Cerita Penggalangan Dana
Nenek 68 Tahun Ini Berjuang Demi Suami dan Cucunya.
Tiap hari Mak Nengsih (68) menjalani hari-harinya dengan banyak keterbatasan. Ia harus bekerja keras demi suami nya yang sakit dan cucunya seorang difabel.

Sejak kecil memang mak Nengsih yang merawat cucunya karena kedua orang tuanya sudah tak ada. Ayahnya meninggal dan ibunya pergi entah kemana. Cucunya tak berdaya, ia hanya terbaring di kasur 💔ðŸ˜

Sementara itu, suami Mak Nengsih sudah 6 tahun menderita pengapuran sendi dan lambung, kondisinya membuat ia tak mampu bekerja.

Untuk bertahan, Mak nengsih bekerja sebagai buruh pacul di kebun orang lain. Upah yang didapat Rp26.000/hari. Memang tak cukup namun, nenek harus cukupkan hasilnya untuk semua kebutuhan. Biasanya sebelum bekerja, Mak Nengsih harus merawat cucunya dulu seperti memandikan,menyuapi makan, sampai menurut nenek kondisi cucunya aman bisa di tinggal pergi.

Meski sulit Mak Nengsih terus berjuang
Dulu, suami dan cucunya sempat menjalani terapi. Namun pengobatan terpaksa dihentikan karena keterbatasan biaya. Mak Nengsih tidak meminta banyak. Ia hanya berharap bisa terus merawat suami dan cucunya dengan lebih layak, serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Mari bersama meringankan beban Mak Nengsih. Donasi Anda adalah bentuk kepedulian yang nyata bagi mereka yang sedang berjuang dalam keterbatasan.
Dengan Cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
09 Jan 2026Para #PejuangKebaikan
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya