Cerita Penggalangan Dana
Ibu berjualan keliling, anak yang masih sekolah ikut bekerja, demi bertahan bersama ayah yang tak lagi mampu mencari nafkah.
Sudah sekitar 5 tahun Bapak Sirot berjuang melawan diabetes yang membuat kondisi tubuhnya semakin melemah.

Kini, luka basah di kaki kanannya membuat Pak Sirot tidak lagi mampu berjalan seperti dulu. Jangankan bekerja untuk mencari nafkah, untuk beraktivitas sehari-hari pun beliau harus menghadapi keterbatasan.

Padahal, selama ini Pak Sirot adalah salah satu tumpuan keluarganya.
Ketika sang ayah tak lagi mampu bekerja, Ibu Alfiana tidak punya pilihan selain mengambil alih peran sebagai tulang punggung keluarga.

Setiap hari, Ibu Alfiana berjualan makanan ringan keliling menggunakan gerobak motor sewaan. Ia berjualan di sekitar sekolah, berusaha mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk memenuhi kebutuhan rumah dan membeli obat sang suami.
Namun penghasilan yang didapat belum cukup untuk membuat keluarga ini hidup dengan tenang.
Yang membuat hati semakin terenyuh, Muhammad Dirga, anak mereka yang masih bersekolah, ikut bekerja serabutan sebagai pencuci sepeda motor.

Di usia ketika seharusnya ia bisa fokus belajar dan mengejar cita-cita, Dirga memilih membantu orang tuanya. Penghasilan yang ia dapatkan pun diberikan untuk meringankan kebutuhan keluarga.
Ibu bekerja.
Anak bekerja.
Ayah berjuang melawan sakit.
Namun mereka masih sering kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Bahkan, ketika dagangan sepi, keluarga ini terkadang harus menerima makanan dari tetangga.
Keluarga Pak Sirot bukan tidak mau berusaha. Mereka sudah berjuang dengan apa yang mereka punya.

Hanya saja, kondisi kesehatan Pak Sirot membuat beban keluarga semakin berat. Di satu sisi ada kebutuhan makan sehari-hari. Di sisi lain ada kebutuhan pengobatan dan perawatan yang harus terus berjalan.
Saat ini, kebutuhan pengobatan Pak Sirot sekitar Rp500.000 setiap bulan, sementara penghasilan Ibu Alfiana dan Dirga rata-rata hanya sekitar Rp50.000 per hari. Terlebih mereka harus memikirkan kebutuhan sehari-hari dan menabung demi Dirga yang memiliki cita-cita menjadi tentara.
Kini, giliran kita yang membantu mereka.
Melalui galang dana ini, Rumah Yatim mengajak #PejuangKebaikan untuk ikut meringankan kebutuhan keluarga Pak Sirot sekaligus membantu saudara-saudara dhuafa dan mustahik lainnya yang juga membutuhkan.
Donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan hidup dan pengobatan keluarga Pak Sirot serta memberikan manfaat kepada mustahik lainnya sesuai kebutuhan dan ketentuan program.
Bagi kita, mungkin Rp25.000 terlihat kecil.
Namun bagi keluarga yang sedang berjuang agar tetap bisa makan dan membeli obat, bantuan sekecil apa pun bisa menjadi alasan untuk bertahan satu hari lagi.
Mari bantu Pak Sirot, Ibu Alfiana, dan Dirga agar mereka tidak menghadapi ujian ini sendirian.
Klik tombol Donasi Sekarang dan jadilah bagian dari perjuangan mereka.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)