Gantikan Peran Orang Tua, Januar Jual Gorengan demi Hidupi Adik

Rp0
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-183 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di saat anak seusianya asyik bermain dan dijemput orang tua saat pulang sekolah, M Januar (13) justru harus berjalan kaki keliling kampung menjajakan gorengan demi memastikan kedua adiknya tetap bisa makan dan sekolah.

Kehidupan bocah kelas 2 SMP ini berubah total sejak ibunya meninggal dunia pada tahun 2025 dan sang ayah pergi tanpa kabar. Kehilangan tempat berlindung, Januar dan kedua adiknya, Buatan dan Jahwan, kini terpaksa menumpang di rumah sang uwa karena tidak lagi memiliki tempat tinggal sendiri.

Sadar akan kondisi ekonomi uwanya yang serba terbatas, Januar memilih mengorbankan masa kecilnya. Sepulang sekolah, ia berjalan kaki menjajakan gorengan atau sembring milik uwa atau tetangganya. 


Upah yang diterima sangat tidak menentu, terkadang hanya Rp10.000 hingga Rp15.000 sehari. Alih-alih dipakai bermain, uang itu ia gunakan untuk bekal sekolah adik-adiknya, dan sisanya ditabung sedikit demi sedikit.

Di balik ketegarannya, Januar sering memendam rindu dan sedih setiap kali melihat teman-temannya dijemput oleh orang tua mereka. Di sisa impiannya untuk menjadi pemain sepak bola profesional, ia juga berharap bisa membeli tas dan sepatu baru untuk menggantikan perlengkapannya yang sudah lama rusak.

Mari bersama kita ulurkan tangan, bantu ringankan beban Januar agar ia dan kedua adiknya bisa terus bersekolah dengan layak!


1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya


Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)







Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.