Cerita Penggalangan Dana
Upah 5 ribu sehari, Apa Bisa Aku Makan Ikan Kak ?
Begitulah ucapan pertama dari anak penderita Down Syndrome ini. Namanya Nur (18). Ia berjuang demi bisa makan setelah ayahnya tiada.
Tepat 2 tahun yang lalu, ayahnya meninggal. Kini ia tinggal bersama ibu yang sudah renta, Ibu Jainah (60) yang bekerja sebagai penggali kubur dengan upah tak tentu.
Memiliki keterbatasan tidak menyurutkan semangat Nur untuk mencari nafkah. Setiap hari ia keliling jualan es tebu dengan harga 1 ribu saja. Tebu yang dijual diambil dari kebun peninggalan ayahnya.
“Aku rawat tebu ini setiap hari bang. Karena dari sini aku bisa bantu ibu,” ungkapnya.
Upah yang dihasilkan pun tidaklah banyak, hanya 5 ribu saja sehari. Tapi, itulah yang di gunakan untuk membeli beras. Tak jarang mereka kelaparan karena tebu yang dijual tidak laku.
“Biasanya kami makan 1 kali sehari aja bang, pake tempe. Mau beli ikan gaada uang,” tuturnya sedih.
Nur bercerita bahwa ia putus sekolah karena keterbatasan biaya. Selain itu, ia kerap di bully oleh teman-temannya membuat ia tidak mau sekolah lagi.
Ia hanya ingin bisa membahagiakan ibunya. Bisa memberikan makanan layak untuk dimakan bersama.
#PejuangKebaikan, bersama kita bantu Nur untuk mewujudkan harapannya dengan Sedekah darimu.
Meskipun sedikit sangat berarti untuk Nur dan ibunya.
Yuk sedekah sekarang.
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)
Berita Penyaluran
Program Dirilis
10 Mar 2026Para #PejuangKebaikan
Doa-doa #PejuangKebaikan
Aamin Kan dan bantu likenya