepada para pengajar tersebut.

"Mereka secara sukarela mengajar anak-anak yang ada di Majelis Format," jelas Abdullah, kepada jurnalis Rumah Yatim, beberapa hari setelah kegiatan.

Ia berharap, dengan santunan yang diberikan Rumah Yatim bisa sedikit membantu dan memberi semangat para da'i tersebut. Apalagi, kata dia, seluruh pengajar tersebut merupakan orang yang mendidik generasi bangsa yang lebih baik untuk ke depannya. "Bisa menyemangati mereka dalam mencerdaskan anak-anak binaan Majelis Format," ujarnya.

Selain itu, sejumlah kegiatan pula dilaksanakan pada kesempatan yang sama. Beberapa kegiatan yang dilakukan tersebut antara lain bantuan sembako, bantuan kitab Alquran, serta bantuan biaya hidup. Sejumlah program tersebut dilaksanakan Rumah Yatim guna mendukung dan memberikan perhatian kepada masyarakat dan penerima manfaat.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#Fiisabilillah

UPDATE #8
24 Maret 2018

​Santunan Untuk Da'i & Pengajar di Pandeglang

Puluhan da'i dan pengajar mendapat bantuan Rumah Yatim Regional Jabodetabek pada program santunan da'i. Bantuan tersebut disalurkan di Rancajaya, Kelurahan Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/3). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim kepada para da'i dan pengajar.

Menurut pemaparan Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek Muslihudin, sebanyak 29 da'i dan pengajar mendapat bantuan pada kesempatan kali ini. Bantuan tersebut diberikan, kata dia, guna mendukung para pengabdi diri dalam mendidik masyarakat di bidang diniyah. 

"Yang mengabdikan diri mendidik warga masyarakat dari berbagai kalangan dari usia dini sampai orang tua," ujarnya.

Bantuan ini pula, sambung Muslihudin, merupakan bantuan apresiasi Rumah Yatim Jabodetabek dalam membantu dan mendukung operasional para da'i dan pengajar. Sehingga, kebutuhan harian penerima bisa sedikit terbantu. Apalagi, kata dia, para penerima manfaat merupakan orang-orang yang mengabdikan dirinya di jalan agama. "Menambah ghiroh dan semangat dalam pembinaan warga masyarakat," paparnya.

Selain itu, Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan bantuan berupa susu formula kepada anak dan balita, serta bazar gratis di Kelurahan Karyasari. Bentuk kegiatan ini pula salah satu bentuk kepedulian Rumah Yatim Jabodetabek kepada masyarakat prasejahtera di wilayah tersebut.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#Fiisabilillah

UPDATE #7
20 Maret 2018

Sukadin, Lansia Sukawangun Senang Dapat Bantuan Rumah Yatim

Tongkat kayu itu menemani setiap langkah dirinya. Berjalan tertatih, pelan dan berhenti sekai-kali terlihat saat dirinya membawa bantuan sembako dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Laki-laki paruh baya itu merupakan salah satu dari 200 orang prasejahtera yang menerima bantuan sembako di Kelurahan Sukawangun, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (18/3).

Sukadin (70) dengan tertatih berjalan mendatangi kantor Desa Sukawangun untuk menerima bantuan. Dirinya merupakan salah seorang dari data prioritas yang ditentukan oleh pemerintahan setempat. Kondisi yang sudah tidak lagi sehat membuat Sukadin harus berjalan dibantu bambu yang menopang gerak jalannya.

Sukadin mengakui, kondisi yang dideritanya ini menyebabkan dia tidak dapat bekerja lagi. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hanya mengandalkan dari sang istri yang bekerja serabutan sebagai buruh tani. Selain itu, warga asli Tasikmalaya ini pula, sejak seluruh anaknya pisah rumah  dirinya hanya tinggal berdua. "Ke sini juga pakai ojeg, soalnya rumah lumayan jauh dari sini," ujarnya kepada jurnalis Rumah Yatim.

Sudah hampir dua tahun Sukadin mengalami kondisi tersebut. Menurut dirinya, tubuh sebagian kiri tidak bisa digerakan normal. Hal inilah, yang membuatnya harus menggunakan alat bantu. Sebelumnya Sukadin bekerja sebagai buruh tani. Namun, ia sangat bersyukur dengan bantuan yang diterimanya tersebut.

Ia mengungkapkan, bantuan sembako ini belum pernah diterima dirinya. Menurut dia, Rumah Yatim merupakan satu-satunya lembaga yang datang secara langsung untuk memberikan bantuan tersebut. "Alhamdulillah, senang menerimanya," paparnya.

#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#BantuanSembako
#Mustahik

UPDATE #6
9 Maret 2018

Anak Asuh Tegal Dapat Santunan Nonmukim Bergilir

Santunan kembali diberikan kepada sepuluh anak asuh nonmukim oleh Rumah Yatim Tegal secara bergiliran. Kesepuluh anak itu diambil dari daerah Slerok tujuh orang, Margadana satu orang dan Banjar Anyar dua orang.  “Alhamdulillah pada bulan ini digelar kembali santunan yatim dhuafa untuk sepuluh anak asuh nonmukim sekitar asrama,” papar Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal Jajang Khoeruman.

Di Tegal sendiri ada sekitar 96 anak asuh rutin mendapatkan ATM mustahik, selebihnya sekitar 45 anak mendapatkan santunan tunai rutin. Di antaranya kesepuluh anak tersebut. Menurut Jajang, selanjutnya santunan tersebut akan diberikan secara bergilir agar rata semuanya mendapatkan haknya. 

Baginya, semua anak berhak mendapatkan santunan tersebut apalagi dilihat dari latar belakang keluarganya yang kurang mampu. Di mana pekerjaan keluarganya kebanyakan adalah tukang becak di daerah Slerok. “Di sini kebanyakan tukang becak, jadi bisa kita pastikan kondisi ekonominya menengah ke bawah dan butuh bantuan khususnya untuk pendidikan anak yang cukup mahal,” ujarnya.

Untuk bulan depan, Rumah Yatim Tegal akan kembali menyalurkan santunan nonmukim. Jajang berharap santunan ini dapat dimanfaatkan oleh semua anak asuh khususnya untuk menunjang kebutuhan sekolah.

UPDATE #5
7 Maret 2018

Home Visit, Cara Baru Rumah Yatim Jabodetabek Salurkan Bantuan

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mempunyai cara baru dalam penyaluran, yaitu home visit. Dengan home visit ini Rumah Yatim mendatangi rumah-rumah yang dinilai membutuhkan bantuan dan layak untuk dibantu. Program home visit ini merupakan upaya untuk lebih mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Seperti saat kunjungan Rumah Yatim Jabodetabek di Kelurahan Marga Jaya RT 04 RW 02, Kecamatan Bekasi Selatan.

Menurut pemaparan, Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, santunan yang diberikan berupa bantuan biaya hidup bagi masyarakat jompo dan dhuafa.  Dia menambahkan, lokasi tersebut dipilih karena dekat dengan salah satu asrama Rumah Yatim. Sehingga, keberadaan Rumah Yatim bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Lokasi tersebut kita pilih bertujuan untuk lebih dirasakan manfaatnya," papar Bang Ali, sapaan akrabnya.

Selain di wilayah Marga Jaya, sebelumnya dilakukan pula program santunan untuk da'i. Sasaran penyaluran tersebut merupakan para fisabilillah yang bergerak di bidang pendidikan maupun guru mengaji.

Bang Ali berharap, dengan kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim ini bisa membantu meringankan beban para penerimanya. Apalagi, sambung dia, saat ini masyarakat banyak yang mengeluh tingginya biaya hidup.

Ia menambahkan, untuk ke depannya Rumah Yatim Jabodetabek bisa terus menyalurkan lagi sejumlah program lainnya. Karena, tambah dia, di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan para donatur. "Banyak saudara-saudara kita yang sangat menanti bantuan selanjutnya," tutup Bang Ali.


#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#LAZNasRumahYatim

UPDATE #4
20 Januari 2018

Bantuan Material untuk Masjid Siti Maryam Pekanbaru

Rumah Yatim Cabang Riau memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid Siti Maryam di Jalan Pinang RW 05, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan, Pekanbaru, Kamis (18/1). Bantuan ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam mendukung pembangunan fasilitas publik.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Riau, Ramdan Burhanudin, bantuan ini merupakan program dari Direktorat Kemandirian Yatim dan Dhuafa, yaitu bantuan renovasi masjid dan mushola. Bantuan Rumah Yatim tersebut diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Darwis.

Ramdan menambahkan, Masjid Siti Maryam dipilih karena proses pembangunan tersebut dimulai dari awal. Sehingga bantuan Rumah Yatim diharapkan bisa mempercepat proses pembangunan. Selain itu, dengan bantuan yang diberikan bisa membantu mengurangi kebutuhan pembangunan masjid tersebut.

"Kita dari Rumah Yatim berharap pembangunan masjid tersebut bisa cepat selesai," papar Ramdan.

Selain itu, Burhan berharap dengan diberikannya bantuan tersebut bisa berefek positif bagi Rumah Yatim. Sehingga, Rumah Yatim bisa selalu menjalin silaturahmi dengan semua kalangan. Selain itu, tambah dia, sambutan hangat dari masyarakat dan pengurus masjid terasa saat bantuan diserahkan kepada panitia.

"Masyarakat yang ada di sekitar lingkungan masjid merasa senang dengan datangnya kita ke tempat mereka," papar Ramdan.

Rumah Yatim selain sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang menerima, mengolah, dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun dana sosial lainnya, aktif pula dalam kegiatan sosial. Salah satunya membantu dalam percepatan pembanguan fasilitas umum, yaitu masjid maupun fasilitas lainnya.

 

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. at-Taubah:18)

UPDATE #3
18 Januari 2018

2.012 Da'i Terima Santunan Rumah Yatim Selama Tahun 2017

Direktorat Pemberdayaan Rumah Yatim menyalurkan santunan da’i untuk 2.012 orang selama tahun 2017, yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. 

Menurut Direktur Pemberdayaan Rumah Yatim Timbul Yuwono menjelaskan, santunan da’i ini merupakan program khusus untuk da’i yang berada dalam kategori tidak beruntung secara finansial, tidak seperti seorang da’i terkenal yang mendapat bayaran tinggi. “Santunan da’i ini program khusus untuk da'i yang dhuafa atau tidak beruntung secara finansial,” tuturnya. 

Realisasi program santunan da’i ini, menurutnya dikarenakan Rumah Yatim berdiri di tanah pasundan, sehingga yang menjadi fokus realisasi program pada tahun ini ialah wilayah Jawa Barat. Persentasenya 20 persen, serta sisanya direalisasikan merata tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kalimantan, Banten dan Bali. 

“Realisasi program santunan da'i ini, kita tumbuh di tanah pasundan, sehingga fokus kita memang untuk tahun ini lebih kepada Jabar, persentasenya 20 di Jabar, sisanya tersebar,” ungkapnya. 

Hasil rekap data tabel penyaluran menunjukkan, kata Timbul, pada bulan Februari merupakan penyaluran santunan da’i tertinggi sekitar 320 orang.

“Yang paling banyak di bulan Februari, yang memang hampir semua merata, porsinya untuk santunan da'i terbesar di daerah Jawa Barat,” imbuhnya saat diwawancarai, Selasa (16/1). 

Menurutnya, da’i ini merupakan ujung tombak dalam perkembangan peradaban zaman, mereka tidak mematok bayaran dalam dakwahnya, lebih kepada ikhlas dan tawakal. Maka dari itu, perlu mendapat perhatian khusus dari Laznas lainnya, salah satunya Rumah Yatim. Hal ini tidak menyurutkan langkah Rumah Yatim dalam menyejahterakan da’i yang masuk dalam kategori mustahik fisabilillah.

“Kita sebagai Laznas, bulan Juni 2017,  tidak menyurutkan langkah kami untuk membantu mereka, da’i di sini termasuk dalam kategori mustahik fisabilillah,” terangnya. 

Adapun rencana program di tahun 2018 ini, ia mengatakan, Rumah Yatim akan fokus melangkah ke wilayah pelosok bagian timur Indonesia. Tujuannya untuk mensupport da’i-da’i agar tetap semangat dalam mensyiarkan agama Islam. Hal ini juga menjadi basis dari program Rumah Yatim dengan memperluas jaringan hingga ke wilayah timur Indonsia. 

“Planning program santuan da'i, untuk di tahun 2018, kita ingin melangkah ke daerah pelosok, kita akan fokus mensupport da’i untuk tidak patah semangat dalam mensyiarkan agama Islam,” paparnya. 

Ia berharap dengan adanya program santunan da’i yang digulirkan oleh Rumah Yatim ini, dapat menjadi semangat baru untuk para da’i, bahwa Rumah Yatim senantiasa berdiri di belakang untuk memperhatikan nasibnya. Selain itu, dengan memberikan program jangka panjang ini, dapat memberikan stimulus yang baik untuk menumbuhkan ekonomi kreatif.


#FiiSabilillah

UPDATE #2
12 Januari 2018

Lansia dan Yatim Mekarsari Terima Santunan Biaya Hidup

Direktorat Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, menyalurkan bantuan biaya hidup kepada masyarakat di Kp. Mekarsari RT 001/021, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (10/1). Santunan ini diberikan untuk 20 Lansia dan Anak Yatim.

Penyaluran ini merupakan salah satu program Rumah Yatim bantuan peduli sesama, berupa biaya hidup, yang sebelumnya sudah pernah disalurkan tiga kali santunan, karena mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai kuli bangunan dan pemulung. 

Menurut Teknisi Lapangan Area Jawa Barat, Budi menuturkan santunan diberikan untuk membantu meringankan beban warga Mekarsari dalam hal kebutuhan sehari-hari. 

"Untuk membantu meringankan beban mereka dalam hal kebutuhannya sehari-hari," tuturnya.

Lingkungan yang kumuh, masyarakat menempati lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kota Bandung. Rumah Yatim sebagai Lembaga yang menghimpun dana zakat dari masyarakat, berencana akan melaksanakan program pembuatan sarana publik, berupa renovasi masjid atau madrasah dan MCK (mandi, cuci, kakus). 

"Rancangan program ke depan nya kita akan membuat sarana publik berupa renovasi masjid atau madrasah serta pembuatan mck," papar Budi kepada Jurnalis Rumah Yatim.

Ia berharap bisa terus membantu dan bersinergi dengan masyarakat Mekarsari, dikarenakan kondisi ekonomi yang berada di bawah garis kemiskinan, serta kondisi lingkungan yang kumu. Rumah Yatim sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) bisa terus membina warga daerah tersebut, untuk kehidupan yang layak. 

"Kita bisa terus membantu dan bersinergi di daerah sana karena kondisi ekonominya yang kurang, serta kondisi lingkungannya sangat kumuh karena berada di bekas tempat pembuangan sampah Kota Bandung. Kita mengharapkan warga desa di sana menjadi daerah warga binaan Rumah Yatim," tutupnya.


"Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." – (Q.S At-Talaq: 4)

#ZakatUntukPerubahan

UPDATE #1
8 Januari 2018

Rumah Yatim Kalimantan Resmikan Kantor Layanan Zakat

Rumah Yatim Cabang Kalimantan meresmikan kantor layanan zakat di Jalan Pangeran Hidayatullah No. 35 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (7/1). Kantor layanan zakat ini diresmikan oleh Walikota Banjarmasin yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin.

Manajer Area Kalimantan Indra Abdullah mengungkapkan, hadirnya kantor layanan zakat di Kalimantan ini, merupakan salah satu program kerja yang bersinergitas dengan pemerintah setempat. Hal ini untuk mengajak lapisan masyarakat membantu permasalahan sosial, ekonomi, kesehatan dan pendidikan di Kota Banjarmasin. 

“Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk saling bahu membahu membantu permasalahan ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan di Kota Banjarmasin ini,” paparnya, Minggu (7/1). 

Peresmian dimulai oleh pembacaan ayat suci Alquran, saritilawah, sambutan, pembacaan puisi, marhabaan oleh 15 anak dan pemotongan pita sebagai simbolis peresmian oleh Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Esya Zein.

Ia menambahkan dalam peresmian tersebut, Rumah Yatim mengundang 60 mustahik, yang terdiri dari 35 fakir miskin. Bantuan yang diberikan berupa bantuan sembako untuk lansia dan untuk anak-anak diberikan santunan yatim dan dhuafa kepada 25 anak. 

Indra berharap, dengan kehadiran Rumah Yatim di daerah tersebut dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk bisa membantu terciptanya lingkungan yang lebih baik, khususnya bagi kaum dhuafa dan anak-anak.

“Semoga kehadiran Rumah Yatim ini bisa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat,” imbuhnya. Peresmian kantor layanan zakat ini juga, sekaligus peresmian Pusat Pengembangan Potensi Anak Rumah Yatim.


"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka."(QS. At-Taubah :103)


#ZakatUntukPerubahan

Tanggal Nominal
Hamba Allah
7 Januari 2018
Rp 7.500.873
Hamba Allah
7 Januari 2018
Rp 7.000.156
NOVA DEVY IRIANI
5 Maret 2018
Rp 45.000
Hamba Allah
17 Maret 2018
Rp 100.727
Hamba Allah
23 Maret 2018
Rp 2.500.000
Hamba Allah
17 April 2018
Rp 2.000.269
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 150.938
Hamba Allah
22 April 2018
Rp 1.000.903
Hamba Allah
2 Mei 2018
Rp 200.000

Total muzaki : 9 orang