Cerita Penggalangan Dana
Menjadi guru adalah tentang mengabdikan diri untuk masa depan anak-anak. Di pelosok, mereka juga harus memikirkan bagaimana cara mencukupi kebutuhan sehari-hari di tengah penghasilan yang terbatas.

Ada yang harus berjalan kaki berkilo meter ke sekolah. Ada yang terpaksa harus membawa anaknya yang sakit saat mengajar. Dan ada juga yang memiliki penyakit tapi tetap berangkat mengajar.

Seperti ibu Atik (63). Hidup sebatangkara yang harus melunasi hutang pengobatan ayah dan ibunya. Meskipun upah yang didapat 50-70 ribu / bulan.

Kondisi yang sama pun dirasakan oleh Ibu Asnawati (54). Salah satu guru honorer yang mengabdi selama 20 tahun itu harus berjuang merawat Celebral Palsy-nya. Seringkali ia membawa sang anak saat mengajar karena tidak ada yang menjaga.
“Saya sering bilang maaf kak ke anak-anak saat mengajar kalau mereka terganggu karena anak saya,” tuturnya lirih.

Dan ada Ibu Salmiah (54) yang memiliki penyakit kista dan harus menghidupi ibu dan 2 adiknya yang sakit stroke dan epilepsi sendirian.
—
Karena itu, bantuan modal usaha dapat menjadi dapat menjadi salah satu jalan untuk membantu guru pelosok memiliki sumber penghasilan tambahan.
Dengan begitu, mereka punya peluang memperkuat ekonomi keluarga sekaligus melanjutkan pengabdiannya di dunia pendidikan.
Mari hadirkan dukungan bagi guru pelosok. Karena kesejahteraan mereka juga bagian dari perjuangan menjaga pendidikan anak-anak Indonesia.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)