Cerita Penggalangan Dana
Di usia hampir 90 tahun, Nek Nisa harus berjalan kaki sejauh 5 km menggunakan tongkat dengan kondisi mata kanan buta total, hanya demi menawarkan 3 ikat sapu lidi seharga Rp5.000.

Penderitaan Nek Nisa bermula sejak 5 tahun lalu ketika ia terjatuh saat berjualan. Benturan keras itu membuat mata kanannya buta, mata kirinya rabun, dan tulang punggungnya cedera hingga membungkuk. Kini, tanpa tongkat, tubuh rentanya akan langsung kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Setiap hari dari jam 7 pagi hingga 4 sore, dengan napas tersengal-sengal ia menyusuri kampung. Tubuh rentanya kini hanya kuat membawa 3 ikat sapu. Penghasilannya sangat tidak menentu; sering kali ia pulang dengan tangan hampa.

Jika dagangan tidak laku, Nek Nisa terpaksa menahan lapar sendirian di dalam gubuknya yang berlantai tanah dan beratap bocor. Bahkan, ia pernah jatuh sakit selama 3 hari dan hanya bertahan hidup dengan meminum air putih.

Anak-anaknya pun hidup dalam kekurangan dan jarang menjenguk. Di tengah keterbatasan penglihatan yang membuatnya sering salah memasukkan bumbu saat memasak, Nek Nisa menolak menyerah pada takdir.
#PejuangKebaikan, di ujung usianya, mari kita hadirkan kehangatan dan ringankan beban hidup Nek Nisa agar ia tak perlu lagi berjalan jauh menahan sakit demi sesuap nasi.
Klik donasi sekarang, untuk membantu nek Nisa
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)