Cerita Penggalangan Dana
Perkenalkan namanya Nenek Suratmi (63) merupakan lansia tangguh yang berjuang menghidupi 4 anaknya yang difabel.
Suaminya telah meninggal 17 tahun yang lalu, sedangkan anak-anaknya mengidap Celebral Palsy sejak lahir.
Nenek Suratmi pun sudah pernah kehilangan anaknya karena penyakit ini. Karena itu, nenek berharap akan diberikan umur yang panjang karena anak-anaknya masih membutuhkan dirinya.
Nenek Suratmi pun sudah pernah kehilangan anaknya karena penyakit ini. Karena itu, nenek berharap akan diberikan umur yang panjang karena anak-anaknya masih membutuhkan dirinya.
Setiap hari nenek Suratmi berjualan sayur keliling 4 km. Bermodalkan sayuran punya orang lain, nenek berharap sayuran tersebut laku terjual.
"Satu bungkus sayuran nenek jual 3 ribu nak, biasanya paling banyak laku 15 bungkus. Kalo kurang dari itu, nenek rugi karena sistem ambil sayur nya harus bayar dulu,"
"Satu bungkus sayuran nenek jual 3 ribu nak, biasanya paling banyak laku 15 bungkus. Kalo kurang dari itu, nenek rugi karena sistem ambil sayur nya harus bayar dulu,"
Nenek khawatir jika pulang tidak membawa uang sama sekali. Pasalnya, nenek dan ke-4 anaknya tersebut akan makan jika nenek pulang dari bekerja saja.
Tak jarang mereka hanya makan satu piring berlima karena nenek tidak mampu untuk membeli beras yang banyak. Belum lagi biaya listrik yang harus di bayar tiap bulannya.
Tak jarang mereka hanya makan satu piring berlima karena nenek tidak mampu untuk membeli beras yang banyak. Belum lagi biaya listrik yang harus di bayar tiap bulannya.
"Nenek suka sedih nak lihat anak-anak nenek kelaparan waktu nenek pulang. Tapi nenek gak banyak beli berasnya karena uangnya harus bagi dua buat bayar listrik,"
Nenek Suratmi juga mengidap penyumbatan jantung. Tapi, nenek harus kuat demi ke-4 anaknya.
"Saya berharap bisa bawa anak yang bungsu berobat nak, dia gabisa gerak sama sekali, badannya semakin kurus semakin hari,"
#PejuangKebaikan, itulah kisah sedih nenek Suratmi yang berjuang demi bertahan hidup. Yuk patungan untuk bahagiakan nenek Suratmi di masa senjanya dengan cara :
Nenek Suratmi juga mengidap penyumbatan jantung. Tapi, nenek harus kuat demi ke-4 anaknya.
"Saya berharap bisa bawa anak yang bungsu berobat nak, dia gabisa gerak sama sekali, badannya semakin kurus semakin hari,"
#PejuangKebaikan, itulah kisah sedih nenek Suratmi yang berjuang demi bertahan hidup. Yuk patungan untuk bahagiakan nenek Suratmi di masa senjanya dengan cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Disclaimer :
Fundrising ini merupakan bagian dari Program Sosial dan Kemanusiaan. Kelebihan donasi yang terhimpun digunakan untuk membantu penggalangan donasi penerima manfaat lainnya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)
Selengkapnya
Disclaimer: Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.