Hanya Mengesot, Nenek Penjual Mie Ini Hidup Sendiri

Rp31.112.544
Terkumpul dari
Rp50.000.000
-87 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Di usia 93 tahun, banyak orang tua yang duduk nyaman atau sekadar menikmati masa tua dirumah. Tapi tidak dengan Nenek Segiya.


Setiap jam 7 pagi, nenek segia harus mencari rezeki dengan berjualan. Meskipun ga mudah rasanya. Ia ngesot-menggeser tubuhnya perlahan menyusuri jalan kampung. Nenek
berjualan mie goreng milik orang. 

Biasanya ia bawa 20 bungkus mi
e goreng. Satu bungkus nya dijual dengan harga Rp2.000. Upahnya hanya Rp 500 per bungkus. Jika semuanya habis terjual nenek bawa diberi upah Rp10.000, itupun tak sering.
is terjual nenek bawa diberi upah Rp10.000, itupun tak sering. 
Namun, nenek selalu bersyukur karena tak menyusahkan orang lain.
Dulu ia bekerja mencari butiran padi disawah. Tapi musibah datang, ia terjatuh hingga tulang pahanya patah, kakinya bengkok sejak itu nenek tak mampu berjalan dan mengesot. 

Selama ini nenek hidup sebatang kara, tak punya anak. Suaminya sudah lama meninggal, rumah yang ditinggali pun ialah peninggalan orang tua, sudah rapuh dan nyaris roboh. 

Setiap hari nenek Segia harus ngesot demi sesuap nasi. Yuk sama-sama bantu nek Segiya bisa hidup layak di usia senjanya? Dengan cara : 

1. KLIK " Donasi Sekarang "
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatan dan tepat sasaran dalam penyaluran nya

Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)
Selengkapnya
disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.