Cerita Penggalangan Dana
Selama bertahun-tahun, Nenek Surati hidup dengan satu lauk yang sama: ikan asin.
Bukan karena ingin, tapi karena hanya itu yang mampu ia beli.

Sering menahan lapar membuatnya menderita asam lambung. Konsumsi ikan asin terus-menerus membuat Nenek terkena darah tinggi, kolesterol, gula darah tinggi, hingga kini mengalami pembengkakan jantung dan infeksi saluran kemih.Nenek Surati tinggal sendirian.
Suaminya meninggal 30 tahun lalu, anak-anaknya tinggal jauh dan tak bisa rutin membantu. Untuk bertahan hidup, Mbah bekerja sebagai buruh pembuat bulu mata.

Dalam sehari, ia hanya mampu menyelesaikan sekitar 5–6 lembar, dengan upah Rp1.000 per lembar—penghasilannya tak sampai Rp10.000 sehari.
Meski sakit, nenek tetap memaksakan diri bekerja dan mencari kayu bakar untuk memasak. Bahkan, ia sering berpuasa bukan karena ibadah, melainkan karena tak punya beras. Tagihan listrik dan air pun menunggak hingga Rp300.000.

Nenek ingin berobat dengan layak dan makan dengan teratur, tapi keterbatasan ekonomi membuatnya hanya bisa menahan sakit dalam diam.
“Takut kalau mbah kenapa-kenapa, nggak ada yang lihat… mbah sendirian,” ujarnya lirih.
Mari bantu Nenek Surati.
Agar beliau bisa makan lebih layak, berobat dengan benar, dan menjalani hari tua tanpa harus menahan lapar dan sakit sendirian.
Dengan Cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (085810265406)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
22 Jan 2026Para #PejuangKebaikan
Hamba Allah
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya