Cerita Penggalangan Dana
Gang demi gang beliau susuri untuk menjadi pengangkut air. Itulah kehidupan Mbah Darsian (70) bersama anaknya Siti (40) yang sudah sakit polio sejak bayi. Untuk minum teh manis saja Mbah Darsian dan anaknya tak mampu beli gula. Setiap hari, kakek lansia asal Tegal ini harus mengangkut air milik orang lain demi merawat Anaknya.

Sejak istrinya wafat pada 2017 lalu, Mbah Darsian tinggal berdua dengan Mbak Siti. Karena Mbak Siti hanya bisa mengesot untuk beraktivitas, Mbah Darsian harus berjuang sendiri. Upahnya mengangkut air sangat minim, hanya Rp25.000–Rp30.000 sehari itu pun karena ia masih ikut orang lain.

Agar uangnya cukup, mereka sering kali hanya makan singkong atau menunggu belas kasihan tetangga. Kalau uangnya habis, sore dan malam hari mereka terpaksa menahan lapar lalu memilih tidur. Mirisnya, keluarga ini sama sekali belum pernah mendapat bantuan pemerintah setempat.

Cobaan kian berat saat Mbah Darsian sempat ditabrak motor hingga kakinya luka, tapi ia tetap memaksakan diri bekerja tanpa alas kaki. Sebab jika libur sehari saja, mereka tak bisa makan.
Mari ulurkan tangan bantu Mbah Darsian dan Mbak Siti agar bisa hidup lebih layak dan mendapatkan pengobatan!
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)