Cerita Penggalangan Dana
Di saat anak lain bebas bermain sepulang sekolah, Indra justru harus berjalan keliling kampung sambil menjajakan gorengan. Dengan langkah yang sedikit pincang akibat sakit kejang dan gangguan pada otaknya sejak kecil, bocah 14 tahun ini tetap berusaha membantu ayahnya mencari nafkah.
Sejak ibunya meninggal dunia, kehidupan Indra semakin sulit. Ayahnya hanya bekerja serabutan sebagai tukang jahit dengan penghasilan tak menentu. Bahkan rumah sederhana mereka belum memiliki kamar mandi sendiri.
Setiap hari, Indra berjualan gorengan dengan upah sekitar 6 hingga 15 ribu rupiah. Sebagian uangnya ia tabung, sebagian lagi diberikan untuk membantu sang ayah.

Di balik perjuangannya, Indra hanya memiliki harapan sederhana. Ia ingin mempunyai tas baru karena tas sekolahnya sudah sobek, sepatu yang layak karena sepatunya telah jebol dan dijahit berkali-kali, serta seragam baru yang kini mulai kekecilan dan robek.

Meski hidup penuh keterbatasan dan kondisi tubuh yang tak sekuat anak lain, Indra tetap memilih untuk bertahan dan terus sekolah.
Yuk jadi bagian dari perjuangan Indra.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)