Cerita Penggalangan Dana
Hidup sebatang kara dengan kondisi kaki kiri dan tulang punggung patah akibat jatuh, Nek Salma (63 th) harus menahan sakit demi bisa makan🥺

Meski harus berjalan menggunakan tongkat dan tangan kirinya gemetar, ia tetap memaksa tubuh rentanya bekerja. Jika berhenti, ia tak punya uang untuk membeli beras.
Sejak suaminya meninggal dan ia diusir dari rumahnya, Nek Salma tinggal di gubuk kecil 3x4 meter di atas lahan milik orang lain.

Dinding gubuknya hanya terbuat dari banner bekas, berlantai tanah, tanpa listrik, dan atapnya bocor saat hujan. Malam hari ia hanya mengandalkan lampu teplok. Bahkan gubuknya sering dimasuki hewan liar dan pernah dilempari batu oleh orang tak dikenal.
Setiap hari dari jam 7 pagi sampai 5 sore, Nek Salma berjalan mencari rongsokan.

Penghasilannya sangat minim, kadang hanya Rp5.000 sehari atau harus mengumpulkan rongsokan 5 hari baru mendapat Rp30.000. Jika hujan turun, ia tak bisa memasak di luar. Bila tak ada uang tersisa, Nek Salma terpaksa menahan lapar dan hanya minum air putih.
Jangankan untuk memperbaiki tempat tinggalnya, untuk memastikan besok ada nasi yang bisa dimakan saja Nek Salma masih sering kebingungan.

Di sisa usianya, Nek Salma hanya berharap punya tempat tinggal yang aman, tidak bocor, dan bisa makan tanpa harus menahan lapar❤️
#PejuangKebaikan, yuk sisihkan rezekimu untuk bantu Nek Salma agar bisa hidup layak dan tak lagi kelaparan. Dengan:
Klik "Donasi Sekarang"
1. Masukkan nominal donasi
2. Pilih metode pembayaran
3. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
4. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi:
Admin (082298357904)