Cerita Penggalangan Dana
1 dari 4 anak Indonesia (sekitar 6 juta anak) mengalami stunting dan perlu pencegahan optimal segera melalui deteksi dini!

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan, terdapat empat permasalahan gizi balita di Indonesia, salah satunya adalah stunting.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita. Hal ini disebabkan oleh kurangnya gizi dalam jangka waktu yang lama, paparan infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi. Kondisi malnutrisi ini dipengaruhi oleh kesehatan ibu saat hamil, status kesehatan remaja, serta ekonomi dan budaya hingga lingkungan, seperti sanitasi dan akses ke layanan kesehatan.
Itu berarti hampir seperempat balita di Indonesia terancam gagal tumbuh akibat gizi buruk. Indonesia menduduki peringkat 5 kasus stunting di Dunia pada tahun 2022! Setidaknya menurut data 2021 sebanyak 24,4% balita di Indonesia mengalami stunting.

Melihat kondisi tersebut Rumah Yatim ingin mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut menekan angka stunting dengan cara mendukung keluarga prasejahtera memenuhi kebutuhan gizi anaknya.
Dengan inisiasi Program #AksiPeduliStunting, para donatur dapat dengan mudah membantu anak-anak yang terancam ataupun sudah mengalami stunting agar bisa mendapat penanganan yang layak.