Cerita Penggalangan Dana
Lebaran adalah tentang kesempurnaan. Tentang hati yang kembali bersih, dan kepedulian yang kembali hidup.
Namun bagi sebagian anak, Idulfitri masih datang dengan keterbatasan, tanpa pakaian layak untuk hari raya.

Salah satunya Rifki (13). Sejak kedua orang tuanya wafat, ia hidup bersama adiknya yang masih berusia 2 tahun. Setiap hari ia berjalan hingga 6 kilometer ke hutan dan gunung untuk mencari kayu bakar.
Kayu itu dijual seharga lima ribu rupiah per ikat. Kadang laku, kadang tidak. Jika tidak habis terjual, Rifki harus berkeliling lebih jauh sambil tetap menahan lelah dan lapar.

Sebelum berangkat mencari nafkah, Rifki terlebih dahulu merawat adiknya dan menitipkannya ke tetangga. Ia putus sekolah demi memastikan adiknya bisa makan.
Bahkan pernah, Rifki menahan lapar hingga beberapa hari karena uang yang dimiliki hanya cukup untuk membeli nasi bagi sang adik. Air putih sudah lebih dari cukup baginya.

Di rumah peninggalan orang tua yang atapnya bocor, Rifki tetap bertahan. Tanpa keluhan, tanpa menyerah. Ia hanya ingin adiknya hidup layak, meski dirinya harus berkorban.
#PejuangKebaikan, mari sempurnakan Idul Fitri mereka. Tak hanya bagi Rifki tapi untuk anak-anak lain yang sama kondisinya seperti Rifki.
Bersama kita hadirkan senyum di Hari Raya. Mulai dari 50 ribu, kamu sudah memberikan satu sandang layak untuk anak-anak yatim di Indonesia.
1. KLIK " Donasi Sekarang "
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatan dan tepat sasaran dalam penyaluran nya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin ( 085810265406 )
Berita Penyaluran
Program Dirilis
20 Jan 2026Para #PejuangKebaikan
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya