Menjadi Mualaf demi doakan sang ibu, Piatu ini Jual Sayur Agar Tetap Sekolah

Rp9.700
Terkumpul dari
Rp50.000.000
183 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia 15 tahun, Dika harus berjuang keras demi bisa tetap sekolah. Saat ini ia duduk di bangku kelas 3 SMP dan tinggal bersama uwaknya, Martini (55), kakak dari almarhum ibunya.

Dulu Dika tinggal bersama ayahnya di Samosir. Namun sejak masuk SMP, Dika memutuskan menjadi mualaf agar bisa mendoakan ibunya yang telah meninggal.


“Dika sudah masuk ke agama ibu, tapi ibu malah pergi meninggalkan Dika. Dika selalu doakan ibu terus,” ujarnya.

Kini, demi membantu kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah, Dika ikut mencari sayur pakis di kebun sawit sekitar rumah. Sayur itu lalu ia jual keliling, dengan penghasilan sekitar Rp10.000 per hari yang langsung ia serahkan kepada uwaknya untuk membeli beras.

Di tengah keterbatasan, Dika sering menahan lapar agar tidak merepotkan uwaknya yang juga harus merawat nenek renta dan adiknya yang mengalami gangguan mental.

Berangkat sekolah tanpa makan sudah biasa bagi Dika. Ia hanya mengandalkan makan bergizi gratis di sekolah, lalu baru makan lagi sepulang jualan.

Kini Dika menunggak uang sekolah selama 3 bulan. Tasnya pun sudah berkali-kali dijahit, sementara sepatunya bolong hingga kakinya basah saat hujan. Meski begitu, Dika tetap bertahan dan menyimpan harapan besar untuk bisa melanjutkan sekolah ke SMA.

#PejuangKebaikan Yuk bantu dika  melunasi tunggakan sekolah dan memenuhi kebutuhan belajarnya agar ia bisa terus sekolah dan meraih cita-citanya.


Dengan Cara:

1. KLIK " Donasi Sekarang "
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatan dan tepat sasaran dalam penyaluran nya

Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)

Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.