Cerita Penggalangan Dana
Ponirin (58) hidup dalam kondisi lumpuh akibat saraf kejepit sejak 4 tahun terakhir, setelah sebelumnya mengalami kecelakaan kerja 16 tahun lalu saat mendorong angkong sawit. Ia sempat berjalan dengan tongkat, namun kembali terjatuh hingga kini kakinya tak bisa digerakkan.

Meski terbatas, Pak Ponirin tetap berusaha membantu istrinya, Ibu Ratna (52), membersihkan lidi meski hanya sebentar karena tubuhnya sering melemah. Sementara itu, Ibu Ratna menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja sebagai buruh packing arang dengan upah Rp50.000 per hari (hanya 2 kali seminggu), ditambah menjual lidi sekitar 3 kg per minggu. Penghasilan itu hanya cukup untuk makan sekali sehari.

Pengobatan Pak Ponirin terhenti sejak 4 tahun lalu karena tidak ada biaya, sekali pengobatan biaya nya mencapai Rp.1,5jt. Hutang yang dimiliki kini mencapai sekitar 15jt masih belum bisa bayar, jangankan membayar hutang untuk bisa makan satu kali sehari saja sudah sangat bersyukur.

Belum lagi ia harus memikirkan biaya listrik dan air, sangat bersyukur rumahnya dapat bantuan bedah rumah, akhirnya lutut Pak Ponirin tidak sakit lagi karena harus menarik badannya ketika ingin belakangan membuang air, dikarenakan dulunya rumah Pak Ponirin masih semen kasar.

Di tengah keterbatasan, Pak Ponirin tetap berjuang dan berharap bisa sembuh agar dapat kembali bekerja dan meringankan beban istrinya.
Dengan Cara :
1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran
4. Kamu akan mendapatkan laporan via E-mail
5. Transfer sesuai 3 kode unik untuk memudahkan sistem dalam pencatatannya dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (082298357904)