Nenek Mengais Rongsokan Demi Bertahan Hidup

Rp18.034.951
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-43 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Nenek Sepah (86) hidup seorang diri di rumah peninggalan suaminya. Sudah 15 tahun suaminya meninggal sejak itu ia harus bertahan sendirian.

Setiap hari di jalanan sekitar tempat tinggalnya, nenek Sepah berkeliling mencari rongsokan demi membeli beras dan makan seadanya. Penghasilan sehari sekitar Rp15.000 –Rp20.000 per hari. Itupun kalau dapat banyak.

Nenek melakukan semua ini karena tak ingin bergantung pada siapa pun, meski tubuhnya sering lemah dan napas tersengal.


Nenek Sepah tinggal di rumah bambu tua peninggalan suaminya, dengan pagar reyot, dapur tak layak, tanpa kamar mandi pribadi, dan sering memilih tidur di teras agar tak merepotkan anak-anaknya yang telah berkeluarga.

#PejuangKebaikan, yuk bantu perjuangan Nenek Sepah di usia senjanya agar bisa hidup layak. Lewat sedekah mu bisa bantu mereka yang membutuhkan.


1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya


Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (085810265406)

Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.