Orderan Sepi, Ibu Ojol Ini Hidupi 2 Anak Idap Down Syndrome

Rp4.533.905
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-815 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

“Berangkat gelap pulang gelap, kadang hanya makan gorengan dan air putih saja kalau order lagi sepi"

Ibu Suryanah (31) harus banting tulang menghidupi kedua anaknya, ia harus berangkat pagi buta dan pulang larut demi kedua anaknya terpenuhi kebutuhanya, bukan tanpa alasan ibu dua anak ini harus berjuang sendiri setelah ia berpisah dengan suaminya beberapa tahun silam, bahkan demi bisa bawa pulang uang demi kedua anaknya ia rela harus menahan lapar.

“Kalau order sepi saya sering menunda lapar dan hanya makan gorengan dari temen dan air putih, yang penting saya bisa bawa uang buat anak-anak"

Bukan tanpa alasan ibu suryanah ini harus kerja keras mencari Nafkah, karena kondisi anak pertamanya Fadil (12) penderita Down syndrome sedangkan anak keduanya Mawar (10) masih banyak membutuhkan biaya untuk Pendidikan.

“Kadang saya sering menangis melihat anak yang pertama berkebutuhan khusus , kadang sering dapat ejekan dari teman, dan kebutuhan sekolah anak kedua juga sering terlupakan"

Menjadi penarik jasa Ojek Online penghasilan sangat tidak menentu, setiap hari ia berangkat habis subuh hingga sore hari kadang hanya mendapatkan Rp 20.000 , namun demi kedua anaknya ia tetap harus dijalani.

“Kalau saya ga narik ojol mau darimana biaya kedua anak saya ?“

Pendapatan yang tidak sesuai dengan resiko membuat Ibu Suryanah sering merasa tidak tenang , takut terjadi hal yang tak diinginkan dalam pekerjaan , namun kecemasan itupun sering ia kalahkan Ketika melihat kedua buah hatinya.
“Yah yang namanya di jalanan saya suka kepikiran takut apa-apa, kalau sampai saya mendapatkan musibah siapa yang mau merawat anak-anak saya apalagi anak pertama yang keadaanya seperti itu”

Segala ujian hidup ibu Suryanah harus kuat menjalani, bahkan kendaraan yang ia miliki saat ini masih dalam cicilan, karena kendaraan yang pertama hilang diambil orang.

“Waktu malam saya kecapean pulang narik, motor disimpan di luar, pas pagi sudah hilang, saya hanya bisa menangis karena alat pencari nafkah satu-satunya harus hilang, jadi terpaksa saya harus nyicil lagi dan harus mengeluarkan cicilan Rp 800.000/ bulan dan terasa sangat berat bahkan tak jarang harus kena denda karena telat bayar"

Harapan Ibu Suryanah bisa memiliki usaha sendiri yang tak jauh dari tempat tinggalnya, karena dengan profesi saat ini sering merasa khawatir keselamatan dijalan dan dengan keadaan anaknya di rumah.

“Harapan saya ingin jualan kecil-kecilan di rumah biar tidak jauh dari anak-anak sehingga saya bisa merawatnya dengan penuh , yang paling utama kalau ada biaya pengen menyekolahkan anak pertamanya di sekolah khusus dan menyekolahkan adiknya hingga tercapai cita-citanya”

#PejuangKebaikan, yuk bantu Ibu Suryanah dengan cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya 

Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.