Cerita Penggalangan Dana
Arumi Khadijah (2 tahun), balita lucu dan ceria, kini hanya bisa terbaring lemah di ruang perawatan rumah sakit. Ia di diagnosa menderita tumor ganas di perut kiri (malignant neoplasm of abdomen) dan kanker darah kronis (Chronic Myeloid Leukemia / CML) dua penyakit yang sangat berat untuk anak seusianya.
Awalnya, Arumi hanya mengalami demam tinggi saat berusia 1 tahun. Namun kondisi itu terus memburuk hingga perutnya membuncit, nafsu makannya menurun, dan ia sering menangis kesakitan. Setelah diperiksa lebih lanjut oleh dokter spesialis, hati kedua orang tuanya hancur mendengar vonis penyakit yang diidap Arumi.
Saat Ini, Arumi Butuh Transfusi Darah Rutin & Segera Operasi
Arumi kini dalam kondisi kritis. Hemoglobinnya sangat rendah, sehingga ia harus menjalani transfusi darah secara rutin agar tubuhnya tetap bertahan. Sel darah putih dalam tubuhnya terus meningkat drastis, akibat efek kanker yang dideritanya. Dokter menyatakan bahwa operasi harus segera dilakukan, namun baru bisa dilakukan jika kondisi darahnya stabil.
Selama dua minggu terakhir, Arumi sudah menerima 5 kantong darah. Namun transfusi darah tidaklah gratis. Setiap kantong darah membutuhkan biaya Rp200.000. Belum lagi biaya susu, popok, obat herbal, dan transportasi harian ke rumah sakit yang mencapai lebih dari 1 juta rupiah per minggu.
Keluarga Arumi Sudah Tak Tahu Harus Ke Mana Lagi
Ayah Arumi, Pak Heri Pristiawan (38), hanya seorang kenek kuli bangunan dengan penghasilan sekitar Rp100.000/hari itupun masih harus dikurangi ongkos perjalanan sebesar Rp30.000. Sementara sang ibu, Bu Anggi Pratiwi (22), harus 24 jam menjaga Arumi di rumah sakit.
Dengan penghasilan bersih hanya Rp70.000 per hari dan kondisi Arumi yang sangat membutuhkan biaya besar, keluarga kecil ini sudah kehabisan semua simpanan dan bahkan telah berutang ke tetangga demi menyambung hidup.
"Saya kepingin Arumi sembuh dan ceria seperti anak-anak lainnya... Kami sudah bingung harus mengutang ke mana lagi. Harapan kami, ada yang bisa bantu agar Arumi bisa sehat dan sekolah suatu hari nanti," Ibu Anggi, sambil menahan tangis.
Kini arumi mau dirujuk lagi kerumah sakit lain untuk diperiksa ulang dan melakukan operasi di rumah sakit spesialis tumor dan kanker. Tapi lagi lagi masalah biaya untuk ke sana. Ayahnya akhir akhir ini sering libur untuk merawat arumi karena ia harus diawasi 24 jam
Saatnya Kita Bantu Arumi Bertahan Hidup
Donasi sekecil apa pun sangat berarti untuk Arumi. Uluran tanganmu bisa membantu biaya:
1. Transfusi darah dan pemeriksaan lanjutan
2. Operasi pengangkatan tumor
3. Biaya rawat inap & obat-obatan
4. Susu dan kebutuhan sehari-hari Arumi selama perawatan
5. Transportasi harian ke rumah sakit
Mari bersama-sama kita bantu Arumi melawan kanker dan kembali menjadi anak kecil yang sehat dan ceria.
Klik DONASI SEKARANG, dan bantu sebarkan kisah ini ke teman, keluarga, atau media sosialmu agar lebih banyak orang ikut menolong.
Selengkapnya
Disclaimer: Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.