Hidupi Anak Lumpuh, Nek Saebah Hanya di Upah 10.000 Ribu

Hidupi Anak Lumpuh, Nek Saebah Hanya di Upah 10.000 Ribu

Tubuh Ringkihnya Di Paksa Kuat Memanggul Beban Demi Sesuap Nasi

Rp 19.954.844
terkumpul dari Rp 50.000.000
Terkumpul Rp 19.954.844
Donatur 469
Gotong royong dengan menyebarkan program ini.

Tinggal dirumah tidak layak huni ibu Saebah tidak punya MCK untuk kebutuhan BAB nya bu Saebah harus pergi ke sungai. Untuk kebutuhan air ibu Saebah juga masih harus menimba, di umurnya yang sudah tidak kuat ibu Saebah sering meminta tetangganya untuk menimbakan air disumur.

Dulunya pak Karmin bekerja, namun saat pulang kerja saat sore hari, pak Karmin mengalami kecelakaan tabrak lari 6 bulan yang lalu , sekarang keadaanya tidak bisa bekerja karena kakinya sedang dipasang pen dan belum diambil. Untuk Pengobatanya sendiri pak Karmin menggunakan BPJS namun untuk biaya operasionalnya sendiri pak Karmin di bantu oleh ibu Saebah.

Pak Karmin adalah menantunya bu Saebah, anaknya sendiri sudah meninggal karena sakit. Sekarang cucunya ikut dengan saudaranya karena cucunya di rumah tidak punya teman. Di desanya jarang ada anak kecil. Jadi cucunya jarang pulang kerumah.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya ibu Saebah ''ngarit" yang dalam bahasa indonesianya yaitu mencari rumput untuk kambing yang diupah oleh pemilik kambing ketika kambingnya hendak dijual, namun ibu Saebah tidak mau jika harus menunggu kambingnya dijual untuk dapat upah.

Untuk makan sehari-hari ibu Saebah memang memintanya dari upah mencari rumput tersebut agar dibayar setiap hari, Jadi si pemilik kambing setiap harinya mengasih 10rb untuk satu karung rumput dan mengasihi makan 2 kali kambingnya.

Dengan penghasilan tersebut cukuplah untuk makan ibu Saebah dan Pak Karmin setiap hari. Tidak sampai untuk membetulkan rumahnya yang banyak bocor, tiada MCK dan dikamar bu Saebah pun tidak pakai kasur untuk tempat istirahatnya. Yang menjadi beban ibu Saebah yaitu kesembuhan pak Karmin, melihat kakinya yang tidak mudah kering dan belum juga lepas pen, bu Saebah lah yang harus banting tulang untuk semua kebutuhannya.

Di usianya yang sudah rentan, bu Saebah sering merasakan pusing, sakit pinggang dan kakinya. Untuk berjalan saja sudah tertatih.

Ketika Tim Rumah Yatim melihat ibu Saebah sedang mencari rumput, ibu Saebah mencari rumput di pinggir jalan, karena untuk pergi ke kebun kakinya sudah tidak kuat berjalan jauh.

Ketika sepulang dari mencari rumput, ternyata dirumah belum ada makanan karena bu Saebah belum ada beras untuk dimasak, lalu bu Saebah berhutang dulu satu kilo beras untuk segera beliau masak, untuk lauknya bu Saebah bisa mencari daun di kebun yang bisa beliau masak.

Untuk kebutuhan yang terpenting sekarang yaitu bu Saebah ingin sembako untuk kebutuhan ramadhan, sehingga tidak perlu mencari rumput , bu Saebah ingin fokus mengaji dan berpuasa di bulan Ramadhan kali ini. Bu Saebah merasa tubuhnya tidak kuat jika berpuasa sambil mencari rumput di kebun.

1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via email
5. Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya

Disclaimer:

Fundrising ini merupakan bagian dari program bantuan biaya hidup yang mana penghimpunannya akan di salurkan untuk pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat dhuafa. Dana yang terhimpun akan di salurkan untuk Nenek Rukhayah dan kerluarga dhuafa lainnya.

WA/SMS/CALL : Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)

12 Apr 2021

Program Dirilis

23 August 2021

Bantuan Nek Saebah Telah Disalurkan!

Rumah Yatim Regional Yogyakarta telah menyalurkan bantuan Biaya Hidup kepada nenek Saebah pada Minggu (22/8) lalu di kediamannya, Kecamatan Adiwerna berupa uang tunai dan bahan makanan pokok sehari-hari guna kesenjangan hidup kedepannya.

Bantuan tersebut merupakan bantuan terakhir yang diberikan oleh Rumah Yatim sekaligus penandatanganan Surat Closing Campaign sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak sebelumnya. Diketahui, nenek Saebah ialah sosok ibu tangguh yang menghidupi anaknya dengan mengumpulkan puing-puing rongsokan di usianya yang sudah sangat senja itu. Kami berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi keluarga kecil ini.

#PejuangKebaikan, Yuk kita sama-sama berdo'a agar nenek Saebah diberikan kesehatan oleh-Nya dan kita do'akan untuk kesembuhan anaknya. Amiin ya robbal alamin. Yuk kita bantu Keluarga Dhuafa lainnya dengan Zakat yang kamu berikan. Sedikit bantuanmu membuahkan senyuman untuk mereka yang membutuhkan.

#Pejuang Kebaikan, Bantu Lansia dan Dhuafa Lainnya

18 May 2021

Bantuan Untuk Nenek Saebah Telah Disalurkan !

Rumah Yatim Cabang Jawa Tengah telah menyalurkan Bantuan Biaya Hidup kepada Nenek Saebah, lansia tangguh yang menghidupi anaknya yang lumpuh dengan kesabaran dan bekerja keras. 

Bantuan ini telah disalurkan pada Rabu (12/5) lalu. Ini semua berkat uluran tangan #PejuangKebaikan yang telah membantu keluarga kecil ini. 

Terima kasih #PejuangKebaikan! Berkatmu banyak keluarga kecil bahagia dari sedekah yang kamu berikan untuk mereka. Semoga Allah membalas semua kebaikan para #PejuangKebaikan semua. Amiin ...

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga
Avatar of Hamba Allah

Nur Aida

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.194

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 250.813

Pada: 5 bulan yang lalu

Fundraiser

Gotong royong sebagai fundraiser program ini.

Jadi fundraiser sekarang juga

Berita

12 Apr 2021

Program Dirilis

23 August 2021

Bantuan Nek Saebah Telah Disalurkan!

Rumah Yatim Regional Yogyakarta telah menyalurkan bantuan Biaya Hidup kepada nenek Saebah pada Minggu (22/8) lalu di kediamannya, Kecamatan Adiwerna berupa uang tunai dan bahan makanan pokok sehari-hari guna kesenjangan hidup kedepannya.

Bantuan tersebut merupakan bantuan terakhir yang diberikan oleh Rumah Yatim sekaligus penandatanganan Surat Closing Campaign sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak sebelumnya. Diketahui, nenek Saebah ialah sosok ibu tangguh yang menghidupi anaknya dengan mengumpulkan puing-puing rongsokan di usianya yang sudah sangat senja itu. Kami berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi keluarga kecil ini.

#PejuangKebaikan, Yuk kita sama-sama berdo'a agar nenek Saebah diberikan kesehatan oleh-Nya dan kita do'akan untuk kesembuhan anaknya. Amiin ya robbal alamin. Yuk kita bantu Keluarga Dhuafa lainnya dengan Zakat yang kamu berikan. Sedikit bantuanmu membuahkan senyuman untuk mereka yang membutuhkan.

#Pejuang Kebaikan, Bantu Lansia dan Dhuafa Lainnya

18 May 2021

Bantuan Untuk Nenek Saebah Telah Disalurkan !

Rumah Yatim Cabang Jawa Tengah telah menyalurkan Bantuan Biaya Hidup kepada Nenek Saebah, lansia tangguh yang menghidupi anaknya yang lumpuh dengan kesabaran dan bekerja keras. 

Bantuan ini telah disalurkan pada Rabu (12/5) lalu. Ini semua berkat uluran tangan #PejuangKebaikan yang telah membantu keluarga kecil ini. 

Terima kasih #PejuangKebaikan! Berkatmu banyak keluarga kecil bahagia dari sedekah yang kamu berikan untuk mereka. Semoga Allah membalas semua kebaikan para #PejuangKebaikan semua. Amiin ...

Donatur

Avatar of Hamba Allah

Nur Aida

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 10.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 100.000

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 25.194

Pada: 5 bulan yang lalu

Avatar of Hamba Allah

Hamba Allah

Sebesar Rp 250.813

Pada: 5 bulan yang lalu