Cerita Penggalangan Dana
Di usia 76 tahun, Kakek Syamsir masih harus mengayuh sepeda lebih dari 30 kilometer setiap hari demi mencari nafkah😭💔
Dengan sepeda tuanya, Kakek berkeliling menjajakan berbagai alat kebersihan, seperti sapu lidi, sapu ijuk, lap kaki, hingga pel lantai.

Usianya yang sudah lanjut membuat Kakek mudah kelelahan. Bahkan, ia harus berhenti beristirahat setiap kurang lebih 500 meter sebelum kembali mengayuh sepedanya.
Barang yang paling sering dibeli adalah sapu lidi dan sapu ijuk. Dalam sekali jualan, biasanya hanya 2–3 buah yang terjual.

Tak jarang, setelah menempuh perjalanan puluhan kilometer, Kakek harus pulang dengan tangan kosong.

Sementara itu, setiap bulan Kakek masih harus membayar kontrakan sebesar Rp600.000. Istri Kakek telah meninggal dunia sejak 16 tahun lalu.
Kakek memang memiliki anak, tetapi tidak sering mendapatkan uang dari mereka karena Kakek tidak ingin merepotkan anak-anaknya.

Di tengah tubuh yang semakin renta, Kakek tetap memilih berusaha sendiri. Sepeda tua yang digunakannya menjadi tumpuan Kakek untuk mencari penghasilan setiap hari.
Kakek berharap sepeda yang menjadi tumpuan hidupnya bisa kembali diperbaiki karena bagian rantainya sudah rusak.

Bagi Kakek, sepeda itu bukan sekadar kendaraan. Sepeda itulah yang membawanya mencari rezeki setiap hari.
#PejuangKebaikan, mari bersama bantu ringankan perjuangan Kakek Syamsir agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan memperbaiki sepeda yang selama ini menjadi tumpuan mencari nafkah.
1. Klik “Donasi Sekarang”
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi:
Admin (082298357904)