Perjuangan Nenek Pengrajin Bambu Rawat Suami Gangguan Jiwa dan Cucu Yatim

Rp77.600
Terkumpul dari
Rp50.000.000
179 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Nenek Mukiyah (56) telah 20 tahun menjadi pengrajin anyaman bambu dengan upah Rp1.000 per buah. Dalam sehari, ia hanya mampu membuat sekitar 5 anyaman, bekerja dari pagi hingga sore dengan kondisi tangan kerap terluka. Hasilnya dikumpulkan dan disetor seminggu sekali demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia hidup bersama suaminya, Isman (60), yang sejak setahun terakhir mengidap gangguan kejiwaan dan gangguan penglihatan. Tanpa biaya berobat, sang suami hanya dirawat di rumah dan sering pergi kabur kaburan dari rumah.


Di tengah kondisi itu, Nenek Mukiyah juga menanggung cucunya, Nizar, siswa kelas 4 SD yang telah yatim. Ayahnya telah meninggal waktu Nizar umur 7 tahun, dan ibunya tidak ada kontribusi membiayai.

Penghasilan yang minim membuat mereka hanya makan 1–2 kali sehari, seringkali bergantung pada bantuan tetangga. Nizar pun memiliki tunggakan sekolah Rp2.160.000, sementara nenek juga terlilit utang warung Rp1.650.000. Kebutuhan dasar seperti air pun masih bergantung pada tetangga.

Dengan segala keterbatasan, harapan Nenek Mukiyah sederhana: memiliki usaha sendiri dan membawa suaminya berobat agar bisa sembuh.

#PejuangKebaikan, jangan biarkan nenek mukiyah berjuang sendirian.Mari kita ulurkan tangan, sedikit bantuan dari anda sangat berarti bagi mereka.
Dengan cara:
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.

Info Selengkapnya Hubungi :

Admin (082298357904)

Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.