Detail Program

Kesehatan

Bantu Ratusan Desa Rawan Kesehatan di Indonesia

Terkumpul
Rp 26.701.238
Target
Rp 100.000.000
BERAKHIR PADA:
31 Desember 2019
Penerima Manfaat:
5.000 orang

Lingkup wilayah:
nasional
UPDATE LAPORAN TERBARU
26 Oktober 2019

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Jangkau Masyarakat Bojong Honje


Pada Rabu (23/10) kemarin, Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah menyalurkan bantuan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kampung Bojong Honje, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Bogor. Kegiatan tersebut menyusul hasil survei lapangan yang mayoritas warga setempat membutuhkan bantuan.
 
Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, secara infrastruktur lokasi yang didatangi oleh dirinya bersama tim memang termasuk di pelosok. Jalanan yang digunakan pula cukup sulit aksesnya. Apalagi, dengan menggunakan kendaraan roda empat.

 
"Saya melihatnya lokasi tersebut cukup terisilor karena infrastruktur yang sulit dilalui," tutur Ali, Jumat (25/10).
 
Namun, dalam kesempatan kegiatan pengobatan gratis ini masyarakat cukup antusias. Sedikitnya, 90 orang tercatat secara tertulis di daftar pasien yang berobat. Hal tersebut pula, sambung Ali, dikarenakan tempat pelayanan kesehatan yang ada cukup jauh aksesnya.

 
Ali berharap, dengan bantuan pengobatan gratis tersebut bisa menjadi pembeda di tengah masyarakat. Utamanya, agar bisa membantu memenuhi kebutuhan kesehatannya. Apalagi, mayoritas pekerjaan warga sekitar sebagai buruh lepas harian. Di mana, kata Ali, perlu membutuhkan kebugaran dan kesehatan. "Mudah-mudahan bisa membantu mereka dalam menjalankan aktivitasnya," ujarnya.

Deskripsi Program


Mewujudkan tatanan masyarakat yang sehat secara berkeadilan merupakan tanggung jawab bersama,melalui pengelolaan dana zakat yang diberikan oleh para muzaki,

Tidak terbatas oleh jarak, demi memeratakan penanganan rawan kesehatan di setiap daerah, Rumah Yatim berupaya menjangkau daerah – daerah terpencil untuk mengadakan kegiatan pengobatan gratis, yang secara massif menjangkau daerah yang jauh dari akses kesehatan.

Pengobatan gratis rutin Rumah Yatim adakan di berbagai lokasi yang membutuhkan bantuan pengobatan gratis. Tujuannya adalah bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi dhuafa yang tidak memiliki kemampuan finansial untuk berobat, lansia yang hidup sebtang kara dan tak mampu berobat serta anak-anak yang kurang mampu.

Program ini menjadi sarana untuk masyarakat untuk berobat secara gratis tanpa biaya sedikitpun. Kami berharap adanya program pengobatan gratis ini bisa terus berjalan ke depannya serta untuk memberikan bantuan kepada dhuafa, lansia serta masyarakat prasejahtera lainnya.

Rumah Yatim berkomitmen untuk terus konsisten dengan program yang diadakan dan semakin banyak lagi warga masyarakat yang bisa terbantu. Pengobatan gratis Rumah Yatim pun melakukan kegiatan door to door kepada warga yang tidak bisa ke lokasi pengobatan.

Mari bantu mereka dengan cara :

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu      sebarkan melalui sosial media anda

Disclaimer:

Untuk penghimpunan akan di salurkan melalui program kesehatan gratis di lokasi daerah rawan kesehatan di Indonesia.

Informasi lebih lengkap dapat menghubungi : Yusica – 0822 9519 2142

 

UPDATE #68
26 Oktober 2019

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Jangkau Masyarakat Bojong Honje


Pada Rabu (23/10) kemarin, Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah menyalurkan bantuan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kampung Bojong Honje, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Bogor. Kegiatan tersebut menyusul hasil survei lapangan yang mayoritas warga setempat membutuhkan bantuan.
 
Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, secara infrastruktur lokasi yang didatangi oleh dirinya bersama tim memang termasuk di pelosok. Jalanan yang digunakan pula cukup sulit aksesnya. Apalagi, dengan menggunakan kendaraan roda empat.

 
"Saya melihatnya lokasi tersebut cukup terisilor karena infrastruktur yang sulit dilalui," tutur Ali, Jumat (25/10).
 
Namun, dalam kesempatan kegiatan pengobatan gratis ini masyarakat cukup antusias. Sedikitnya, 90 orang tercatat secara tertulis di daftar pasien yang berobat. Hal tersebut pula, sambung Ali, dikarenakan tempat pelayanan kesehatan yang ada cukup jauh aksesnya.

 
Ali berharap, dengan bantuan pengobatan gratis tersebut bisa menjadi pembeda di tengah masyarakat. Utamanya, agar bisa membantu memenuhi kebutuhan kesehatannya. Apalagi, mayoritas pekerjaan warga sekitar sebagai buruh lepas harian. Di mana, kata Ali, perlu membutuhkan kebugaran dan kesehatan. "Mudah-mudahan bisa membantu mereka dalam menjalankan aktivitasnya," ujarnya.
UPDATE #67
9 Oktober 2019

Rumah Yatim Dirikan Posko Kesehatan Gratis Bagi Korban Kebakaran Hutan

Rumah Yatim Cabang Riau membuka Posko Sehat Bersama sejak tanggal 15 September 2019 dan berakhir hingga 30 September 2019. Posko tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Rumah Yatim dalam memberikan pelayanan dan bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Posko sehat bersama di Jalan Durian No.13 Labuh Baru TimPayun Sekaki, Riau ini memberikan pelayanan kesehatan. Di antaranya, pemeriksaan gula darah, cek kolestrol, cek asam urat, cek tensi darah, cek uap batuk, dan lainnya. Selain itu, posko ini memberikan bantuan seperti masker, obat-obatan, vitamin, dan alat uap. Semua pelayanan tersebut diberikan secara gratis bagi masyarakat yang terkena dampak karhutla, khususnya bagi kaum dhuafa.

“Kita melayani secara gratis, dengan satu orang dokter yang merupakan anak asuh Rumah Yatim. Semuanya bisa berobat di sini, namun kita khususkan untuk dhuafa,” ungkap Kepala Asrama Rumah Yatim, Rista. Menurutnya, sejak dibukanya posko banyak masyarakat yang mengeluh sakit dada, sesak napas, hingga batuk pilek. Hal ini dikarenakan kabut asap yang menyelimuti desa tersebut.

Ia berharap, dengan berdirinya posko kesehatan, masyarakat bisa merasakan manfaat hadirnya Laznas Rumah Yatim. “Semoga Laznas Rumah Yatim bisa terasa manfaatnya oleh masyarakat dengan memberikan pengobatan atau pemeriksaan secara gratis,” harapnya.

UPDATE #66
2 Oktober 2019

200 Orang di Periuk Jaya Datangi Stand Pengobatan Gratis
Rumah Yatim

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah mengadakan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Jalan Bayur RT 04 RW 04 Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (30/9) kemarin. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh ratusan masyarakat dari sejumlah kalangan di wilayah tersebut.

Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Rusmanto mengatakan, kegiatan pengobatan gratis tersebut sangat disambut antusias. Hingga sore hari, stand pengobatan gratis Rumah Yatim tidak sepi pengunjung. Bahkan, kata dia, kegiatan pengobatan gratis ini juga dilakukan dengan cara mendatangi warga yang tidak bisa ke lokasi.

"Alhamdulillah acara kemarin berjalan lancar serta mengundang antusias masyarakat sekitar," kata Rusmanto.

Sebanyak 200 orang sampai penutupan kegiatan tercatat memeriksakan diri di stand pengobatan gratis Rumah Yatim kemarin. Data tersebut, sambung Rusmanto, belum ditambah sejumlah pasien yang tidak bisa datang secara langsung. Karena, keterbatasan fisik dan kesehatan mereka.

"Beberapa manula yang tidak bisa berjalan ke lokasi layanan kesehatan, kita beserta tim kesehatan berkunjung ke rumah-rumah pasien," tuturnya.

Ia berharap, layanan pengobatan gratis ini bisa membantu masyarakat untuk mengontrol kesehatannya. Agar bisa tetap beraktivitas dengan baik. Selain itu, kegiatan ini pula mendapat sambutan baik dari aparatur pemerintahan setempat serta jajaran tokoh masyarakat.

Selain itu, lancarnya kegiatan dikarenakan mendapat bantuan dari salah satu mitra Rumah Yatim, LKSA YAPMI. "Insya Allah ke depanya bisa ditindaklanjuti dengan program lain yang ada di Rumah Yatim," kata Rusmanto.

UPDATE #65
18 September 2019

Pengobatan Gratis Digelar Rumah Yatim Bagi Ratusan Masyarakat di Desa Pabuaran

 

Ratusan masyarakat di tiga kampung di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, mendapat bantuan pengobatan gratis dari Rumah Yatim Jabodetabek. Kegiatan yang menggandeng tim kesehatan Klinik Utama Sehati ini dilaksanakan pada Selasa (17/9).

Menurut relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, ketiga kampung yang menjadi target pengobatan ialah Kampung Babakan Waru, Leuwi Catang dan Nangerang. Sedikitnya dari ketiga kampung tersebut sebanyak 250 orang datang untuk memeriksakan diri.

Ali mengungkapkan, daerah tersebut jauh dari fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. Bahkan, masyarakat harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menuju tempat pengobatan yang ada. Selain itu, ditambah lagi tidak ada akses angkutan umum.

"Benar ketiga kampung jauh dari fasilitas sarana kesehatan sekitar delapan kilometer ke Puskesmas," tuturnya.

Saat ini pula mayoritas masyarakat di ketiga kampung mengidap penyakit gatal-gatal atau penyakit kulit. Hal itu dikarenakan kekeringan sedang melanda daerah tersebut.

UPDATE #64
5 September 2019

Layanan Kesehatan Gratis Diadakan Bagi Warga Di Sekitaran TPA Sampah Medan Marelan

Rumah Yatim Cabang Medan mengadakan kegiatan layanan kesehatan gratis bagi ratusan warga prasejahtera di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, di Jalan Marelan Raya Pasar, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, pada Minggu (1/9) lalu. Pada kegiatan ini, Rumah Yatim Medan bekerjasama dengan Akbid Nusantara 2000 Medan untuk pemeriksaan kesehatan gratis.

Kepala Cabang Medan, Dasep menuturkan, kegiatan ini diadakan sebagai wujud kepedulian Rumah Yatim terhadap kondisi kesehatan warga di sekitar lingkungan TPA, yang kurang sadar akan pola hidup sehat. Adapun layanan kesehatan ini berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi semua warga yang tinggal di lingkungan TPA.

“Ini bentuk kepedulian kita pada warga di sekitar TPA, dengan melihat kondisi mereka yang rata-rata hidup di bawah garis kemiskinan dan kurang sadar akan kebersihan dan kesehatannya,” paparnya.

Ratusan warga berkumpul dan rela antre panjang demi mendapatkan pengobatan gratis. Kata dia, warga bisa bebas berkonsultasi terkait keluhan penyakit yang dirasakannya kepada perawat dan dokter. Lalu lewat layanan kesehatan ini juga warga mendapat obat yang sesuai dengan resep dokter.

Selain itu, kegiatan ini sebagai dukungan moral kepada warga sekitar agar senantiasa sadar akan kesehatan. Dasep berharap, kegiatan ini dapat membantu memulihkan kesehatan masyarakat, serta bermanfaat bagi warga sekitar untuk terus memperhatikan kesehatannya, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

UPDATE #63
5 September 2019

Bantu Pengobatan Warga Neglasari, Rumah Yatim Adakan Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Area Jawa Barat membantu pengobatan warga prasejahtera dengan mengadakan layanan kesehatan gratis, di Kampung Neglasari RT 01 RW 23, Desa Cibereum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten  Bandung, pada Sabtu (31/8) lalu. Kegiatan tersebut diadakan untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat yang sulit didapatkan, karena jauhnya akses menuju Puskesmas.

Relawan Rumah Yatim, Solehudin menerangkan, layanan kesehatan yang diadakan ini berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Lewat layanan ini, masyarakat bisa bebas berkonsultasi terkait keluhan kesehatan yang dialaminya kepada dokter dan perawat yang telah disediakan untuk menangani setiap keluhan yang dirasakan oleh mereka.

“Kebanyakan yang berobat itu lansia, terus jauh juga akses ke Puskesmasnya. Makanya diadain layanan kesehatan di sana,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 200 masyarakat prasejahtera ikut antre memanfaatkan layanan kesehatan ini untuk mengobati sakitnya. sedangkan bagi warga yang tidak bisa datang ke posko layanan kesehatan, maka beberapa tim medis bersama dokter datang ke rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Bukan hanya sekadar pemeriksaan, sambung dia, warga yang datang periksa, juga bisa mendapat obat gratis yang sesuai untuk mengobati penyakitnya dari apoteker berdasarkan resep dokter. Lewat layanan kesehatan ini, Solehudin berharap dapat membantu memulihkan kesehatan masyarakat prasejahtera di Kampung Neglasari. “Mudah-mudahan bisa membantu orang-orang yang sakit terutama lansia,” pungkasnya.

UPDATE #62
5 September 2019

Layanan Kesehatan Gratis Diadakan Bagi Warga Di Sekitaran TPA Sampah Medan Marelan

Rumah Yatim Cabang Medan mengadakan kegiatan layanan kesehatan gratis bagi ratusan warga prasejahtera di lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, di Jalan Marelan Raya Pasar, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, pada Minggu (1/9) lalu. Pada kegiatan ini, Rumah Yatim Medan bekerjasama dengan Akbid Nusantara 2000 Medan untuk pemeriksaan kesehatan gratis.

Kepala Cabang Medan, Dasep menuturkan, kegiatan ini diadakan sebagai wujud kepedulian Rumah Yatim terhadap kondisi kesehatan warga di sekitar lingkungan TPA, yang kurang sadar akan pola hidup sehat. Adapun layanan kesehatan ini berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi semua warga yang tinggal di lingkungan TPA.

“Ini bentuk kepedulian kita pada warga di sekitar TPA, dengan melihat kondisi mereka yang rata-rata hidup di bawah garis kemiskinan dan kurang sadar akan kebersihan dan kesehatannya,” paparnya.

Ratusan warga berkumpul dan rela antre panjang demi mendapatkan pengobatan gratis. Kata dia, warga bisa bebas berkonsultasi terkait keluhan penyakit yang dirasakannya kepada perawat dan dokter. Lalu lewat layanan kesehatan ini juga warga mendapat obat yang sesuai dengan resep dokter.

Selain itu, kegiatan ini sebagai dukungan moral kepada warga sekitar agar senantiasa sadar akan kesehatan. Dasep berharap, kegiatan ini dapat membantu memulihkan kesehatan masyarakat, serta bermanfaat bagi warga sekitar untuk terus memperhatikan kesehatannya, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

UPDATE #61
23 Agustus 2019

Rendah Kesadaran Kesehatan, Rumah Yatim Adakan Pengobatan Gratis Di Desa Mekarjaya 

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah mengadakan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kampung Garudug, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/8) lalu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang didapatkan oleh relawan Rumah Yatim.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, di daerah tersebut masyarakat masih kurang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Salah satunya melakukan pengobatan di layanan kesehatan yang ada. Bahkan, layanan kesehatan milik pemerintah sangat jarang dikunjungi.

“Mereka rendah kesadarannya, padahal cukup sangat banyak yang sakit terutama lansia dan anak,” ujar Ali.

Ia mengungkapkan, rendahnya kesadaran kesehatan di masyarakat salah satunya karena faktor ekonomi. Rata-rata di daerah tersebut masyarakatnya berpenghasilan rendah dan termasuk dalam keluarga prasejahtera. Hal itulah, kata dia, membuat sebagian besar masyarakat enggan untuk berobat.

“Informasinya seperti itu dan benar terbukti saat kami datang antusias masyarakat walaupun sempat ada miskom di pagi harinya,” tutur Ali.

Ia berharap dengan diadakannya kegiatan pengobatan gratis ini yang bekerjasama dengan Klinik Utama Sehati bisa menunjang kesehatan masyarakat. Selain itu, bisa menyadarkan pentingnya menjaga diri terutama berobat di kala sakit. Ke depannya, ia pula akan terus memberikan perhatian untuk masyarakat di daerah tersebut.

“Insya Allah ini bukan terkahir untuk memberikan bantuan, bisa jadi nanti akan ada kegiatan lain yang bisa disinergikan di lokasi,” tuntasnya.

 

UPDATE #60
7 Agustus 2019

KEKURANGAN BIAYA PENGOBATAN, RUMAH YATIM BERI BANTUAN UNTUK PEDRO

Rumah Yatim Area Kallimantan memberikan bantuan untuk Muhammad Pedro, penderita penyakit komplikasi, Senin (6/8) kemarin. Saat ini Pedro sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Kanujoso Djariwibowo.

Sejak dirawat di rumah sakit tersebut, Pedro memiliki sejumlah tunggakan biaya perawatan yang cukup besar. Melalui surat permohonan bantuan yang ditandatangani sang ayah, Suhardi, meminta bantuan kepada Rumah Yatim untuk memberikan bantuan agar meringankan tunggakan yang ada.

“Sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo (RSKD),” kata Indra Abdullah, Manager Area Rumah Yatim Kalimantan, melalui pesan singkat.

Ia mengatakan, Pedro juga saat ini penderita keterbatasan khusus. Selain itu, sejak delapan tahun lalu ia sudah ditinggal oleh ibunya. Orangtua Pedro juga, kata Indra, sampai saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap. Selain itu, saat ini masih menumpang di sang nenek.

Indra mengatakan, bantuan lewat program peduli sesama tersebut minimal bisa membantu kebutuhan dan sedikit mengurangi beban orangtuanya. Ia juga memohon doa untuk kesembuhan dan kesehatan Pedro. “Mohon doa agar diberikan kesembuhan,” jelasnya.

UPDATE #59
30 Juli 2019

Ratusan Warga Blukbuk Kunjungi Layanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim

Rumah Yatim Regional Jabodetabek baru saja melaksanakan kegiatan layanan kesehatan gratis bagi ratusan masyarakat di Desa Blukbuk. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pesantren Riyadul Chusna, Kampung Blukbuk, Desa Blukduk, Kronjo, Tangerang, Sabtu (27/7).

Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan mengatakan, pemilihin lokasi tersebut dikarenakan jauhnya akses layanan kesehatan untuk warga. Setidaknya masyarakat harus menempuh jarak sekitar tujuh kilometer untuk ke layanan kesehatan terdekat. Itu pula, kata dia, masyarakat enggan karena sebagian besar merupakan masyarakat kurang mampu.

“Alhamdulillah acaranya sangat ramai bahkan hingga sore masih ada yang daftar,” papar Ali.

Ia mengungkapkan, layanan kesehatan gratis tersebut pada mulanya diperkirakan akan selesai siang hari. Namun, melihat kondisi masyarakat sangat antusias kegiatan tersebut berlangsung hingga pukul 15.00 waktu setempat. Total pasien yang terdaftar, kata dia, ada sekitar 210 orang.

Kegiatan layanan kesehatan gratis ini, tambah Ali, memang ditargetkan bagi kalangan kurang mampu. Khsuusnya, lansia yang memang dalam kondisi kurang sehat. Bahkan, sebagian di antaranya sudah sakit parah dan harus dikunjungi oleh tim kesehatan Rumah Yatim.

“Tidak semuanya bisa datang karena usia dan kondisi yang tidak memungkinkan, jadi kami berinisiatif untuk datang berkunjung,” jelasnya.

Namun demikian, kata Ali, layanan kesehatan gratis ini untuk menunjang kebutuhan sehari hari masyarakat. Karena dari hasil yang didapatkan mayoritas masyarkatnya mengidap darah tinggi dan penyakit lainnya. Harapannya, kegiatan ini bisa membantu memperlancar aktivitas sehari-hari.

UPDATE #58
23 Juli 2019

Bantu Pengobatan Warga Cikadu, Rumah Yatim Adakan Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Area Jawa Barat membantu pengobatan warga prasejahtera dengan mengadakan layanan kesehatan gratis, di Kampung Cikadu, Desa Tanjung Siang, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, pada Minggu (21/7). Layanan tersebut diadakan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan yang sulit didapatkan karena jauhnya akses menuju Puskesmas.

Relawan Rumah Yatim, Solehudin memaparkan, layanan kesehatan yang diadakan ini berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Lewat layanan ini masyarakat bisa berkonsultasi terkait keluhan kesehatan yang dialaminya kepada dokter dan perawat yang telah dihadirkan untuk menangani setiap keluhan masyarakat.

“Di kampung itu akses ke Puskesmasnya lumayan jauh, ditambah banyak yang tidak punya biaya jadi kalau sakit pake obat warung saja,” ungkapnya.

Seperti diketahui juga, sebelumnya pernah ada layanan kesehatan, tetapi hanya sekadar penyuluhan. Keterbatasan biaya untuk berobat, menurutnya membuat masyarakat setempat jarang melakukan pemeriksaan saat terjangkit penyakit. Mereka lebih baik membeli obat-obatan yang terjual bebas di warung-warung terdekat.

Ia menyebutkan, sebanyak 220 lebih warga antre memanfaatkan layanan kesehatan ini untuk mengobati sakitnya. Bukan hanya sekadar pemeriksaan, warga yang berobat juga bisa mendapat obat gratis yang sesuai dengan resep dokter. Lewat layanan kesehatan ini, Solehudin berharap dapat membantu memulihkan kesehatan masyarakat prasejahtera, khususnya di Kampung Cikadu.

UPDATE #57
6 Juli 2019

Bantu Pengobatan Warga Cijati, Rumah Yatim Adakan Layanan Kesehatan Gratis



Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan pengobatan bagi warga prasejahtera. Hal ini dilakukan dengan mengadakan layanan kesehatan gratis, di Kampung Cijati RT 03 RW 03, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (30/6) kemarin. Pengobatan tersebut diadakan untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat yang sulit didapatkan karena jauhnya akses menuju Puskesmas.

Relawan Rumah Yatim, Solehudin memaparkan, layanan kesehatan yang diadakan ini berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Lewat layanan ini, masyarakat bisa bebas berkonsultasi terkait keluhan kesehatan yang dialaminya kepada dokter dan perawat yang telah disediakan.



“Kita lengkap menghadirkan dokter, perawat, dan apoteker untuk melayani masyarakat terkait kesehatan. Kebanyakan lansia dan orang dewasa yang berobat. Rata-rata mereka memeriksakan sakit asam urat, kolesterol, dan hipertensi,” paparnya.

Letak kampung yang berada dekat pegunungan dan keterbatasan biaya untuk berobat, menurutnya membuat masyarakat setempat jarang melakukan pemeriksaan saat terjangkit penyakit. Mereka lebih baik membeli obat-obatan yang terjual bebas di warung terdekat. Ia menyebutkan, sebanyak 100 pasien antre memanfaatkan layanan kesehatan ini untuk mengobati sakitnya.



Ia menambahkan, bukan hanya sekadar pemeriksaan, warga yang berobat juga bisa mendapat obat gratis yang sesuai untuk mengobati penyakitnya dari apoteker berdasarkan dari resep dokter. Lewat layanan kesehatan ini, Solehudin berharap dapat membantu memulihkan kesehatan masyarakat prasejahtera, khususnya di Kampung Cijati.

“Mudah-mudahan bisa membantu warga Kampung Cijati agar bisa berobat. Dengan kepedulian Rumah Yatim ini, semoga bisa membantu mengurangi sakitnya mereka,” pungkasnya.

UPDATE #56
9 April 2019

Kesadaran Kesehatan Minim, Masyarakat Hegarmanah Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Meskipun berada di tengah Kota Bandung, kesadaran kesehatan bagi masyarakat prasejahtera masih terbilang minim. Oleh karena itu, Sabtu (6/4) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan layanan kesehatan gratis bagi ratusan masyarakat prasejahtera di Jalan Hegarmanah, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.

Relawan Rumah Yatim Solehudin menuturkan, alasannya memilih daerah tersebut untuk layanan kesehatan ini. Karena mayoritas masyarakatnya hidup di garis kemiskinan, serta merupakan wilayah padat penduduk di Kota Bandung. Sebanyak 211 orang yang memeriksakan kondisi kesehatannya agar bisa diobati, serta mendapat saran dari dokter terkait penanganannya.

“Di sana masyarakatnya tergolong dari menengah ke bawah, padat penduduk dan lumayan kumuh, terutama pola makannya yang kurang sehat,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, kata dia, Rumah Yatim juga menyediakan dokter, perawat dan apoteker. Agar para warga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan gratis yang telah disesuaikan dengan resep dokter. Menurutnya, warga sangat antusias, terlihat saat mereka tidak mau kehilangan kesempatan momen tersebut. Mulai dari lansia hingga remaja datang untuk mendapatkan layanan kesehatan. Karena hal ini jarang mereka dapatkan sebelumnya.

Solehudin berharap, ke depannya masyarakat bisa menerapkan pola hidup sehat yang telah disarankan oleh dokter dengan mengurangi makanan yang mengandung zat kimia tinggi. Faktor lingkungan yang menyebabkan mereka kurang sadar akan pentingnya mencegah dari pada mengobati.

"Mudah-mudahan bisa ada evaluasi untuk kesehatannya, bila dilihat dari lingkungan dan sebagainya kesadaran pola hidup sehatnya masih kurang,” pungkasnya.

 

UPDATE #55
20 Maret 2019

Masyarakat dan Gober Kecamatan Cidadap Dapat Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera dan tim Gober Ciumbuleuit. Kegiatan pengobatan gratis tersebut dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cidadap, Jalan Hegarmanah Tengah, Kota Bandung, Selasa (19/3). Pengobatan gratis juga merupakan program rutin yang digelar Rumah Yatim di sejumlah daerah.

Menurut Kasi Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin, kegiatan pengobatan gratis bekerjasama dengan TKSK Cidadap. Selain itu, masyarakat terlihat antusias dan sudah datang ke lokasi sejak pagi. Kegiatan ini, kata dia, merupakan upaya untuk mendukung aktivitas masyakarat.



"Alhamdulillah bisa kembali mengadakan kegiatan ini (pengobatan gratis) untuk yang membutuhkan, semoga bermanfaat," papar Solehudin, dalam sambutannya di acara pengobatan gratis.

Ia menambahkan, selain pengobatan gratis, Rumah Yatim juga memberikan bantuan sembako bagi tim Gober (kebersihan jalan dan gorong-gorong) Ciumbuleuit. Harapannya, kata dia, pemberian kedua program ini bisa memberikan semangat dan meringankan beban hariannya terutama dalam aktivitasnya.

UPDATE #54
18 Maret 2019

Sulit Berobat, Masyarakat Patenggeng Bersyukur Ada Layanan Kesehatan Gratis

Ketersediaan layanan kesehatan untuk masyarakat di pedesaan belum cukup memadai. Seperti yang dialami masyarakat di Dusun Patenggeng, Desa Margaluyu, Kabupaten Sumedang, sulit mendapat layanan kesehatan untuk berobat. Hal itu disebabkan karena lokasi permukiman dengan Puskesmas jaraknya 3 Km. Jarak tersebut dirasa cukup jauh bagi masyarakat, terlebih tidak ada akses angkutan umum menuju Puskesmas.
 
Kamis (14/3) lalu, puluhan masyarakat prasejahtera antusias dan bersyukur adanya layanan kesehatan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan Rumah Yatim Area Jawa Barat. Relawan Rumah Yatim Solehudin menjelaskan, sulitnya mengakses layanan kesehatan di pedesaan membuat masyarakat setempat membiarkan rasa sakitnya. Apalagi jarak tempuh dan  minimnya biaya yang dimiliki untuk melakukan pengobatan.

“Di sana cuma ada ojek. Ada salah satu warga ketika dia mau maksain berobat karena udah parah, pulang pergi itu ongkosnya 50 ribu. Belum buat berobat dan lainnya. Jadi kalau udah parah penyakitnya, baru dibawa ke Puskesmas, itu juga maksain,” jelasnya.

Kondisi tersebut membawa keprihatinan bagi tim relawan. Sejumlah dokter, perawat dan apoteker telah disediakan untuk menangani permasalahan kesehatan masyarakat tersebut. Di layanan kesehatan ini mereka bisa berkonsultasi langsung terkait keluhan kesehatannya. Obat-obatan terbaik pun telah disediakan yang disesuaikan dengan resep dokter untuk berbagai penyakit.

Bukan hanya mendirikan posko kesehatan, tim medis Rumah Yatim juga turut mengunjungi beberapa rumah warga yang memiliki penyakit parah. Hal inj untuk diberi penanganan pengobatan oleh dokter dan apoteker secara langsung. Mayoritas yang mendapat pengobatan door to door inu adalah lansia yang sudah bertahun-tahun membiarkan penyakitnya.
 
Menurut informasi yang didapat tim Rumah Yatim, bantuan kesehatan ini baru pertama kalinya didapatkan warga. Ke depannya layanan kesehatan gratis ini akan lebih menjamah daerah pelosok. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan Rumah Yatim terhadap masyarakat yang tidak bisa memperoleh layanan kesehatan.

“Sangat memprihatinkan sekali kondisi di sana, makanya untuk kesehatan saya lebih menarik ke pedesaan dari pada di kota. Karena yang dirasakan masyarakat itu terasa manfaatnya,”

UPDATE #53
12 Maret 2019

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Sentuh Ratusan Masyarakat Desa Puraseda

Rumah Yatim Jabodetabek melakukan kegiatan pengobatan gratis untuk masyarakat Desa Puraseda. Pengobatan gratis tersebut dilaksanakan di Sekretariat PKK Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Senin (11/3).Menurut Kasi Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, kebutuhan kesehatan menjadi salah satu yang dibutuhkan di daerah tersebut.

 

Muslihudin mengungkapkan, layanan pengobatan gratis kemarin di luar ekspektasi tim relawan. Pada awalnya, tim relawan menargetkan masyarakat yang datang tidak lebih dari 200 orang. Namun, kata dia, pada realisasinya masyarakat sangat antusias dan melebihi target awal.
"Kondisinya ramai dan lancar, ada 282 orang yang jadi pasien. Itu melebihi kuota yang ditargetkan, tapi terpenuhi layanan semuanya," tuturnya.

Ia berharap, layanan pengobatan gratis yang diberikan Rumah Yatim bisa menjadi penunjang aktivitas masyarakat. Khususnya, karena mayoritas masyarakat merupakan pekerja buruh dan petani. Ke depannya, sambung Muslihudin, layanan kesehatan akan terus digelar di wilayah lain.

UPDATE #52
22 Februari 2019

Bantu Pengobatan Warga Panyileukan, Rumah Yatim Gelar Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Area Jawa Barat membantu pengobatan ratusan masyarakat prasejahtera melalui bantuan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini digelar di Kampung Pangaritan Utara RT 01 RW 07, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Kamis (21/2).

Sebanyak 300 warga setempat memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini. Mereka berbondong-bondong memadati area posko pengobatan Rumah Yatim untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain itu, kata Solehudin selaku Kasi Pemberdayaan Rumah Yatim Jabar, momen ini juga dimanfaatkan warga untuk berkonsultasi dengan dokter. Agar mendapatkan solusi kesehatan dan pengobatan yang baik.

“Ini rekomendasi dari manajemen bahwa di sana banyak warga menengah ke bawah Alhamdulillah Rumah Yatim bantu dari segi layanan kesehatan gratis ini dengan lengkap,” ungkapnya.

Ia menambahkan, layanan ini diberikan atas kerjasama dengan Puskesmas setempat dan RW sekitar. Karena di wilayah tersebut mayoritas masyarakatnya tergolong tidak mampu atau termasuk kategori menengah ke bawah. Sehingga untuk berobat masih sulit dilakukan karena keterbatasan biaya.

Bahkan menurut salah seorang warga, layanan kesehatan Rumah Yatim lengkap, karena ada dokter, perawat serta apoteker. Jika sebelumnya pernah ada layanan kesehatan dari instansi lain hanya sekadar memberikan penyuluhan tanpa ada pengobatan. 

“Lewat dokter yang dihadirkan di kegiatan ini, warga bisa konsultasi dan dikasih obat juga. Alhamdulillah mereka senang dan antusias,” imbuhnya. Mayoritas lansia yang memanfaatkan kegiatan ini untuk memeriksakan penyakitnya. Di antaranya penyakit asam urat, gula darah, dan kolesterol. Kendati demikian, bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ratusan warga.

UPDATE #51
22 Februari 2019

Bantu Pengobatan Warga Panyileukan, Rumah Yatim Gelar Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Area Jawa Barat membantu pengobatan ratusan masyarakat prasejahtera melalui bantuan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini digelar di Kampung Pangaritan Utara RT 01 RW 07, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Kamis (21/2).

Sebanyak 300 warga setempat memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini, layanan ini diberikan atas kerjasama dengan Puskesmas setempat dan RW sekitar. Karena di wilayah tersebut mayoritas masyarakatnya tergolong tidak mampu atau termasuk kategori menengah ke bawah. Sehingga untuk berobat masih sulit dilakukan karena keterbatasan biaya.

Menurut salah seorang warga, layanan kesehatan Rumah Yatim lengkap, karena ada dokter, perawat serta apoteker. Jika sebelumnya pernah ada layanan kesehatan dari instansi lain hanya sekadar memberikan penyuluhan tanpa ada pengobatan.bantuan yang diberikan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ratusan warga yang membutuhkannya.

 

 

UPDATE #50
18 Februari 2019

Pemeriksaan Gratis untuk warga Pekayon Jaya

Kegiatan pemeriksaan gratis kembali dilaksanakan di Kantor Kas Pekayon, Jalan Raya Pekanyon No. 45B, Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi, Minggu (18/2). Kegiatan pengobatan gratis juga rutin digelar Rumah Yatim di sejumlah daerah di Indonesia.

Menurut pemaparan Kasi Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, sejumlah masyarakat yang mendatangi layanan pengobatan gratis dengan antusias. Sebanyak 100 orang.

Dikatakan Muslihudin, kegiatan pengobatan gratis ini akan terus digelar di sejumlah wilayah yang membutuhkan. Teruatama di kawasan yang jauh dari akses pelayanan kesehatan. Di sisi lain, sejumlah program lainnya pula akan terus diberikan bagi masyarakat prasejahtera.
"Harapannya warga selaku penerima manfaat program ini sehat dan tentunya mempermudah mereka di samping dekat dan gratis," paparnya.

UPDATE #49
14 Februari 2019

Masyarakat Tak Bisa Berobat, Rumah Yatim Beri Layanan Kesehatan Gratis


Masih banyak masyarakat yang tidak mampu untuk berobat, karena tidak memiliki biaya yang cukup. Oleh karena itu, Sabtu (9/1) lalu, Rumah Yatim Area Jawa Barat kembali mengadakan layanan kesehatan gratis untuk membantu ratusan masyarakat prasejahtera. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan yang selama ini tidak bisa didapatkan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Babakan Jati, Kelurahan Gumuruh, Kcamatan Turangga, Kota Bandung itu, disambut antusias masyarakat setempat. Kasi Pemberdayaan Area Jawa Barat Solehudin menyebutkan, sebanyak 108 masyarakat antre di posko kesehatan yang dibuka Rumah Yatim untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari perawat, dokter dan apoteker.

“Kata warga, baru kali ini ada pengobatan gratis di kampungnya. Apalagi ada dokternya, jadi mereka bisa sekalian konsultasi sama dokternya,” ungkapnya.

Menurut pantauannya, mengeluarkan uang 50 ribu rupiah bagi masyakarat mampu untuk berobat adalah hal yang mudah. Lain halnya bagi masyarakat prasejahtera, mengeluarkan uang untuk berobat adalah hal yang sulit, karena uang tersebut bisa digunakan untuk makan berhari-hari. Kendati demikian, layanan kesehatan gratis ini sangat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Selain itu, sambung dia, tim kesehatan Rumah Yatim juga memberikan bantuan layanan kesehatan dan pengobatan gratis dengan cara home visit. Sebanyak 13 pasien yang dikunjungi oleh tim kesehatan, dikarenakan penyakit yang diderita belasan pasien itu tidak mampu untuk berjalan ke posko kesehatan, antara lain penyakit kanker mata, jantung, diabetes dan penyakit kronis lainnya.

“Jadi pasien yang kita kunjungin itu hidupnya serba kekurangan, boro-boro mau berobat, buat makan saja pas-pasan. Mereka gak punya biaya untuk berobat yang sampe jutaan. Jadi mereka pasrah gimana Allah saja,” terangnya. Ke depannya Solehudin berharap, Rumah Yatim bisa menindaklanjuti pasien dengan penyakit kronis untuk memberikan bantuan kesehatan lagi.

UPDATE #48
9 Februari 2019

Rumah Yatim Akan Adakan Pengobatan Gratis di Cibarusah Jaya

Rumah Yatim Jabodetabek akan mengadakan lagi kegiatan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Kalai ini tim Rumah Yatm akan mengdakan layanan di Kelurahan Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kota Bekasi sabtu ( 9/2 ). Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendukung aktivitas dan kesehatan masyarakat kurang mampu.

Saat dihubungi melalui telepon, relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Ali Ridwan membenarkan akan adanya kegiatan tersebut. Menurut Ali, kegiatan itu sebelumnya sudah berkoordinasi dengan aparatur Dinas Sosial Kota Bekasi. Dari pertemuan tersebut, Ali bersama relawan lainnya langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat.

Ia mengatakan, ketika survey masyarakat memang terlihat sangat membutuhkan pengobatan gratis tersebut. Hal itu dikarenakan wilayah Cibarusah jaya merupakan daerah pamekaran. Di mana sarana untuk kesehatan masyarakat cukup jauh. Di sisi lain, di daerah tersebut masih cukup masyarakat keluarga prasejahtera yang membutuhkan bantuan kesehatan ini. "Kegiatan ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat. Apalagi saat ini memasuki musim yang rentan akan kesehatan," ujarnya.

Targetnya, dalam kegiatan tersebut bisa menjangkau sedikitnya 200 orang. Kegiatan tersebut tidak di khususkan untuk masyarakat prasejahtera saja namun, masyarakat umum pun yang ingin melakukan pemeriksaan dapat memeriksakan diri kepada tim kesehatan Rumah Yatim yang akan bertugas.

UPDATE #47
2 Februari 2019

Akses Kesehatan Jauh, Ade Senang Ada Pengobatan Gratis

Lewat program  Rumah Yatim Regional Jabodetabek, yaitu pelayanan pengobatan gratis, Ade Sulastri merasa senang dan bersyukur bisa memeriksakan kondisi kesehatannya. Menurut Ade, rasa syukurnya karena selama ini belum ada layanan pengobatan gratis bagi dirinya maupun masyarakat. Apalagi dengan kondisi akses fasilitas publik untuk kesehatan cukup jauh dari kampungnya. "Manfaatnya banyak banget, soalnya di sini juga kalau pengen berobat juga jauh ke Puskesmas," ujarnya.

Ade sendiri merupakan ratusan masyarakat yang pada hari Rabu kemarin berkesempatan mendapatkan layanan kesehatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Batu Lawang, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rabu (30/1) lalu. Ia berharap pengobatan gratis tersebut bisa berlanjut. Apalagi bagi dirinya dan masyarakat kurang mampu yang ada di Desa Karyasari.

 

UPDATE #46
1 Februari 2019

Jauh dari kesehatan, masyarakat Karyasari dapat pengobatan gratis

 

Tim kesehatan Rumah Yatim telah melakukan layanan pengobatan gratis di kampung Batu Lawang, Desa Karyasari, kecamatan Leuwiliang, Rabu ( 30/1) kemarin. Sambutan hangaat terlihat dari ratusan orang yang suah bersiap untuk berobat di layanan pengobatan gratis Rumah Yatim regonal Jabodetaabek.

Menurut Person In Charge (PIC) kegitan tersebut, Ali Ridwan, pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di MI Al ma’arif. Kegiaatan dilaksanakan dari pagi hingga sore hari. Bahkan, masyarakat yang datang melebihi target yang diharapkan. “ Alhamdulillah masyarakat sangat antusias, melebihi target awal kami,” paparnya

Ia menambahkan, kondisi masyarakat sangat memprihatinkan dalam segi kesehatan. Hal itu dikarenakan fasilitas kesehatan di Karyasari cukup jauh. “jarak puskesmas jauh, kami pakai mobil 30 menitan dan jalanan tidak terlalu lebar, berbukit, dan bertebing.”  Ali Ridwan mengatakan ,dari data yang ada, 307 orang dari desa karyasari mengikuti layanan pengobatan gratis dan mayortas yang datang adalah lansia.

Masyarakat  berharap ada kegiatan serupa di waktu yang akan datang. Hal itu dikarenakan, belum pernah ada kegiatan pengobatan gratis yang menyentuh wilayah tersebut.

UPDATE #45
31 Januari 2019

Sulit akses kesehatan, Rumah Yatim gelar pengobatan gratis di Sukawangun

Rumah yatim menyelenggarakan layanan kesehatan gratis bagi ratusan masyarakat prasejahtera di Kampung Wangon Wati, Desa Sukawangun, Kecamatan Karang Nunggal, Kabupaten Tasik Sabtu (26/1) lalu.

Kasi pemberdayaan Area jawa Barat Solehudin menuturkan, layanan kesehatan ini berupa memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada ratusan masyarakat prasejahtera yang sulit mendapat pengobatan dikarenakan akses jalan yang sangat jauh.  Menurut informasi yang diperoleh, masyarakat harus menempuh jarak sejauh 23 kilometer ke puskesmas agar bisa berobat sehingga memerlukan waktu satu jam perjalanan. “ disana jalan menuju puskesmas itu jauh. Mereka harus pake motor ke sana dalam waktu satu jam karena lokasi rumah nya di pedalaman,” ungkapnya

Karena jarak yang sangat jauh dan tarif angkutan umum yang cukup mahal berdampak pada tidak meratanya layanan kesehatan, dan membuat warga malas untuk memeriksakan kesehatan. kondisi memprihatikan inilah yang melaarbelakangi Rumah Yatim memberikan perhatian kepada daerah tersebut agar bisa memperoleh layanan kesehatan. Solehudin menhatakan, rencana ke depannya, kampung tersebut akan dibuat menjadi kampung perubahan zakat binaan Rumah Yatim.

UPDATE #44
24 Januari 2019

Layanan Kesehatan Gratis Digelar untuk Ratusan Masyarakat TPST Bantargebang

Bau yang menyengat akan terasa saat mendekati wilayah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Bahkan, suasana yang kumuh nampak di sejumlah sudut di wilayah ini. Kesehatan dan kebersihan menjadi salah satu hal yang krusial bagi masyarakat sekitar.



Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Regional Jabodetabek bersama tim kesehatan Klinik Sehati mengadakan layanan kesehatan gratis, Selasa (22/1). Kegiatan tersebut untuk mendukung kondisi kesehatan masyarakat di sekitaran TPST Bantargebang.



Dikatakan relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Ali Ridwan, memang kondisi kesehatan masyarakat sangat kurang. Ditambah lagi, layanan kesehatan jauh dari permukiman warga. 

"Gak ada Posyandu di sana, Posyandu adanya di kantor desa dan itu jauh harus naik ojeg kalau ke sana," ujarnya.



Ali menambahkan, pengadakan layanan kesehatan gratis sebenarnya sangat jarang di kawasan tersebut. Hal ini membuat masyarakat yang notabene bekerja sebagai pemulung riskan akan penyakit kulit dan ispa. Maka dari itu, kegiatan kemarin, kata dia, untuk menunjang kebutuhan kesehatan masyarakat.

"Banyak keluhan terutama anak-anak, kebanyakan penyakit kulit dan pernapasan, soalnya sangat dekat dengan tempat sampah," ungkapnya.

Harapannya, layanan kesehatan gratis yang diadakan Rumah Yatim Rgeional Jabodetabek bersama tim Klinik Sehati bisa bermanfaat. Sedikitnya hari kemarin, sambung Ali, 160 orang tercatat menjadi pasien dalam layanan kesehatan tersebut. Ke depannya kemungkinan akan ada tindak lanjut dari program tersebut. "Mayoritas anak-anak yang periksa, dan ini berbagai macam keluhan," paparnya.

#sehat #dietsehat #makanansehat #hidupsehat #cemilansehat #sehatalami #cantiksehat #anaksehat #indonesiasehat #minumansehat #sarapansehat #infosehat #makansehat #sehatselalu #sehatitumahal #sehatituaset #sehatterus #sehattanpaobat #sehatcantik #sehati

www.rumah-yatim.org

UPDATE #43
26 Desember 2018

Rumah Yatim Beri Edukasi Kesehatan Lewat Layanan Kesehatan Gratis

Jauhnya akses menuju pusat kesehatan masyarakat, Rumah Yatim Jabodetabek beri edukasi kesehatan warga dengan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Lebak Banten, Sabtu (22/12). Kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat prasejahtera di desa tersebut yang masih minim akan fasilitas kesehatan. 

Ratusan masyarakat ikut antri dalam layanan kesehatan gratis yang disediakan Rumah Yatim. PIC penyaluran, Muslihudin menuturkan, Desa Cijaku merupakan salah satu daerah kampung perubahan binaan Rumah Yatim. Oleh karena itu, fasilitas dan layanan kesehatan masih minim. Ia menyebutkan, sebanyak 150 lansia mendatangi posko kesehatan Rumah Yatim.

“Alhamadulillah kegiatan berjalan lancar dan tertib, semuanya bisa antre,” imbuhnya 

Melalui layanan kesehatan ini, tim medis juga turut memberikan edukasi kepada masyarakat setempat agar selalu memperhatikan kesehatan untuk menjalani pola hidup sehat. Karena menurutnya, kesehatan adalah hal yang sangat berharga, lebih baik mencegah dari pada mengobati. 

Selain itu, jauhnya akses pusat layanan kesehatan dengan permukiman warga, membuat warga merasa enggan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Sehingga kesadaran akan kesehatan masih terbilang kurang. Kendati demikian, Muslihudin berharap,memasuki musim penghujan saat ini, warga dapat menjaga lingkungannya agar tetap bersih dan sehat. 

“Semoga dengan diadakannya layanan kesehatan ini, masyarakat bisa sadar akan pentingnya hidup sehat,” pungkasnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #42
26 November 2018

Jauh dari Layanan Kesehatan, Rumah Yatim Gelar Pengobatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek sukses mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Karyasari. Kegiatan ini dilaksanakan di Madrasah Al Ma'arif, di Kampung Gunung Sari, Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu (24/11) lalu. Kegiatan ini merupakan satu dari rangkaian program yang direalisasikan di daerah tersebut.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Rusmanto, target pengobatan gratis tersebut merupakan masyarakat kurang mampu yang ada di Desa Karyasari. Bahkan, tidak sedikit balita dan anak-anak juga menjadi pasien dalam kegiatan pengobatan gratis kemarin.

"Targetnya 200 orang, tapi Alhamdulillah yang datang melebihi dari jumlah yang ditargetkan," tutur Rusmanto, saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim, Senin (24/11).

Hal ini, sambungnya, dikarenakan daerah tersebut jauh dari layanan kesehatan termasuk Puskesmas. Sedangkan, masyarakat yang ada masih banyak yang memerlukan layanan untuk memeriksakan status kesehatannya. Bahkan, kata dia, acara yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi waktu setempat tersebut diragukan akan capai target.

"Awalnya kita ragu untuk mencapai target karena ketika acara di buka, tapi di pertengahan kegiatan masyarakat mulai membludak dan tim sempat kewalahan," ungkapnya.

Rusmanto berharap, dengan adanya kegiatan pengobatan gratis tersebut bisa membantu masyarakat dalam masalah penanganan kesehatan. Selain itu, bisa mengurangi beban maupun kebutuhan yang ada di desa tersebut. Apalagi dengan jauhnya pusat layanan kesehatan. "Harapannya masyarakat Desa Karyasari bisa terbantu dalam kesulitas kesehatan," tuturnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #41
21 November 2018

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Jadi Primadona Baru di CFD Stadion Patriot

Pengobatan Gratis di kegiatan Car Free Day (CFD) Stadion Patriot Bekasi mendapat respon positif pengunjung. Kegiatan diadakan di Jalan Jend. Ahmad Yani Blok A3 No.1, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (18/11). Pada kegiatan tersebut, sejumlah pengunjung memeriksakan kondisi kesehatannya kepada tim kesehatan dari Klinik Sehati.

Menurut pemaparan salah seorang relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Nurul, pada kegiatan pengobatan gratis itu juga melayani pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, pelayanan pengobatan gratis juga menyediakan dokter secara langsung untuk konsultasi.

"Alhamdulillah respon positif tidak hanya dari pengunjung juga pemerintahan Kota Bekasi dengan diadakannya kegiatan seperti ini," paparnya.

Pada kegiatan tersebut, sambung Nurul, secara bergantian kurang lebih 100 orang mengunjungi stand kesehatan Rumah Yatim. Seluruhnya, bervariasi dalam memeriksakan diri. Bahkan, ada sebagian yang hanya berkonsultasi dan melakukan pengecekan gula darah semata.

"Pengujung CFD Bekasi mengharapkan ke depannya ada lagi pengecekan kesehatan ini karena sangat membantu sekali untuk para pengunjug CFD," ungkapnya.

Selain pembukaan stand pengobatan gratis dari tim kesehatan Klinik Sehati, Rumah Yatim juga melakukan edukasi zakat untuk para pengunjung. Selain itu, kegiatan di CFD ini untuk memperkenalkan Rumah Yatim ke masyarakat lebih luas lagi. Agar, bisa senantiasa terus berbagi dan menjadi jembatan umat muslim dalam menyalurkan zakat maupun dana keagamaan lainnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #40
29 Oktober 2018

Masyarakat dan Santri di Babelan Ikuti Pengobatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Kampung Belendung RT 01 RW 01, Kelurahan Muarabakti, Kecamatan Babelan, Bekasi, Sabtu (27/10). Kegiatan ini guna mendukung kondisi kesehatan masyarakat yang kurang mampu.

Menurut pemaparan Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, kegiatan di hari kemarin tersebut mendapat respon bagus dari masyarakat. Kurang lebih ada sekitar 152 orang datang ke posko pengobatan gratis Rumah Yatim. Masyarakat yang datang, kata dia,  tidak dalam satu waktu bersamaan.

"Karena jauh dari layanan kesehatan yang ada di daerah tersebut dan penduduk di sana cukup padat," paparnya, dalam kesempatan yang berbeda.

Kegiatan pengobatan gratis itu juga turut menyasar sejumlah santri yang ada di Ponpes Al Hidayah. Bahkan, sambung Muslihudin, para santri di lokasi tersebut sangat antusias. Hal ini, dikarenakan sangat jarang ada kegiatan untuk memastikan status kesehatan mereka.

"Kegiatan ini juga permintaan dari tokoh masyarakat untuk di gelar bantuan pengobatan," ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kegiatan pengobatan gratis itu juga bisa membantu kondisi kesehatan masyarakat kurang mampu. Di samping itu, kegiatan yang dilaksanakan di akhir pekan itu juga ke depannya akan terus dijalankan. Agar, masyarakat prasejahtera paham pentingnya kesehatan diri untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

"Akan digelar lagi program yang sama dengan cakupan yang lebih luas," tuntasnya, saat diwawancarai.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #39
23 Oktober 2018

Rumah Yatim Dukung Kesehatan Masyarakat Kampung Sindangreret

Pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera telah dilaksanakan Rumah Yatim Area Jawa Barat beberapa hari yang lalu. Kegiatan ini tepatnya dilaksanakan di Kampung Sindangreret RW 02, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. 

Pada kegiatan pengobatan gratis ini, tidak kurang dari 150 orang mengunjungi posko kesehatan Rumah Yatim Area Jawa Barat. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari program yang telah dilaksanakan di daerah tersebut. Bahkan, menurut pemparan Staf Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Irwan Alfaruq, kegiatan pengobatan gratis berjalan baik. "Alhamdulillah antusias warga sangat baik," ujarnya, Senin (22/10).

Dipilihnya daerah tersebut, sambung Irwan, karena akses ke fasilitas kesehatan cukup jauh. Kegiatan ini juga untuk mendukung kesehatan masyarakat kurang mampu yang ada. Agar, bisa menunjang pekerjaan yang dijalani sehari-hari. Sebelumnya kegiatan pengobatan gratis ini dilaksanakan pada Sabtu (20/10).

"Puskesmas jauh, ada juga warga yang periksa dan sudah lama sakit karena belum bisa ke Puskesmas," paparnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di akhir pekan kemarin ini juga mendapat respon dan tanggapan dari aparatur pemerintahan setempat. Menurut Irwan, jajaran kelurahan setempat sangat mendukung dengan terlaksananya kegiatan tersebut. Apalagi, banyak masyarakat sekitar yang mengeluhkan sakit.

Ia juga berharap kegiatan pengobatan gratis ini bisa menunjang kesehatan masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang kurang dalam hal ekonomi. Ked epannya juga, Rumah Yatim akan terus mengembangkan kegiatan tersebut ke setiap daerah yang membutuhkan.

"Kita ingin selalu hadir di tengah-tengah masyarakat seperti halnya pengobatan gratis," ungkapnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #38
15 Oktober 2018

Rumah Yatim Dukung Kesehatan Ratusan Masyarakat Desa Karyasari

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan kegiatan pengobatan gratis di Kampung Beungbeu, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (13/10). Daerah tersebut merupakan salah satu Kampung Perubahan binaan Rumah Yatim.

Menurut pemaparan Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, kegiatan kemarin disambut antusias oleh masyarakat. Apalagi, kegiatan ini sudah menjadi wacana sejak sebulan yang lalu. Sedikitnya ada sekitar 157 pasein yang datang ke posko pengobatan gratis Rumah Yatim.

"Seluruh lapisan datang dari mulai anak-anak, dewasa, tapi kebanyakan lansia,"

paparnya, saat diwawancarai, Senin (15/10).

Pelaksanaan kegiatan tersebut berlokasi di Posyandu desa setempat. Di samping itu, masyarakat sudah menunggu tim relawan sejak pagi. Dipilihnya daerah itu, sambung Muslihudin, dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang kurang sadar akan kesehatan. Ditambah lagi, layanan kesehatan seperti Puskesmas cukup jauh.

"Di sana hanya ada satu bidan, tapi bertugas di luar desa tersebut," katanya.

Ia menambahkan, dirinya tidak menyangka kegiatan pengobatan gratis mendapat respon baik. Hal ini diperlihatkan dengan terlibatnya aparatur pemerintahan setempat secara langsung. Kendati demikian, masyarakat berharap kegiatan tersebut bisa terlaksana kembali.

Kegiatan ini juga merupakan upaya sinergitas antara Rumah Yatim dengan pemerintahan setempat. Hal ini karena daerah tersebut merupakan kampung binaan Rumah Yatim. Selain itu, ia juga berharap, kegiatan pengobatan gratis ini bisa terlaksana di daerah lainnya juga.

"Dengan layanan kesehatan ini juga bisa memberikan edukasi kepada masyarakat itu sendiri," tuntasnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #37
2 Oktober 2018

Ratusan Masyarakat Kelurahan Pondok Kopi Terima Pengobatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek kembali mengadakan kegiatan pengobatan gratis bagi ratusan masyarakat prasejahtera di Balai RW 02, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timut, Sabtu (30/9). Kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk mendukung kesehatan masyarakat.

Menurut pemaparan Staf Pemberdayaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Rusmanto, kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore nanti. Sebanyak 250 orang rencananya akan mendapat pengobatan gratis Rumah Yatim. Kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat ini berjalan lancar.

"Suasana masih ramai dikunjungi warga bergantian," paparnya.

Kegiatan ini juga merupakan upaya memberikan bantuan kepada masyarakat lemah ekonomi untuk menunjang kesehatannya. Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk sinergitas antara Rumah Yatim dan aparatur pemerintahan setempat. Kegiatan ini juga dilaksanakan tidak jauh dari kantor kas Rumah Yatim Pondok Kelapa.

Rusmanto berharap, kegiatan yang dilaksanakan kali ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Apalagi, pengobatan gratis ini juga menyediakan layanan konsultasi secara langsung dengan dokter. Ke depannya, kata dia, setelah program ini akan ada tindak lanjut bagi masyarakat prasejahtera lainnya.

"Harapannya bisa memberikan manfaat untuk warga sekitar yang membutuhkan pengobatan ataupun penanganan dari dokter," ujarnya.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #36
24 September 2018

Rumah Yatim Rutin Adakan Pengobatan Gratis di Tangerang Selatan

 

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Asrama Rumah Yatim, Jalan Martadinata No. 58, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (22/9). Kegiatan ini merupakan upaya memberikan bantuan agar masyarakat tetap terjaga kondisinya.

Menurut pemaparan Person In Charge (PIC) kegiatan tersebut, Rusmanto, seluruh pasien yang hadir merupakan masyarakat yang berbeda di sekitaran Asrama Pamulang. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari tersebut berjalan dengan lancar.

"Lancar, walaupun jumlah pasien lebih sedikit dari layanan kesehatan bulan sebelumnya," ujar Rusmanto.

Hal ini dikarenakan, program pengobatan gratis merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Rumah Yatim. Bahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan di setiap wilayah kerja Rumah Yatim di seluruh Indonesia. Pelaksanaan kegiatan ini, kata Rusmanto, untuk mengantisipasi gangguan penyakit yang ada di lingkungan masyarakat.

"Harapanya agar masyarakat yang mempunyai keluhan tentang kesehatanya bisa memeriksakan untuk kemudian di periksa dan diobati," tuturnya.

Ia berharap, kegiatan pengobatan gratis tersebut bisa terus berjalan ke depannya. Apalagi, masih cukup banyak masyarakat kurang mampu yang enggan memeriksakan diri karena faktor biaya. Selain itu, sejumlah program lainnya akan dilaksanakan untuk menunjang dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu.

"Insya Allah untuk ke depannya kita akan tetap adakan juga dengan program-program yang lain," tuntas Rusmanto.

 

www.rumah-yatim.org

UPDATE #35
27 Agustus 2018

Masyarakat di Antapani Tengah Rasakan Manfaat Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Kesehatan menjadi hal utama bagi setiap orang yang menjalani aktivitas sehari-hari. Tidak terkecuali bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Kelurahan Antapani. Untuk mendukung hal tersebut, Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat di Jalan Jatiwangi 8 RT 02 RW 14, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Minggu (26/8).

Di akhir pekan ini, tim relawan Rumah Yatim tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya. Pengobatan gratis bagi masyarakat umum dan khususnya bagi mereka yang kurang mampu kembali diadakan. Kali ini, pengobatan gratis tersebut mengarah kepada masyarakat di sekitaran Jalan Jatiwangi Antapani Tengah.

Kegiatan tersebut juga kiranya mendapat tanggapan dari salah seorang tokoh masyarakat setempat, Muhammad Yusuf. Menurut laki-laki paruh baya ini, kegiatan pengobatan gratis Rumah Yatim sangat bagus dilaksanakan. Apalagi, di wilayah tersebut masih banyak masyarakatnya yang lalai akan kesehatan.

"Bagus dirasakan oleh masyarakat, responnya juga banyak dari masyarakat," ujar Yusuf.

Kendati demikian, ia berharap kegiatan pengobatan gratis tersebut bisa berlangsung rutin digelar. Selain itu, ia berharap kerjasama dengan Rumah Yatim bisa terus berlanjut dan semakin baik. Hal ini dikarenakan, selama ini setiap kegiatan Rumah Yatim sangat dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Pasalnya, kata Yusuf, banyak kegiatan positif untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

"Yang saya rasakan partisipasinya selama ini, dan dirasakan juga oleh kami masyarakat. Kegiatan ini sangat positif, saya juga merasakan sendiri," ungkapnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

 

UPDATE #34
13 Agustus 2018

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Hadir di Tengah Masyarakat Otista



Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat di sekitaran kantor kas Rumah Yatim Cabang Otista, Jalan Otto Iskandar Dinata III No. 4A, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (11/8). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung kesehatan masyarakat prasejahtera di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Regional Jabodetabek, Muslihudin, kegiatan itu berlangsung lancar setiap masyarakat secara bergantian mendatangi posko kesehatan gratis Rumah Yatim. Bahkan, tidak jarang sejumlah orang yang melintas di depan kantor kas berhenti untuk memeriksakan diri. Tidak kurang juga, hal tersebut memikat para pedagang yang lewat.

"Untuk memberikan dukungan kesehatan, apalagi para pedagang yang lewat dan ada di sekitar situ ikut periksa," ujarnya, kepada jurnalis Rumah Yatim, Senin (13/8).

Kegiatan pengobatan gratis ini juga merupakan bentuk ajuan dari aparatur kelurahan setempat. Melihat kondisi tersebut tim relawan melakukan survei sebelum kegiatan. Agar, segmentasi penerima manfaat bisa dirasakan. Apalagi, Rumah Yatim berada di tengah-tengah lingkungan tersebut.

Ia berharap, bantuan pengobatan gratis yang diberikan Rumah Yatim bisa menjadi dorongan semangat masyarakat prasejahera maupun lainnya. Agar, hadirnya Rumah Yatim juga bisa bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat secara luas. Ke depannya, kegiatan ini juga akan terus digencarkan di sejumlah daerah dengan sasaran masyarakat prasejahtera dan umum.

"Semoga adanya Rumah Yatim bisa terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkapnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #33
24 Juli 2018

Masyarakat Tanggapi Pengobatan Gratis Rumah Yatim Tunjang Kegiatan Harian

Masyarakat Kampung Sindangsari senang mendapat bantuan pelayanan kesehatan gratis dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Pelaksanaan kegiatan tersebut digelar di Yayasan Al Huda Kalam Ilahi, Kampung Sindangsari No. 39 RT 05 RW 15, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/7). Kegiatan layanan kesehatan gratis ini juga merupakan hasil kerjasama dengan JNE.

Salah satunya datang dari wanita paruh baya, Aminah. Dia merupakan satu dari puluhan orang yang tinggal di Kampung Sindangsari. Menurut Aminah, kegiatan yang berjalan di siang hari tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya maupun masyarakat yang lain. Karena lewat kegiatan ini, masyarakat Kampung Sindangsari bisa terbantu kesehatannya. 

"Alhamdulillah kegiatan ini membantu, bermanfaat bagi masyarakat," tutur Aminah, sesaat setelah memeriksakan dirinya.

Ia menambahkan, kegiatan pengobatan gratis ini salah satu dukungan kepada masyarakat untuk tetap sehat dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya. Selain itu, Rumah Yatim juga tidak hanya memberikan bantuan pengobatan gratis seperti ini. Misalnya, kata Aminah, Rumah Yatim turut andil juga dalam membesarkan yayasan. Pasalnya, anak-anak Kampung Sindangsari bisa mengampu pendidikan dengan nyaman di tempat tersebut.

"Selain itu, bantuan yang sekarang ada di yayasan ini juga ada keterlibatan Rumah Yatim di dalamnya," ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat tersebut bisa terus berlanjut dan berjalan. Agar, masyarakat bisa terpantau status kesehatan dan kondisinya. Apalagi, kata dia, fasilitas layanan kesehatan yang ada cukup jauh bagi dirinya dan khususnya lansia yang ada.

"Semoga kegiatan ini terus berlanjut. Di samping kami juga mengharapkan bantuan sosial lainnya," ujarnya.

 

www.rumah-yatim.org

 

UPDATE #32
11 Juli 2018

Ratusan Masyarakat Desa Sadawangi Datangi Posko Pengobatan Gratis Rumah Yatim

11-Juni-2018, RY Area Jabar

Rumah Yatim Area Jawa Barat mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat prasejahtera. Pengobatan ini diadakan di Kampung Sadawangi, Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, Rabu (11/7). Kegiatan ini diadakan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kesehatan.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat, Solehudin, kegiatan pengobatan gratis ini dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini menyasar wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari fasilitas kesehatan yang ada. Di samping itu, kegiatan ini juga untuk memberikan dukungan, agar masyarakat bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lancar.

"Sebelumnya dari mitra kita yang ada di sini. Lokasi juga jauh dari Puskesmas," paparnya.

Kegiatan pengobatan gratis ini sudah dimulai sejak pukul 08.00 pagi waktu setempat. Bahkan, kata Solehudin, masyarakat sudah berdatangan sebelum kegiatan dimulai. Sampai berita ini naik jumlah pasien yang datang sudah hampir mencapai 200 orang. Akan tetapi, kata Solehudin, dirinya menargetkan bisa 500 orang hingga sore nanti.

Ia berharap, kegiatan pengobatan gratis ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Apalagi, sebagian besar yang datang merupakan lansia yang sudah mengeluhkan sakit. Sehingga, dengan adanya kegiatan tersebut bisa memberikan dorongan semangat kepada masyarakat.

"Mudah-Mudahan warga yang di Sadawangi bisa terbantu dalam segi kesehatan. Mereka jarang sekali untuk berobat. Mereka bersyukur adanya kegiatan ini," tuturnya.

UPDATE #31
2 Juli 2018

Pelayanan Keseharan Gratis Rumah Yatim Tunjang Kegiatan Masyarakat Manggahang

30-Juni-2018, RY Jawa Barat

Masyarakat prasejahtera di Kelurahan Manggahang mendapat bantuan kesehatan gratis dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Laswi No. 132 RT 06 RW 04, Kelurahan Manggahang, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/6). 

Pada kegiatan tersebut, antusias warga begitu besar. Apalagi, kegiatan ini dilaksanakan setelah libur panjang Idul Fitri. Namun, mayoritas yang datang ke posko pengobatan merupakan masyarakat prasejahtera dan lansia. Kegiatan ini juga merupakan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat untuk bisa menunjang aktivitas sehari-hari.

Menurut informasi yang didapatkan dari Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jawa Barat, Solehudin, kegiatan kesehatan gratis itu diutamakan menyasar masyarakat prasejahtera dan wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan. Sehingga, kata dia, masyarakat bisa tetap memiliki kondisi yang prima dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

"Kami kembali mengadakan program ini (kesehatan gratis). Agar mereka tetap sehat," papar Solehudin, kepada jurnalis Rumah Yatim dalam kesempatan yang berbeda.

Di samping itu, kegiatan ini juga turut mendapat dukungan penuh dari aparatur pemerintahan setempat. Serta, mendapat apresiasi dari pasien yang datang berobat ke posko kesehatan Rumah Yatim. Di hari itu juga, Rumah Yatim turut menyalurkan bantuan biaya hidup di wilayah yang berbeda.

"Masyarakat mengucapkan terima kasih. Semoga kata mereka bisa ada lagi kegiatan seperti ini," jelasnya.

UPDATE #30
15 Mei 2018

Kepala Desa Pasirkupa Apresasi Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Pemerintahan Desa Pasirkupa mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Pasirkupa, Kecamatan Kalang Anyar, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut diberikan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat prasejahtera di daerah tersebut.

Menurut Kepala Desa Pasirkupa, Jainal Abidin, kegiatan yang dilakukan Rumah Yatim Regional Jabodetabek sangat baik. Selain itu, sambung dia Rumah Yatim pula sering melakukan kegiatan sosial lain di daerah pimpinannya. 

"Saya merasa bersyukur sudah di bantu dan masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial tersebut," ujar Jainal.

Kegiatan pengobatan gratis ini juga, kata dia, merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dengan kondisi masyarakat kurang mampu di Desa Pasirkupa. Apalagi, sejumlah bantuan lainnya sangat dirasakan oleh masyarakat yang menerima. 

"Alhamdulillah, dan masyarakat juga merasa terbantu dan mengucapkan terima kasih," ungkapnya.

Selain itu, kegiatan pengobatan gratis ini juga dilakukan rutin di sejumlah daerah di Provinsi Banten maupun DKI Jakarta. Hal ini guna memberikan perhatian kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Sehingga, masyarakat bisa melaksanakan kegiatan harian dengan kondisi sehat.

UPDATE #29
7 Mei 2018

Pengobatan Gratis Dukung Aktivitas Masyarakat Desa Iwul Jelang Ramadhan

Masyarakat prasejahtera di Desa Iwul mendapat pengobatan gratis Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Iwul, Lengkong Barang RT 01 RW 03, Parung, Bogor, Minggu (6/5). Pengobatan gratis ini diberikan atas dasar kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung keseharian masyarakat.

Menurut penjelasan Kasie Pendayagunaan Regional Jabodetabek, Muslihudin, masyarakat sangat antusias dalam menjalani pemeriksaan. Apalagi, pada kegiatan tersebut kurang lebih ada 100 orang menerima bantuan kesehatan. Kegiatan ini juga dilaksanakan guna mendukung aktivitas di bulan Ramdhan yang sesaat lagi tiba.

Ke depannya menurut Muslihudin, akan ada lanjutan program lain di daerah tersebut. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan itu juga, berbarengan dengan kegiatan keagamaan jelang Ramadhan. Sejumlah kalangan dari lansia masih menjadi mayoritas pasien pada kegiatan tersebut.

"Yang hadir banyaknya para lansia. Kebanyakan mereka mengeluhkan sakit persendian, asam urat dan darah tinggi," ungkapnya.

UPDATE #28
2 Mei 2018

Pengobatan Gratis Rumah Yatim Tunjang Pekerjaan Warga Desa Wanasuka

Tanggapan positif datang dari Kepala Desa Wanasuka, Ade Jaenal, atas kegiatan pengobatan gratis untuk masyarakat prasejahtera. Pada kegiatan tersebut ratusan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan gratis dari Rumah Yatim Area Jawa Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Wanasuka, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Ade mamaparkan, antusias masyarakat sudah terlihat saat dirinya memberikan informasi terkait kegiatan kesehatan gratis tersebut. Bahkan, kata dia, masyarakat secara langsung mengucapkan terima kasih lewat dirinya kepada Rumah Yatim. Selain itu, kegiatan kesehatan gratis seperti ini baru kali pertama diadakan di wilayah tersebut. "Kecuali dari program kesehatan keliling dari pemerintah," ujarnya.

Menurut Ade, pekerjaan masyarakat yang mayoritas bekerja di perkebunan ini membuat pelayanan kesehatan sangat diperlukan. Apalagi akses kegiatan sehari-hari masyarakat membutuhkan kualitas stamina tubuh yang sehat. Sehingga, kata dia, kegiatan ini sangat menunjang kebutuhan masyarakat.

Ia berharap, kegiatan ini juga bisa berlangsung di lain waktu yang akan datang. Sehingga, bisa mencapai daerah lain yang masih belum sempat mendapatkan bantuan kesehatan saat ini. Karena, menurut dia ada beberapa RW yang belum tersentuh dengan kegiatan kesehatan gratis kali ini. "Menyambut sekali, karena kesehatan juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat," paparnya.

UPDATE #27
23 April 2018

Masyarakat Kelurahan Kebonwaru Terima Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat di RW 07, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Sabtu (21/4). Pengobatan gratis ini merupakan salah satu kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kondisi aktivitas masyarakat yang memasuki musim hujan.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat, Solehudin, pemilihan daerah tersebut merupakan hasil pertimbangan tim pemberdayaan. Hal ini dikarenakan, wilayah tersebut sangat padat penduduk. Sehingga, dirasa perlu untuk memberikan bantuan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. 

"Ke depannya bisa lebih meningkatkan lagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jawa Barat," ujarnya.

Solehudin menambahkan, pemberian bantuan layanan kesehatan gratis ini akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah Kota Bandung. Harapannya, agar masyarakat di Kota Bandung pada khususnya bisa merasakan layanan kesehatan Rumah Yatim. Selain itu, kegiatan ini juga akan terus digencarkan di seluruh daerah yang ada di Jawa Barat. "Pengobatan gratis ini bukan hanya di RW ini saja, sehingga bisa merata," paparnya.

Ia berharap, dengan program bantuan kesehatan gratis Rumah Yatim ini bisa memberikan efek positif bagi masyarakat. Khususnya untuk menunjang kondisi fisik agar bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lancar. Apalagi, saat ini Kota Bandung sudah memasuki musim hujan. "Mudah-mudahan apa yang dilakukan hari ini bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung," ungkapnya.

UPDATE #26
19 April 2018

Nenek Mini Berjuang Melawan Penyakit Jantung di Usia Hampir Seabad

Nada bicaranya tidak lagi sejelas dulu. Kerudung putih sederhana menyerupai mukena, dikenakannya mendatangi posko layanan kesehatan gratis Rumah Yatim di Kantor Kelurahan Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, beberapa hari yang lalu. 

Nenek Mini, lansia berusia 86 tahun ini harus berjuang dan hidup sendiri setelah sang suami meninggal belum lama ini. Apalagi, penyakit jantung yang dideritanya memaksa Nenek Mini untuk tetap menjaga kesehatan dengan baik. Siapa sangka, di usianya yang sudah kepala delapan ini, Nenek Mini sudah menyandang status haji.

Sebelum sepeninggal suaminya, saat masih muda. Dia beserta sang suami bekerja dengan gigih. Setiap tetes hasil keringat dirinya yang hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga disisihkan untuk membeli sepetak lahan sawah. Ditabungnya dengan sabar, digarapnya musim demi musim lahan sawah miliknya.

Namun, pada 2006 silam sebagian lahan sawahnya dijual untuk modal berangkat haji bersama sang suami. Niat baiknya ini menjadi motivasi dan memberi kemudahan bagi dirinya untuk menjalankan salah satu rukun Islam. Dijalankannya haji di tahun tersebut. Kini, Nenek Mini merasa bersyukur di usianya yang hampir se-abad ini sudah bisa menginjakan kaki di tanah suci.

Pengobatan gratis yang diberikan Rumah Yatim Jadobetabek menjadi pelipur lara bagi Nenek Mini. Sakit jantung yang dideritanya bisa sedikit teratasi dari obat yang diberikan tim kesehatan Rumah Yatim. Walaupun, tidak menyembuhkan akan tetapi Nenek Mini bersyukur bisa memeriksakan kondisi badannya yang tidak lagi sesehat dulu.

"Alhamdulilah dengan adanya pengobatan ini bisa membantu nenek, jadi gak usah berobat jauh-jauh," ujarnya kepada Kasie Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek, Muslihudin.

Nenek Mini bersyukur atas pengobatan gratis Rumah Yatim dirinya bisa menyisihkan uang. Sehingga, tidak mengeluarkan uang lebih untuk berobat. Uang tersebut, kata Nenek Mini, bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

"Biasanya nenek kalau mau berobat jauh dan bayar, sekarang Alhamdulillah bisa meringankan," ungkapnya.

UPDATE #25
17 April 2018

Masyarakat Ciampea Udik Terima Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Ratusan orang mendatangi Kantor Kelurahan Ciampea Udik untuk mendapatkan pengobatan gratis dari Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Bertempat di Kantor Kelurahan Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, masyarakat yang datang begitu antusias. Kegiatan tersebut pula berlangsung tertib dan lancar.

Menurut pemaparan relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Nurul Fitri, pada kegiatan kesehatan gratis hari itu sebanyak 190 orang datang untuk berobat. Rumah Yatim Jabodetabek pula pada kegiatan tersebut menyediakan sejumlah dokter dan perawat serta obat gratis untuk masyarakat yang datang.

Pelaksanaan kegiatan kesehatan di Kelurahan Ciampea Udik ini diluar agenda yang direncanakan. Seharusnya, kata Nurul, kegiatan kesehatan gratis ini dilaksanakan di Desa Banyuasih. Namun, karena terkendala medan cukup berat untuk memasuki permukiman warga. Kegiatan kesehatan gratis tersebut dialihkan ke kelurahan lain. "Karena kendala dan akses ke sana cukup berat," ungkapnya.

Namun, dengan kegiatan yang kondisional tersebut pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis tetap berjalan dengan lancar. Bahkan, kata Nurul, daerah Kelurahan Ciampea Udik pula membutuhkan bantuan tersebut. Sehingga, pemindahan lokasi tidak menjadi masalah bagi tim Rumah Yatim Jabodetabek.

Sejumlah temuan penyakit dijumpai tim kesehatan Rumah Yatim pada kegiatan layanan kesehatan gratis tersebut. Di antaranya, masyarakat banyak yang mengeluhkan kolesterol, serta darah tinggi. Sehingga, bantuan kesehatan gratis ini dirasa tepat diberikan bagi masyarakat Kelurahan Ciampea Udik.

UPDATE #24
10 April 2018

Masyarakat Kampung Pangodokan Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek telah menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera di Kampung Pangodokan, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini merupakan program rutin Rumah Yatim dalam memberikan pelayanan akan kebutuhan kesehatan pada masyarakat.

Menurut salah seorang tim Markom Rumah Yatim Regional Jabodetabek Nurul Fitri, pada kegiatan tersebut dibuka dua posko pelayanan kesehatan di lokasi yang berbeda. Hal ini dilakukan agar bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi. Posko pertama, kata dia, dibuka di kantor kelurahan. Sedangkan posko selanjutnya dibuka di Kantor RW 03. "Target kita kali ini 250 pasien," paparnya.

Sebelumnya, sambung Nurul, kegiatan ini hasil dari survei yang dilakukan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek. Hasil itu, memberikan gambaran sehingga bisa melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kelurahan Kutabumi. Sebelumnya, kata dia, pemerintah setempat memberikan data bahwa wilayah Kampung Pangodokan menjadi daerah yang sangat jarang mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia berharap, dengan pelayanan kesehatan tersebut bisa memberikan efek positif bagi masyarakat. Agar, warga sekitar bisa lebih memperhatikan kesehatan pada diri mereka. Selain itu, kata dia, hadirnya Rumah Yatim bisa memberikan efek manfaat bagi penerima layanan pengobatan.

Selain itu, ia menambahkan, pasca pengobatan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan melakukan pemantauan dan evaluasi di daerah tersebut. Sehingga, nantinya akan terlihat progres untuk kondisi masyarakat. Apalagi, kata dia, sebagian besar pasien merupakan dari kalangan ibu-ibu.

UPDATE #23
6 April 2018

Rumah Yatim Akan Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kutabumi

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan koordinasi dengan pihak pemerintahan Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, di Kantor Kelurahan Jalan Raya Kutabumi, Kamis (5/4). Koordinasi ini untuk mengadakan program layanan kesehatan gratis di wilayah tersebut.

Menurut pemaparan salah seorang dari Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek Rusmanto, koordinasi tersebut membahas mengenai teknis dan lokasi pelaksanaan kegiatan. Rencananya kegiatan yang akan diselenggarakan pada Minggu, 8 April 2018 mendatang akan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 250 mustahik.

Koordinasi ini pula merupakan bentuk tindak lanjut dari kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya. Apalagi, kata dia, sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih membutuhkan pelayanan pengobatan. Hal ini guna memenuhi kebutuhan kesehatan para mustahik. Untuk, dapat beraktivitas secara maksimal. "Tindak lanjut program sebelumnya yang pernah di gelar di daerah tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan koordinasi tersebut, tim Rumah Yatim Jabodetabek disambut oleh bagian pemerintahan, Indrus. Dikarenakan, Lurah Kutabumi sedang tidak berada di tempat. Namun, koordinasi yang dijalin berjalan lancar. Bahkan, pemerintah setempat mendukung penuh kegiatan yang akan di laksanakan oleh Rumah Yatim Jabodetabek tersebut.

UPDATE #22
3 April 2018

Masyarakat Banyuasih Akan Terima Bantuan Kesehatan dan Bazar Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan menyalurkan bantuan kesehatan dan bazar gratis. Kali ini daerah yang mendapat bantuan tersebut di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeng, Bogor. Perjalanan yang panjang menuju lokasi tidak menyurutkan semangat tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Menurut salah seorang tim pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto, jalanan yang dilalui menuju lokasi kegiatan tidak mendukung. Akhirnya, kata dia, dirinya bersama tim hanya singgah di Kantor Kecamatan Cigudeg. Kegiatan pemberian bantuan kesehatan dan bazar gratis ini merupakan agenda awal di bulan April 2018.

"Sesuai dengan arahan dari Ibu Ipah Kesos Kecamatan Cigudeg, daerah yang terisolir masyarakatnya prasejahtera," jelas Rusmanto.

Ia menjelaskan, akses jalan menuju lokasi yang disarankan pihak kecamatan sangat terjal. Bahkan, kata dia, jalanan yang hanya muat satu buah mobil itu di dominasi lumpur, batu serta genangan air di beberapa sisi. Rencananya, kegiatan yang dilaksanakan di Desa Banyuasih itu akan digelar dua hari, Jumat-Sabtu, 6-7 April mendatang.

"Belum sampai lokasi, medannya susah dilewati mobil, harus pakai mobil dobel gardan," tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, sambung Rusmanto, survei ke lokasi kegiatan diurungkan. Hanya saja, kata dia, pelaksanaan kegiatan besok tetap dilaksanakan sesuai arahan dan masukan dari pihak kecamatan setempat. Rencananya program kesehatan gratis dan bazar tersebut diberikan bagi masyarakat prasejahtera di daerah tersebut. "Kita ditunjukin Desa Banyuasih, desa tertinggal di pedalaman," paparnya.

UPDATE #21
29 Maret 2018

Dokter Rumah Yatim Harap Ada Perhatian Kesehatan Bagi Warga Cilincing

Pelayanan kesehatan gratis Rumah Yatim Jabodetabek untuk masyarakat Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, beberapa hari yang lalu sukses diadakan. Namun, di samping itu menunjukan banyaknya warga yang mengeluhkan sejumlah penyakit. Hal itu disampaikan oleh dokter tim kesehatan Rumah Yatim. Jauhnya fasilitas layanan kesehatan menjadi salah satu faktor utama di wilayah tersebut.

Menurut Dokter Ipsyana Kemala Andriani, masyarakat Cilincing begitu antusias dalam memeriksakan diri pada kegiatan tersebut. Apalagi, kata dia, sebagian dari pasien yang datang merupakan satu keluarga. Hal ini, menunjukan respon positif dari masyarakat atas pelayanan kesehatan dari Rumah Yatim Jabodetabek.

Menurut Ipsyana,  keluhaan penyakit rata-rata masih dalam tensi kewajaran. Akan tetapi, kata dia, sejumlah ibu banyak yang dalam kondisi darah tinggi. Namun, untuk anak-anaknya sendiri sebagian besar hanya mengeluhkan gatal-gatal. "Terparah ada gula atau diabetes dan darah tinggi," ujarnya.

Ia berharap, ada perhatian secara khusus dari segi kesehatan bagi warga Cilincing. Perhatian ini, kata dia, bisa dilakukan oleh semua pihak. Di antaranya, Ketua RT, RW maupun aparatur kelurahan setempat. Hal ini, kata dia, melihat kondisi masyarakat yang datang sangat banyak.

"Karena cukup banyak sekali lansia dan ibu-ibu, bahkan anak-anak juga yang tidak terjaga kesehatannya," jelasnya.

Dia pula menambahkan, agar ada pantauan secara khusus dari Rumah Yatim dalam segi kesehatan. Menurutnya, pemantauan ini guna melihat sejauhmana kondisi kesehatan masyarakat Kelurahan Cilincing. "Kegiatan ini tetap berlanjut, entah itu tiga bulan maupun empat bulan harus rutin ke daerah ini," tutupnya.

UPDATE #20
27 Maret 2018

200 Masyarakat Cilincing Dapat Pengobatan Gratis Rumah Yatim

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan pengobatan gratis untuk masyarakat di Bilak Cabe Barat RT 05 RW 09, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (25/3). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Sedikitnya sebanyak 200 orang menerima pengobatan gratis pada kesempatan kali ini. Selain itu, kegiatan ini pula disambut antusias oleh masyarakat setempat. Hal ini terlihat, menurut pantauan tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek, suasana ramai saat dimulainya acara pengobatan gratis. "Suasana sangat ramai kegiatan berlangsung dengan lancar," papar Rusmanto.

Menurutnya, wilayah tersebut dipilih atas rujukan dari Lurah Cilincing, Sugiman. Hasil survei sebelumnya, kata dia, mayoritas pekerjaan penduduk merupakan buruh lepas. Serta, kawasan tersebut termasuk padat penduduk. Sehingga, pelayanan pengobatan gratis ini bisa sedikit membantu kebutuhan masyarakat.

Rencana ke depan, kata Rusmanto, akan mengadakan penyaluran kembali ke lokasi yang berbeda. Hal ini, guna memberikan pemerataan penerima manfaat untuk semua masyarakat. Sehingga, kehadiran Rumah Yatim  bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Rencananya akan mengadakan penyaluran kembali dengan program yang berbeda dan tempat yang berbeda," jelas Rusmanto.

UPDATE #19
26 Maret 2018

Dua Pekan Sakit, Sunarto Dapat Layanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim

Pelayanan kesehatan gratis Rumah Yatim Regional Jabodetabek untuk masyarakat prasejahtera di Kampung Bulak Cabe, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (25/3), mendapat banyak respon. Salah satunya datang dari Sunarto, kakek berusia 69 tahun.

Sudah sejak dua minggu, Sunarto mengeluhkan kesehatannya. Maklum, diusianya saat ini, menjadi faktor utama dirinya sering sakit-sakitan. Selama dua minggu, dirinya belum pernah memeriksakan diri. Hal ini, diakui Sunarto, layanan kesehatan di wilayah tersebut cukup jauh untuk ukuran kakek seperti dirinya.

"Kalau mau ke Puskesmas jauh, terus harus naik turun angkot itu juga kalo punya uang buat ongkosnya," paparnya, kepada tim Rumah Yatim Regional Jabodetabek.

Sunarto merasa bersyukur adanya kegiatan kesehatan gratis di daerahnya. Hal ini, kata dia, bisa membuat dirinya berobat. Sehingga, dirinya tidak harus berjalan jauh untuk ke tempat pengobatan. "Kesehatan gratis yang di selenggarakan oleh Rumah Yatim ini yang terjun langsung ke lapangan sangat membantu sekali," jelasnya.

Ia menyampaikan, pelayanan kesehatan Rumah Yaim Regional Jabodetabek sangat sesuai seperti pada umumnya. Apalagi, kata dia, pelayanan kesehatan gratis ini bisa dilakukan rutin di daerah tersebut. Sehingga, masyarakat bisa merata mendapatkan palayanan kesehatan dari Rumah Yatim. "Jadi saya tidak perlu jauh-jauh kalo mau periksa," ujarnya.

UPDATE #18
23 Maret 2018

Layanan Kesehatan Rumah Yatim Bagi Korban Banjir Bandang Bandung

Pasca banjir bandang yang menerjang empat kecamatan di Kota Bandung. Tim Rumah Yatim Area Jawa Barat datang mengunjungi lokasi korban banjir di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Kamis (22/3). Kunjungan ini guna memberikan bantuan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Sejumlah keluhan penyakit datang dari para korban banjir bandang. Sebagian besar masyarakat mengeluhkan penyakit gatal, luka-luka, serta penyakit kulit lainnya. Hal ini, karena warga korban banjir bandang tetap memilih untuk bertahan di rumah. Untuk membersihkan sisa genangan lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Menurut pemaparan Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat Solehudin, pemberian layanan kesehatan ini merupakan hasil survei sehari setelah kejadian. Temuan di lapangan, kata Solehudin, bukan hanya bantuan pokok saja yang dibutuhkan.

"Bantuan pokok memang diperlukan, tetapi mereka sangat butuh pelayanan kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk tahap awal ini Rumah Yatim Jawa Barat baru bisa menjangkau satu kelurahan dari empat kecamatan yang dilanda banjir bandang. Hal ini karena, kata dia, masyarakat di wilayah tersebut terbilang cukup parah dan banyak masyarakat yang mengeluhkan penyakit. "Tidak menutup kemungkinan di daerah lain juga ada, tapi kami akan laksanakan di sini dulu," paparnya.

Selain itu, hasil pantauan jurnalis Rumah Yatim, dari sejumlah pasien yang berobat. terdapat anak-anak dan balita yang terkena penyakit kulit. Hal ini karena, anak-anak di daerah tersebut tetap beraktivitas walaupun genangan lumpur masih ada di sekitaran rumah.


#LAZNas
#ZakatUntukPerubahan
#ZakatUntukKehidupanLebihBaik
#BantuanKesehatan
#BantuanBencana

UPDATE #17
19 Maret 2018

Rumah Yatim Akan Beri Pengobatan Gratis Bagi 300 Orang di Cilincing

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan survei guna melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis di Cilincing, Jakarta Utara. Survei ini dilakukan guna memastikan layak atau tidaknya program tersebut disalurkan di daerah tersebut.

Pada kegiatan survei tersebut, tim Rumah Yatim Jabodetabek ditemani langsung oleh petugas kelurahan setempat. Hal ini guna memperlancar akses dan lebih terarahnya setiap penerima manfaat. Menurut salah seorang tim Pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto, wilayah tersebut dipilih sesuai arahan awal dari Lurah Cilincing.

Rencananya, sambung Rusmanto, kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini akan diberikan untuk 300 masyarakat prasejahtera. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 25 Maret 2018 mendatang. Selain itu, Rusmanto beserta tim Rumah Yatim Jabodetabek ini turun langsung menyapa warga di Cilincing.

Selain itu, pada saat survei ke lokasi program pelaksanaan kesehatan gratis. Ada sejumlah temuan yang nantinya akan ditindak lanjuti oleh Rumah Yatim Jabodetabek. Temuan tersebut, kata Rusmanto, bisa masuk pada program bantuan renovasi masjid dan bantuan Alquran.

UPDATE #16
16 Maret 2018

Pelayanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim Bagi Korban Banjir di Cingised

Banjir akibat tanggul jebol Sungai Cironggeng di Cingised, Kelurahan Cisaranten Endah, menyisakan sejumlah penyakit pada masyarakat. Melihat kondisi ini, Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan pengobatan gratis untuk para korban di Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (15/3). Sejumlah keluhan penyakit diungkapkan para korban banjir tersebut.

Salah satunya ialah Dede Minar, dirinya merupakan korban tanggul jebol yang menerjang permukiman warga di Cingised. Menurut Dede, kondisi rumahnya yang berada di kawasan cekungan mengakibatkan air sulit untuk hilang. Bahkan, kini dirinya beserta keluarga mengalami gatal-gatal dan penyakit kulit lainnya.

Namun, Dede bersyukur dengan bantuan kesehatan yang diberikan Rumah Yatim Jawa Barat. Karena, menurut dia, dirinya dan keluarga tidak repot lagi untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Sehingga, bisa tertolong secara cepat. Rumah Dede sendiri jaraknya hanya tiga rumah dari tanggul sungai Cingised. "Sangat bahagia, dikasih pelayanan kesehatan dan obat," ujarnya.

Dirinya menyampaikan, ucapan syukur atas bantuan yang diterima dirinya. Selain itu, pada kegiatan kali ini Rumah Yatim Jawa Barat beserta elemen pemerintahan dan organisasi sosial memberikan sejumlah bantuan untuk para korban banjir.

Kegiatan ini pula terselenggara atas dukungan sejumlah pihak. Di antaranya, Dinas Sosial Kota Bandung, Baznas Kota Bandung, Polri, TNI, Pemadam Kebakaran dan BNPB.

UPDATE #15
15 Maret 2018

Klinik Sehati Rumah Yatim Selalu Ramai Dikunjungi Pasien

Aktivitas Klinik Sehati Rumah Yatim setiap harinya tidak pernah sepi. Berlokasi di Jalan Cisaranten Kulon No. 113, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, klinik sehati strategis bagi masyarakat. Sejumlah dokter mengisi jam praktek di Klinik Sehati.

Menurut pemaparan Apoteker Nurdini Adawiyah, setiap harinya tidak kurang dari 20 pasien memeriksakan diri.  Selain itu, diakui Dini, ramainya klinik saat hari-hari tertentu saat jam praktek dokter spesialis. 

Sejumlah dokter yang mengisi jam kerja di Klinik Sehati ialah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, serta dokter umum. Di samping itu, Klinik Sehati pula menyediakan pelayanan terapi oksigen (Oxybaric Therapy). 

Ia menambahkan, untuk pelayanan terapi oksigen dibuka setiap Senin sampai Sabtu di waktu jam kerja. Namun, tambah dia, pasien harus melakukan booking terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan, sudah mulai padatnya yang ingin melakukan terapi.

"Untuk minggu sekarang udah padat, jadi harus menentukan jadwal dulu,"  papar Dini, kepada jurnalis Rumah Yatim, Rabu (14/3).

Bukan hanya itu, pelayanan apotek Klinik Sehati pula selalu ramai dikunjungi masyarakat. Klinik Sehati selalu memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Serta, menyediakan ambulans gratis bagi mereka yang membutuhkan.

UPDATE #14
14 Maret 2018

Rumah Yatim Jabar dan Dinsos Kota Bandung Bantu Korban Banjir Cingised

Rumah Yatim Area Jawa Barat dan Dinas Sosial dan Penanggulan Kemiskinan Kota Bandung akan mengadakan pengobatan gratis untuk korban banjir di Cingised, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Rencana ini telah disepakati pada saat pertemuan antara keduanya, di Kantor Dinsos Kota Bandung, Jalan Cipamokolan No.109, Cipamokolan, Rancasari, Kota Bandung, Selasa (13/3).

Pada pembahasan di pertemuan tersebut ada beberapa poin yang telah disepakati. 

Di antaranya ialah, membantu langsung ke lokasi banjir akibat tanggul jebol Cingised pada Kamis (15/3) mendatang. Selanjutnya, memberikan pelayanan pengobatan gratis, serta memberikan sejumlah peralatan sekolah, dan pakaian layak pakai.

Menurut Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung Tono Rusdiantono, pemberian bantuan ini merupakan tahap lanjutan. Setelah sebelumnya, Dinsos, telah menyalurkan kebutuhan pokok sembako kepada korban banjir Cingised.

"Karena obat-obatan belum maksimal untuk korban banjir, jadi kami Rumah Yatim dan Dinsos Kota Bandung akan ke sana," papar Tono, kepada jurnalis Rumah Yatim.

Sebanyak 155 kepala keluarga terendam air bercampur lumpur pada Minggu (11/3) malam. Banjir ini akibat meluapnya air dari Sungai Cironggeng (Cisanggarug). Sehingga mengakibatkan tanggul di daerah Cingised jebol dan menerjang pemukiman warga.

Selain itu, Tono menyampaikan, akan selalu mendukung program sosial yang dilaksanakan oleh Rumah Yatim Jawa Barat. Sehingga, keberadaan Rumah Yatim Jawa Barat bisa terasa dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Bandung khususnya.

"Kami akan mendukung, untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial yang ada di Kota Bandung," ujarnya.

UPDATE #13
12 Maret 2018

Layanan Kesehatan Gratis Rumah Yatim Bagi Warga Teluknaga

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan program pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat prasejahtera di Kantor Kelurahan Teluknaga, Kecamatan Teluknaga, Kota Tangerang, Banten, Minggu (11/3). Program tersebut guna membantu masyarakat prasejahtera yang ingin memeriksakan kesehatannya. 

Staf Pendayagunaan Jabodetabek Rusmanto mengatakan, kegiatan tersebut lebih kepada pemeriksaan dan pengobatan secara gratis untuk membantu warga yang ingin berobat, tetapi terkendala biaya. Ada sekitar 300 warga yang memeriksakan kondisi kesehatannya, terutama lansia. 

“Seperti cek kesehatan dan pengobatan gratis untuk warga yang punya keterbatasan biaya,” ungkapnya. 

Sambung dia, kesadaran akan kondisi kebersihan lingkungan yang kurang diperhatikan, membuat sebagian warganya terjangkit beberapa penyakit. Di antaranya demam berdarah, pola hidup yang tidak sehat, asam urat, darah tinggi, serta penyakit pencernaan lainnya, yang berhubungan dengan sarana MCK yang kurang memadai serta sulitnya air bersih.

“Kondisi kesehatan masyarakat kurang terperhatikan, di antaranya MCK masih di sungai yang keruh,” tambahnya, Minggu (11/3).

Menanggapi hal itu, kata Rusmanto, pada pemeriksaan kesehatan ini juga sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan pola hidup sehat serta menghindari penggunaan air keruh di sungai untuk mandi, mencuci dan buang air. 

Kendati demikian, ia berharap warga setempat bisa lebih sadar lagi akan betapa pentingnya arti hidup sehat. Karena menurutnya kesehatan merupakan sesuatu yang mahal. Oleh karena itu, lebih baik mencegah sedini mungkin, dari pada mengobati yang sudah terjadi.

UPDATE #12
8 Maret 2018

Rumah Yatim Kunjungi Lurah Cilincing untuk Pelayanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengunjungi Kantor Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, terkait survei kondisi kesehatan masyarakat prasejahtera, di wilayah Cilicing, Rabu (7/3). Survei tersebut, rencananya Rumah Yatim akan mengadakan pelayanan dan pengobatan kesehatan gratis di wilayah tersebut pada 25 Maret 2018 mendatang. 

Relawan Rumah Yatim Jabodetabek Ali Ridwan menjelaskan, pihaknya menemui Lurah Cilincing Sugiman, untuk meminta arahan terkait kondisi ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat setempat. Karena di wilayah tersebut banyak dihuni masyarakat tidak mampu. Adapun tujuan survei tersebut untuk membantu masyarakat pinggiran ibu kota dalam hal pengobatan gratis. 

“Kita menemui lurah setempat yang mana di daerah 'kebon' masih banyak masyarakat yang tidak masuk di administrasi kelurahan. Mereka tinggal di tanah milik perusahaan swasta di Indonesia,” jelasnya pada jurnalis Rumah Yatim,Rabu (7/3)

Kemudian, sambung dia, angka penduduk prasejahtera di wilayah tersebut masih sangat tinggi. Serta dari segi kondisi kesehatan, banyaknya lansia yang memiliki penyakit asam urat dan darah tinggi. Dalam hal ini, Rumah Yatim akan memberikan pelayanan kesehatan, berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis. 

Kini, kata Ali, untuk ke depannya, pihaknya akan lebih memberikan perhatian kepada warga yang berprofesi sebagai nelayan dan pedagang asongan. Terlebih mayoritas ekonomi di kelurahan tersebut berada di garis kemiskinan. 

“Rencananya kita lebih membidik perhatian kepada saudara kita yang bekerja sebagai nelayan dan pedagang asongan kecil,” pungkasnya.

UPDATE #11
26 Februari 2018

Rumah Yatim Adakan Layanan Kesehatan Gratis di Pangandaran

Rumah Yatim Area Jawa Barat menyalurkan ratusan paket sembako dan menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat Pangandaran, di Kantor Desa Pangkalan, Jalan Raya Desa Pangkalan No. 99 RT 07 RW 05, Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kec. Langkaplancar, Kab. Pangandaran.

Menurut Kasie Pemberdayaan Rumah Yatim Jawa Barat Solehudin, pada kegiatan ini menyalurkan 200 paket sembako dan pengobatan gratis bagi 500 orang prasejahtera. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 25 Februari 2018.

Ia menambahkan, daerah tersebut dipilih karena salah satu faktornya ialah akses kesehatan yang kurang bagi masyarakat. Sehingga, dirinya bersama tim Rumah Yatim Jawa Barat, akan memenuhi salah satu kebutuhan untuk menunjang kesehatan masyarakat Desa Pangkalan.

Selain itu, kata Solehudin, di wilayah tersebut masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain menggelar pengobatan gratis, Rumah Yatim Jawa Barat juga akan memberikan bantuan berupa paket sembako. Guna meringankan beban harian masyarkat di wilayah tersebut.

Ke depannya, kata Solehudin,  bersama tim Rumah Yatim Jawa Barat akan ada evaluasi untuk kegiatan ini. Kurun waktu evaluasinya, sambung dia, akan dilaksanakan per tiga bulan. Hal ini guna melihat sejauh mana perkembangan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Selain itu, rencananya, sambung dia, Rumah Yatim Jabar akan bermitra dengan yayasan yang ada di wilayah ini.

UPDATE #10
26 Februari 2018

3 Program Bantuan untuk 190 Mustahik di Medan

Rumah Yatim Cabang Medan kembali menunjukkan eksistensinya. Pada Sabtu (24/2) kemarin, Lembaga Amil Zakat (LAZ) ini kembali menyalurkan tiga bantuan sekaligus di wilayah Dwikora, Medan Helvetia, Kota Medan. Kegiatan yang juga dibantu oleh para relawan dari USU ini berjalan dengan tertib.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Medan, Harun kagiatan kali ini akan menyalurkan sekaligus tiga program bantuan kepada 190 Mustahik terpilih. Tiga jenis program bantuan tersebut terdiri dari bantuan sembako kepada 150 warga, biaya hidup kepada 25 warga dan santunan kepada 15 dai.

Diharapkan dengan adanya program penyaluran bantuan ini dapat membantu para mustahik yang mana dalam kehidupan sehari-harinya masih kekurangan. Ini terjadi akibat dari semakin tingginya harga kebutuhan dasar dan juga penghasilan sebagian besar masyarakat sekitar yang masih dibawah batas mencukupi.

Harun mengatakan, penyaluran ini digelar di Kantor Kelurahan Dwikora, Medan Helvetia. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan dibantu para relawan Rumah Yatim dari USU. Kegiatan penyaluran ini berjalan lancar dan masyarakat sekitar menyambut dengan antusias kegiatan ini. Rumah Yatim berharap kedepannya bisa selalu memberikan konstribusi terbaik bagi masyarakat kurang mampu di Medan, dan juga seluruh Indonesia tentunya.

UPDATE #9
19 Februari 2018

Ratusan Masyarakat Sukaasih Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Rumah Yatim Regional Jabodetabek memberikan layanan kesehatan gratis bagi ratusan masyarakat RT 03 RW 05 Desa Sukaasih, Kecamatan Suka Tani, Bekasi, Sabtu (17/2). Pemberian layanan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim Jabodetabek dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.

Pada pelaksanaannya sebanyak 500 masyarakat Desa Sukaasih mendapat pelayanan kesehatan dan obat gratis dari Rumah Yatim. Antusias masyarakat cukup besar untuk mengikuti kegiatan kesehatan gratis ini. Karena, wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan seperti klinik maupun Puskesmas.

Menurut pemaparan Manager Regional Jabodetabek Sani Ramdani, sebelum melaksanakan kegiatan, tim Rumah Yatim Jabodetabek telah mensurvei lokasi. Hasilnya, pada survei tersebut layanan kesehatan bagi masyarakat Sukaasih memang masih terbilang kurang. Jarak tempuh yang cukup jauh ke tempat layanan kesehatan seperti Puskesmas pun menjadi salah satu hambatan masyarakat sekitar. "Satu lagi sama akses jalan yang jelek dan jauh dari perkotaan," paparnya.

Selain itu, pada kesempatan yang berbeda Muslihudin memaparkan, pemberian layanan kesehatan gratis ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat sekitar. Sehingga, hal ini menjadi dorongan kesadaran masyarakat akan pentingnya untuk hidup sehat.

Ia berharap, dengan pelayanan tersebut bisa tercipta lingkungan sehat yang dimulai dari masyarakatnya. Rencananya, kata dia, selain program kesehatan ini, ada program lain yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, pelaksanaannya dilakukan di wilayah yang berbeda. Hal ini bertujuan, agar masyarakat lainnya bisa terbantu seperti daerah tersebut. "Akan ada bantuan peduli sesama, bantuan biaya hidup, bantuan beasiswa dhuafa dan lainnya," tutupnya.

UPDATE #8
9 Februari 2018

Rumah Yatim Akan Beri Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi 500 Jiwa

Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan survei untuk kegiatan pelayanan kesehatan di Kampung Baru RT 03 RW 05, Desa Suka Asih, Kecamatan Suka Tani, Kabupaten Bekasi. Survei ini guna meninjau lokasi dan kondisi masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut.

Menurut pemaparan salah seorang dari Tim Pendayagunaan Rumah Yatim Jabodetabek, Rusmanto, daerah tersebut dipilih karena lokasi jauh dari faslitas kesehatan. Sehingga masyarakat di wilayah tersebut harus menempuh jarak yang jauh untuk sampai ke fasilitas kesehatan. "Seperti klinik maupun puskesmas itu jaraknya jauh," papar Rusmanto, lewat pesan singkat, Rabu (7/2).

Pada mulanya, ia menerima informasi dari salah seorang masyarakat sekitar. Informasinya itu merupakan keluhan masyarakat akan kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Melihat kondisi itu, Rumah Yatim Jabodetabek lantas melakukan tahapan survei lokasi. Agar bantuan yang diberikan sesuai dengan harapan yang ditargetkan.

Ia menambahkan, terget penerima manfaat penyaluran kesehatan gratis ini sektar 500 jiwa. Target ini nantinya untuk semua kalangan. Namun, sambung dia, prioritas utama layanan kesehatan ini untuk masyarakat kurang mampu di daerah tersebut.

Rencananya Rumah Yatim Regional Jabodetabek akan melaksanakan kegiatan penyaluran kesehatan gratis ini pada 17 Februari 2018 mendatang. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang datang secara langsung. Rumah Yatim pula akan mengunjungi masyarakat yang tidak bisa datang ke lokasi penyaluran karena kondisinya terbilang parah.

UPDATE #7
22 Januari 2018

Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Bubulak

Minggu (21/1) kemarin Rumah Yatim Regional Jabodetabek mengadakan pelayanan kesehatan gratis yang juga dilaksanakan berbarengan dengan penyaluran bantuan sembako untuk masyarakat Desa Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 500 orang penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut. Serta 200 orang diantaranya menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Pelayanan kesehatan ini pun meliputi pengecekan gula darah, asam urat, dan lain sebagainya.

Lokasi tersebut dipilih, menurut relawan Rumah Yatim, Bang Ali -sapaan akrabnya adalah kepedulian rumah yatim yang mengacu kepada hasil survei yang sebelumnya dilakukan oleh tim Rumah Yatim Jabodetabek.

"Survei sebelumnya daerah itu masih terdapat sekitar 800 Kepala Keluarga," papar Bang Ali.

Ia berharap, ke depannya bisa membantu masyarakat lebih banyak lagi dengan program-program yang ada di Rumah Yatim. Selain itu, sambung dia, dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang diberikan ini dapat membantu kesehatan warga sekitar.

 

#LayananKesehatanUntukSesama
#BerbagiSemangatKebaikan

UPDATE #6
11 Januari 2018

Layanan Kesehatan Rumah Yatim Sudah Dirasakan 7386 Warga

Memberi pelayanan kesehatan cuma-cuma kepada masyarakat prasejahtera di wilayah kota, desa sampai pelosok desa adalah tujuan utama program Rumah Yatim di bidang kesehatan. 

Untuk merealisasikan program tersebut, setiap minggunya Rumah Yatim bersama klinik binaannya yakni Klinik Sehati, selalu mengadakan kegiatan bakti sosial layanan kesehatan di beberapa wilayah yang notabene kumuh, miskin, tertinggal dan sulit mendapat layanan kesehatan.

Mulai dari wilayah kumis (kumuh dan miskin) yang tersebar di pusat kota dan kawasan industri sampai wilayah pelosok desa telah mendapatkan pelayanan tersebut. Untuk sementara, layanan ini hanya ditujukan bagi wilayah Jabodetabek.

Sepanjang tahun 2017, Rumah Yatim bersama Klinik Sehati telah memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma di 37 wilayah Jawa Barat. Ada sebanyak 7.386 warga prasejahtera dari berbagai usia telah menerima layanan ini. 

“Alhamdulillah di tahun 2017 sudah ribuan warga prasejahtera telah merasakan manfaat dari keberadaan Rumah Yatim, mereka merasa sangat nyaman dan cocok dengan layanan dan pengobatan yang diberikan,” ungkap Sinu Tontori selaku Manajer Kesehatan Rumah Yatim. 

Ia mengungkapkan bahwa layanan kesehatan cuma-cuma yang diberikan terdiri dari, pemeriksaan tensi darah, berat badan, konsultasi kesehatan, cek kesehatan, gula darah asam urat dan diberi obat dengan kualitas terbaik. Selain itu, Rumah Yatim pun memberikan fasilitas ambulance.

Sinu berharap, aksi Rumah Yatim dan Klinik Sehati ini bisa memberikan manfaat besar untuk masyarakat, juga bisa membantu pemerintah dalam menjadikan masyarakat Indonesia sehat. Ia pun berharap di tahun ini semakin banyak wilayah dan warga yang menerima layanan ini.

“.....Tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran,”. QS Al Maidah : 2

#InfaqDanSedekahRefleksikanIman

UPDATE #5
30 Desember 2017

Tiga Unit Ambulans Siap Siaga untuk Para Mustahik

Rumah Yatim menyediakan tiga unit ambulans yang ditempatkan di Klinik Sehati. Klinik Sehati merupakan klinik yang dibangun Rumah Yatim bagi masyarakat, khusus nya masyarakat tidak mampu yang terletak di Cisaranten Bandung Jawa Barat. Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kurang mampu. Ketiga unit ambulans tersebut memberikan pelayanan antar jemput pasien yang sakit dan layanan antar jenazah.

Menurut Sinu, Manajer Pemberdayaan Kesehatan Rumah Yatim, keberadaan ketiga unit ambulans tersebut sangat membantu masyarakat yang kebanyakan meminta layanan melalui Front Office Rumah Yatim. Hampir setiap hari ambulans yang beroperasi 24 jam ini tidak pernah menganggur, selalu saja ada pasien yang membutuhkan jasanya. 

Ambulans ini pun dilengkapi dengan armada yang siap siaga mengantarkan pasien ke tempat tujuan. Salah satunya Dadang, pria ini sudah bertahun-tahun lamanya menjadi supir ambulans. Menurut pengalamannya, dia sudah menempuh ribuan kilo untuk mengantar jenazah dan pasien, berbagai medan sudah dia jajal, dan berbagai keadaan sudah dia rasakan dari pasien yang kritis, bencana alam, pengalaman menarik dan membahayakan lainnya. Dengan pengalaman yang luar biasa tersebut, ia merasakan hikmahnya melayani masyarakat khususnya para mustahik yang benar-benar membutuhkan layanannya.  

“Kami merasa bahagia bisa membantu mereka,” ujarnya.

Untuk lebih memberikan pelayanan yang lebih luas, selaku Penanggung Jawab, Sinu merasa perlu menambah kembali unit ambulans. Apalagi ditambah kebutuhan masyarakat yang kian hari semakin banyak saja yang membutuhkan layanan tersebut. “InsyaAllah kami berencana menambah kembali ambulans," ungkapnya.


#sedekahRefleksikanIman

UPDATE #4
28 Desember 2017

RY Jabar Berpartisipasi dalam Baksos Hari Ibu Lansia

Ikatan lansia Kota Bandung bekerjasama dengan Rumah Yatim Jawa Barat dalam kegiatan Bakti Sosial Hari Ibu Lansia, di Pasar Palasari, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (27/12). Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi Rumah Yatim area Jawa Barat dalam memperingati hari lansia. 

Rangkaian kegiatan di hari ibu lansia ini di antaranya pelayanan kesehatan gratis dan hiburan untuk lansia.

Menurut tim kesehatan Rumah Yatim, Anida memaparkan tujuan dari adanya kegiatan ini yaitu agar lansia tetap beraktivitas secara produktif dengan tidak berdiam diri di rumah. 

“Agar tidak berdiam diri di rumah serta jangan hanya makan, dan di dapur saja,” ucapnya saat diwawancarai tim jurnalis. 

Selain produktivitas lansia, ia menambahkan agar lansia tetap bahagia dan ceria, dengan menghadirkan keceriaan lansia, maka tingkat kejenuhan lansia akan berkurang, sehingga dapat mencegah timbulnya setres. 

“Lansia diajak refreshing keliling Bandung sama dibuatkannya taman lansia di Taman Turangga,” papar Anida, Rabu, (27/12). 

Lebih lanjut ia menambahkan, mayoritas lansia memeriksakan kesehatannya terkait penyakit darah tinggi dan asam urat. 

“Yang periksa kebanyakan darah tinggi sama asam urat,” ujarnya.

Anida berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan di seluruh kabupaten maupun Kota Bandung. Agar terasa manfaatnya untuk orang banyak, terutama dibidang kesehatan.

 

#SedekekahRefleksikanIman
#BersamaMenjagaKesehatanMasyarakat

 

UPDATE #3
20 Desember 2017

Pengobatan Rumah Yatim Tanggulangi Pasien Hipertensi

Cuaca yang tidak menentu, menyebabkan masyarakat alami kondisi kesehatan yang buruk. Dalam hal ini Rumah Yatim hadir ditengah-tengah masyarakat. Salah satunya memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat prasejahtera di Komplek Permata Biru, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/11).

Kegiatan ini merupakan bentuk respon Rumah Yatim dalam kepeduliannya terhadap sesama. Sejumlah tahap pengecekan kesehatan dilakukan oleh tim dokter Rumah Yatim.

Menurut Koordinator Direktorat Pemberdayaan Rumah Yatim area Jawa Barat, Budi, pemberian bantuan kesehatan gratis ini diterima oleh 250 orang. Terdiri dari masyarakat prasejahtera, serta masyarakat sekitar diselenggarakannya kegiatan tersebut.

"Masyarakat yang hadir yang menerima bantuan kesehatan itu menengah ke bawah," papar Budi.

Menurut salah seorang dokter, Gianti Yulia (24), pengobatan yang diberikan merupakan upaya Rumah Yatim dalam menanggulangi masyarakat yang sakit.

"Kami melakukan pemeriksaan fisik, cek gula darah dan tensi," jelas Gianti.

Sejumlah keluhan yang dirasakan pasien pengobatan gratis ini. Menurut Gianti, kebanyakan pasien mengidap hipertensi dan Flu.

UPDATE #2
19 Desember 2017

Layanan Kesehatan Rumah Yatim Bantu Pasien Lansia


Usia yang tidak lagi muda, menyebabkan masyarakat alami kondisi kesehatan yang menurun, terutama masyarakat lanjut usia. Dalam hal ini Rumah Yatim hadir ditengah masyarakat. Salah satunya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di acara zakat akhir tahun, di Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (10/12).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan zakat akhir tahun Rumah Yatim dan sebagai salah satu bentuk tanggapan Rumah Yatim dalam kepeduliannya terhadap sesama.

Menurut salah seorang bidan, Zulfa (24) mengatakan pelayanan yang diberikan merupakan upaya Rumah Yatim dalam menangani kesehatan masyarakat, khususnya lansia.

“Kebanyakan lansia yang datang kesini untuk pemeriksaan gula darah.” Pungkas Zulfa.

Sejumlah keluhan yang dirasakan pasien pelayanan kesehatan gratis ini, menurut Zulfa, kebanyakan pasien lanjut usia, yang memeriksakan gula darah, asam urat, kolesterol dan tensi darah.

“Biasanya yang udah punya riwayat, seperti riwayat darah tinggi, kolesterol dan asam urat.” Ungkap Zulfa saat diwawancarai, Minggu (10/12)

Selain pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis, masyarakat juga diberikan resep obatnya. Kemudian pelayanan pemeriksaan kesehatan ini, kerap dilakukan satu minggu sekali di acara-acara Car Free Day.

UPDATE #1
19 Desember 2017

Mustahik Sebut Layanan Kesehatan RY Sangat Membantu

Mustahik berusia 75 tahun asal Jalan Astana Anyar mengaku layanan kesehatan Rumah Yatim sangat membantu. Maka dari itu, operasional layanan kesehatan gratis ini bisa beroperasi maksimal dan berjalan lancar. Tanggapan tersebut merupakan bentuk apresiasi mustahik terhadap Program layanan kesehatan Rumah Yatim.

Salah satu Mustahik asal Astana Anyar, Rohim mengatakan dirinya sangat terbantu dengan adanya pelayanan tersebut. Karena dirinya bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi sakit asam uratnya.

“Alhamdulillah bapak senang sekali, Kebetulan kaki bapak ini sakit.” Ungkap Rohim saat diwawancarai tim jurnalis, Sabtu (16/12)

Seperti yang diungkapkan pria 75 tahun itu, Rohim mengaku belum pernah berobat sebelumnya, namun hanya menjalani pengobatan ketika ada pengobatan gratis saja, karena kendala biaya.

“Berobat juga hanya ada ketika pengobatan gratis saja.” Imbuh pria yang berjualan dengan berjalan kaki sejauh 15 KM.

Kondisi ekonomi yang kurang baik, membuat pria yang sehari harinya harus berkeliling untuk berjualan, terpaksa harus menunda pemeriksaan kesehatannya.

Rohim berharap masyarakat banyak yang tahu tentang layanan kesehatan gratis Rumah Yatim. Selain itu, rohim juga berharap layanan kesehatan gratis ini bisa tersebar dimana-mana, mengingat masih banyak masyarakat yang kurang mampu tidak bisa berobat karena kendala biaya yang begitu mahal.

“Alhamdulillah, semoga lancar, semoga masyarakat tahu, dan lebih banyak lagi dalam melayani masyarakat kurang mampu.” Harap Rohim

 

Tanggal Nominal
Sani Ramdanj
9 Desember 2017
Rp 25.413
Hamba Allah
15 Januari 2018
Rp 150.800
Hamba Allah
15 Januari 2018
Rp 25.978
Hamba Allah
25 Januari 2018
Rp 150.223
Hamba Allah
26 Januari 2018
Rp 20.708
Hamba Allah
6 Maret 2018
Rp 1.000.915
Hamba Allah
9 Maret 2018
Rp 100.641
Megaloman
9 Maret 2018
Rp 200.222
Hamba Allah
28 Maret 2018
Rp 50.976
Hamba Allah
2 April 2018
Rp 50.356
Diyan Said
11 April 2018
Rp 1.000.747
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 400.755
Hamba Allah
20 April 2018
Rp 50.548
Hamba Allah
11 Mei 2018
Rp 60.943
Angga Azkardha
11 Mei 2018
Rp 400.736
Hamba Allah
21 Mei 2018
Rp 1.500.980
Hamba Allah
27 Mei 2018
Rp 50.375
Hamba Allah
11 Juni 2018
Rp 100.671
Dian Wahyu Hidayat
11 Juni 2018
Rp 300.383
Hamba Allah
29 Juni 2018
Rp 20.554
Hamba Allah
29 Juni 2018
Rp 500.991
Hamba Allah
30 Juni 2018
Rp 500.508
Hamba Allah
1 Juli 2018
Rp 100.151
Hamba Allah
3 Juli 2018
Rp 350.992
Hamba Allah
7 Juli 2018
Rp 150.188
Hamba Allah
8 Juli 2018
Rp 200.965
Hamba Allah
16 Agustus 2018
Rp 1.000.316
Irham Fauzan
18 Agustus 2018
Rp 1.000.470
Hamba Allah
29 Agustus 2018
Rp 50.247
Hamba Allah
23 November 2018
Rp 100.497
Hamba Allah
9 Desember 2018
Rp 10.195
Hamba Allah
1 Februari 2019
Rp 50.270
Hamba Allah
18 Februari 2019
Rp 100.222
Dedy Hermawan
1 Maret 2019
Rp 150.107
Hamba Allah
1 Maret 2019
Rp 100.382
Hamba Allah
11 Maret 2019
Rp 100.117
Hamba Allah
18 April 2019
Rp 100.936
Hamba Allah
1 Juli 2019
Rp 99.783
Hamba Allah
9 Juli 2019
Rp 200.941
Hamba Allah
10 Juli 2019
Rp 10.697
IRSAN JAELANI
10 Juli 2019
Rp 100.520
Hamba Allah
11 Juli 2019
Rp 100.967
Hadi Purwanto
12 Juli 2019
Rp 20.873
Verna
12 Juli 2019
Rp 500.211
Hamba Allah
13 Juli 2019
Rp 50.743
anis wardani
19 Juli 2019
Rp 100.660
Hamba Allah
19 Juli 2019
Rp 80.396
Atika
22 Juli 2019
Rp 200.483
Yasa
26 Juli 2019
Rp 100.716
Hamba Allah
26 Juli 2019
Rp 10.162
Hamba Allah
26 Juli 2019
Rp 145.426
Hamba Allah
30 Juli 2019
Rp 50.207
Hamba Allah
30 Juli 2019
Rp 2.325.865
Hamba Allah
31 Juli 2019
Rp 10.362
Hamba Allah
31 Juli 2019
Rp 40.327
Seseorang
31 Juli 2019
Rp 100.315
Seseorang
31 Juli 2019
Rp 50.684
Hamba Allah
2 Agustus 2019
Rp 100.744
Hamba Allah
2 Agustus 2019
Rp 100.812
Hamba Allah
2 Agustus 2019
Rp 50.659
Hamba Allah
2 Agustus 2019
Rp 100.761
Hamba Allah
2 Agustus 2019
Rp 100.160
Hamba Allah
7 Agustus 2019
Rp 10.584
Hamba Allah
7 Agustus 2019
Rp 100.425
Hamba Allah
9 Agustus 2019
Rp 100.808
Hamba Allah
10 Agustus 2019
Rp 55.572
Hamba Allah
11 Agustus 2019
Rp 400.177
Hamba Allah
12 Agustus 2019
Rp 50.610
Hamba Allah
13 Agustus 2019
Rp 150.116
Hamba Allah
14 Agustus 2019
Rp 100.744
Hamba Allah
14 Agustus 2019
Rp 100.330
Hamba Allah
15 Agustus 2019
Rp 50.563
Hamba Allah
15 Agustus 2019
Rp 315.219
Verna Kusuma
15 Agustus 2019
Rp 500.970
Hamba Allah
16 Agustus 2019
Rp 10.262
Hamba Allah
17 Agustus 2019
Rp 100.171
Hamba Allah
22 Agustus 2019
Rp 50.989
AGUSTINA GANDANANI
23 Agustus 2019
Rp 100.044
Hamba Allah
25 Agustus 2019
Rp 50.779
Hamba Allah
26 Agustus 2019
Rp 300.956
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 19.663
Hamba Allah
27 Agustus 2019
Rp 100.725
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 51.015
Hamba Allah
29 Agustus 2019
Rp 250.185
Hamba Allah
30 Agustus 2019
Rp 100.671
Rosita
31 Agustus 2019
Rp 200.836
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 200.661
Hamba Allah
2 September 2019
Rp 50.679
Hamba Allah
3 September 2019
Rp 50.645
Hamba Allah
4 September 2019
Rp 150.595
Hamba Allah
5 September 2019
Rp 100.829
Hamba Allah
5 September 2019
Rp 100.553
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 100.483
Hamba Allah
6 September 2019
Rp 100.351
Ashfa
6 September 2019
Rp 50.711
Hamba Allah
7 September 2019
Rp 200.110
Hamba Allah
7 September 2019
Rp 100.628
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 100.000
Hamba Allah
9 September 2019
Rp 15.109
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 100.503
Hamba Allah
10 September 2019
Rp 25.717
Hamba Allah
11 September 2019
Rp 100.140
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 50.616
Hamba Allah
12 September 2019
Rp 100.716
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 50.446
singgih dwi saputro
13 September 2019
Rp 90.432
Hamba Allah
13 September 2019
Rp 20.676
ika dewi
13 September 2019
Rp 100.465
Ivana
13 September 2019
Rp 50.564
Hamba Allah
15 September 2019
Rp 50.627
Hamba Allah
15 September 2019
Rp 75.454
Hamba Allah
16 September 2019
Rp 50.726
Hamba Allah
17 September 2019
Rp 50.134
Hamba Allah
19 September 2019
Rp 100.337
arifianto
19 September 2019
Rp 50.416
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 500.424
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 50.799
Hamba Allah
20 September 2019
Rp 50.710
Hamba Allah
21 September 2019
Rp 50.851
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 130.653
Hamba Allah
24 September 2019
Rp 10.856
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 25.212
Hamba Allah
25 September 2019
Rp 50.754
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 50.528
Hamba Allah
26 September 2019
Rp 100.943
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 100.438
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 100.238
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 20.271
Hamba Allah
27 September 2019
Rp 100.522
Hamba Allah
28 September 2019
Rp 30.152
Hamba Allah
29 September 2019
Rp 200.932
Hamba Allah
30 September 2019
Rp 20.740
Hamba allah
2 Oktober 2019
Rp 100.368
Hamba Allah
2 Oktober 2019
Rp 500.353
Hamba Allah
3 Oktober 2019
Rp 50.139
singgih dwi saputro
3 Oktober 2019
Rp 90.880
Hamba Allah
4 Oktober 2019
Rp 50.318
Karina janne s
4 Oktober 2019
Rp 100.708
Namira Salsha D.
6 Oktober 2019
Rp 20.717
Hamba Allah
7 Oktober 2019
Rp 100.453
Hamba Allah
7 Oktober 2019
Rp 50.805
Hamba Allah
10 Oktober 2019
Rp 20.373
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 120.107
STEVENS
11 Oktober 2019
Rp 1.000.552
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 30.752
Hamba Allah
11 Oktober 2019
Rp 50.494
RIKA EFRIANTI
11 Oktober 2019
Rp 100.985
Hamba Allah
16 Oktober 2019
Rp 50.136
Hamba Allah
18 Oktober 2019
Rp 300.141
Hamba Allah
24 Oktober 2019
Rp 100.222
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 105.237
Engkus Kusnadi Bin Usup Suryakarta Alm
25 Oktober 2019
Rp 150.699
Ahmad
25 Oktober 2019
Rp 50.682
Hamba Allah
25 Oktober 2019
Rp 100.461
Hamba Allah
26 Oktober 2019
Rp 50.489
Risa Andini
27 Oktober 2019
Rp 80.708
Hamba Allah
29 Oktober 2019
Rp 20.174
Hamba Allah
30 Oktober 2019
Rp 50.381
Astari Husna Masitha
1 November 2019
Rp 25.302
Deegeebot
1 November 2019
Rp 20.824
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 100.934
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 40.312
Hamba Allah
2 November 2019
Rp 500.677
Hamba Allah
3 November 2019
Rp 50.418
Hamba Allah
4 November 2019
Rp 100.165
AMIR AS'AD
6 November 2019
Rp 23.643
Hamba Allah
12 November 2019
Rp 150.917

Total donatur : 167 orang