Cerita Penggalangan Dana
Setiap pagi, Amalia kecil bangun tanpa pelukan ibu.
Anak kelas 2 SD itu kini harus menjalani hidup seorang diri setelah ibunya meninggal 7 bulan lalu. Sementara sang ayah pergi menikah lagi dan tak pernah memberi kabar.

Namun hidup tak membiarkan Amalia berhenti.
Sepulang sekolah, Amalia langsung mengambil ikatan kerupuk mentah untuk dijual keliling kampung. Dengan langkah kecilnya, ia mengetuk rumah demi rumah sambil berharap ada yang membeli dagangannya.

Jika semua kerupuknya laku, Amalia hanya mendapat upah sekitar Rp8.000.
Uang itulah yang dipakai untuk makan dan bertahan hidup.
Di saat anak lain pulang sekolah untuk bermain dan beristirahat, Amalia justru harus menahan lelah dan lapar demi bisa hidup satu hari lagi.

Yang lebih menyayat hati, Amalia tetap datang ke sekolah dengan perlengkapan seadanya. Buku hanya satu, alat tulis hampir habis, tanpa tas dan sepatu yang layak.
Meski begitu, ia tetap rajin belajar dan tak pernah menyerah.

Sahabat baik, Amalia tidak membutuhkan belas kasihan. Ia hanya butuh kesempatan untuk tetap hidup, makan, dan melanjutkan sekolahnya.
Mari bantu Amalia dengan sedekah terbaikmu. Karena bagi Amalia, bantuan kecil dari kita bisa menjadi alasan untuk terus bertahan.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)