Cerita Penggalangan Dana
Mereka tak punya tempat jualan yang layak, yang mereka lakukan hanyalah berjalan kaki. Setiap langkah mereka menitikkan harapan agar dagangan laku. Sayangnya, dagangan mereka selalu sepi pembeli. Tak jarang mereka harus menahan lapar sampai dagangan mereka laku.
.jpg)
Miris memang, tapi itulah yang harus dirasakan oleh Hafidi. Bocah SD yang harus berjuang demi bisa makan dan sekolah itu seringkali kehujanan saat berjualan.
.jpg)
“Kalau aku gak jualan, nenek sama kakak mau makan apa kak ?” tuturnya lirih.
Putus sekolah menjadi salah satu pengorbanan Hafidi demi bertahan Hidup.
Begitupun dengan Dimas. Remaja 17 tahun ini harus berjualan ikan keliling demi bisa makan.
—

Tak hanya anak, lansia sebatangkara pun merasakan hal yang sama. Sering tahan lapar menjadi makanan mereka sehari-hari. Bahkan yang lebih mirisnya lagi, mereka harus bekerja di usia yang mereka tidak seharusnya bekerja.

Seperti Kakek Qi. Kakek 80 tahun ini harus berjuang sendirian tanpa anak dan saudara demi bisa makan. Badannya yang sudah ringkih membuat kakek sulit berjalan, badannya pun gemetar :(
—

Disinilah kita bisa bantu mereka. Bukan karena kita butuh semuanya, tapi karena mereka sangat membutuhkannya.
Dengan memborong dagangan, kita bantu ringankan beban mereka. Kita bantu mereka pulang lebih awal, dengan hati lega dan wajah penuh syukur.
Ayo, ikut gerakan "Borong Yuk!"
Sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Beri senyum untuk mereka yuk, lewat sedekah terbaikmu, dengan :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
04 Oct 2025Para #PejuangKebaikan
Hamba Allah
Hamba Allah
Faiyya
Hamba Allah
Hamba Allah
hamba allah
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya