Hidup Sebatang Kara, Difabel ini Berjuang dengan Jualan Es Keliling

Rp31.853.484
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-526 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Ariansyah (25) adalah seorang penyandang disabilitas yang hidup sebatang kara dengan kondisi tangan dan kedua kakinya tak bisa berjalan secara normal sejak lahir.
Ia tinggal sebatang kara, ayahnya sudah meninggal 12 tahun lalu sedangkan ibunya pergi entah kemana meninggalkan Ariansyah seorang diri.
Ari tidak punya rumah, ia bahkan tidur di pinggir jalan, mushola, atau numpang ke rumah orang yang iba kepadanya.
Dengan kursi roda, Ariansyah keliling berjualan es. Harapan nya ingin sekali bisa punya kursi roda layak dan tempat tinggal agar tak tidur dipinggir jalan lagi.

Es kero yg dijualnya adalah buatannya sendiri, bermodalkan plastik, gula dan perasa yang ia buat dengan numpang simpan ke kulkas milik orang lain. 
#PejuangKebaikan maukah kita bantu perjuangan Ariansyah agar bisa hidup layak di usia senjanya dengan cara :

1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya


Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.