Detail Program

Pendidikan

Back To School (BTS)

Terkumpul
Rp 101.513.153
Target
Rp 150.000.000
BERAKHIR PADA:
31 Januari 2020
Penerima Manfaat:
750 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
6 November 2019

Della Terharu Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah Baru dari Rumah Yatim


Della Cantika (13) anak piatu prasejahtera ini mengaku terharu saat mendapat bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Medan pada Rabu (30/10) lalu. Bantuan ini diberikan di MTs Madinatul Ulum, Jalan Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Bantuan tersebut merupakan pertama kali baginya, karena sebelumnya ia tidak mampu membeli alat sekolah baru. Ia mengaku, faktor ekonomilah yang membuatnya sulit membeli alat sekolah, dikarenakan kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.

Siswa yang duduk di kelas 2 MTs Madinatul Ulum ini hanya tinggal bertiga dengan ayah dan adiknya. Sang ayah bekerja sebagai nelayan, sehingga pendapatannya di bawah rata-rata dan tidak tetap.

“Bapak mulai mencari ikan dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore, kadang dapat ikan kadang tidak, tergantung kondisi alam. Alhamdulillah ada bantuan dari Rumah Yatim, setidaknya ini bisa meringankan beban bapak,” ungkap Della.

Sedangkan, sang ibu telah bercerai. Kesulitan dari segi ekonomi tak membuatnya patah semangat. Meskipun hidupnya dalam keterbatasan, Della tetap tidak menyerah agar tidak putus sekolah. Ia ingin mengubah taraf hidup keluarganya menjadi lebih baik di masa depan.


Deskripsi Program


“Lihat anak itu, mau pergi sekolah tidak ada sepatunya, kasihan harus ganti-gantian sama Kakaknya.”

Masih ingatkah kamu dengan potongan dialog di salah satu film tahun 1997 yang berjudul Children Of Heaven? Film dari negeri Iran ini mengisahkan seorang kakak beradik yang bernama Ali dan Zahra. Mereka hidup bersama kedua orang tua dan seorang adik mereka yang masih bayi. Keluarga ini tergolong miskin, yang sehari-hari hidup seadanya.

Sehari-hari Zahra ke sekolah menggunakan sepatu Ali. Zahra yang memiliki jadwal di pagi hari dan Ali yang baru masuk di siang hari memungkinkan mereka untuk menggunakan sepatu milik Ali secara bergantian. Zahra harus berlari saat pulang sekolah untuk menukar sepatu kakaknya dengan sandal yang digunakan oleh Ali yang sudah menunggu kedatangannya di balik tembok. Sedangkan Ali harus berlari ke sekolah agar tidak telat. Begitulah kisah dua adik-kakak ini berlangsung.

Film yang menyentuh siapa saja yang menontonnya. Tak ayal air matapun secara tak sadar menetes saat menonton film ini. 

Hanya terbayang jika suasana dan kondisi Zahra dan Ali terjadi di film saja tetapi fakta yang Rumah Yatim temui ternyata mirip dengan kisah film ini. Saat penyaluran bantuan perlengkapan sekolah yang rutin Rumah Yatim gelar tiap bulannya, tepatnya di MI Tarbiyatul Falah di Kab. Bogor ada salah satu siswa bernama M. Ilfan (13) yang setiap hari bergantian sepatu dengan sang adik Mubar (9) yang sepatunya telah jebol saking usangnya.

Walau demikian kondisi itu tak menyurutkan semangat kakak dan adik ini terus bersekolah. Terlebih keadaan orangtua yang hanya bekerja sebagai seorang buruh tani. Inilah alasan utama Rumah Yatim yang dengan konsisten untuk menggalang dana biaya pendidikan anak-anak tidak mampu. Fakta bahwa mereka tetap semangat mengejar mimpi dengan kondisi ini membuat kami semakin bersemangat untuk selalu membantu mereka.

Tentunya dengan bantuan dan dukungan dari para donatur kami pun tak bisa membantu anak-anak seperti Mubar dan Ilfan. Terlebih di luar sana masih banyak kisah Children Of Heaven lainnya yang memerlukan bantuan dari kita semua.

Ilfan, Mubar, akbar dan anak yatim dhuafa lainnya ingin terus sekolah meski dengan segala keterbatasan. Bukankah kita bisa mendukung agar mereka lebih bersemangat lagi?

Mari dukung mereka melalui program Back To School (BTS) dengan cara:
1. Klik “BERI DONASI”;
2. Masukan nominal donasi;
3. Pilih bank ;
4. Dapatkan laporan melalui email.

Mari dukung putra-putri bangsa ini agar menjadi insan berprestasi, unggul dan mandiri dengan mendukung mereka melalui program Back To School (BTS).

UPDATE #52
6 November 2019

Della Terharu Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah Baru dari Rumah Yatim


Della Cantika (13) anak piatu prasejahtera ini mengaku terharu saat mendapat bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Medan pada Rabu (30/10) lalu. Bantuan ini diberikan di MTs Madinatul Ulum, Jalan Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Bantuan tersebut merupakan pertama kali baginya, karena sebelumnya ia tidak mampu membeli alat sekolah baru. Ia mengaku, faktor ekonomilah yang membuatnya sulit membeli alat sekolah, dikarenakan kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.

Siswa yang duduk di kelas 2 MTs Madinatul Ulum ini hanya tinggal bertiga dengan ayah dan adiknya. Sang ayah bekerja sebagai nelayan, sehingga pendapatannya di bawah rata-rata dan tidak tetap.

“Bapak mulai mencari ikan dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore, kadang dapat ikan kadang tidak, tergantung kondisi alam. Alhamdulillah ada bantuan dari Rumah Yatim, setidaknya ini bisa meringankan beban bapak,” ungkap Della.

Sedangkan, sang ibu telah bercerai. Kesulitan dari segi ekonomi tak membuatnya patah semangat. Meskipun hidupnya dalam keterbatasan, Della tetap tidak menyerah agar tidak putus sekolah. Ia ingin mengubah taraf hidup keluarganya menjadi lebih baik di masa depan.

UPDATE #51
5 November 2019

Empat Siswa SMPN 2 Minas Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Sebanyak empat siswa SMPN 2 Minas mendapat bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan oleh Relawan Rumah Yatim Cabang Riau, Selasa (29/10) lalu. Bantuan tersebut merupakan salah satu program dari Rumah Yatim yaitu program Back To School (BTS).

 
Berdasarkan keterangan Relawan Rumah Yatim, Rista, kondisi anak-anak tersebut tergolong dari keluarga kurang mampu. Orangtua mereka rata-rata hanya bekerja sebagai buruh kasar, sehingga tidak mampu membelikan peralatan sekolah untuk anak-anaknya.
 
 
"Program BTS ini diberikan dalam bentuk peralatan sekolah. Di antaranya, tas, dan alat tulis. BTS diberikan kepada mereka yang kondisi ekonomi orangtuanya lebih rendah dibandingkan dengan anak yang menerima uang saku, karena untuk membeli peralatan sekolah saja sulit," ungkapnya.
 
Menurut Rista, anak-anak ini sangat bahagia mendapat peralatan sekolah baru. "Mereka tidak menduga bisa mendapatkan bantuan, mereka sangat bersyukur atas bantuan, terlebih sebentar lagi sudah masuk semester baru. Maka kebutuhan sekolah sangat mereka butuhkan, mereka juga sangat berharap bantuan tersebut bisa mereka terima lagi di lain kesempatan," jelasnya.
UPDATE #50
5 November 2019

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dibagikan untuk Siswa MTs Madinatul Ulum

Keterbatasan ekonomi seringkali menjadi faktor utama banyak anak Indonesia tidak bisa mendapat jaminan pendidikan. Oleh karena itu, Rumah Yatim Cabang Medan membagikan bantuan perlengkapan sekolah kepada puluhan siswa prasejahtera di MTs Madinatul Ululm, Jalan Batang Kilat, Link 3, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, pada Rabu (30/10) lalu.

Relawan Rumah Yatim Medan, Ibnu menuturkan, bantuan tersebut diserahkan untuk mendukung kebutuhan peralatan sekolah siswa tidak mampu. Bagi mereka, memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah adalah hal yang tidak mudah. Karena kondisi latar belakang orangtuanya ada yang bekerja sebangai nelayan, serabutan, dan pemulung. Sehingga penghasilannya tidak cukup untuk membeli peralatan sekolah.

“Kondisi dari anak-anak ini cukup memprihatinkan. Mereka cenderung menggunakan peralatan sekolah yang lama, Alhamdulillah kita berikan bantuan ini kepada yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 21 anak telah mendapat bantuan tersebut dengan penuh sukacita. Mereka tidak menyangka ada bantuan alat sekolah. Adapun bantuan yang diberikan berupa tas dan alat tulis lengkap.

Menurut penuturan Kepala Sekolah, kondisi 21 siswa ini memang memprihatinkan. Kendati demikian, adanya bantuan ini disambut baik oleh pihak sekolah. Ibnu berharap, bantuan ini bisa menjadi penyemangat baru bagi mereka dalam belajarnya. Serta diharapkan dapat menambah kepercayaan dirinya.

UPDATE #49
28 Oktober 2019

Ditengah Keterbatasan, Nunung Bersyukur Ada Bantuan Pendidikan Bagi Anaknya

 
Nunung (46) janda prasejahtera itu menaruh harapan besar pada Reva, anak laki-lakinya. Anak kelas 5 SD yang dibesarkannya dalam keterbatasan ekonomi dan tanpa kasih sayang ayah yang telah meninggal sejak 2 tahun lalu. Sebagai single parent yang hanya berpenghasilan 800 ribu perbulan dari pekerja laundry, ia merasakan betapa sulitnya memenuhi kebutuhan pendidikan Reva dan adiknya yang sakit karena lumpuh otak.
 
 
Rumah Yatim Area Jawa Barat saat mengunjungi kediamannya di Gang Sangkuriang, Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Rabu (23/10) lalu. Kunjungan tim relawan itu untuk memberikan bantuan kebutuhan pendidikan berupa sepatu sekolah baru. Seperti yang disampaikan Nunung kepada Irwan selaku relawan Rumah Yatim, ia bersyukur ada bantuan pendidikan untuk anaknya.
 
“Dia sangat terharu dan bersyukur sekali, ada bantuan sepatu baru untuk anaknya. Untuk beli perlengkapan sekolah dia kesulitan, upahnya tidak bisa menutupi semuanya,” ungkap Irwan.
 
 
Ia menambahkan, untuk sekadar membeli perlengkapan sekolah seperti tas dan sepatu tidak punya biaya. Ditambah harus membiayai berobat terapi adiknya yang lumpuh otak dan biaya kontrakan. Sebetulnya Nunung memiliki empat anak, namun dua anaknya telah menikah dan kehidupannya pun sama-sama dalam keterbatasan ekonomi.
 
Oleh karena itu, satu-satunya yang menjadi harapan Nunung adalah Reva, bocah 11 tahun yang diandalkan bisa mengubah taraf hidup keluarganya di masa depan. Nunung ingin anak laki-lakinya itu menjadi orang sukses dan bermanfaat. Meskipun di tengah keterbatasan, Nunung tak menyerah, ia terus berusaha agar anaknya bisa terus maju.
 
 
Reva adalah salah satu anak yang cukup berprestasi. Di sekolahnya, ia masuk peringkat 10 besar. “Harapan ibu Nunung, Reva bisa sukses dengan pendidikannya, walaupun keterbatasan biaya. Dia tidak menyerah demi anaknya bisa mengubah kualitas hidup keluarganya di masa depan. Insya Allah kita akan beri bantuan pendidikan lagi,” tambah Irwan.
UPDATE #48
26 Oktober 2019

Rumah Yatim Salurkan Sepatu Baru Bagi 20 Anak di Sekeloa

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan bantuan pendidikan berupa sepatu baru kepada 20 anak prasejahtera. Bantuan ini diberikan dalam perayaan Gebyar PIPPK dan PKK Kecamatan Coblong. Bantuan tersebut diserahkan di Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Rabu (23/10) lalu.

Hal ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan bagi anak-anak tidak mampu. Relawan Rumah Yatim, Irwan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan memperingati Hari Jadi Kota Bandung. PIPPK dan PKK Kecamatan Coblong menggaet Rumah Yatim untuk membantu anak-anak prasejahtera di sekitar Kecamatan Coblong. 
 
Berdasarkan informasi yang didapat relawan Rumah Yatim, di daerah tersebut banyak warga yang tinggal di permukiman padat penduduk hidup dalam kemiskinan. “Jadi ini sinergitas program kita ke beberapa titik pemerintah kecamatan di Kota Bandung, dengan memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak tidak mampu,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan, bantuan yang telah disalurkan ini, diharapkan dapat membantu anak-anak tersebut memenuhi kebutuhan belajarnya agar melangsungkan pendidikan dengan bahagia. Penyerahan bantuan juga disambut baik oleh anak-anak dan masyarakat setempat. Selanjutnya, Rumah Yatim bersama pemerintah tingkat kecamatan akan terus bersinergi untuk mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia, salah satunya di Jawa Barat.

 

UPDATE #47
26 Oktober 2019

Rumah Yatim Salurkan Sepatu Baru Bagi 20 Anak di Sekeloa

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan bantuan pendidikan berupa sepatu baru kepada 20 anak prasejahtera. Bantuan ini diberikan dalam perayaan Gebyar PIPPK dan PKK Kecamatan Coblong. Bantuan tersebut diserahkan di Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Rabu (23/10) lalu.

Hal ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan bagi anak-anak tidak mampu. Relawan Rumah Yatim, Irwan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan memperingati Hari Jadi Kota Bandung. PIPPK dan PKK Kecamatan Coblong menggaet Rumah Yatim untuk membantu anak-anak prasejahtera di sekitar Kecamatan Coblong. 
 
Berdasarkan informasi yang didapat relawan Rumah Yatim, di daerah tersebut banyak warga yang tinggal di permukiman padat penduduk hidup dalam kemiskinan. “Jadi ini sinergitas program kita ke beberapa titik pemerintah kecamatan di Kota Bandung, dengan memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak tidak mampu,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan, bantuan yang telah disalurkan ini, diharapkan dapat membantu anak-anak tersebut memenuhi kebutuhan belajarnya agar melangsungkan pendidikan dengan bahagia. Penyerahan bantuan juga disambut baik oleh anak-anak dan masyarakat setempat. Selanjutnya, Rumah Yatim bersama pemerintah tingkat kecamatan akan terus bersinergi untuk mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia, salah satunya di Jawa Barat.

 

UPDATE #46
26 Oktober 2019

Rumah Yatim Salurkan Sepatu Baru Bagi 20 Anak di Sekeloa

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan bantuan pendidikan berupa sepatu baru kepada 20 anak prasejahtera. Bantuan ini diberikan dalam perayaan Gebyar PIPPK dan PKK Kecamatan Coblong. Bantuan tersebut diserahkan di Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pada Rabu (23/10) lalu.

Hal ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan bagi anak-anak tidak mampu. Relawan Rumah Yatim, Irwan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan memperingati Hari Jadi Kota Bandung. PIPPK dan PKK Kecamatan Coblong menggaet Rumah Yatim untuk membantu anak-anak prasejahtera di sekitar Kecamatan Coblong. 
 
Berdasarkan informasi yang didapat relawan Rumah Yatim, di daerah tersebut banyak warga yang tinggal di permukiman padat penduduk hidup dalam kemiskinan. “Jadi ini sinergitas program kita ke beberapa titik pemerintah kecamatan di Kota Bandung, dengan memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anak tidak mampu,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan, bantuan yang telah disalurkan ini, diharapkan dapat membantu anak-anak tersebut memenuhi kebutuhan belajarnya agar melangsungkan pendidikan dengan bahagia. Penyerahan bantuan juga disambut baik oleh anak-anak dan masyarakat setempat. Selanjutnya, Rumah Yatim bersama pemerintah tingkat kecamatan akan terus bersinergi untuk mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia, salah satunya di Jawa Barat.

 

UPDATE #45
24 Oktober 2019

Yatim Berprestasi di MI Nurul Huda Terima Perlengkapan Sekolah Baru

Bantuan perlengkapan sekolah diberikan Rumah Yatim Cabang Surabaya kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda di Desa Glintung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Selasa (22/10). Seluruh siswa penerima manfaat merupakan anak yatim dan dhuafa yang berprestasi.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Surabaya, Agus Muhammad Yusuf, kegiatan pembagian perlengkapan sekolah telah dikoordinasikan dengan pihak sekolah. Para siswa yang terpilih sebanyak sepuluh anak. Bantuan yang diberikan, kata dia, berupa kebutuhan tambahan sekolah.

Ia mengungkapkan, targetnya lewat bantuan perlengkapan pendidikan ini bisa menunjang kebutuhan anak yatim dan dhuafa di sekolah tersebut. Terutama anak-anak yang terus berprestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik. "Supaya anak-anak menjadi lebih semangat lagi dalam belajarnya," tutur Agus.

Namun demikian, sambungnya, harapan terbesarnya ialah agar anak-anak yang menerima manfaat kemarin bisa merasa bahagia. Karena perhatian yang diberikan Rumah Yatim. Selain itu, diharapkan pula bisa meringankan beban orangtua atau wali anak sendiri.

"Harapannya supaya anak-anak tahu ada yang memperhatikan dan memberi dukungan semangat bukan hanya orangtua atau keluarganya saja," paparnya.

UPDATE #44
24 Oktober 2019

Peralatan Sekolah Baru Diberikan untuk Anak Yatim Sekolah Satu Atap Karang Sari

Semangat dari sejumlah anak yatim dan dhuafa ini masih terus tumbuh setiap harinya. Berjalan kaki menuju sekolah yang jaraknya dari masing-masing mereka berbeda. Anak-anak tersebut bersekolah di SD dan SMP Satu Atap Karang Sari, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.
 
Untuk mendukung hal tersebut, Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan peralatan sekolah bagi 22 anak yatim dan dhuafa. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk kebutuhan belajar dan perlengkapan lainnya.
 
"Mereka hanya sebagian kecil dari anak-anak yang membutuhkan bantuan," tutur Dwi Apriana, Relawan Rumah Yatim Cabang Lampung, Kamis (24/10).

 
Ia mengatakan, bantuan peralatan sekolah tersebut untuk mendukung semangat yang sudah tetanam pada diri anak. Karena anak-anak tersebut sebagian di antaranya memang sangat memerlukan perlengkapan sekolah baru. Maklum saja, kata dia, orangtua yang hanya bekerja sebagai buruh tidak mampu membelikan kebutuhan sekolah baru tiap tahunnya.
 
"Kami berharap mereka tumbuh menjadi anak-anak yang kuat dan terus bersemangat dengan segala kekurangan yang ada," tuturnya.
 
Selain bantuan peralatan sekolah, sambung Dwi, anak-anak juga diberikan bantuan beasiswa dan kebutuhan sembako. Harapannya, bisa dipakai untuk membantu kebutuhan beberapa hari ke depan.
UPDATE #43
24 Oktober 2019

Peralatan Sekolah Baru Diberikan untuk Anak Yatim Sekolah Satu Atap Karang Sari

Semangat dari sejumlah anak yatim dan dhuafa ini masih terus tumbuh setiap harinya. Berjalan kaki menuju sekolah yang jaraknya dari masing-masing mereka berbeda. Anak-anak tersebut bersekolah di SD dan SMP Satu Atap Karang Sari, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.
 
Untuk mendukung hal tersebut, Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan peralatan sekolah bagi 22 anak yatim dan dhuafa. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk kebutuhan belajar dan perlengkapan lainnya.
 
"Mereka hanya sebagian kecil dari anak-anak yang membutuhkan bantuan," tutur Dwi Apriana, Relawan Rumah Yatim Cabang Lampung, Kamis (24/10).

 
Ia mengatakan, bantuan peralatan sekolah tersebut untuk mendukung semangat yang sudah tetanam pada diri anak. Karena anak-anak tersebut sebagian di antaranya memang sangat memerlukan perlengkapan sekolah baru. Maklum saja, kata dia, orangtua yang hanya bekerja sebagai buruh tidak mampu membelikan kebutuhan sekolah baru tiap tahunnya.
 
"Kami berharap mereka tumbuh menjadi anak-anak yang kuat dan terus bersemangat dengan segala kekurangan yang ada," tuturnya.
 
Selain bantuan peralatan sekolah, sambung Dwi, anak-anak juga diberikan bantuan beasiswa dan kebutuhan sembako. Harapannya, bisa dipakai untuk membantu kebutuhan beberapa hari ke depan.
UPDATE #42
18 Oktober 2019

Ratusan Siswa Yatim Dhuafa Al Mu'minun Terima Perlengkapan Sekolah Baru


Ratusan paket perlengkapan sekolah disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk siswa MDTA, MTs , dan MA Al Mu'minun di Desa Leuwi Muja, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Rabu (16/10). Bantuan ini merupakan upaya Rumah Yatim dalam mendukung pendidikan anak yatim dan dhuafa di pelosok negeri.

Relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto mengatakan, seluruh anak penerima manfaat ini dari kalangan kurang mampu. Di mana sehar-hari hanya menggunakan perlengkapan sekolah yang terbilang sudah kurang layak. Selain itu, latar belakang keluarga anak pula menjadi salah satu rujukan diberikannya bantuan.

"Untuk membantu anak yatim dan dhuafa dari sejumlah tingkatan sekolah," tuturnya, Kamis (17/10).

Ia menambahkan, seluruh bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para donatur yang senantiasa memercayai Rumah Yatim untuk menjadi perantaranya. Bantuan ini pula, kata dia, tidak lain untuk mendukung semangat belajar anak agar tetap berprestasi.

"Agar selalu bersemangat dalam belajarnya, jadi tidak malu-malu karena yang mereka gunakanya sudah jelek," kata Rusmanto.

UPDATE #41
17 Oktober 2019

Bantuan Perlengkapan Sekolah Rumah Yatim Dibagikan untuk Siswa SDN Jatilawang 01

Tidak semua anak di Indonesia bisa dengan mudah mendapat perlengkapan sekolah. Hal itu lantaran keterbatasan ekonomi yang menghimpit keluarganya. Seperti yang dialami sejumlah siswa di SDN Jatilawang 01, mereka hanya bisa menggunakan alat sekolah yang lama.

Rabu (16/10) lalu, Rumah Yatim Cabang Tegal membagikan bantuan perlengkapan sekolah kepada sepuluh siswa dhuafa di sekolah tersebut. Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman menuturkan, bantuan ini diberikan karena kondisi latar belakang dari para siswa tersebut cukup memprihatinkan.

Mereka tidak bisa mengganti alat sekolah yang baru lantaran keterbatasan biaya untuk membeli. Oleh karena itu, adanya bantuan ini untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan sepuluh siswa prasejahtera itu.

“Sepuluh anak ini kondisinya yang paling miskin di sekolahnya. Sebenarnya banyak sekali siswa dhuafa di sekolah itu, karena bantuannya terbatas, akhirnya dipilih sepuluh anak ini yang mana kriterianya paling berhak mendapat bantuan,” jelasnya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa alat tulis lengkap, tas, dan seragam. Menurut informasi, para siswa membutuhkan perlengkapan sekolah tersebut, karena jarang sekali bisa mengganti yang baru. Rata-rata mata pencaharian dari orangtua siswa itu ialah buruh tani, serabutan dan buruh cuci.

Menurutnya, sepuluh anak ini adalah sebagian dari ribuan anak di Tegal yang tidak bisa mengganti alat sekolahnya. Kendati demikian, untuk ke depannya, Jajang berharap Rumah Yatim bisa kembali memberikan program bantuan pendidikan lainnya bagi siswa prasejahtera yang belum mendapat bantuan.

UPDATE #40
8 Oktober 2019

40 Siswa di MI Al Ikhtiyar Dapat Bantuan Alat Sekolah Baru dari Rumah Yatim

Raut kebahagiaan terpancar dari wajah lugu anak-anak di tengah perkampungan. Pasalnya, sebanyak 40 siswa prasejahtera di MI Al Ikhtiyar, Dusun Jeruju, Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, antusias sekaligus gembira mendapat bantuan peralatan sekolah baru yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang NTB, pada Rabu (2/10) lalu.

Relawan Rumah Yatim NTB, Isratul Huda mengungkapkan, bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan siswa prasejahtera. Karena kondisi dari anak-anak tersebut hidup di bawah garis kemiskinan. Ada yang berstatus yatim, dhuafa bahkan anak terlantar yang ditampung di sekolah tersebut.


“Kita ketemu sekolah itu di tengah perkampungan, di tengah sawah, ternyata semua siswanya tidak mampu. Jadi sekolah itu satu-satunya yang menampung anak-anak tidak mampu, dan bantuan ini memang sangat layak disalurkan ke mereka,” terangnya.

Dari pantauan tim relawan, alat sekolah seperti buku dimiliki para siswa hanya satu untuk semua mata pelajaran. Karena untuk sekadar membeli buku pun mereka kesulitan. Diketahui juga para orangtuanya mayoritas hanya bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya sangat kecil dan tidak menentu.

Oleh karena itu, kata dia, ketika datangnya bantuan ini, sangat disambut antusias oleh anak-anak, mereka berkumpul dengan tertib dan rapi. Bahkan dari pihak sekolah mengapresiasi atas upaya tim relawan dalam menyalurkan bantuan demi berbagi kebahagiaan dengan anak-anak prasejahtera.

Kendati demikian, ia menambahkan dari pihak sekolah berharap Rumah Yatim bisa kembali memberikan program bantuan yang lain. Karena sekolah itu masih membutuhkan bantuan untuk bisa bangkit lagi. Huda menambahkan, untuk ke depannya tim Rumah Yatim akan memperluas penyaluran ke sekolah lain agar merata.

“Nanti kita perluas ke sekolah lain agar merata ke semua sekolah yang memang belum pernah kita salurkan programnya, jadi kita akan titik beratkan bantuan pendidikan kepada anak agar bisa sekolah,” pungkasnya.

UPDATE #39
7 Oktober 2019

Sepuluh Siswa Yayasan Al Jauhar Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Sebanyak sepuluh siswa Yayasan Al Jauhar mendapat bantuan peralatan sekolah yang disalurkan oleh relawan Rumah Yatim Cabang Riau, Senin (30/9) lalu. Bantuan tersebut merupakan salah satu program dari Rumah Yatim yaitu program Back To School (BTS).

Berdasarkan keterangan relawan Rumah Yatim, Firdha, kondisi anak-anak tersebut tergolong dari keluarga kurang mampu, orangtua mereka rata-rata hanya bekerja sebagai buruh kasar. Sehingga orangtua mereka tidak mampu membelikan peralatan sekolah untuk anak-anaknya.

"Bantuan BTS ini diberikan dalam bentuk peralatan sekolah seperti tas, dan alat tulis. BTS diberikan kepada mereka yang kondisi ekonomi orangtuanya lebih rendah dibandingkan dengan anak yang menerima uang saku, sehingga untuk membeli peralatan sekolah saja sulit," ungkapnya.

Lebih lanjut, menurutnya, anak-anak sangat bahagia mendapat peralatan sekolah baru. "Mereka tidak menduga bisa mendapatkan bantuan, mereka sangat bersyukur atas bantuan terlebih sebentar lagi sudah masuk semester baru maka kebutuhan sekolah sangat mereka butuhkan. Mereka juga sangat berharap bantuan tersebut bisa mereka terima lagi di lain kesempatan," jelasnya.

UPDATE #38
3 Oktober 2019

Siswa MTs Muhamadiyah 01 Dapat Bantuan Sepatu Baru
dari Rumah Yatim

Sejumlah siswa prasejahtera di MTs Muhamadiyah 01 Kota Medan, telah mendapat bantuan peralatan sekolah berupa sepatu baru yang dibagikan oleh Rumah Yatim Cabang Medan, pada Senin (30/9) lalu. Bantuan tersebut diberikan karena kondisi sepatu yang yang digunakan lima siswa ini sudah dalam keadaan robek atau rusak, namun masih dipakai demi tetap bisa sekolah.

Relawan Rumah Yatim Medan, Ibnu menuturkan, keterbatasan ekonomi yang ada pada orangtuanya belum mampu membelikan sepatu baru, karena penghasilan yang didapatkan hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari. Sehingga untuk mengganti dengan yang baru, mereka harus menunggu agar uangnya terkumpul.

“Sepatu mereka berlima juga udah pada gak layak pakai. Ada yang koyak dan sobek, katanya mereka belum mampu beli. Alhamdulillah kita bisa bantu ganti yang baru,” ungkapnya.

Orangtua para siswa ini hanya bekerja sebagai buruh cuci, serabutan, kuli bangunan, dan tukang parkir. Sehingga penghasilannya kurang mencukupi kebutuhan anak-anaknya. Meski demikian, para orangtuanya tetap berjuang agar anaknya bisa sekolah. Oleh karena itu, adanya bantuan ini sangat disambut antusias dan kegembiraan oleh anak-anak, karena akhirnya mereka bisa pakai sepatu baru.

Kendati demikian, ia berharap bantuan ini dapat mengembalikan kepercayaan diri mereka serta mengembalikan semangat anak-anak itu agar tetap bisa bersekolah seperti anak-anak lainnya.

UPDATE #37
2 Oktober 2019

Sepatu Baru Dibagikan Rumah Yatim Kepada 14 Siswa MTs
Al Azhar Medan

Terkoyak, itulah yang menggambarkan sepatu yang digunakan oleh siswa prasejahtera MTs Al Azhar, Medan Sunggal, Kota Medan. Atas kondisi itu, Senin (30/9) lalu, Rumah Yatim Cabang Medan membagikan bantuan peralatan sekolah, berupa sepatu sekolah baru kepada 14 siswa. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolahnya.

Relawan Rumah Yatim Cabang Medan, Ibnu mengungkapkan, di sekolah tersebut banyak siswa tidak mampu. Termasuk keempat belas siswa ini masih menggunakan sepatu yang telah rusak. Keterbatasan ekonomi pada orangtuanya belum mampu me  mbelikan sepatu baru untuk anak-anaknya. Alhasil sepatu yang lama, sobek dan koyak masih digunakan mereka demi tetap bisa bersekolah.


 
“Mereka tidak mampu untuk membeli sepatu baru, dikarenakan gaji pekerjaan orangtua mereka sedikit. Alhamdulillah kita bisa bantu menggantikan sepatunya yang telah rusak,” ungkapnya.

Para orangtuanya hanya bekerja sebagai tukang bangunan, tukang becak, dan buruh cuci. Sehingga penghasilan yang diperoleh orangtuanya tidak cukup untuk membeli kebutuhan sarana pendidikan anaknya. Oleh karena itu, ketika ada bantuan dari Rumah Yatim, mereka sangat gembira dan tidak menyangka ada bantuan tersebut.

Kendati demikian, Ibnu berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi orangtuanya, yang belum bisa membelikan sepatu baru bagi anak-anaknya. Serta diharapkan dapat menjadi penyemangat baru bagi mereka agar tetap bisa bersekolah.

UPDATE #36
1 Oktober 2019

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dibagikan Kepada Siswa TPQ At Taqwa

Upaya membantu kebutuhan pendidikan bagi yatim dan dhuafa, Sabtu (28/9) lalu, Rumah Yatim Cabang Tegal menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi sejumlah siswa prasejahtera TPQ At Taqwa, di Jalan Batam, Kelurahan Panggung, Kota Tegal. Bantuan ini diberikan sebagai penunjang kebutuhan sarana sekolah 10 anak prasejahtera tersebut.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang Khoeruman menuturkan, bantuan ini diprioritaskan kepada anak-anak yang sangat membutuhkan bantuan keperluan sekolah. Karena menurut informasi dari pengurus, alat sekolah mereka telah rusak. Salah satunya ada siswa yang tasnya sudah sobek dan resletingnya rusak, namun masih digunakan.

Oleh karena itu, adanya bantuan ini untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka. “Kata pengurusnya kalau anak-anak di situ perlu tas dan ATK, kalau kita lihat memang tas yang dipakau sudah pada sobek, talinya pada putus dan resletingnya rusak. Alhamdulillah kita bisa kasih perlengkapan sekolah yang baru, sesuai yang dibutuhkan di sana,” terangnya.
 
Dari pantauan tim relawan, siswa yang bersekolah di tempat itu rata-rata berasal dari kalangan tidak mampu. Bahkan orangtuanya pun hanya berpenghasilan rendah dari hasil bekerja sebagai tukang tambak ikan dan nelayan karena daerahnya yang berada di pinggir pantai. Minimnya penghasilan orangtua mereka, membuat anak-anak sulit memperoleh sarana pendidikan, sehingga hanya menggunakan seadanya.


 
Oleh karena itu, ketika tim relawan datang untuk membagikan bantuan perlengkapan sekolah, anak-anak sangat menyambut gembira dan antusias. Kendati demikian, Jajang berharap dengan adanya bantuan ini bisa mengembalikan semangat anak-anak karena mendapat perlengkapan sekolah yang baru.

“Semoga anak-anak bisa sekolah seperti biasa, bisa ngaji seperti biasa, mudah-mudahan jadi generasi yang lebih baik,” pungkasnya.

UPDATE #35
19 September 2019

Perlengkapan Sekolah Diberikan untuk Siswa Yatim dan
Dhuafa Al Muhajirin

Puluhan peralatan tambahan sekolah diberikan Rumah Yatim Jabodetabek untuk siswa yatim dan dhuafa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Muhajirin, Kampung Babakan Waru, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu (17/9).

Menurut relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, bantuan peralatan tambahan sekolah ini untuk mendukung kebutuhan siswa kurang mampu di sekolah tersebut. Bantuan yang diberikan sebanyak 50 pasang sepatu untuk para siswa.

"Alhamdulillah setelah memberikan bantuan untuk masyarakatnya, kami bisa menyentuh anak-anak yang kurang mampu di daerah sini," kata Ali.

Ia mengatakan, kondisi siswanya memang dari kalangan kurang mampu. Bahkan, tidak sedikit anak-anak yang bersekolah sudah lama tidak mengganti sepatunya karena tidak adanya biaya. Ditambah lagi, kata Ali, sangat miris dilihat kondisi bangunan sekolah yang kurang layak.

"Tentu selain siswanya, kondisi sekolahnya juga memprihatinkan dari prasarananya belum layak seperti meja kursi yang sudah usang dan tidak memiliki MCK buat siswa," ujarnya.

Ia berharap, bantuan perlengkapan tambahan sekolah ini bisa membuat para siswa tetap semangat bersekolah. Terutama dapat mendukung aktivitas sehari-hari selama bersekolah. Selain itu, kata dia, mudah-mudahan bisa meringankan beban pengeluaran orangtua anak.

UPDATE #34
6 September 2019

Siswa Mas Miftahussalam Akui Terharu Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Sejumlah siswa prasejahtera MAS Miftahussalam, terharu usai mendapat bantuan perlengkapan sekolah yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Medan, pada Selasa (3/9) di Jalan Darussalam, Kota Medan. Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan siswa yang berlatar belakang tidak mampu.

Relawan Rumah Yatim Medan, Ibnu menjelaskan, kondisi dari para siswa ini tergolong prasejahtera dan kehidupan di luar sekolah pun pas-pasan. Sehingga untuk pemenuhan fasilitas pendidikan dari orangtuanya sulit didapatkan.

Menurutnya, mereka tetap semangat menjalani pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.
“Di sekolah itu ada beberapa anak yang menengah ke bawah seperti yatim dhuafa dan di sekolah itu jarang mendapatkan bantuan dari manapun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, faktor ekonomi seringkali menjadi kendala utama bagi sebagian orang yang tidak bisa mendapat sarana pendidikan. Oleh karena itu, Rumah Yatim Medan berupaya untuk membangkitkan semangat anak-anak prasejahtera untuk terus melanjutkan pendidikan, lewat pemberian bantuan perlengkapan sekolah.

Dia menyebutkan, sebanyak 18 siswa prasejahtera telah menerima bantuan tersebut dengan sangat antusias dan disambut hangat oleh pihak sekolah. Ibnu berharap, lewat bantuan ini dapat meringankan beban keluarganya yang hidup di tengah himpitan ekonomi. Serta diharapkan mampu menjadi penyemangat baru bagi para siswa untuk terus giat meraih cita-cita.

UPDATE #33
5 September 2019

Bantuan Perlengkapan Sekolah Diberikan Bagi 40 Siswa Yayasan Al Mubarok

Sebagai upaya mendukung kebutuhan pendidikan bagi yatim dan dhuafa, Jumat (30/8) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi 40 siswa prasejahtera. Bantuan diberikan di Yayasan Al Mubarok, Kampung Neglasari, RT 01 RW 23, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Bantuan ini diberikan sebagai penunjang kebutuhan sekolah puluhan anak tersebut. Relawan Rumah Yatim, Solehudin menuturkan, bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yang berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah.

Setelah memasuki tahun ajaran baru, mereka dapat mengganti kebutuhan perlengkapan sekolah yang lama menjadi baru. Maka dari itu, adanya bantuan ini juga untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, agar bisa merasakan memiliki perlengkapan sekolah baru.

“Di sana banyak yatim dan dhuafanya, terlebih sudah masuk tahun ajaran baru. Jadi minimal mereka bisa merasakan punya alat sekolah yang baru,” ungkapnya.

Minimnya penghasilan orangtua mereka kata dia, membuat anak-anak sulit memperoleh sarana pendidikan, sehingga hanya menggunakan seadanya. Oleh karena itu, ketika tim relawan datang untuk membagikan bantuan perlengkapan sekolah, anak-anak sangat gembira dan antusias.

Adapun bantuan yang diberikan berupa tas dan alat tulis lengkap. Seperti yang diketahuinya, bahwa latar belakang anak-anak ini hidup di garis kemiskinan. Ia bersyukur anak-anak gembira dan bisa kembali ceria, karena mendapat perlengkapan sekolah yang baru. Oleh karena itu, adanya bantuan ini diharapkan dapat menambah semangat anak-anak dalam belajar.

UPDATE #32
30 Agustus 2019

500 Paket Peralatan Sekolah Di Salurkan Rumah Yatim Di Kota Samarinda

Rumah Yatim Area Kalimantan menyalurkan ratusan paket peralatan sekolah kepada anak yatim dan dhuafa di lima kecamatan di Kota Samarinda. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan tim relawan dari 26 hingga 28 Agustus 2019.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Area Kalimantan, Thohimul, dalam tiga hari tersebut kurang lebih ada sekitar 500 paket peralatan sekolah yang diberikan Rumah Yatim. Kelima kecamatan yang menjadi lokasi pembagian manfaat di antaranya ialah Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda Lir, Loa Janan, Samarinda Utara dan Samarinda Ulu.

Thohimul mengungkapkan, kegiatan tersebut pula dapat terlaksana karena telah bekerjasama dengan Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kota Samarinda. Pada saat pembagian pula sejumlah perwakilan PKH Dinsos tingkat kecamatan turut serta mendampingi.

“Alhamdulillah lancar, dengan adanya bantuan PKH jadi lebih mudah,” paparnya.

Kolaborasi yang diterapkan Rumah Yatim Kalimantan ini, kata Thohimul, cukup baik. Karena penerima manfaat sesuai data yang telah terdaftar di Dinsos Kota Samarinda. Tentunya, kata dia, penerima bantuan merupakan orang yang sangat tepat.

“Untuk kondisi semua kecamatan sama, mereka sangat memprihatinkan kondisi perbekalan pendidikannya,” tuturnya.

Tujuan kegiatan ini sendiri, sambung Thohimul untuk mengembangkan dan membantu anak-anak kurang mampu yang berada di lima kecamatan tersebut. Agar, kebutuhan pendidikannya terbantu dan sedikit mengurangi beban orangtua anak itu sendiri.

“Semoga anak-anak ini menjadi lebih rajin dan semangat untuk pendidikannya, agar terwujud cita-citanya,” pungkasnya.

UPDATE #31
28 Agustus 2019

Dukung Pendidikan Siswa SDN Mejasem, Rumah Yatim Beri Pelengkapan Sekolah

Rumah Yatim Cabang Tegal memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada 10 siswa prasejahtera di SDN Mejasem Timur 01, Tegal, pada Sabtu (24/8) lalu. Pemberian bantuan tersebut untuk mendukung kebutuhan sarana sekolah bagi siswa kurang mampu.

Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal, Jajang menuturkan, para siswa itu sangat membutuhkan perlengkapan sekolah. Informasi itu diperoleh dari masyarakat sekitar bahwa di sekolah tersebut banyak anak yatim. Oleh karena itu, bantuan ini sebagai penunjang kebutuhan sekolah siswa agar semakin giat belajar.

“Kita survei dan konsultasikan dengan gurunya bahwa memang kesepuluh siswa ini membutuhkan bantuan itu,” tuturnya.

Sebelumnya, anak-anak ini berkeinginan untuk mengganti kebutuhan perlengkapan sekolah. Namun karena keterbatasan ekonomi, para orangtuanya belum mampu membelinya. Kendati demikian, adanya bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri. Serta bisa sama-sama merasakan kebahagiaan memiliki perlengkapan sekolah baru seperti anak-anak mampu lainnya.

Menurutnya, para siswa itu begitu antusias dapat perlengkapan sekolah baru. Mulai dari tas, seragam dan alat tulis lengkap bisa mereka dapatkan tanpa harus membeli.  Sedangkan kondisi para orangtuanya, hanya bekerja sebagai pedagang kecil, buruh dan serabutan, sehingga diharapkan dapat meringankan beban. “Semoga lebih termotivasi dan lebih semangat lagi dalam belajarnya,” pungkasnya.

UPDATE #30
14 Agustus 2019

Siswa Prasejahtera Di Sekolah Purnama Dapat Bantuan Perlengkapan Pendidikan

Bantuan perlengkapan sekolah diberikan Rumah Yatim Cabang Lampung untuk sejumlah siswa di TK, SD, dan SMP Purnama di Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (13/8) kemarin. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pendidikan siswa yatim dan dhuafa.

Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung, Herman mengatakan, seluruh penerima manfaat bantuan pendidikan tersebut sebanyak 24 siswa. Penerima manfaat merupakan dari rekomendasi pihak sekolah yang memang benar dari kalangan kurang mampu. “Mereka memang membutuhkan dan dari keluarga kurang mampu,” ujar Herman, Rabu (14/8).

Ia mengungkapkan, bantuan perlengkapan sekolah ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan siswa di sekolah tersebut. Agar, para siswa tetap bersemangat dalam menjalani sekolah maupun belajar. Kegiatan ini juga, kata dia, diharapkan dapat mengurangi beban orangtua anak itu sendiri.

“Semoga dapat mengurangi beban kebutuhannya, khususnya pendidikan anak sendiri,” tuturnya.

UPDATE #29
13 Agustus 2019

Peralatan Sekolah Diberikan Rumah Yatim Untuk Siswa SDN Tatah
Pemangkih Laut 2 

Rumah Yatim Area Kalimantan membagikan peralatan sekolah kepada 50 siswa SDN Tatah Pemangkih Laut 2 di Jalan Pemangkih Laut, Pandan Sari, Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Kamis (8/8) lalu. Peralatan sekolah tersebut diberikan untuk membantu pendidikan anak yatim dan dhuafa di sekolah tersebut.

Relawan Rumah Yatim Kalimantan, Ricky Setiawan mengatakan, bantuan tersebut diberikan karena rata-rata penerima manfaat merupakan anak dari keluarga kurang mampu. Di samping itu, beberapa di antaranya ialah anak yatim maupun piatu.

“Hampir rata-rata pekerjaan orangtua anak kurang mampu, ada yang petani, buruh, serabutan, bahkan ada yang tidak memiliki penghasilan,” paparnya.

Bantuan peralatan sekolah ini, tambah Ricky, untuk membantu kebutuhan belajar anak. Selain itu, ini merupakan bentuk kontribusi Rumah Yatim untuk pendidikan anak yang kurang beruntung. Karena, lewat bantuan seperti ini bisa meningkatkan semangat dan minat belajar anak. “Mendukung anak-anak supaya terus bersemangat belajar,” ungkapnya.

UPDATE #28
12 Agustus 2019

Anak Yatim Dhuafa Desa Totoharjo Gembira Dapat Bantuan Peralatan Sekolah

Di salah satu tempat ibadah di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (8/8) kemarin berkumpul puluhan anak. Raut wajah ceria sudah terlihat saat langkah kaki relawan Rumah Yatim Cabang Lampung tiba di lokasi.

Kedatangan tim relawan hari kemarin untuk memberikan bantuan peralatan sekolah bagi anak yatim dan dhuafa di daerah tersebut. Relawan Rumah Yatim Lampung Dwi Apriani mengatakan anak-anak sangat ceria. Apalagi saat menerima bantuan peralatan sekolah tersebut. “Mereka sangat ceria terutama pas tasnya dibagiin,” kata Dwi.

Keceriaan tersebut berlanjut saat masing-masing anak memperlihatkan tas yang didapatkannya dari Rumah Yatim kepada teman sebayanya. Bantuan tas itu sebelumnya diserahkan kepada 75 anak dari tingkatan taman kanak-kanak dan sekolah dasar.

Dwi berharap, keceriaan tersebut bisa berlanjut saat seluruhnya menjalani kegiatan belajar. Selain itu, bantuan peralatan sekolah diberikan untuk meringankan beban orangtua anak. “Mudah-mudahan keceriaan mereka bisa terus bertahan sampai nanti,” ungkapnya.

UPDATE #27
12 Agustus 2019

Rumah Yatim Kembali Bagikan Seragam Sekolah Untuk Anak-Anak Di Papua Barat

Puluhan anak prasejahtera di Indonesia bagian timur terlihat begitu ceria ketika tim Rumah Yatim menyambangi desa mereka, tepatnya di Desa Kokoda Rufei, Sorong, Papua Barat. Pasalnya Sabtu (10/8) ini, Rumah Yatim kembali menyalurkan perlengkapan seragam sekolah. Bantuan tersebut guna mendukung pendidikan anak-anak yang kurang mampu.

“Sebelumnya kita menyalurkan di Desa Maido dan Desa Kurwato ada sekitar 100 siswa, namun untuk di sini kita menyalurkan kepada sekitar 40 lebih anak. Mereka sangat antusias pada saat menyambut, sampai kita kewalahan,” kata Deni.

Menurutnya, untuk sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sorong ini memang baik. Namun untuk di pinggiran Kabupaten Sorong untuk sarana pendidikan masih belum layak. Mulai dari bangunan yang masih dari kayu, fasilitas yang kurang memadai, hingga minimnya tenaga pengajar.

“Pendidikan itu kan sangat penting, memang ada bantuan dari perusahaan-perusahaan namun mereka masih sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah dan dari donatur-donatur, perlu penanganan khusus untuk di Papua ini,” tuturnya.

UPDATE #26
7 Agustus 2019

BELASAN ANAK ASUH RUMAH YATIM DAPAT PERALATAN SEKOLAH BARU

Bantuan peralatan sekolah diberikan Asrama Rumah Yatim Kedaton bagi 13 anak asuh. Pembagian tersebut dilakukan di Asrama Kedaton Jalan Sultan Agung No. 37, Kedaton, Kota Bandar Lampung. Bantuan itu diberikan guna mendukung pendidikan anak asuh yang tinggal di asrama.

Kepala Asrama Rumah Yatim Kedaton, Hendi mengatakan, peralatan sekolah merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan bagi anak asuh. Walaupun, kebutuhan lainnya pula tetap dijamin dan diberikan Rumah Yatim. Namun, khusus memasuki ajaran baru ini bantuan perlengkapan sekolah kembali diberikan.

“Ini anak asuh mukim kami, dengan perlengkapan sekolah baru mudah-mudahan lebih semangat menginjak tahun ajaran kali ini,” papar Hendi, saat diwawancarai Senin (6/8).

Ia mengungkapkan, anak asuhnya tersebut saat ini sedang duduk di sejumlah tingkatan sekolah. Mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas. Lewat fasilitas peralatan sekolah baru ini, tambah dia, bisa mendorong semangat belajar anak asuhnya. Khususnya dalam menimba ilmu pendidikan formal saat ini. “Ya intinya bisa terus fokus dalam belajar dan terpenuhi kebutuhannya,” ungkapnya.

UPDATE #25
7 Agustus 2019

BANTUAN SERAGAM BAGI 75 ANAK YATIM DAN DHUAFA DESA GUNUNG KEMALA TIMUR

Puluhan anak di Desa Gunung Kemala Timur merasa gembira, dibawanya perlengkapan seragam sekolah baru dari Rumah Yatim Cabang Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Ulok Bamban, Desa Gunung Kemala Timur, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu (4/8).

Seluruh anak merupakan dari keluarga kurang mampu, di antaranya pula terdapat anak yatim. Sedikitnya dalam kesempatan berbahagia tersebut sebanyak 75 anak mendapatkan bantuan peralatan sekolah lewat seragam baru.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung, Herman, bantuan seragam sekolah baru tersebut diberikan untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak. Walaupun, kata dia, ajaran baru sudah mulai berjalan. Namun, pembagian peralatan sekolah ini tetap disambut antusias anak-anak maupun warga sekitar.

“Alhamdulillah kami telah memberikan kebutuhan bagi anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut, ini amanah dari donatur,” ujar Herman, Senin (6/8).

Ia menegaskan, bantuan peralatan sekolah baru tersebut membantu pendidikan anak. Hal itu pula unuk meringankan beban orangtuanya. Terutama, bagi mereka yang berstatus yatim dhuafa. Selain itu, ia berharap setelah mendapatkan peralatan sekolah baru ini anak-anak tersebut semakin bersemangat untuk belajar dan sekolah.

“Semoga semangatnya semakin meningkat, karena punya seragam baru untuk sekolah,” tuntasnya.

UPDATE #24
6 Agustus 2019

Ratusan Siswa SDN Pandawa 2 Gembirs Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Senin (5/8) lalu, tim Rumah Yatim Cabang Tegal menyambangi SDN Pandawa 2, Kabupaten Tegal, untuk menyalurkan bantuan peralatan sekolah baru kepada seratus siswa prasejahtera. Raut kegembiraan terlihat saat anak-anak tersebut mendapat program bantuan pendidikan Tegal, Jajang Khoeruman menuturkan bantuan itu diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan bagi siswa yang kurang mampu berdasarkan latar belakang ekonomi keluarganya. Bahkan menurut informasi yang diterima dari pihak sekolah, di tempat itu memang banyak siswa yang yatim dan dhuafa, oleh karena itu layak untuk dibantu.

“Hasil survei sebelumnya, ternyata di sana masih banyak anak yang membutuhkan bantuan pendidikan. Antusiasmenya juga sangat luar biasa,” ungkapnya.

Karena keterbatasan ekonomi itulah, yang membuat para siswa tersebut tidak memiliki jaminan pendidikan untuk masa depannya. Oleh karena itu, lewat bantuan ini, Rumah Yatim bersama ketiga perusahaan tersebut akan terus berupaya memberikan perhatian yang lebih bagi dunia pendidikan, khususnya anak-anak prasejahtera agar memiliki jaminan pendidikan.

Kendati demikian, Jajang berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk digunakan sebagai kebutuhan sekolahnya. Serta diharapkan mampu menambah kepercayaan diri mereka di tahun ajaran baru ini.

UPDATE #23
24 Juli 2019

Sepuluh Siswa Mi Al Birrah Terima Bantuan Back To School Rumah Yatim

Sebanyak sepuluh siswa MI Al Birrah telah mendapat bantuan Back To School (BTS) yang disalurkan oleh relawan Rumah Yatim Cabang Pekanbaru, di Desa Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kabupaten Pekanbaru, Kamis (18/7) kemarin. Bantuan tersebut merupakan salah satu program dari Rumah Yatim.

“Bantuan diberikan dalam bentuk peralatan sekolah seperti tas dan alat tulis. Karena anak-anak di sana sangat membutuhkan bantuan,” ungkap relawan Rumah Yatim, Upik Cahya.

Rumah Yatim memilih sekolah tersebut, lanjut Upik, lantaran sekolah itu tidak memiliki peralatan yang memadai. “Bisa kita lihat dari bangunan sekolahnya, kemudian dari segi peralatan masih banyak kurangnya, tentu hal ini berpengaruh bagi proses belajar mengajar. Untuk itu kami memberikan bantuan berupa peralatan sekolah,” tuturnya.

Kendati demikian, menurutnya, meskipun peralatan sekolah kurang memadai namun anak-anak sangat antusias dan begitu semangat untuk menuntut ilmu. Maka, untuk menambah semangat itu, Rumah Yatim memberikan bantuan perlengkapan sekolah ini.

UPDATE #22
28 Juni 2019

Sani Akui Senang Dapat Perlengkapan Sekolah Baru dari Rumah Yatim



Libur sekolah menjelang tahun ajaran baru kali ini membawa kebahagiaan bagi yatim prasejahtera. Ialah Sani (6) mengaku senang mendapat bantuan perlengkapan sekolah baru yang disalurkan oleh Rumah yatim Cabang Medan, di Kantor Kas Dwikora, Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Medan Helvetia, Kota Medan, Rabu (26/6) kemarin.

Kepada tim Rumah Yatim, bocah perempuan yang tengah duduk di kelas 1 SD itu mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu akan digunakan untuk kebutuhan pendidikannya ketika masuk sekolah pada Juli mendatang.

“Terima kasih Rumah Yatim, saya dikasih tas dan alat tulis buat sekolah, jadi orangtua saya tidak usah lagi beli perlengkapan sekolah,” ungkapnya.

Selain itu, bocah perempuan itu merupakan bagian dari anak asuh nonmukim Rumah Yatim. Sani mengaku, adanya perlengkapan sekolah baru ini membuat dirinya semakin percaya diri karena bisa merasakan memiliki alat sekolah yang baru seperti anak-anak lainnya.

UPDATE #21
24 Juni 2019

Jelang Ajaran Baru, Puluhan Anak Yatim Dhuafa Terima Perlengkapan Sekolah



Perlengkapan sekolah baru disalurkan Rumah Yatim Jabodetabek bagi 30 anak yatim dan dhuafa di Kamung Blukbuk Desa Blukbuk, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Kamis (20/6) kemarin. Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak jelang tahun ajaran baru mendatang.

Suasana riuh dan gembira terlihat saat masing-masing anak memegang perlengkapan sekolah dari Rumah Yatim. Satu persatu anak dari keluarga buruh tani tersebut mengucapkan terima kasih atas diberikannya bantuan tersebut.

Menurut pengakuan Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, seluruh anak memang dari kalangan kurang mampu. Terutama, sebagian dari penerima manfaat juga merupakan anak yatim. Bantuan ini, kata dia, diberikan untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak.



"Kondisinya cukup memprihatinkan, orangtua mereka memang hanya sekadar buruh tani tapi semangatnya luar biasa, jadi kita berikan bantuan ini," papar Ali, saat diwawancarai, Jumat (21/6).

Ia berharap, bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek ini bisa mengurangi beban pengeluaran orangtua anak. Terutama, untuk kebutuhan pendidikan dan sekolahnya. Agar, kata dia, bisa dipergunakan untuk keperluan lain.

"Harapannya bisa membantu mereka menghadapi ajaran baru, mereka terlihat sangat bahagia ketika mendapat bantuan perlengkapan sekolah tersebut," ujarnya.

UPDATE #20
30 Mei 2019

Rumah Yatim Bagikan Alat Sekolah Baru untuk Siswa MI Kademangaran

Jelang tahun ajaran baru, bantuan perlengkapan sekolah disalurkan Rumah Yatim Cabang Tegal kepada belasan siswa prasejahtera di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatul Ulama (NU) Kademangaran, Tegal, Kamis (23/5) lalu. Bantuan itu diserahkan kepada 14 anak, untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikannya.

Kepala Cabang Tegal, Jajang Khoeruman menuturkan, bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yang berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah. Ketika memasuki tahun ajaran baru, mengganti kebutuhan perlengkapan sekolah bagi anak-anak adalah hal yang dinantikan.



Menurut informasi yang didapat Jajang, sekolah swasta itu banyak menampung anak-anak yatim dan dhuafa. Bahkan biaya pendidikan di sekolah tersebut menggunakan subsidi silang. Hal itu dikarenakan kondisi para siswa yang benar-benar berada di tengah keterbatasan. Seperti yang dilihatnya, anak-anak ini sangat gembira karena menjelang tahun ajaran baru ini, mereka memiliki alat sekolah yang baru.

“Alhamdulillah pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi program bantuan Rumah Yatim yang diberikan kepada peserta didiknya,” ungkap Jajang.



Ia menambahkan, lewat bantuan ini anak-anak menjadi lebih semangat dalam belajarnya. Karena kebutuhan sarana pendidikannya telat terpenuhi. Serta diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri anak ketika menghadapi tahun ajaran baru.

UPDATE #19
25 Mei 2019

Bantuan Perlengkapan Sekolah Disalurkan Kepada Siswa RA Muslimat NW

RA Muslimat Nahdatul Wathon (NW) yang terletak di Jalan TGH. Ahmad Mursid Kapitan, Kota Mataram,  sengaja didirikan untuk pendidikan anak-anak prasejahtera tingkat taman kanak-kanak. Pada Selasa (21/5) lalu, program bertajuk ‘Back To School' berupa perlengkapan alat sekolah telah disalurkan Rumah Yatim Cabang Mataram kepada belasan siswa prasejahtera di sekolah tersebut.  

Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan siswa prasejahtera. Relawan Rumah Yatim Azis menuturkan, hampir semua siswa berlatar belakang tidak mampu. Sebanyak 30 siswa berlatar belakang tidak mampu, namun yang mendapat bantuan baru 16 siswa.  Rencananya akan diberikan bantuan kembali untuk siswa yang belum menerimanya. 



“TK tersebut didirikan memang khusus untuk siswa tidak mampu. Oleh karena itu, bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan sarana pendidikannya," tuturnya.

Seperti yang diketahuinya, sekolah tersebut tidak dipungut biaya sepeserpun. Karena melihat dari latar belakang orangtua siswa.  Selain itu, alat sekolah yang mereka gunakan juga hanya seadanya. Oleh karenanya bantuan ini disambut antusias oleh anak-anak. Bahkan dari kepala sekolahnya turut bersyukur serta berterima kasih kepada Rumah Yatim atas bantuannya.

UPDATE #18
21 Mei 2019

Ratusan Anak di SulselBantuan Perlengkapan Sekolah

Paket perlengkapan sekolah kembali disalurkan kepada anak-anak prasejahtera di pelosok daerah Sulawesi Selatan (Sulsel). Penyaluran ini dilaksanakan Sabtu (18/5) kemarin, di Dusun Bontoa, Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel. 

 

daerah tersebut termasuk salah satu daerah yang sebagian anak-anaknya rawan putus sekolah. Letaknya yang berada di pesisir pantai, membuat mereka memilih ikut berlayar menangkap ikan agar bisa menghasilkan uang, dari pada bersekolah. Hal itu dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi mereka yang tidak mampu membeli sarana pandidikan untuk sekolahnya.

 

Karena faktor ekonomi yang rendah membuat merekamerasa tidak memiliki jaminan pendidikan untuk masa depannya. Penyaluran pada tahap dua ini, relawan berupaya untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka dengan memberikan parcel perlengkapan sekolah. Harapannya  bantuan ini dapat mengembalikan semangat mereka untuk kembali bersekolah. Terimakasih Donatur Rumah Yatim telah mendukung mereka untuk tetap semangat dalam meraih mimpi.

UPDATE #17
18 Mei 2019

Jelang Ajaran Baru, Puluhan Anak Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi puluhan siswa di Desa Karang Sari. Bantuan disalurkan relawan Rumah Yatim di SMP Karya Utama, Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (16/5). Perlengkapan sekolah tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak yatim dan dhuafa di Desa Karang Sari.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung, Herman, bantuan perlengkapan sekolah diserahkan di beberapa titik lokasi. Namun, secara simbolis diserahkan saat acara yang digelar di SMP Karya Utama. Perlengkapan sekolah yang diberikan meliputi alat tulis dan kebutuhan sekolah lainnya.

Herman mengungkapkan, disalurkannya bantuan perlengkapan sekolah tersebut untuk memenuhi kebutuhan anak yatim dan dhuafa jelang tahun ajaran baru. Apalagi, latar belakang anak-anak tersebut dari keluarga prasejahtera. Bantuan itu sendiri diberikan bagi 25 anak yang duduk di bangku sekolah dasar dan menengah pertama.



"Ini untuk meringankan beban orangtuanya, jangan sampai memaksakan untuk membeli perlengkapan, jadi sudah ada dari kami," paparnya.

Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah ini juga untuk memberikan semangat bagi setiap anak. Agar, tetap bersemangat untuk belajar dan sekolah. Di sisi lain, kata Herman, bantuan ini juga untuk meringankan beban orangtua anak yang mayoritas hanya bekerja sebagai buruh tani dan buruh harian lepas.

"Jadi alokasi untuk perlengkapan sekolah anak untuk kebutuhan lainnya, karena ini sudah ada," kata Herman.

UPDATE #16
13 Mei 2019

Ratusan Anak Terdampak Banjir Bengkulu Dapat Perlengkapan Sekolah Baru

Minggu (12/5) kemarin. Sebanyak 125 anak terdampak banjir, gembira saat mendapat bantuan perlengkapan sekolah yang baru dari Rumah Yatim. Mereka sangat senang mendapat perlengkapan sekolah baru, karena mereka kehilangan perlengkapan sekolahnya disebabkan hanyut terbawa arus banjir dan tertimbun lumpur.

Bantuan ini untuk membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak korban banjir di Bengkulu. Relawan Rumah Yatim Deni Rustandi menyebutkan, bantuan yang diberikan cukup lengkap, di antaranya seragam, sepatu, tas, buku, dan alat tulis lainnya. Anak-anak pun gembira mendapat perlengkapan sekolah yang baru.

Relawan Rumah Yatim, Deni berharap, bantuan ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka di tengah kondisinya pasca bencana.Terimakasih donatur Rumah Yatim yang telah membuat mereka kembali bersemangat untuk sekolah.

UPDATE #15
1 Mei 2019

Puluhan Siswa Al Sobariah Antusias Dapat Perlengkapan Sekolah Baru

Menjelang kenaikan kelas, puluhan siswa prasejahtera di Yayasan Al Sobariah Antusias mendapat bantuan perlengkapan sekolah baru yang dibagikan oleh Rumah Yatim Area Jawa Barat, Senin (29/4) kemarin. Bantuan diberikan kepada 42 anak di Kampung Gunung Leutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. 

Relawan Rumah Yatim Solehudin menuturkan, bantuan diberikan kepada anak berlatar belakang tidak mampu. Mayoritas orangtuanya hanya bekerja serabutan. Lalu dari penghasilannya itu dikumpulkan demi biaya kebutuhan pendidikan sang anak. Namun keterbatasan yang ada seringkali keinginan untuk mengganti perlengkapan sekolah baru bagi anak terasa sulit.

Lewat bantuan ini, Solehudin berharap dapat menjadi penyemangat ketika masuk tahun ajaran baru. Agar para siswa ini merasa percaya diri karena mereka telah mendapat perlengkapan sekolah yang baru.

UPDATE #14
30 April 2019

Sempat Kebanjiran, Siswa Al Anhar Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Beberapa waktu lalu bencana banjir menerjang kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung. Dampaknya permukiman dan sekolah sempat terendam banjir. Yayasan Al Anhar merupakan salah satu sekolah yang terkena dampak tersebut. beberapa fasilitas pendidikan seperti buku-buku dan alat tulis lainnya hanyut terendam banjir.

Senin (29/4) kemarin, Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada puluhan siswa di Yayasan Al Anhar, Baleendah, Kabupaten Bandung. Bantuan ini diberikan untuk membantu para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolahnya.

“Jadi sekolah itu kemarin sempat kebanjiran, peralatan sekolahnya juga terkena banjir. Makanya ada bantuan untuk perlengkapan sekolah. Alhamdulillah mereka sangat senang," ungkap Solehudin, relawan Rumah Yatim Jabar.

Ia menyebutkan, sebanyak 24 yatim dan dhuafa telah mendapat bantuan tersebut dengan penuh suka cita. Adanya bantuan ini setidaknya bisa mengurangi beban para orangtua di tengah musibah banjir yang baru saja mereka alami. Solehudin berharap, dengan keberadaan Rumah Yatim ini bisa dirasakan manfaatnya.



“Dengan seringnya menyalurkan bantuan ke berbagai daerah, semoga keberadaan Rumah Yatim semakin dikenal luas oleh masyarakat, serta manfaatnya dapat dirasakan. Mudah-mudahan semakin banyak warga yang kita bantu," pungkasnya.

UPDATE #13
26 April 2019

Perlengkapan Sekolah Baru Diberikan Bagi Yatim dan Dhuafa di Cilancar

Senyum ceria terpancar dari puluhan anak yang berada di Kampung Cilancar, Desa Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Dipegangnya satu persatu tas dan pelengkapan sekolah lain. Bahkan, saling memperlihatkan antar teman satu dan yang lainnya.

Puluhan anak tersebut merupakan yatim dan dhuafa, berasal dari keluarga kurang mampu di daerah tersebut. Namun, semangat belajar yang tinggi menarik tim relawan Rumah Yatim Cabang Lampung untuk memberikan bantuan pendidikan. Sedikitnya 27 anak dari tingkatan sekolah dasar menerima bantuan tersebut.

Menurut relawan Rumah Yatim Cabang Lampung, Dwi Apriana, program tersebut untuk mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu di pelosok negeri. Salah satunya, yang berada di Kampung Cilancar. Antusias dan bersemangat, kata Dwi, yang terlihat dari anak-anak saat menerima sejumlah perlengkapan sekolah tersebut.

 

UPDATE #12
26 Maret 2019

Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Puluhan Anak Korban Banjir Sentani

Akibat banjir bandang Sentani, kegiatan sekolah pun terkendala karena perlengkapan sekolah tidak layak untuk digunakan bahkan tidak ada. Hanya tersisa baju yang dipakai, bahkan harus belajar di tengah riuhnya para pengungsi korban banjir bandang Danau Sentani, Jayapura.

Di SD Negeri Inpres Siboi-boi, Kampung Hobong, Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, anak-anak bertahan dan belajar. Senyum ceria dan semangat masih terlihat. Hal itu jelas ada saat tim relawan Rumah Yatim datang ke lokasi pada Selasa (26/3) siang waktu Papua. Perjalanan air ditempuh cukup lama oleh tim relawan menuju SD yang saat ini berfungsi juga sebagai pengungsian tersebut.

Relawan Rumah Yatim, Deni Rustandi mengungkapkan, kondisi di Kampung Hobong mulai kondusif. Walaupun masih banyak para pengungsi yang membutuhkan bantuan. Salah satunya ialah kebutuhan perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Karena sedikitnya ada 90 anak yang harus belajar ala kadarnya. Karena  kondisi tersebut, Rumah Yatim pun memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah meliputi seragam baru untuk puluhan anak, tas sekolah, serta alat tulis lainnya.

 

 

UPDATE #11
11 Maret 2019

Yatim dan Dhuafa di Gandaria Terima Bantuan Back To School

Program back to school kembali direalisasikan Rumah Yatim Cabang Gandaria kepada belasan anak yatim dan dhuafa. Realisasi program tersebut dalam bentuk pembagian perlengkapan sekolah untuk anak. Pembagian dilakukan di Kantor Kas Gandaria, Jalan Gandaria 1 No. 59, Keb

 

Menurut pemaparan Staf Front Office (FO) Gandaria, Dede Siti, program tersebut direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan anak. Khususnya kepada anak-anak yang kurang mampu dalam segi ekonomi. Pembagian perlengkapan sekolah juga, kata dia, mendapat respon baik dari anak asuh nonmukim tersebut. "Anak yang menerima bantuan tersebut sebanyak 15 orang," paparnya.

Sejumlah perlengkapan yang diberikan meliputi alat tulis serta pendukung pendidikan lainnya.Dengan harapan, pembagian perlengkapan sekolah ini bisa meringankan beban anak-anak yatim dan dhuafa, Khususnya bisa meningkatkan semangat dalam belajar anak asuh nonmukim tersebut.

UPDATE #10
26 Februari 2019

1000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Jabodetabek

Seribu paket perlengkapan sekolah disalurkan Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk anak yatim dan dhuafa. Penyaluran ini pada tahap awal dilaksanakan di Asrama Rumah Yatim Kemang, Jalan Kemang Utara No. 21A, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (24/2). Bantuan perlengkapan sekolah tersebut tersalurkan lewat program Back To School (BTS).

Rasa senang terlihat dari anak yatim dan dhuafa yang datang ke lokasi pembagian. Seluruhnya, diberikan perlengkapan sekolah meliputi alat tulis, seragam baru, dan lainnya. Seluruh penerima manfaat juga merupakan anak asuh mukim dan nonmukim Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Muslihudin, Kasi Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, berharap bantuan perlengkapan sekolah bisa memberikan semangat kepada anak yatim dan dhuafa. Apalagi, penerima manfaat juga merupakan anak-anak yang kekurangan secara ekonomi tapi terus berjuang dalam bersekolah.
"Harapanya anak-anak lebih semangat berangkat sekolahnya, dan semangat belajarnya, dan lebih berprestasi," tuntasnya.

UPDATE #9
18 Februari 2019

Bantuan Back To School untuk Anak Asuh

Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan perlengkapan sekolah lewat Program Back to School. Bantuan ini diberikan kepada 60 anak asuh mukim di Asrama Kiaracondong, Asrama Lodaya, dan Asrama Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (16/2).

Person In Charge (PIC) penyaluran, Hamdani memaparkan, sejumlah peralatan sekolah, perlengkapan alat tulis, tas, dan seragam lainnya telah diberikan. Program ini untuk bantu memenuhi semua kebutuhan sekolah anak asuh.Sebagai upaya Rumah Yatim dalam mewujudkan prestasi anak melalui pendidikan yang layak bagi anak kurang mampu. 

“Mereka senang sekali, dari segi perlenglapan yang tadinya gak punya, jadi punya lebih bagus lagi. Jadi kalau ada hal yang baru, mereka lebih senang untuk belajar,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menambahkan, melalui prorgram ini juga Rumah Yatim ingin mengajak kepada para donatur untuk berlomba meningkatkan nilai ibadah dan pahala. Serta diharapkan anak asuh ini bisa semakin giat lagi dalam belajar.

UPDATE #8
16 Februari 2019

100 Paket Perlengkapan Sekolah Disiapkan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah bagi anak yatim dan dhuafa, relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan persiapan penepakanuntuk penyaluranproram back to school. Pengepakan dilakukan di Asrama Cinere, alan Karang Tengah No. 69 Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (15/2) malam.

Kepala Asrama Rumah Yatim Cinere, Imanudin, mengatakan, sebanyak 100 paket sedang dipersiapkan oleh tim relawan. Rencananya, seluruh paket tersebut akan disalurkan bagi anak yatim dan dhuafa di Asrama Rumah Yatim Kemang pada tanggal 29 Februari 2019 nanti.

Ia pun mengungkapankan, pengepakan tidak hanya dilakukan oleh para relawan Rumah yatim tetapi anak asuh Asrama Cinere pun ikut membantu walaupun tanpa instruksi khusus dari kepala asrama.

"Merasakan menjadi muzzaki dan mendidik anak-anak berbagi kasih dengan anak lain," ungkapnya.

Kendati demikian, Imanudin berharap penyaluran perlengkapan sekolah tersebut bisa membantu anak yatim dan dhuafa. Khususnya, bisa membuat anak yatim dan dhuafa bahagia dan semangat dalam belajar. 

UPDATE #7
15 Februari 2019

Alat Tulis Sekolah Baru Diberikan untuk Yatim dan Dhuafa di Cinere

Belasan anak asuh nonmukim terlihat bahagia saat datang ke Asrama Rumah Yatim Cinere, Jalan Karang Tengah No. 69 Cilandak, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (14/2). Kedatangan anak asuh nonmukim tersebut untuk memperoleh bantuan alat tulis sekolah dari Rumah Yatim.

Menurut Kepala Asrama Rumah Yatim CInere, Imanudin, sebanyak 15 anak dalam kesempatan hari kemarin mendapat bantuan alat tulis sekolah. Hal ini dikarenakan anak-anak tersebut merupakan yatim dan dhuafa. Namun, prestasi dan semangatnya dalam sekolah menjadi acuan pemberian alat tulis sekolah ini.

"Untuk kondisi para siswa tersebut memang membutuhkan bantuan dari segi ekonomi dan perlengkapan sekolah seperti alat tulis," ujarnya.



Imanudin menambahkan, bantuan alat tulis sekolah juga untuk memberikan semangat anak asuh nonmukim. Apalagi, seluruhnya masih duduk di bangku sekolah dasar dan menengah pertama. Bahkan lebih dari itu, sambungnya, pemberian bantuan diharapkan bisa meringankan beban keluarganya.

"Harapan saya semoga bisa membantu dan memberi banyak manfaat untuk para penerima santunan dan bantuan alat tulis tersebut," ungkap Imanudin.

Selain pemberian alat tulis sekolah, Rumah Yatim juga rutin memberikan bantuan beasiswa dan bantuan lainnya. Hal ini, merupakan upaya Rumah Yatim untuk tetap mendukung dan mendorong pendidikan anak yatim dan dhuafa menjadi lebih baik.

BACK TO SHCOOL
#pendidikan #pedulipendidikan #masadepanmerekabersamakita #yatimdhuafa #peduliyatim #pedulidhuafa #pendidikananakindonesia #education #backtoschool #pendidikanindonesia #rumahyatimarrohman #indonesian #lembagaamilzakatnasional

www.rumah-yatim.org

UPDATE #6
11 Februari 2019

Program Back to School Dukung Pendidikan Anak di Benua Anyar

Rumah Yatim Area Kalimantan memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak asuh nonmukim. Bantuan diberikan di kantor Kas Benua Anyar, Jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Anyar, Kec. Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Sabtu (9/2).

Staff Fron Office ( FO ) Neng Dinanda mengatakan, sebanyak 15 anak yang mendapatkan bantuan lewat program back to school. Pemberian bantuan tersebut merupakan upaya mendukung pendidikan anak yatim dan dhuafa. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah.

Harapannya, sambung Neng Dinanda, lewat program banck to school ini bisa lebih banyak menyentuh yatim dan dhuafa lainnya. Agar, bisa membantu dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan anak. Kegiatan ini juga merupakan amanah dari para donatur kepada Rumah Yatim. "Harapannya semoga dengan adanya program ini semakin banyak anak-anak yatim yang terbantu," paparnya.

UPDATE #5
2 Februari 2019

Program Back to School Dorong Anak Yatim Dhuafa Berprestasi

Manager Area Rumah Yatim Kalimantan, Indra Abdullah, program back to school menjadi salah satu upaya membuat yatim dan dhuafa bahagia. Sejumlah perlengkapan yang diberikan meliputi sepatu baru, tas sekolah, alat tulis, hingga wadah minum untuk bekal anak.

Program back to school merupakan salah satu bentuk dukungan donatur melaluli rumah yatim kepada anak-anak yatim dan dhuafa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan alat sekolah agar mereka tetap semangat dalam belajar. Di asrama yang terletak di Jalan Ahmad Yani KM. 34 No. 43, Kota Banjarbaru, seluruh anak juga mendapat perlengkapan lainnya.


Manager Area Rumah Yatim Kalimantan, Indra Abdullah, mengatakan anak-anak yatim dhuafa yang menerima bantuan perlengkapan sekolah merasa sangat senang dan sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah membantu mereka.

 

UPDATE #4
26 Desember 2018

Seragam Baru Dibagikan Rumah Yatim di Desa Subagan

Bantuan seragam baru untuk puluhan anak yatim dan dhuafa disalurkan Rumah Yatim Cabang Bali. Bantuan tersebut diserahkan tim relawan di Pondok Pesantren Amal Mukhlisin, Jalan Nenas, Desa Subagan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Senin (24/12) lalu. Bantuan seragam tersebut merupakan upaya Rumah Yatim dalam mendukung pendidikan anak kurang mampu.

Menurut pemaparan Kepala Cabang Rumah Yatim Bali, Abdullah, bantuan seragam diberikan kepada 50 anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Selain itu, bantuan seragam juga untuk meringankan beban orangtua anak. Apalagi, kata dia, kondisi anak sebagian besar merupakan yatim, dan yatim piatu.

Selain itu, kata Abdullah, bantuan seragam baru juga merupakan wujud nyata keberadaan Rumah Yatim di Bali. Kegiatan ini juga, merupakan salah satu bentuk nyata program pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia.

"Terus peduli dan konsen kepada pendidikan anak, salah satunya dengan bantuan seragam sekolah," ujarnya.

Abdullah menambahkan, suasana pembagian sengaja dipusatkan di salah satu pesantren. Hal ini dikarenakan berbarengan dengan sejumlah bantuan lainnya. Ia juga berharap bantuan seragam bisa membuat anak-anak tersebut lebih semangat dalam belajar.

"Semoga di tahun baru dengan seragam baru menghantarkan mereka menjadi generasi yang baru," paparnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #3
10 Agustus 2018

Rumah Yatim Beri Perlengkapan Sekolah Bagi Anak Asuh Nonmukim Yatim Piatu

 

Pendidikan merupakan salah satu aspek yang paling diperhatikan Rumah Yatim untuk anak asuhnya. Banyak upaya dilakukan agar setiap anak asuhnya mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik, salah satunya dengan memberikan santunan perlengkapan sekolah dengan kualitas baik.

Seperti pada Rabu (8/8) kemarin, Rumah Yatim Cabang Lampung menyalurkan santunan belasan paket perlengkapan sekolah kepada 12 anak asuh nonmukim yang berstatus yatim dan piatu. Penyaluran ini diserahkan langsung Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung di Asrama Rumah Yatim Tanjungkarang Lampung.

Dwi, salah satu tim Rumah Yatim yang turut hadir dalam penyaluran tersebut mengatakan, jika ke 12 anak asuh tersebut berasal dari wilayah Bandar Lampung dan Teluk Betung. 

 

"Ini adalah salah satu bentuk perhatian kami pada mereka, ini juga merupakan upaya kami dalam mendukung cita-cita mereka. Alhamdulillah mereka sangat senang dan bersyukur ketika menerima santunan tersebut, peralatan sekolahnya bisa untuk menunjang belajar, mereka mengatakan jika mereka sangat menyukainya," Kamis (9/8).

Ia berharap, santunan ini bisa menambah semangat anak-anak dalam menuntut ilmu, ia pun berharap anak-anak semakin percaya diri bahwasannya mereka pun sama dengan teman-teman sekolahnya yang juga bisa mendapatkan peralatan sekolah baru.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #2
9 Agustus 2018

Perlengkapan Sekolah Disalurkan pada Anak di Kampung Binaan Rumah Yatim

Ratusan paket perlengkapan pendidikan dibagikan Rumah Yatim Regional Jabodetabek kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Anwar di Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Rabu (8/8). Bantuan ini diberikan secara serentak dengan sejumlah bantuan lainnya di daerah kampung perubahan binaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Kampung perubahan tersebut menyasar masyarakat yang berada di Kampung Garung Cisaah. Lewat program tersebut, Rumah Yatim berencana membina dan membentuk masyarakat di daerah tersebut menjadi lebih baik secara ekonomi maupun lainnya. Salah satunya dengan menyalurkan sejumlah program, seperti bantuan perlengkapan sekolah tersebut.

"Sekitar 130 tas dan perlengkapannya dibagikan disana kepada anak," papar Ali Ridwan, salah seorang relawan Rumah Yatim.

Menurut Ali, bukan hanya bantuan sekolah yang disalurkan Rumah Yatim di kampung tersebut. Namun, sangat memprihatinkan saat melihat kondisi fisik bangunan dan sarana Madrasah Ibtidaiyah Mathla'ul Anwar yang kurang layak digunakan. Bahkan, kursi dan meja yang biasa digunakan siswa sudah mengalami kerusakan.

"Fasilitas bangunan fisik sangat memprihatinkan, bangku dan lainnya sangat kurang layak dipakai," ujarnya.

Ali berharap dengan bantuan perlengkapan pendidikan tersebut bisa menjadi penyemangat siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Apalagi, sekolah terletak di dalam Kampung Garung Cisaah yang menjadi binaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Selain itu, dia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban wali murid itu sendiri.

"Alhamdulillah semua bantuan bisa disalurkan dengan baik. Terutama memberikan kebahagiaan bagi anak," pungkasnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #1
13 Juli 2018

Jelang Masuk Ajaran Baru, Rumah Yatim Salurkan Beasiswa Bagi Yatim dan Dhuafa

13-Juli-2018,RY Cabang Benua Anyar Banjarmasin

Mendekati tahun ajaran baru, puluhan anak asuh nonmukim Rumah Yatim Cabang Benua Anyar merasa gembira. Pasalnya, belum lama ini mereka mendapat bantuan beasiswa dhuafa dari Rumah Yatim. Kegiatan pembagian tersebut berlangsung di Kantor Kas Rumah Yatim Cabang Benua Anyar, Jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Suasana ramai menyelimuti pembagian beasiswa di sore itu. Puluhan anak berdatangan sejak siang hari. Seluruh anak merupakan anak asuh nonmukim yang berada di sekitaran kantor kas Benua Anyar. Pada kesempatan tersebut juga beasiswa dhuafa dibagikan kepada 25 anak yatim dan dhuafa.

"Anak-anak begitu senang karena mereka mendapat bantuan dari Rumah Yatim," papar Neng Dinanda, Front Office Rumah Yatim Benua Anyar, kepada jurnalis Rumah Yatim, Jumat (13/7).

Menurutnya, kesenangan anak tersebut dikarenakan bantuan beasiswa yang diberikan Rumah Yatim akan digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah. Maklum, waktu libur sekolah segera berakhir, serta akan memasuki tahun ajaran baru. Kegiatan itu juga, kata Dinanda, untuk memberikan semangat kepada anak yatim dan dhuafa dalam menjalani pendidikan yang sebentar lagi akan berjalan.

Selain itu, kegiatan ini juga bentuk perkenalan Rumah Yatim dengan masyarakat sekitar Benua Anyar. Karena, Rumah Yatim Cabang Benua Anyar baru dibuka di awal tahun 2018 ini. Di samping itu, kata Dinanda, pemberian beasiswa tersebut juga bisa memberikan keringanan kepada wali anak-anak tersebut.

"Dengan banyaknya kedermawanan para donatur agar kami bisa menyalurkan amanah ini kepada orang yang tepat," ujarnya.

Tanggal Nominal
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 200.148
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 500.351
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 50.834
Hamba Allah
5 Juli 2018
Rp 50.119
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 100.728
Lia Muliani
6 Juli 2018
Rp 500.468
Pouki
7 Juli 2018
Rp 1.000.693
Hamba Allah
6 Juli 2018
Rp 150.330
Hamba Allah
8 Juli 2018
Rp 130.626
Hamba Allah
9 Juli 2018
Rp 100.702
Hamba Allah
10 Juli 2018
Rp 50.944
Hamba Allah
10 Juli 2018
Rp 110.716
Hamba Allah
11 Juli 2018
Rp 50.568
Hamba Allah
12 Juli 2018
Rp 200.135
Fitri
12 Juli 2018
Rp 150.819
Hamba Allah
13 Juli 2018
Rp 50.386
icha
13 Juli 2018
Rp 50.781
Hamba Allah
13 Juli 2018
Rp 500.409
Hamba Allah
14 Juli 2018
Rp 100.521
Hamba Allah
14 Juli 2018
Rp 100.169
Hamba Allah
15 Juli 2018
Rp 50.407
Hamba Allah
15 Juli 2018
Rp 150.310
Hamba Allah
16 Juli 2018
Rp 1.000.580
Hamba Allah
17 Juli 2018
Rp 100.881
Hamba Allah
17 Juli 2018
Rp 700.417
Hamba Allah
17 Juli 2018
Rp 50.401
irwan dharmawan
17 Juli 2018
Rp 100.813
Hamba Allah
22 Juli 2018
Rp 1.000.636
Hamba Allah
23 Juli 2018
Rp 25.987
Hamba Allah
25 Juli 2018
Rp 500.923
Hamba Allah
26 Juli 2018
Rp 100.996
Hamba Allah
27 Juli 2018
Rp 50.952
Hamba Allah
27 Juli 2018
Rp 50.854
Hamba Allah
28 Juli 2018
Rp 150.975
Fitri Surahman
3 Agustus 2018
Rp 50.000
Hamba Allah
6 Agustus 2018
Rp 150.136
PT. Zero Plus One
10 Agustus 2018
Rp 500.425
Hamba Allah
19 Agustus 2018
Rp 100.749
Ananta
24 Agustus 2018
Rp 100.364
Hamba Allah
25 Agustus 2018
Rp 1.000.000
Hamba Allah
27 Agustus 2018
Rp 150.628
Dionisius Palandi
31 Agustus 2018
Rp 200.524
Hamba Allah
20 September 2018
Rp 50.451
Hamba Allah
26 September 2018
Rp 50.539
Hamba Allah
28 September 2018
Rp 100.568
Pratama Havidiarahman
25 Oktober 2018
Rp 10.923
Hamba Allah
6 November 2018
Rp 50.189
Hamba Allah
13 November 2018
Rp 20.835
Hamba Allah
23 November 2018
Rp 100.235
Hamba Allah
30 November 2018
Rp 100.577
Hamba Allah
6 Desember 2018
Rp 200.730
Hamba Allah
6 Desember 2018
Rp 100.136
Hamba Allah
7 Desember 2018
Rp 1.000.266
Hamba Allah
13 Desember 2018
Rp 10.629
Hamba Allah
19 Desember 2018
Rp 50.601
Hamba Allah
20 Desember 2018
Rp 10.133
Hamba Allah
20 Desember 2018
Rp 10.592
Hamba Allah
27 Desember 2018
Rp 100.881
Hamba Allah
29 Desember 2018
Rp 10.450
Hamba Allah
2 Januari 2019
Rp 400.473
Hamba Allah
6 Januari 2019
Rp 10.181
Hamba Allah
7 Januari 2019
Rp 500.878
Hamba Allah
11 Januari 2019
Rp 30.869
Hamba Allah
14 Januari 2019
Rp 10.325
Hamba Allah
4 Februari 2019
Rp 200.564
Hamba Allah
6 Februari 2019
Rp 100.659
Hamba Allah
6 Februari 2019
Rp 150.727
Hamba Allah
7 Februari 2019
Rp 200.335
Hamba Allah
10 Februari 2019
Rp 200.178
Hamba Allah
18 Februari 2019
Rp 200.557
Hamba Allah
17 Maret 2019
Rp 75.637
Hamba Allah
14 April 2019
Rp 101.800
Hamba Allah
15 Mei 2019
Rp 100.906
Hamba Allah
15 Mei 2019
Rp 300.721
Hamba Allah
16 Mei 2019
Rp 50.246
Hamba Allah
16 Mei 2019
Rp 500.000
Hamba Allah
17 Mei 2019
Rp 20.220
GRAMEDIA PLAZA SEMANGGI cq RUDITO
17 Mei 2019
Rp 1.000.321
Nn
19 Mei 2019
Rp 100.383
Hamba Allah
19 Mei 2019
Rp 200.476
Hamba Allah
20 Mei 2019
Rp 150.299
Hamba Allah
20 Mei 2019
Rp 1.500.358
Hamba Allah
21 Mei 2019
Rp 3.000.528
Hadi Purwanto
22 Mei 2019
Rp 50.965
Hamba Allah
22 Mei 2019
Rp 200.140
Hamba Allah
22 Mei 2019
Rp 50.497
Silvi
22 Mei 2019
Rp 200.407
Hamba Allah
23 Mei 2019
Rp 350.659
Hamba Allah
24 Mei 2019
Rp 200.289
Hamba Allah
24 Mei 2019
Rp 200.852
jol
27 Mei 2019
Rp 300.756
Seseorang
27 Mei 2019
Rp 200.652
Hamba Allah
28 Mei 2019
Rp 5.000.139
Hamba Allah
28 Mei 2019
Rp 200.921
Hamba Allah
29 Mei 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 500.901
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 100.681
Hamba Allah
30 Mei 2019
Rp 50.257
Hamba Allah
31 Mei 2019
Rp 125.456
Hamba Allah
31 Mei 2019
Rp 100.858
Hamba Allah
31 Mei 2019
Rp 100.566
Hamba Allah
1 Juni 2019
Rp 500.759
Hamba Allah
4 Juni 2019
Rp 100.761
Abdullah
4 Juni 2019
Rp 500.985
Hamba Allah
5 Juni 2019
Rp 20.781
Simone Samuels
10 Juni 2019
Rp 400.601
Hamba Allah
11 Juni 2019
Rp 50.674
Hamba Allah
11 Juni 2019
Rp 500.156
Hamba Allah
12 Juni 2019
Rp 100.558
Asep Firman
12 Juni 2019
Rp 100.617
Anita Marlina
14 Juni 2019
Rp 300.532
Verna
18 Juni 2019
Rp 250.338
Hamba Allah
20 Juni 2019
Rp 200.960
Hamba Allah
21 Juni 2019
Rp 100.438
Hamba Allah
21 Juni 2019
Rp 150.195
H
23 Juni 2019
Rp 20.496
Hamba Allah
23 Juni 2019
Rp 50.689
Hamba Allah
23 Juni 2019
Rp 100.793
Hamba Allah
23 Juni 2019
Rp 200.702
Hamba Allah
24 Juni 2019
Rp 10.345
Hamba Allah
25 Juni 2019
Rp 200.518
Hamba Allah
25 Juni 2019
Rp 100.795
Ifah Dian
25 Juni 2019
Rp 150.812
Ayu
25 Juni 2019
Rp 50.894
Fakhira Mayaza Nasution
25 Juni 2019
Rp 100.733
Hamba Allah
25 Juni 2019
Rp 55.314
Hamba Allah
25 Juni 2019
Rp 100.510
Hamba Allah
25 Juni 2019
Rp 20.848
Hamba Allah
25 Juni 2019
Rp 50.266
Hamba Allah
26 Juni 2019
Rp 15.314
Hamba Allah
26 Juni 2019
Rp 50.322
Allena sen
26 Juni 2019
Rp 100.850
PEPEN RUSPENDI
26 Juni 2019
Rp 99.031
Hamba Allah
26 Juni 2019
Rp 100.184
Hamba Allah
26 Juni 2019
Rp 101.964
Hamba Allah
26 Juni 2019
Rp 100.235
Hamba Allah
26 Juni 2019
Rp 200.857
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 100.829
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 20.422
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 50.451
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 200.660
YASINTA DEWI
27 Juni 2019
Rp 300.031
Sarji Yana
27 Juni 2019
Rp 50.743
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 100.264
Simone Samuels
27 Juni 2019
Rp 500.271
Hamba Allah
28 Juni 2019
Rp 100.677
Hamba Allah
28 Juni 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
28 Juni 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
28 Juni 2019
Rp 100.162
RATNA PUJIYANTI
28 Juni 2019
Rp 100.031
Yadi suradi
28 Juni 2019
Rp 100.350
Hamba Allah
28 Juni 2019
Rp 350.245
Hamba Allah
29 Juni 2019
Rp 100.815
Hamba Allah
30 Juni 2019
Rp 100.975
Hamba Allah
30 Juni 2019
Rp 100.031
AirRasa
30 Juni 2019
Rp 40.308
Hamba Allah
1 Juli 2019
Rp 10.249
Hamba Allah
27 Juni 2019
Rp 200.000
Hamba Allah
1 Juli 2019
Rp 100.021
RETNO PURWITASARI
2 Juli 2019
Rp 350.000
AUNILLAH
26 Juni 2019
Rp 2.000.031
Hamba Allah
2 Juli 2019
Rp 100.376
Hamba Allah
3 Juli 2019
Rp 100.429
Hamba Allah
4 Juli 2019
Rp 100.427
Ririn
4 Juli 2019
Rp 200.504
Imat
5 Juli 2019
Rp 100.385
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 150.190
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 100.700
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 50.031
LISA FERIYANTI
5 Juli 2019
Rp 100.031
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 10.833
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 300.188
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 100.249
Indah Fitriani
5 Juli 2019
Rp 100.757
Wenny Lazdya Taifur
5 Juli 2019
Rp 500.902
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 100.523
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 100.031
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 50.377
Hari Purwadi Alm
5 Juli 2019
Rp 100.636
Hamba Allah
5 Juli 2019
Rp 100.510
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 100.544
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 100.177
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 200.031
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 200.031
YOSSI AGNA
6 Juli 2019
Rp 50.260
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 200.248
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 2.003.986
Hamba Allah
6 Juli 2019
Rp 300.221
Dinda dan Kirana
7 Juli 2019
Rp 250.735
Fenti
7 Juli 2019
Rp 100.637
Mutia Citrawati Lestari
7 Juli 2019
Rp 1.200.943
Hamba Allah
7 Juli 2019
Rp 300.393
Hamba Allah
8 Juli 2019
Rp 50.692
Hamba Allah
8 Juli 2019
Rp 4.000.651
Hamba Allah
18 Juli 2019
Rp 100.575
Hamba Allah
19 Juli 2019
Rp 50.795
Hamba Allah
19 Juli 2019
Rp 100.131
Hamba Allah
21 Juli 2019
Rp 500.921
Hamba Allah
21 Juli 2019
Rp 150.747
Abdul muttalib
21 Juli 2019
Rp 500.422
Hamba Allah
21 Juli 2019
Rp 135.349
Hamba Allah
21 Juli 2019
Rp 100.753
Mulyono PRABOWO
21 Juli 2019
Rp 250.706
Mulyono PRABOWO
25 Juli 2019
Rp 250.300
Hamba Allah
25 Juli 2019
Rp 200.322
Hamba Allah
29 Juli 2019
Rp 50.475
Hamba Allah
29 Juli 2019
Rp 50.172
Hamba Allah
29 Juli 2019
Rp 50.891
Hamba Allah
29 Juli 2019
Rp 150.737
Hamba Allah
29 Juli 2019
Rp 50.561
TINA YUNARTI
29 Juli 2019
Rp 100.031
Hamba Allah
30 Juli 2019
Rp 500.630
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 250.767
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 50.734
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 150.837
Hamba Allah
11 Agustus 2019
Rp 25.188
Hamba Allah
14 Agustus 2019
Rp 500.000
Tintan
14 Agustus 2019
Rp 500.692
Hamba Allah
16 Agustus 2019
Rp 15.277
Hamba Allah
16 Agustus 2019
Rp 40.830
Hamba Allah
21 Agustus 2019
Rp 35.965
Hamba Allah
21 Agustus 2019
Rp 20.864
Hamba Allah
21 Agustus 2019
Rp 50.159
Hamba Allah
22 Agustus 2019
Rp 100.805
Hamba Allah
22 Agustus 2019
Rp 50.031
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 200.692
Hamba Allah
23 Agustus 2019
Rp 200.585
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 100.625
Hamba Allah
24 Agustus 2019
Rp 100.198
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 1.000.382
Hamba Allah
28 Agustus 2019
Rp 50.200
NANNY HANDAYANI
28 Agustus 2019
Rp 350.031
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 100.577
Hamba Allah
31 Agustus 2019
Rp 50.031
RINA GITA SARI
30 Agustus 2019
Rp 20.031
EVI ULFAH
24 Agustus 2019
Rp 50.031
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 100.708
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 100.286
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 27.810
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 100.991
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 250.972
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 15.440
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 100.806
Simone Samuels
7 September 2019
Rp 500.380
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 1.000.199
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 100.000
Saltaco dan lashielash
9 September 2019
Rp 200.505
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 100.507
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.502
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 200.997
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 500.999
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.235
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 500.868
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.984
Saepul Anwar
10 September 2019
Rp 100.850
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 1.000.424
Fadhel Maulana Ramadhan
10 September 2019
Rp 100.850
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 300.358
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 100.819
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 500.679
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 200.568
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 100.984
Misri Tabrani
14 September 2019
Rp 500.924
Hamba Allah
17 September 2019
Rp 100.327
Tegar Sadewo
19 September 2019
Rp 200.291
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.310
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 100.874
Aditya Yusril Fikri
21 September 2019
Rp 100.850
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 150.231
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 40.323
Hamba Allah
22 September 2019
Rp 30.382
Hamba Allah
23 September 2019
Rp 100.500
Hamba Allah
23 September 2019
Rp 200.728
Hamba Allah
23 September 2019
Rp 100.310
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 200.272
ZPO Printing
25 September 2019
Rp 200.481
Endang Nur Puji Kusuma W
25 September 2019
Rp 500.928
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 500.373
Trisna Dwi Lestari
26 September 2019
Rp 50.570
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 100.581
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 20.435
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 300.616
Elyza Eka putriani
27 September 2019
Rp 100.169
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 100.725
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 100.856
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 100.282
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 220.638
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 50.533
Hamba Allah
1 Oktober 2019
Rp 50.701
Hamba Allah
2 Oktober 2019
Rp 100.113
Annisa
2 Oktober 2019
Rp 100.631
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 135.471
Hasna oktaviani
4 Oktober 2019
Rp 100.918
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 80.227
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 200.560
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 250.659
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 80.454
Hamba Allah
5 Oktober 2019
Rp 65.722
Hamba Allah
6 Oktober 2019
Rp 200.785
Hamba Allah
7 Oktober 2019
Rp 80.856
Simone Samuels
7 Oktober 2019
Rp 250.103
Hamba Allah
8 Oktober 2019
Rp 80.126
Hamba Allah
8 Oktober 2019
Rp 30.540
Hamba Allah
9 Oktober 2019
Rp 250.750
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 100.779
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 100.214
Hamba Allah
12 Oktober 2019
Rp 50.400
Hamba Allah
13 Oktober 2019
Rp 50.115
Hamba Allah
13 Oktober 2019
Rp 100.436
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 1.000.126
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.992
Hamba Allah
17 Oktober 2019
Rp 100.165
Ridwan Prasetyo
18 Oktober 2019
Rp 25.151
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.630
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 30.352
Maulana Ibrahim Rau
18 Oktober 2019
Rp 100.426
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.404
Melisa
18 Oktober 2019
Rp 100.404
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 100.356
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 20.787
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 100.798
Hamba Allah
19 Oktober 2019
Rp 30.527
Hamba Allah
20 Oktober 2019
Rp 200.814
nurhayati
22 Oktober 2019
Rp 100.919
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 50.752
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 50.295
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 50.481
Dewa ayu kade yuni
22 Oktober 2019
Rp 25.370
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 200.506
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 20.193
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 100.103
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 50.632
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.531
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 10.884
SRI RAHAYU FUDJI
22 Oktober 2019
Rp 20.031
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 500.824
Fathia K
22 Oktober 2019
Rp 100.250
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 20.835
Hamba Allah
22 Oktober 2019
Rp 50.548
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 50.274
KD
23 Oktober 2019
Rp 50.999
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 25.327
Restu ria wantira
23 Oktober 2019
Rp 100.967
Lusi
23 Oktober 2019
Rp 50.880
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.972
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.987
Yuliati
23 Oktober 2019
Rp 20.838
Hardiaty harsono
23 Oktober 2019
Rp 200.240
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 50.778
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 50.708
Risa Andini
23 Oktober 2019
Rp 50.705
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 100.509
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 200.847
Hamba Allah
23 Oktober 2019
Rp 25.924
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 26.645
Ahira Rajgivra
24 Oktober 2019
Rp 50.113
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 150.516
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 75.708
Sulastry Andayani
24 Oktober 2019
Rp 100.510
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 50.274
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 100.854
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 50.373
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 101.017
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 20.967
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 500.871
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 50.331
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 20.237
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 25.839
Mega
25 Oktober 2019
Rp 30.964
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 200.280
HAMBA ALLAH
24 Oktober 2019
Rp 200.031
HAMBA ALLAH
24 Oktober 2019
Rp 300.031
Muchamad Ali Fachri
25 Oktober 2019
Rp 50.280
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.794
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.223
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 250.246
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 25.491
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 400.845
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 25.430
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.741
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.383
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.192
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.480
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 30.917
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.438
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.136
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.283
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.267
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.883
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.570
Mia
25 Oktober 2019
Rp 100.751
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 150.535
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 10.686
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 50.992
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 10.378
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 10.474
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.876
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 10.248
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 13.000
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.758
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.575
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 30.410
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.290
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.276
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 250.031
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 10.633
TUTIK HENI SUSIATI
25 Oktober 2019
Rp 25.031
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 150.230
Nur Zakia
26 Oktober 2019
Rp 100.398
Merry
26 Oktober 2019
Rp 250.242
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 300.879
Hamba allah
26 Oktober 2019
Rp 100.779
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 150.447
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.669
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 300.170
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.632
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 20.358
Indah Widyaning Ayu
26 Oktober 2019
Rp 50.989
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.545
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 42.474
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 100.560
alm. Fadhlillah Nadhil
26 Oktober 2019
Rp 10.728
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 25.625
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 50.931
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 100.664
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 140.588
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 100.716
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 20.922
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 50.553
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 50.553
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 250.495
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 200.815
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 300.031
Hamba Allah
27 Oktober 2019
Rp 200.031
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 200.031
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 50.818
Hamba Allah
28 Oktober 2019
Rp 1.000.566
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 250.567
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 100.485
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 25.507
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 100.641
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.973
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.583
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 20.775
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 25.892
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 300.815
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 100.919
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 101.008
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.974
Dini annisa
29 Oktober 2019
Rp 100.809
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.230
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 50.737
Kiki
30 Oktober 2019
Rp 50.307
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.342
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.903
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 100.932
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 10.508
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.248
Gita Andria Gracia
30 Oktober 2019
Rp 100.286
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.263
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 15.031
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.886
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.407
NORMANSYAH
29 Oktober 2019
Rp 100.031
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 100.108
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 500.260
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 10.700
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.000
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 100.351
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.304
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.336
Nn
30 Oktober 2019
Rp 100.243
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.819
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.324
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.121
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 10.555
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.942
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 100.406
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 10.182
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 10.640
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 150.292
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.891
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.658
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.418
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.494
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.374
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.612
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.203
Rahma
1 Oktober 2019
Rp 50.919
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 1.000.746
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 150.945
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.113
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.120
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 20.862
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.967
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 50.356
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 10.407
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 50.784
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 250.426
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 50.851
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.833
MUHAMMAD RUSYAN YASIN
1 November 2019
Rp 100.031
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.405
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 100.844
dewi martina
1 November 2019
Rp 100.795
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.945
Vera
1 November 2019
Rp 150.739
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 50.735
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 100.560
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 300.712
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 500.563
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.918
Sartono Janiyem
1 November 2019
Rp 25.125
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 100.633
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 100.426
Alvin H
2 November 2019
Rp 100.551
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.248
wulandari
1 November 2019
Rp 50.685
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 300.476
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 10.863
YULIA FATMA WATI
31 Oktober 2019
Rp 25.031
Robiyanto widjaya
2 November 2019
Rp 35.873
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 10.320
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 50.335
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 200.031
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 30.031
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 20.315
Hamba Allah
31 Oktober 2019
Rp 100.031
Iim
2 November 2019
Rp 50.176
Hamba Allah
7 November 2019
Rp 15.761
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 250.152
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 15.568
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 25.779
No name
2 November 2019
Rp 250.688
Ln
2 November 2019
Rp 10.171
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 15.254
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 10.329
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.803
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.647
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 10.128
Mia chimoochy
3 November 2019
Rp 10.466
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 100.357
DWI INDRAYANI
2 November 2019
Rp 20.000
Anonim
3 November 2019
Rp 100.239
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 50.127
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 10.553
aditia
3 November 2019
Rp 50.625
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 100.807
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 50.572
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 10.629
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 50.962
Suci aprilia
3 November 2019
Rp 10.159
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 50.517
hadiansyah
3 November 2019
Rp 100.430
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 10.445
rizki amalia
4 November 2019
Rp 10.000
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 100.337
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 150.675
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 25.816
putri tria santari
3 November 2019
Rp 100.367
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 50.259
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 200.218
Seseorang
4 November 2019
Rp 50.877
Hamba Allah
1 November 2019
Rp 150.013
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.031
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 100.856
Anna
5 November 2019
Rp 50.458
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 100.000
Wenda derina
4 November 2019
Rp 500.000
Hamba Allah
5 November 2019
Rp 100.354
Hamba Allah
6 November 2019
Rp 150.523
AirRasa
7 November 2019
Rp 50.267
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 100.560
Deegeebot
8 November 2019
Rp 20.853
Hamba Allah
8 November 2019
Rp 25.031
Aditya Mahendra
12 November 2019
Rp 2.000.863
Hamba Allah
9 November 2019
Rp 50.569
Tri putra fibrianto
9 November 2019
Rp 250.000
Fifi
10 November 2019
Rp 25.000
Siti Kuswandini
12 November 2019
Rp 200.471
Hamba Allah
12 November 2019
Rp 200.239
Hamba Allah
13 November 2019
Rp 100.108

Total donatur : 584 orang