Cerita Penggalangan Dana
Hidup sebatang kara di gubuk reot membuat lansia ini harus menelan semua kepedihan sendiri. Bahkan, Nek Nija pernah terpaksa merangkak di lantai hanya untuk mengambil segelas air putih saat badannya terlalu lemas. Demi menyambung hidup, setiap subuh ia harus berjalan 10 km menjual sayur sisa sawah yang ia pulung.

Upah jalan kaki 10 km itu gak seberapa, cuma Rp7.000 sampai Rp15.000 sehari. Itu pun kalau laku. Karena sayurnya sering layu dan sepi pembeli, Nek Nija pernah menahan lapar 2 hari gak makan beras karena gak punya uang. Beliau terpaksa cuma makan sambal dan sayur sisa seadanya demi mengganjal perut yang perih.

Yang paling bikin nyesek, Nek Nija tinggal sebatang kara di gubuk reot. Saat badannya drop dan sakit sakitan, gak ada siapa pun yang merawatnya. Nek Nija bahkan terpaksa merangkak di lantai hanya demi mengambil segelas air putih untuk minum.

#PejuangKebaikan, di usia 74 tahun kaki Nek Nija sudah bengkak-bengkak karena dipaksa berjalan jauh.
Mari peluk Nek Nija di masa tuanya agar beliau tak perlu merangkak kesakitan lagi sendirian.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)