Tak Bisa Melihat dan Hidup Seorang Diri, Nek Emyati Tetap Berjualan Daun Pisang

Rp0
Terkumpul dari
Rp50.000.000
182 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia 65 tahun, Nek Emyati harus menjalani hari-harinya seorang diri tanpa penglihatan. Sejak suaminya meninggal empat tahun lalu, ia hidup tanpa anak maupun saudara yang bisa menjadi tempat bergantung.

Meski tak bisa melihat, Nek Emyati tetap berusaha mencari nafkah dengan menjual daun pisang milik orang lain. Setiap ikat dijual seharga Rp10.000, tetapi Nek Emyati hanya menerima upah Rp5.000. Dengan keterbatasannya, ia mengandalkan pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, dagangannya tak selalu laku. Nek Emyati bahkan pernah tidak makan karena tak memiliki uang untuk membeli beras. Ia terpaksa hanya memakan kerupuk pemberian orang-orang yang merasa iba kepadanya. Ia pun pernah tertipu oleh pembeli yang hanya membayar Rp1.000 untuk daun pisang yang seharusnya dijual Rp10.000.

#PejuangKebaikan, Nek Emyati terus berusaha bertahan meski harus menjalani hidup seorang diri tanpa penglihatan. Mari ulurkan kepedulian untuk membantu meringankan perjuangannya.


1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran

4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail

5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.


Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)




Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.