Cerita Penggalangan Dana
Tinggal di Gubuk Mirip Kandang Ayam 🥺
Kakek Arwani, menjalani hidup yang pilu sejak kecil.
Tanpa orang tua, tanpa saudara, ia benar tak punya siapa-siapa lagi.

Di usia senjanya ia bertahan seorang diri–tinggal di gubuk kecil berdinding kresek dan atap spanduk bekas, tepat di pinggiran kandang ayam milik warga.
Gubuk itu hanya berukuran 2x1 meter.
Tapi bagi Kakek Arwani, itu adalah tempat satu-satunya untuk berteduh.
.jpeg)
Untuk bertahan hidup, dengan berjualan apa saja yang bisa dikumpulkan dari alam sekitar.
Kadang ia menjajakan sapu lidi buatannya, kadang membawa pare liar hasil petik di kebun atau kapuk yang ia pungut dari pohon-pohon sekitar.
Dalam sehari, ia hanya membawa pulang 20rb-50rb itupun di cukup-cukupkan untuk membeli sedikit makan dan obat-obatan warung.
Kakek sering kali sakit-sakitan, tapi beliau paksakan untuk berjualan, karena jika tidak ia tidak akan makan.
.jpeg)
“Kalau dagangan nggak laku, saya nunggu aja siapa yang mau ngasih nasi… kadang cukup, kadang cuma garam dan cabai,” - ujar Pak Arwani pelan.
Tapi ia tetap bertahan, karena tidak ada pilihan lain.
#PejuangKebaikan yuk sama-sama bantu perjuangan Kakek Arwani.
1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via email
5. Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)
Selengkapnya
Disclaimer: Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.