Cerita Penggalangan Dana
Sejak kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan dua tahun lalu, Lusiana (14) harus menjalani hidup seorang diri di rumah peninggalan orang tuanya di pegunungan yang jauh dari tetangga.

Sepulang sekolah, saat anak lain bermain dan beristirahat, Lusi justru berjalan ke kebun untuk mencari kunyit. Dengan tangan kecilnya, ia mengorek tanah selama berjam-jam demi mendapat upah Rp20 ribu untuk membeli beras dan bertahan hidup.

Di sekolah, Lusi datang hanya memakai sandal, tanpa tas, dan sering menunggak kebutuhan sekolah karena tak punya biaya. Bahkan tangannya yang selalu kuning karena kunyit sering membuat teman-temannya bertanya, namun Lusi hanya tersenyum menutupi kesedihannya.

Melalui campaign ini, kamu bisa bantu Lusiana mendapatkan kebutuhan hidup dan pendidikan yang layak. Sedikit bantuanmu bisa membuat gadis yatim piatu ini tak lagi berjuang sendirian.

Yuk jadi bagian dari perjuangan dua kakak beradik hebat ini.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)