Cerita Penggalangan Dana
Sejak seuaminya meninggal, Nek Nurhayati (65) hidup dalam kesendirian dan kesulitan di sebuah rumah gubuknya. Selama pernikahannya memang ia tidak dikaruniai seorang anak.
Untuk bertahan, nenek jadi buruh pengisi tahu.

Setiap hari nenek bekerja menjadi buruh pengisi tahu. Setiap hari nenek mampu mengisi tahu sebanyak 100-150 butir tahu. Dalam 100 butir tahu nenek akan diupah sebesar 10 ribu.
Dari jam 10 pagi hingga siang, semua itu di lakukan nenek. Sebenarnya nenek sudah lemah dan sering sakit-sakitan namun, ia paksakan untuk terus bekerja.
Upah hasil kerjanya nenek gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Nenek Nurhayati cerita kalau ia pernah sakit selama 2 minggu ia hanya bisa makan nasi dan air saja.

Terkadang ada tetangga yang iba memberinya makan. Kini, kondisi tubuhnya pun semakin hari semakin kurus.
Kondisi rumahnya hanya terbuat dari papan kayu yang sudah lapuk dan sering bocor, terkadang nenek pun harus menumpang tidur di rumah tetangga karena rumah nenek kebanjiran.

Maukah para #PejuangKebaikan membantu ringankan beban Nenek Nurhayati agar bisa hidup layak di usia senjanya?
1. KLIK “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via email
5.Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Disclaimer:
Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya
Disclaimer: Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.