Cerita Penggalangan Dana
Di sebuah rumah tua di tengah hamparan sawah, Pak Efrizal (50) dan istrinya, Buk Mesi (36), berjuang menghidupi ketiga anak mereka. Hingga kini, mereka belum memiliki rumah sendiri dan masih menumpang.

Rumah yang mereka tinggali sudah tidak layak. Atapnya bocor saat hujan turun, sementara lantainya berlubang di beberapa bagian. Meski dalam kondisi seperti itu, rumah tersebut tetap menjadi tempat Pak Efrizal dan Buk Mesi membesarkan ketiga anak mereka, yaitu Lutfi (10), Azura (8), dan Fariz (6).

Pak Efrizal bekerja sebagai buruh tani, dalam seminggu ia hanya 1 kali bekerja atau bahkan tidak sama sekali. Upah yang di dapat pun hanya 80.000, itu ia cukup cukup kan untuk makan dan biaya sekolah ke 3 anaknya.
“Kalo ga ada makanan paling kami tahan atau makan apa adanya, anak anak dikasih tau jangan jajan di sekolah karena ga ada uang..”ucap Pak Efrijal

Yang Paling menyayat hati,perlengkapan sekolah Lutfi dan Azura, sebagian besar berasal dari bantuan orang lain yang iba melihatnya.Kini Sepatu mereka sudah bolong, tasnya robek, dan seragamnya mulai lusuh. Namun, semua itu tidak mematahkan semangat mereka untuk terus bersekolah.

Mereka tetap belajar dengan harapan suatu hari nanti bisa menggapai cita citanya serta mengangkat derajat dan membahagiakan kedua orang tuanya,
Di balik keterbatasan yang dijalani setiap hari, Pak Efrijal hanya ingin hidup lebih layak dan melihat anak-anaknya terus bersekolah tanpa harus dihantui kekurangan.
#PejuangKebaikan Mari hadirkan harapan Untuk Keluarga Pak Efrizal, Bantuan dari anda akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, biaya pendidikan anak-anak, serta meringankan beban hidup yang selama ini mereka pikul…
Dengan cara:
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)