Cerita Penggalangan Dana
Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), pada tahun ajaran 2022/2023 ada sekitar 76.834 anak putus sekolah di seluruh Indonesia. Mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. (sumber: katadata.id)

Sedangkan menurut buku Sosiologi Anak dari Prof. Dr. Bagong Suyanto menyebutkan faktor penyebab anak-anak dari keluarga miskin terpaksa putus sekolah, sudah tentu bermacam-macam. Namun, faktor yang paling sering menjadi penyebabnya adalah berkaitan dengan fungsi dan peran anak sebagai salah satu sumber pendapatan strategis bagi keluarga.

Inisiasi program Rumah Yatim yaitu BTS (Bebas Tunggakan Sekolah) bertujuan untuk membantu masyarakat luas untuk dapat melanjutkan ke pendidikan selanjutnya tanpa adanya rasa resah akibat biaya sekolah yang masih menunggak dan mengancam ijazahnya tidak dapat diterima. Mereka berjuang dengan belajar, kita bersama berjuang memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhannya yang paling mendasar.
"Saatnya Bergerak Bawa Perubahan Lebih Baik Untuk Dhuafa Yang Putus Sekolah.."
Disclaimer ;
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Pendidikan. Dana yang terhimpun akan disalurkan untuk Program Pendidikan lain untuk Yatim dan kaum Dhuafa.