Jadi Penjual Baju Bekas, Nenek Sebatangkara Ini Sering Tahan Lapar

Rp1.240.438
Terkumpul dari
Rp40.000.000
929 hari lagi
speaker
Ayo!! Rutinkan donasi, agar pahalanya semakin berat

Cerita Penggalangan Dana

Nenek Asnah tinggal di gubuk kecil dipinggir sungai, suaminya meninggal dunia satu tahun lalu jatuh ke sungai dan tidak terselamatkan, anak nenek asnah sudah menikah dan tinggal jauh darinya, perekonomian anaknya juga dikatakan tidak mampu, maka dari itu nek asnah memilih untuk hidup sebatang kara di gubuk kecilnya, nek asnah tidak mau merepotkan anaknya.
Beliau menjual baju bekas yang dibeli nya dari pasar dan dijualnya kembali, nek asnah menjual baju bekas dengan keliling berjalan kaki sejauh 3 Km, rumah kerumah orang, ia jual baju bekas dan celana bekas anak-anak yang mana harga satuannya sekitar 5000 rupiah, satu harinya jualan nek asnah hanya laku 2 baju, itupun terkadang dihutangi orang, sehingga nek asnah kekurangan modal untuk ia jual lagi, dikarenakan jualannya sering tidak laku nek asnah pun sering menahan lapar karena tidak ada uang untuk membeli makanan, pernah sampai 2 hari nenek menahan lapar, dan hanya meminum air putih saja untuk menghilangkan rasa laparnya.
Ia hanya mendapat keuntungan dari setiap baju hanya 500 rupiah, dari keuntungan baju itulah ia kumpulkan untuk menambah modalnya berjualan, nenek juga sering menahan lapar dan memakan nasi bekas, bahkan hanya minum air putih saja untuk menahan laparnya.
Gubuk nek asnah tidak memiliki dapur dan MCK, nek asnah memasak dengan menggunakan kayu bakar yang ada di samping rumahnya, dan ia mengambil air dari sungai,terkadang nenek sampai terpeleset dikarenakan airnya jauh dari atas, dan pinggang nenek sering sakit menarik timba air.
Gubuk nenek asnah berukuran lebih kurang 2x3, terbuat dari papan dan tepas dan ditempel-tempel dengan seng bekas, nek asnah sering kedinginan karena jika hujan turun gubuk nek asnah masuk air. 

#PejuangKebaikan, yuk bantu nenek Asnah hidup layak di masa senjanya dengan cara :

1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya

Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.

Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya

Berita Penyaluran

Program Dirilis

18 Mar 2023

Report Penyaluran Rumah Yatim Januari-Oktober 2023

11 December 2023

Bismillahirahmanirrahim

Terimakasih Kepada Para Pejuang Kebaikan yang telah memberikan titipan Donasinya. Alhamdulillah telah tersalurkan di beberapa program kami dari Disclaimer campaign ini, Rumah Yatim sudah melakukan penyaluran Program di 20 provinsi dengan rincian sbb:

Alhamdulillah, Jazakumullah khoiron katsiron kepada Para Pejuang Kebaikan atas titipan donasinya sehingga semakin banyak penerima manfaat yang terbantu.

Semoga Allah semakin perluas dan berkahkan rezeki kita, dengan menyalurkannya di Jalan yang Allah Ridhoi. Aamiin..

Selengkapnya

Bantuan Tahap Pertama Untuk Nenek Asnah Telah Tersalurkan!

26 June 2023

Assalamualaikum kakak kakak #PejuangKebaikan. Alhamdulillah Rumah Yatim Sumatera Utara berhasil menyalurkan bantuan untuk Nenek Asnah nih kak.

Bantuan yang diberikan adalah bantuan biaya hidup berupa sembako seperti minyak, beras, terigu dan lain nya, tak hanya itu, tim kami juga memberikan bantuan berupa uang tunai guna membantu kebutuhan sehari hari Nenek Asnah.

Nenek Asnah tinggal di gubuk kecil dipinggir sungai, suaminya meninggal dunia satu tahun lalu jatuh ke sungai dan tidak terselamatkan, anak nenek asnah sudah menikah dan tinggal jauh darinya, perekonomian anaknya juga dikatakan tidak mampu, maka dari itu nek asnah memilih untuk hidup sebatang kara di gubuk kecilnya, nek asnah tidak mau merepotkan anaknya.

Beliau menjual baju bekas yang dibeli nya dari pasar dan dijualnya kembali, nek asnah menjual baju bekas dengan keliling berjalan kaki sejauh 3 Km, rumah kerumah orang, ia jual baju bekas dan celana bekas anak-anak yang mana harga satuannya sekitar 5000 rupiah, satu harinya jualan nek asnah hanya laku 2 baju, itupun terkadang dihutangi orang, sehingga nek asnah kekurangan modal untuk ia jual lagi, dikarenakan jualannya sering tidak laku nek asnah pun sering menahan lapar karena tidak ada uang untuk membeli makanan, pernah sampai 2 hari nenek menahan lapar, dan hanya meminum air putih saja untuk menghilangkan rasa laparnya.

Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini Nenek Asnah sangatlah merasa terbantu. Nenek Asnah sangat sangatlah bersyukur karena telah dibantu oleh kakak kaka #PejuangKebaikan semua.

Terimakasih banyak ya kak, sudah berpartisipasi membantu Nenek Asnah, semoga apa yang dikeluarkan untuk Nenek Asnah menjadi pahala yang mengalir. Aamiin Allahumma Aamiin.

Selengkapnya

Jadi Fundraiser

Yuk Jadi Fundraiser
Bagikan Program

Para #PejuangKebaikan

20

Hamba Allah

Rp25.480
2 tahun yang lalu

Astin

Rp100.409
2 tahun yang lalu

Hamba Allah

Rp10.000
2 tahun yang lalu

Hamba Allah

Rp20.000
2 tahun yang lalu

Hamba Allah

Rp25.661
2 tahun yang lalu

Hamba Allah

Rp250.000
2 tahun yang lalu

Doa-doa #PejuangKebaikan

Aamin Kan dan bantu likenya

Empty

disclaimer
Disclaimer:  Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.