Kisah Kakek 84 Tahun Keliling Jual Sapu Demi Hidupi Keluarga

Rp5.864.771
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-881 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Ga mudah untuk kakek Arso (84) harus mencari nafkah di tengah usianya. Kakek Arso setiap hari mencari nafkah dengan keliling berjualan sapu. Sapu yang dijual kakek adalah milik orang lain, kakek hanya menjualkan saja.
Dalam sehari kakek hanya mendapat 15-20 ribu. Satu sapu nya kakek jual dengan harga 10-15 ribu, uang hasil jualan nya kakek gunakan untuk makan dan kebutuhan istrinya di rumah.
Dari jam 6 pagi hingga jam 4 sore, kakek harus berjalan sekitar 25 km untuk menawarkan sapu yang dijualnya kepada orang-orang yang ditemui nya dijalan. Kakek harus kuat dan semangat walaupun sering kakek harus berhenti karena sakitnya kambuh.
Kakek cerita katanya ia menderita sakit sesak sudah lama, tapi kakek tetap jualan, kalo engga nanti makan gimana. Tak hanya kakek, istrinya pun menderita penyakit sesak napas.
Sebenarnya kakek memiliki anak, namun anaknya tinggal jauh dan sudah berkeluarga. Jadi, kakek lah yang harus berjuang sendiri mencari nafkah.
Di usia senjanya ia masih harus berjuang demi bertahan hidup dengan berjualan sapu keliling. Yuk kita bantu ringankan beban Kakek Arso dengan keikhlasannya dengan cara : 
1. KLIK “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via email
5.Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Disclaimer:
Fundraising ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun di gunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.