Di Tengah Keterbatasan: perjuangan Bu atik Mencerdaskan Anak Bangsa

Rp0
Terkumpul dari
Rp50.000.000
183 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Bu Atik (63) telah mengabdikan diri sebagai guru ngaji sejak tahun 90-an. Kini ia hidup sebatang kara setelah kedua orang tuanya meninggal 3 tahun lalu.


Selama bertahun-tahun, ia merawat orang tuanya yang sakit kanker dan katarak tanpa BPJS hingga harus berhutang sekitar 15 juta yang masih ia cicil hingga sekarang.Karena fokus mengurus orang tuanya, Ibu Atik sampai tidak menikah.

Setiap hari,Bu Atik berjalan kaki hingga 5 km untuk mengajar di Madrasah Jamiatul Wasliyah setiap pukul 13.30–16.30 dengan 25 murid. Namun, hanya sekitar 5 anak yang rutin membayar 20 ribu per bulan, sehingga ia hanya menerima sekitar Rp50–70 ribu setelah kebutuhan operasional.

Tak berhenti di situ, sore harinya ia kembali mengajar di rumah dengan sekitar 20 anak, sebagian besar dari keluarga kurang mampu  digratiskan. Penghasilannya tidak menentu, sehingga untuk makan sehari-hari ia kerap berhutang dan mengandalkan sayur seadanya dari sekitar rumah atau pemberian tetangga.

Meski harus memikirkan cicilan hutang dan biaya listrik setiap bulan,Bu Atik tidak pernah menyerah. Ia tetap mengajar dengan penuh keikhlasan.Baginya, yang terpenting adalah anak-anak tetap belajar mengaji, mengenal adab, dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
#PejuangKebaikan, mari kita sama sama bantu ringankan beban Ibu Atik..
Dengan Cara

1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.

Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)

Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.