Cerita Penggalangan Dana
Di usia 59 tahun, Pak Jemu Waluyo masih harus berjuang mencari nafkah dengan berjualan kerupuk keliling.

Setiap hari sejak pukul 05.00 WIB hingga 14.00 WIB, ia berjalan lebih dari 5 kilometer sambil memikul beban sekitar 50 kilogram kerupuk.

Sudah 20 tahun Pak Jemu berjualan. Namun kini, dagangannya semakin sepi. Dalam sehari, ia hanya mendapatkan sekitar Rp15.000–Rp20.000.
Karena terlalu sering berjalan jauh, Pak Jemu menderita asam urat hingga kakinya membengkak dan membuatnya kesulitan berjalan.

Saat kakinya sakit, ia hanya membungkusnya dengan kain. Pak Jemu juga tidak memiliki BPJS untuk berobat.
Pak Jemu tinggal sebatang kara di rumah peninggalan orang tuanya. Rumah itu sudah banyak yang bocor ketika hujan turun.

Untuk makan saja, terkadang Pak Jemu harus menahan lapar. Ia bahkan sering berpuasa saat berjualan karena tidak memiliki cukup uang untuk membeli makanan.
“Mau berobat saja kadang bingung bagaimana biayanya. Saya harus keliling biar dapat uang buat beli obat warung yang murah dan saya bisa buat beli makan.”
Kini, di tengah usia yang tak lagi muda, Pak Jemu masih terus berjuang untuk bertahan hidup.
Yuk #Pejuangkebaikan, bantu Pak Jemu agar bisa memenuhi kebutuhan makan, berobat, dan memperbaiki rumahnya. Bantu Nenek dengan Cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)