Cerita Penggalangan Dana
Nenek Kusni (74) seharusnya menikmati masa tua dengan tenang. Namun setiap hari, beliau masih harus menyalakan tungku kayu dan membuat cendol demi bertahan hidup.

Dengan tubuh yang sudah renta, Nenek Kusni terkadang berjualan keliling. Penghasilannya hanya sekitar Rp25.000 per hari, itupun jika dagangannya laku.

Bukan hanya untuk dirinya sendiri.
Nenek Kusni juga harus merawat kakaknya yang sudah tua dan mengalami patah tulang. Untuk berobat, mereka harus menempuh perjalanan jauh dari Tegal ke rumah sakit di Solo, dengan biaya yang tentu tidak sedikit.

Kini Nenek Kusni hidup berdua dengan kakaknya, menumpang di rumah saudara setelah sang suami meninggal dunia. Tidak ada lagi keluarga yang bisa mereka andalkan.

Saat musim hujan datang, Nenek Kusni tidak bisa berjualan. Tanpa penghasilan, mereka sering hanya bisa makan nasi sisa dari hari sebelumnya.
Di usia yang sudah 74 tahun, Nenek Kusni masih berjuang sendirian demi merawat kakaknya yang sakit.
Melalui campaign ini, kami ingin membantu meringankan beban Nenek Kusni. Mari ulurkan tangan untuk Nenek Kusni. Sedikit kebaikan kita bisa menjadi harapan besar bagi mereka berdua.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
16 Mar 2026Para #PejuangKebaikan
Hamba Allah
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya