Di Usia 90 Tahun, Nenek Emin Masih Bertahan Demi Sepiring Nasi

Rp0
Terkumpul dari
Rp50.000.000
182 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia 90 tahun, saat banyak orang menikmati masa istirahat, Nenek Emin masih harus berjuang sendiri demi bertahan hidup.

Setiap hari, ia bekerja sebagai buruh petik cabai dan membersihkan halaman orang lain. Upah yang didapat tak seberapa hanya sekitar Rp15.000 dalam seminggu. Uang itu ia gunakan untuk membeli beras agar tetap bisa makan.

Meski tubuhnya sering sakit, terutama di bagian punggung, dan tangannya perih karena cabai, Nenek Emin tetap bertahan. Bahkan batuk kerap ia rasakan akibat aroma cabai yang menyengat. Namun bagi Nenek, berhenti bekerja berarti tidak bisa makan.

Di balik semua itu, Nenek hanya punya harapan sederhana… bisa menikmati makanan enak, seperti ikan, meski hanya sesekali.

Yuk, sama sama mari kita bantu Nenek Emin agar bisa hidup lebih layak dan tak lagi harus berjuang sendirian di usia senjanya. Sedikit bantuan dari kita, sangat berarti untuk hari-hari beliau.

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.

Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)






Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.