Tidur di Emperan, Kakek Nimo Tetap Berjualan

Rp0
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-182 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia 60 tahun, Kakek Nimo masih berjalan berkilo-kilometer sambil memanggul kurungan ayam demi menghidupi istri dan cucunya.


Setiap hari, ia membawa sekitar 20 kurungan milik orang lain. Ia membeli seharga Rp7.000 dan menjualnya Rp10.000, sehingga hanya mendapat Rp3.000 per kurungan. Dalam sehari, biasanya hanya 3–5 kurungan yang laku, dengan penghasilan sekitar Rp9.000–Rp15.000.

Ia berangkat sejak pukul 2 dini hari dan baru pulang jika dagangannya terjual. Jika belum laku, Kakek Nimo tidur di emperan toko, bahkan pernah sampai empat malam.

Untuk makan, ia sering mengandalkan pemberian orang lain. Jika harus membeli, ia hanya membeli satu bungkus nasi agar istri dan cucunya tetap bisa makan.

“Saya beli satu bungkus saja. Kalau saya beli lebih, nanti istri sama cucu saya tidak makan.”


Sudah lebih dari 20 tahun Kakek Nimo berjualan kurungan ayam. Dahulu ia membuat sendiri, tetapi kini kondisi fisiknya tak lagi memungkinkan dan ia juga tidak memiliki modal untuk membeli bambu.

Meski harus menahan lapar, dingin, lelah, dan tidur di emperan toko, Kakek Nimo tetap bekerja. Selama masih mampu berjalan dan membawa dagangan, ia akan terus berusaha demi keluarganya.


Yuk bantu Kakek Nimo agar hidup dengan layak

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.


Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)






Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.