Pak Tatang setiap hari ia mencari rezeki untuk keluarganya dengan menjadi tukang odong-odong. Semua itu dilakukan untuk menghidupi istri dan anak-anaknya yang masih kecil.
Dari jam 7 pagi hingga sore hari. Pak Tatang keliling mengayuh sepeda dengan harapan ada anak-anak yang mau naik odong -odong. Dalam sehari ia hanya dapat penghasilan 20 ribu, namun ia harus membagi hasil uang nya kepada pemilik odong-odong.
Bahkan, seharian pun ia tak dapat uang sama sekali, sering sekali pak Tatang harus menahan lapar karena tak ada uang yang didapat.
Sebenarnya, bapak sering sakit-sakitan namun ia harus kuat dan semangat untuk menghidupi anak dan istrinya. "Kalau kerja kayak gini ya kadang dapat, kadang gak.”ujar pak Tatang.
Pak Tatang cerita kalau odong-odong nya sering sepi karena sekarang anak-anak jarang naik odong-odong. Ibu Eni (49) dan anak bungsunya membantu suaminya mencari nafkah dengan keliling mencari barang rongsokan. Penghasilan dalam sehari hanya 20 ribu itu pun harus di kumpulkan beberapa hari.
Selama ini pak Tatang tinggal bersama istri dan anaknya di rumah kontrakan. Setiap hari pak Tatang harus menyisihkan uang untuk membayar uang sewa kontrakan. Pak Tatang juga ingin sekali membelikan perlengkapan sekolah yang baru untuk anak nya agar bisa semangat bekerja.
Maukah para #Pejuang Kebaikan meringankan beban Pak Tatang dan keluarga agar bisa hidup layak?Jika sahabat tersentuh dan ingin membantu Pak Tatang, bisa dengan cara:
1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI Syariah/BRI/BCA/Mandiri/DANA/ShopeePay)
4. Kamu akan mendapatkan laporan via email
5. Transfer sesuai 3 angka unik agar memudahkan sistem dalam pembacaan transaksi sehingga tepat akad dan tepat sasaran dalam penyalurannya
Disclaimer:
Fundraising ini merupakan bagian dari penggalangan dana Rumah Yatim. Kelebihan donasi yang terhimpun akan disalurkan ke penerima manfaat program-program Rumah Yatim lainnya.
Info Selengkapnya Hubungi :
Admin (0813-1255-7811) / (0821-3211-5439)