Cerita Penggalangan Dana
Dibalik manisnya gulali yang ia pikul,tersimpan getir kehidupan yang harus ditelan kakek agus (76) setiap hari.Sejak pukul 7 pagi hingga 3 sore, kaki rentanya yang membengkak akibat asam urat dipaksa melangkah sejauh 10 kilometer. Masuk ke gang-gang sempit, berharap ada anak-anak yang menoleh pada dagangannya yang mulai terlupakan zaman.

Hasil jualan Kakek tak tentu, seringnya hanya berkisar 20 ribu hingga 45 ribu rupiah. Uang itu pun harus diputar kembali untuk modal bahan baku yang mencapai 200 ribu rupiah.
.jpeg)
Demi menghemat, Kakek dan istrinya rela hanya makan ubi setiap hari. Beras telah menjadi barang mewah yang tak sanggup mereka beli. Padahal, sang istri sudah 5 tahun berjuang melawan sakit jantung dan paru. Saat penyakit itu kambuh, sang istri hanya bisa meringkuk menahan dada yang sesak di dalam rumah, tanpa obat, tanpa dokter, karena tak ada biaya.
.jpeg)
Sudah 40 tahun Kakek berjualan gulali, namun kini ia berada di titik terendah. Kakek telah menunggak kontrakan selama 2 tahun. Pemilik kontrakan yang selama ini memaklumi, kini mulai mendesak karena ada penyewa lain yang mengantre.

Tunggakan nya itu Rp.3000.000 per tahun. Ditambah lagi Kakek harus membayar listrik dan air perbulannya Rp.70.000.
#PejuangKebaikan, yuk ikut sama-sama bantu perjuangan kakek agus Tajiri berjuang demi sesuap nasi. Sisihkan rezekimu dengan sedekah terbaikmu yuk:
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
18 Feb 2026Para #PejuangKebaikan
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya